KEKASIH MASA DEPAN

KEKASIH MASA DEPAN
MALAM PERTAMA GATOT


__ADS_3

Giovano lari meninggal kan para orang tua untuk menyusul sang mempelai wanita nya yang sudah memadam kan lampu kamar sejak tadi.


semua yang ada di teras belakang hanya menggeleng gelengkan kepala nya.


" ia begitu mencintai putri mu, Adrian" kata Tuan Bryan.


" selama dua belas tahun ia tak penah melupakan semenit pun dimana mana selalu ada foto putri mu "


" di kantor, di kamarnya, di ruang kerja, di dalam dompet nya di ponsel nya bahkan di dalam mobil sekali pun foto putri mu "


" terimakasih sudah melahir kan dan menjaga putri mu untuk putraku" kata nyonya Anggita sambil memegang tangan Safira.mereka tersenyum saling mengegenggam tangan mereka satu dan yang lain nya.


Giovano masuk ke dalam kamar secara perlahan.ia tidak ingin membangun kan istri nya yang sudah terlelap.dengan perlahan ia juga menutup pintu pula.ia berjalan perlahan menuju tempat tidur nya.ia melihat istri kecil sudah tidur terlelap perlahan ia naik ke atas tempat tidur dan masuk ke dalam selimut.


Giovano memeluk Calista yang sudah tertidur.ia memandangi wajah cantik istri nya.ia begitu bahagja wanita yang di cintai nya dua belas tahun yang lalu sekarang sudah resmi menjadi milik nya.

__ADS_1


Malam semakin larut para penghuni sudah terlelap hanya beberapa pengawal yang masih berjaga di depan berkeliling di seputar kediaman keluarga kaya tersebut.mereka berkeliling berjaga untuk memastikan majikan nya tidak dlm bahaya.hanya suara jangkrik bersahutan menemani langkah mereka yang begitu mengawasi keadaan sekitar nya.


Beda dengan seseorang yang ada di dalam kamar ia terjaga bukan nya berjaga seperti para pengawal.sedikit berisik seperti jangkrik namum bulan jangkrik yang berisik.gelisah di tempat tidur bolak balik seperti tidur di atas sebuah temapt tidur yang terbuat dari jarum.ia siapa lagi kalau bukan Giovano sang mempelai pria yang sudah berjanji akan menunggu saat sang istri sudah siap menjalani kewajiban nya sebagai istri untuk memberikan hak nya sebagai suami.namun kenyataaan nya berbeda dengan sekuat tenaga ia menahan yang sedang berontak di bawah sana karena melihat sang istri dengan pakaian lingrie yang di berikan oleh sang nenek.ia memakai nya saat tidur karena sudah berjanji pada sang nenek sedang kan memakai nya malam ini.


" iiiiiisssssshhhh.....kenapa juga kamu memakai pakaian itu cinta" kata Gio masih tidak bisa memejam kan mata nya.Gio bolak balik di tempat tidur nya.


Gio semakin pusing di buat nya saat tangan Calista memeluk nya seperti guling dan sebelah kaki nya naik ke atas kaki Giovano yang semakin gelisah.perlahan Gio memindah kan tangan dan kaki istri nya.saat sudah berpindah ia malah semakin di buat kelimpungan pasalnya sang istri sekarang tidur terlentang dengan kaki yang mengangkan dan menyingkap lingerie itu hingga ke atas perut nya.


Gio menelan saliva nya saat melihat posisi istri nya saat ini.tanpa ia sadari wajah nya mulai mendekati wajah sang istri yang sedang tertidur pulas.Gio memperhatikan wajah cantik yang selama dua belas tahun ini membayang bayangi nya.perlahan ia mencium dan menyesap perlahan bibir yang menjadi candu bagi nya.Ia semakin menikmati ciuman itu sendiri bahkan tanpa di sadari nya tangan sudah bergerak kesana kemari di bagian sensitif sang istri.


tiba-tiba suara lenguhan lolos dari bibir yang sedang ia nikmati.suara lenguhan itu membuat nya semakin menggila.ia menarik tali kecil yang menjadi pengikat di lingerie tersebut.saat tali itu berhasil terbuka langsung menampil kan pahatan yang begitu indah membuat iman nya goyah.tangan nya semakin bergerilya sedang yang di gerayangi masih terlelap meski terkadang suara lenguhan itu berhasil lolos di bibir nya yang sedang di *****.


Mata Calista perlahan terbuka karena merasa tidur nya terganggu.ia terkejut saat melihat seorang pria sedang mengrayangi tubuh nya yang sudah hampir telanjang.ia mencoba berontak namun di urungkan nya karena ia baru mengingat bahwa ia sudah menikah pagi tadi.


Tubuh Calista mulai mengeluarkan keringat dingin dan itu di sadari oleh Gio yang masih asyik dengan kegiatan nya sendiri.perlahan Giovano mengangkat wajah nya dan ia melihat sang istri yang sudah terlihat pucat.

__ADS_1



" kau terbangun????... maaf kan aku.bukan nya aku ingin mengingkari janji ku pada mu tapi sungguh aku tak sanggup bagai mana pun aku adalah laki laki normal yang memiliki hawa nafsu.tapi aku tidak akan memaksa mu jika kau masih belum berani.aku tau ketakutan mu" perlahan Gio mengehentikan aktifitas nya lalu turun dari tempat tidur dan segera pergi kekamar mandi untuk bertemu dengan nona sandi ( sabun mandi).



Calista hanya terdiam entah apa yang harus di kata kan nya.ada rasa penyesalan karena lagi lagi ia menolak suami nya.perlahan air mata nya menetes merebes ke pipi nya.


" maaf kan aku apa yang harus aku lakukan apa aku harus masuk ke kamar mandi dan merayu nya agar ia mau melakukan nya.tapi aku malu.maaf kan aku suami ku aku berjanji jika besok kau meminta nya pada ku maka akan kau berikan pada mu tapi untuk saat ini aku malu kalau sampai aku yang meminta nya lebih dahulu" gumam Calista dalam hati nya. lalu perlahan ia memiring kan tubuh nya sambil kembali terisak.


Giovano keluar dari kamar mandi setelah pertemuan nya dengan nona sandi ( sabun mandi). ia melihat bahu istri nya sedikit terguncang.ia tau Calista sedang menangis.Giovano naik ke atas tempat tidur dan memeluk istri nya dari belakan.wajah berada di bahu sang istri yang masing menangis.



" maaf kan sayang aku berjanji akan menepati janji ku pada mu.jangan menangis lagi" kata Giovano merasa menyesal dengan perbuatan nya.ia tidak tau kalau istri kecil nya menangis bukan karena kesalahan nya tapi karena kesalahan nya sendiri yang menolak keinginan seorang suami.

__ADS_1


perlahan Gio membalikan tubub istri kecil nya.ia memandangi wajah cantik yang masih mengalir kan iar dari dua bola mata nya.Calista yang melihat suami nya sedang memeperhatikan nya hanya biasa menatap nya.mulut nya ingun berkata" ayo kita lakukan malam pertama kita" namun bibir nya gak bisa bicara seperti ada yang menahan nya.sedangka Giovano hanya tersenyum dan mengangguk kan kepala nya.entah apa arti dari anggukan kepala nya.lalu Giovano mencium kening Calista sambil memeluk nya dan kemudian membawa nya istri kecil nya tidur kembali.


Malam pertama gatot...alias gagal total.....


__ADS_2