
Calista turun bersama Gio untuk mencari makanan pasal nya bumil saat ini sedang lapar......debay nya sedari tadi tidak puas di beri susu dan roti .Debay ingin daging panggang dini hari me jelang pagi ini.
" ngapain..kok belum tidur.." tanya Adrian...
" nich...Debay minta daging....panggang..." kata Gio sambil mengelus perut istri nya.
" ayo kebelakang..minta sama koki nya" kata Safira melambai kan tangan nya mengajak anak menantu nya ke belakang bersama.
suara gelak tawa mengisi halaman belakang karena tontonan gratis mengisah kan tentang keberanian sang pahlawan banci kaleng.
Pagi mulai menjelang namun pesta kemenangan masih berlangsung hingga fajar menyingsing.semua masih di tempat untuk menikamati sarapan pagi ini.para dokter dan perawat yang di tugas kan merawat korban perang di perboleh kan istirahat.mereka mendapat libur sehari setelah semalaman begadang.tak lupa mereka mendapat bonus dari sang konglomerat.
mereka bersuka cita menyambut bonus dari tuan besar.akhir tepat tengah hari pesta kemenangan berakhir.mereka kembali ke kediaman masing masing.para pengawal kembali ke paviliun.
Hari terus berlalu kejadian penculikan tersebut masih membekas di benak Safira terutama si kecil Zizi.ia selalu merasa takut jika bertemu dengan orang yang tak di kenal.kejadian penculikan tersebut juga membuat Giovano dan Alex menjaga ekstra ketat sang istri.
Mereka selalu menemani sang istri jika hendak keluar rumah.Mereka semakin posesif sebagai seorang suami membuat bumil Calista dan mahmud Nana terkadang geram melihat tingkah laku para suami posesif.
Persiapan resepsi Calista dan Giovano sudah hampir 100%.hanya tinggal undangan yang di sebar sehari sebelum acara.Rencana resepsi yang di ada kan di balroom hotel milik Giovano akan di ada kan begitu mewah.
Gaun penganti yang di rancang khusus nyonya Laras untuk sang cucu begitu indah,cantik, mewah dan elegan.Gaun pengantin berwarna nude itu begitu menyita perhatian nyonya Laras yang paling antusias dengan acara ini.
hingga tiba saat hari dimana acara akan di gelar membuat semua ambil bagian tak terkecuali saudara Calista dan sahabat Giovano.
Acara yang begitu meriah mengundang hampir seribu orang undangan.mulai dari para kerabat dan kolega bisnis dari Tuan Sanjaya dan Adrian serta Giovano.membuat acara begitu penyita perhatian karena para undangan berasal dari kalangan pejabat tinggi dan pengusaha kaya tan tersohor.
__ADS_1
Namun acara tersebut tidak bisa di liput media.memang sejak dulu Tuan Sanjaya tidak pernah mempublikasi kan keluarga mereka demi kenyamanan anggota keluarga bersosialisasi.
Karena itu mereka juga di kelilingi orang orang baik.menurut mereka teman yang baik adalah orang yang tidak memandang perteman mereka melalui harta.teman sejati ada saat suka dan duka.Tuan Sanjaya dan Adrian serta Giovano mereka juga memiliki teman teman di kalangan sederhana.mereka tidak ingin teman teman mereka sederhana merasa mibder jika di undang di pesta tersebut.oleh sebab itu mereka berencana untuk menggelar pesta lagi di kebun teh milik Giovano selama tiga hari tiga malam.tak lupa anak yatim piatu ikut serta dalam undangan itu.
pesta konglomerat bagi mereka hanya ingin memperkenal kan keluarga baru mereka.sednag pesta untuk teman sejati dan anak yatim untuk meminta doa mereka agar sang mempelai bahagia mendapat anak sholeh dan rumah tangga yang samawa.
Calista sudah berad di hotel milik Gio sejak kemarin.ia menempati kamar presiden suite.kamar tersebut memang di khusus kan untuk Giovano sang pemilik hotel.kamar yang sudah di hias sedemikian rupa seperti kamar pengantin.
" hua......kamar nya in dah banget..kak" zizi terpesona dengan dekorasi kamar pengantin kakak nya.
" kak nanti malam aki boleh tidur disini ya kak..."
" gak boleh..." teriak si kembar tengil bersamaan membuat zizi mengerucut kan bibir nya.
" besok ya sayang....besok kamu busa tidur disini " kata Gio sambil memperlihat kan dua lesung pipi nya.sedang kan Calista yang belum di rias hanya tersenyum.
" sama kakak lah...." kata Riko dan Ziko bersama an...
" sama kakak juga sayang kalau gak ada kakak siapa yang akan menjaga mu dari mahkluk seperti mereka.ntar kamu tidur nya malam malam lagi " kata Rizky mengelus rambut panjang adik angkat nya.
" kamar nya bagus banyak bunga nya....kayak kebun bunga nenek" kata zizi masih terpukau dengan dekorasi kamar pengantin Giovano dan Calista.
" cuma di sini gak ada lebah nya sama kupu kupu juga ulat nya sayang" kata fian
__ADS_1
" iya kah..." fian mengangguk kan kepala nya.
tiba tiba terdengar suara ketukan pintu.menandakan ada seseorang yang datang..
Gio melangkah kan kaki nya membuka pintu dan ia melihat tiga orang MUA yang di kirim nyonya Laras untuk merias Calista karena acara sebentar lagi...
acara akan berlangsung pukul tujuh malam.seluruh angggota keluarga sudah berada di hotel sejak pagi tadi termasuk para pengawal.penjagaan ekstra ketat di lakukan unyuk mengantisipasi kemungkinan terjadi nya hal yang menghambat jalan nya acara tersebut.
" maaf tuan muda kami di kirim nyonga besar untuk merias nona muda" Gio mempersilah kan tiga orang MUA tersebut masuk ke dalam.
" ayo semua kembali ke kamar kalian sekarang kakak mau di rias acara nya sebentar lagi" kata Giovano mengibas ngibas kan tangan nya mengusir adik adik ipar yang tengil.
Mereka ber lima bangkit dari duduk nya.melangkah kan kaki nya keluar kamar hotel.
" Zi...ayok..." panggil Ziko..
Zizi kecil masih terdiam menundukan wajah nya.tiba yiba ia mengangkat wajah nya dan memperlohat kan mata nya yang berkaca kaca.
" lho...sayang kamu kenapa..kok nangis...." tanya Giovano heran..
" kak..boleh Zizi diam disini...??" Zizi ingin liat kakak di rias" air mata Zizi tumpah walau tanpa isakan.ia mencoba menahan rasa sedih nya karena tidak di izin kan tetap tinggal di kamar tersebut.
Giovano memandang ke arah istri nua.Calista yang mengerti tatapan Giovano hanya tersenyum dan mengedipkan mata nya serta menganggukan kepala nya.
__ADS_1
" ya udah kamu di sini aja jangan nangis ya..."Zizi tersenyum lalu memeluk Giovano.Zizi naik ke atas tempat tidur yang sudah di hias secantik mungkin.
ZI.....