
Seminggu sudah berlalu semenjak mala. dimana Giovano mengungkap kan keinginan nya untuk menikahi Calista meski dengan sedikit ancaman.saat ini ia sedang ada di ruangan nya yang memeriksa beberapa laporan keuangan yang menghilang tidak jelas beberapa waktu lalu.tiba tiba saja masuk seorang wanita cantik dan seksi.siapa lagi kalu bukan Selena yang malam tadi baru tiba dari Rusia.
ia mendengar kepergian Giovano ke indonesia membuat nya ingin mengejar Giovano sekaligus melihat seperti apa gadis Giovano yang selalu di incar nya.ia juga bertekad akan menghancur kan hubungan Giovano dan kekasih kecil nya.
" Selena" Giovano terkejut saat melihat siapa yang masuk tanpa mengetuk pintu.
" sayang aku datang" kata Selena mendekati Giovano yang masih duduk di meja kebesaran nya.
Giovano kembali menampik tangan Selena yang ingin memeluk nya.
" hentikan Selena mau apa kau kesini aku bukan seorang pangeran lagi.sekarang aku hanya orang biasa" kata Giovano menjauh dari Selena yang sudah duduk di atas meja sambil menumpukan kaki nya satu dan yang lain nya.seperti ingin menggoda Giovano dengan pakaian minim nya.
"Gio apa kau tidak merindukan ku sayang.aku jauh jauh datang dari Rusia hanya ingin melihat mu.dan mari kita melepas rindu bersama sama.aku sudah siap melayani mu kapan pun kau mau" kata Selena mendekati Giovano yang berangsur mundur saat ia melihat Selena mendekati nya.
grebbbb....Selena berhasil memeluk Giovano.di saat yang bersamaan pintu ruangan terbuka terlihat Calista yang masuk tanpa mengetuk pintu.wajah nya yang semula penuh senyum berubah sendu saat melihat Giavano di peluk seorang wanita berpenampilan seksi.
" sayang..." Giovano menyebut Calista dengan sebutan sayang membuat Selena memaling kan wajah nya pada seseorang yang baru saja datang.
Calista yang melihat adegan itu langsung berbalik dan pergi.
" maaf...mengganggu" kata nya lalu berlari keluar. Giovano yang melihat hal itu langsunh menghempas kan tangan Selena yang masih memeluk nya.
__ADS_1
" sayang...sayang..." panggil Giovano saat melihat kekasih nya berlari.
" sayang...dengar kan aku.ini tidak seperti yang kamu bayangkan.aku tidak ada apa apa dengan Selena." kata kata Gio tidak mendapat respon dari Calista yang sudah menitikan air mata nya.
Gio semakin kacau saat Calista tetap berlari sambil menangis.Giovano mengejar Calista samapi di depan pintu lift khusus CEO.Gio menarik tangan Calista namun Calisa menghempas kan tangan nya.ia tidak mau mendengar apa pun saat ini yang ia percaya adalah apa yang di lihat nya.
Giovano menarik tangan Calista dengan kencang kembali menuju ruangan nya.sedang di dalam ruangan itu masih ada Selena yang sudah sedikit membuka kancing pakaian nya yg paling atas.ia berharap saat Gio muncul dalam keadaan kacau dia akan mengambil kesempatan itu untuk menggoda Giovano agar mau bercumbu dengan nya.ia tidak tau kalau Giovano tidak pernah bergairah saat bersama nya atau dengan perempuan lain nya .hamya Caliata yang mampu membuat seorang Giovano terbakar Gairah nya.
tangan Calista masih di tarik paksa oleh Giovano memasuki ruangan nya kembali.
" lepas kan aku.aku mau pulang silah kan lanjut kan saja urusan mu dengan wanita tadi" Calista sambil menangis karena kejadian tadi.
Selena tersenyum saat Giovank masuk namun senyum genit itu langsung menghilang saat ia melihat Giovano menarik tangan gadis tadi.ia langsung mengerti siapa Gadia di depan nya saat ini.
Giovano masih menarik tangan Calista masuk ke dalam ruangan nya.saat di dalam ruang an nya Giovano langsung merengkuh pinggang ramping Calista dan meraih tengkuk nya dan memberikan ciuman di bibir Calista secara tiba tiba.Calista yg terkejut tidak bisa berbuat apa apa saat bibir Giovanl mengabsen setiap celah di bibir nya di hadapan Selena.
Giovano mengesap dan \*\*\*\*\*\*\* bibir Calista tanpa membiarkan gadis itu terlepas dari pelukan nya.sedang kan Selena terkejut dengan sikap Giovano yang terlihat agresif mencium gadis nya.ia tidak pernah melihat Giovano se agresif itu bahkan ia sampai mati matian menggoda laki laki yang membuat nya selalu bergairah meski hanya melihat wajah nya.
Selena terus menatap Giovano yang masih asyik dengan bibir kekasih nya.ia lalu menghentak kan kaki nya dan meninggal kan Giovano yang mulai terbakar gairah nya.setelah kepergian Selena dari ruangan nya Giovano mulai melepas ciuman di bibir nya namun masih memeluk kekasih nya.
" sudah....kau sudah melihat nya kan.aku hanya mencintai mu dari dulu hingga sekarang bahkan nanti dan selama nya" kata Giovano sambil menangkup wajah gadis nya.
Tangis Calista mulai mereda saat Giovano memeluk nya dan memberikan penjelasan lewat Ciuman panas nya tadi.ia membuktikan bahwa ia dan Selena tidak memiliki hubungan apa pun.
__ADS_1
" aku mencintai mu dulu,sekarang,nanti, dan selama nya" Giovano mengulang kembali ucapan nya.
" apa pun yang kau dengar apa pun yang kau lihat tanya kan dulu pada ku.jangan pernah ragu kan cinta ku pada mu.PERCAYA LAH PADA KU" kata Giovano menekan kan nada percaya lah pada ku di dalam kata kata nya.
" aku takut...aku takut apa yang aku dengar selama ini menjadi kenyataan"
Calista mulai membuka suara nya yang sedari tadi menangis.
" dengar aku sayang sekali lagi aku kata kan.apa pun yang kau lihat apa pun yang kau dengar tanya kan dulu pada kebenaran nya.dan percaya dan yakin lah pada cinta ku padamu" kata Gia kembali memeluk Gadia nya.
" maaf kan aku om...aku mungkin masih berpikiran sedikit kekanak kanakan.itu membuat aku cepat emosi tanpa berpikir panjang dan hanya mempercayai apa yang aku lihat tanpa penjelasn dari mu om..." suara Calista masih dalam pelukan Giovano.
" berhenti memanggil ku om..aku merasa begitu tua kau memanggil ku om.."
" memang kau sudah tua kan"
" aku belum terlali tua aku masih bisa membuat mu merintih setiap malam.kita lihat saja saat kita sudah menikah nanti.tidak akan aku biar kan kau keluar kamar selama satu minggu.aku berjanji pegang janji ku" kata Giovano sambil berbisik di telingan kekasih nya.
puk...Calista memukul lengan Giovank karena risih mendengar apa yang di ucapkan Gio tadi di telinga nya membuat nya merinding.
aakkkkhhh.......
__ADS_1