KEKASIH MASA DEPAN

KEKASIH MASA DEPAN
KHILAF


__ADS_3

Mobil mewah berwarna hitam milik Giovano memasuki area parkir khusus orang penting di perusahaan itu.Giovano turun lalu membuka pintu mobil untuk kekasih nya.mereka berjalan memasuki kantor DG group sambil bergandengan tangan mesra.cinta lama belum kelar sekarang bersemi kembali.


setiap karyawan yang melihat mereka merasa iri dengan kemesraan mereka berdua.Giovano memeluk pinggang ramping Calista posesif.seakan akan ingin mematen kan dia lah pemilik gadis cantik tersebut.


semua mata tertuju pada mereka namun tak berani berkata apa pun.Giovano membawa gadis nya menuju ruangan nya.saat sampai di lantai dua puluh tiga dimana ruangan Giovano berada mereka tak sengaja bertemu dengan Ilham.


" om Ilham.." panggil Calista lalu berlari mendekat pada om nya yang kala itu sedang berada di depan meja sekretaris Giovano.Calista langsung memeluk Ilham tanpa memperdulikan mata yang menatap nya tajam serta wajah yang memerah menahan cemburu.


" om...aku kangen sama om kenapa gak kerumah" kata Calista masih memeluk Om nya.namun tiba tiba ia di tarik paksa hingga pelukan nya terlepas.Calista terkejut dengan sikap Giovano.sedangkan Ilham yang mengerti langsung menggelengkan kepala nya.


" om gak sempet masih urus nenek kemarin sakit" kata Ilham.


" sudah ngejelasin nya ayo masuk" Giovano langsung menarik tangan Calista untuk masuk kedalam ruangan nya.Calista mencoba melambai kan tangan nya pada Ilham namun lagi lagi tangan nya di turun kan.


Ilham yang melihat betapa posesif nya Giovano hanya menggeleng kan kepala nya.tiba tiba pintu ruangan Giovano terbuka muncul Giovano dari dalam seraa berkata


" aku sibuk jadi kalau ada yang mencari bilang saja tidak ada" lalu menutup pintu dan mengunci nya.


" bucin" kata sherly sekretaris Giovano yang sedang hamil besar.


" apa bucin" tanya Ilham.


" budak cinta...lihat aja sikap bis kayak gak bisa lepas dari keponakan mu.padahal ia tau kalau kau itu om nya tapi ia masih cemburu padamu itu kalau bukan bucin apa dong.....buncit???? nich buncit!!" kata sherly seraya menunjukan perut nya yang membuncit.Ilham langsung tertawa lepas mendengar kelakar dari sherly.


Giovano yang sudah membawa masuk Calista ke dalam ruangan nya langsung memeluk Gadis nya dari belakang dan menciumi tengkuk nya membuat sang pemilik merinding saat bibir Giovano menyusuri bagian tersebut.

__ADS_1


" aku kan sudah bilang jangan dekat dekat dengan laki laki mana pun aku tidak suka" kata Gio sambil membalik kan tubuh kekasih nya agar bisa berhadapan langsung dengan nya.


" itu kan om Ilham adik mommy apa kamu cemburu juga pada nya om"


" iya siapa pun itu jangan pernah seperti itu lagi dan jangan memanggil ku om aku tidak suka seakan akan kau menjadi sugar daddy untuk ku" kata Gio lalu kembali mencium bibir kekasih nya.


Calista yang tidak siap dengan ciuman tersebut langsung gelagapan.ia mencoba menolak namun Gio semakin merengkuh pinggang nya dan memaksa mencium nya.ia tak bisa berkutik saat Giivano menikmati bibir merah nya.Calista merasakan sesuatu yang beda dari ciuman yang sekarang.berbeda dengan yang tadi di mobil.


" sayang aku menginginkan mu" suara Gio terdengar parau seperti menahan gejolak yang ada di dalam diri nya.lalu ia kembali mencium Calista kali ini lebih menuntut.


Calista yang merasa ada bahaya di dekat nya mencoba melepas kan diri nya.ia takut Giovano khilaf.


" hhhmmmm...om" Calista mencoba menyadar kan Giovano yang mulai bergairah.Giovano semakin menempelkan tubuh nya dengan tubuh Calista.


" om..sadar om..." Giovano tidak mendengar kata kata Calista yang mencoba berontak namun tenaga nya kalah kuat dengan Giovano yang bertubuh kekar.


" aku menginginkan mu sekarang" Gio semakin terbawa gairah nya yang mulai meninggi.


" jangan om...jangan hiks...hiks...hiks...." namun apa lah daya ia tak bisa begerak di bawah kungkungan Giovano.Giovano semakin lupa diri dia memaksa kan kehendak nya pada gadis nya tersebut.


Giovano tersadar saat melihat Calista menangis.ia melepas pelukan nya dan turun dari tubuh Calista yang pakai nya sudah berhasil ia tanggal bagian atas nya.


" sayang maaf kan aku maaf kan aku" kata Giovano menyesal hampir saja membuat kekasih nya yang sangat di cintai nya terluka akibat pebuatan nya.Gio mengambil pakaian nya yang sudah ia lepas sedari tadi.lalu memeluk kekasih nya yang masih menangis tersedu sedu.


" sayang maaf kan aku aku mohon maaf kan aku" kata Gio penuh penyesalan.

__ADS_1


Calista yang masih menangis di pelukan Giovano mulai meredakan suara tangisan nya.beruntung ruangan Giovano kedap suara jadi orang yang di luar tidak bisa mendengar apa pun dari dalam.


" sayang aku mohon maaf kan aku" lagi lagi Giovano meminta maaf atas perbuatan nya.Calista hanya menganggukan kepalanya perlahan dan itu membuat Giovano sedikit lega.


" kita menikah bulan depan ya" kata Giovano.


" tidak aku tidak mau aku masih ingin kuliah."


" kamu masih bisa kuliah sayang aku tidak melarang mu tp kita menikah dulu gak pap kok"


" aku bilang gak ya gak om aku masih ingin bermain main dengan teman teman."


" kamu bebas mau kemana aja asal kan kamu tetap menjaga kehormatan mu sebagai istri ku.aku hanya ingin ikatan di antara kita.aku ingin menjadi penanggung jawab mu sayang" bujuk Giovano.


Calista berdiri dan mengambil pakaian nya yang beserakan akibat ulah Giovano yang terbakar gairah sesaat.


" tidak....aku bilang.. tidak... ya tidak" kata Calista lalu masuk ke kamar mandi.


" tidak...aku akan membicarakan ini pada kak Adrian daddy mu malam ini" kata Giovano tegas.


Giovano takut hal yang seperti tadi terulang kembali bahkan mungkin bisa saja ia khilaf seandai nya ia tdk melihat gadis nya menangis.ia juga takut kalau kalau gadis nya berubah pikiran dan berpaling pada laki laki yang lebih muda dari nya.


Giovano berpikir keras bagaimana cara nya agar ia bisa segera menikahi pujaan hati nya.tiba tiba ia tersenyum lalu berdiri mendekati lemari dan mengambil sesuatu di samping lemari yang menempel di belakang lemari nya.Gio tersenyum saat melihat barang tersebut.


" aku akan tetap bicara pada daddy mu"

__ADS_1


" aku juga akan menolak mu"


" baik lah kita lihat siapa yang berhasil nanti malam" kata Giovano begitu percaya diri.ia harus mulai mengatur jadwal nya karena ia ingin menikahi kekasih nya bulan depan tanpa mau menunggu lagi.


__ADS_2