KEKASIH MASA DEPAN

KEKASIH MASA DEPAN
Jebakan


__ADS_3

Dua minggu sudah resepsi di selenggarakan meriah dan mewah di sebuah balroom hotel.Pesta tersebut juga tidak melanggar protokol kesehatan karena para tamu memiliki jadwal bergantian.Para teman teman Calista yang ada di kampus juga sudah mulai tau jika sang bidadari kampus sudah menikah bahkan sedang berbadan dua.



Gio sedang sibuk dengam beberapa berkas di meja kerja nya.Ia tak menyadari jam sudah mulai memasuki jam makan siang.Gio lupa jika ia memiliki riwayat penyakit mag akut.Tiba tiba Gio merasakan perih di bagian lambung nya.Gio menatapa jam yang melingkar di tangan nya.


" asstagfirullah" pekik Gia kala melihat jam jam menunjukan pukul satu.Gio lupa makan siang ia juga lupa jika sang istri sudah pulang dari kampus bahkan minta di jemput.Giovan berlari keluar ruangan nya menuju lift sambil merogoh pknsel di kantong celana nya.


Gio melihat ada beberapa panggilan tak terjawab dari samg istri tercinta.Gio tampak terlihat kesal mengapa ia lupa mengatur kembali suara ponsel yang sempat di silent nya tadi.


" oh..ya Allah sayang ku....tunggu aku..." kata Gia langsung berlari saat pintu lift terbuka.Gio langsung menuju ke pakiran.Gio melajukan mobil nya sedikit di atas normal mengingat ia sudah terlambat menjemput istri kecil nya di kampus.


Gio begitu fokus mengendarai mobil nya hingga ia tak melihat siapa yang ada di depan mobil ya.seseorang sedang mencoba menyebrang jalan dengan tergesa gesa.


ciiiittttt Gio mengerem mendadak mobil nya saat hampir saja menabrak seorag gadis.


" aaaaahhhkkk" pekik gadis itu sampai terjatuh di depan mobil mewah Gio.Gio langsung panik dan turun dari atas mobil.Gio melihat kaki gadis itu sedikit terluka dan berdarah.


" maaf mbak...maaf saya buru buru sampai gak lihat mbak lewat" kata Gio sopan membuat gadis di depan nya terpaku.


" baru kali ini aku melihat pria tampan dan kaya namun begitu sopan.Tak seperti CEO di dalam novel yang selalu arogan dan kejam.aku harus mengenal nya lebih jauh kalau perlu aku akan membuat nya menjadikan ku istri nya" bathin gadis tersebut lalu ia pura pura meringis.


Gio mencoba membantu gadis tersebut untuk berdiri.Tiba tiba gadis tersebut terjatuh lemas tapat di dalam pelukan nya.


" mbak...mbak..." Gio mencoba menyadar kan gadis tersebut dengan menepuk pipi gadis tersebut.Tiba tiba gadis tersebut membuka mata nya lalu tersenyum pada Gio membuat perasaan Gio tak enak.

__ADS_1


" maaf kak...." kata gadis itu mencoba berdiri namun ia kembali seperti tak kuat.


" ayo mbak kita ke rumah sakit dulu" kata Gio sambil membimbing gadis tersebut masuk ke dalam mobil.Lalu Gio kembali menjalan kan mobil nya menuju rumah sakit namun sebelum nya Gio menelfon seseorang lalu masuk ke dalam mobil.


Gio menunggu gadis itu di dalam ruang tunggu.Gadis itu sekarang berada di dalam poliklinik umum.Gadia itu meminta Gio membawa nya ke sebuah rumah sakit dimana teman nya bekerja.


" maaf...anda penanggung jawab nona Gadis." tanya seorang suster pada Giovano.


" benar...saya yang membawa nya kesini" kata Giovano.


" kalau begitu ikut saya ada yang ingin dokter sampai kan" kata suster tersebut.Gio mengikuti suster tersebut masuk ke dalam ruangan dokter.Gio melihat gadis yag di bawa nya sudah memakai infus di tangan nya bahkan kaki gadis tersebut sudah di gips.


" bagai mana dokter..." tanya Gio khawatir.


" maaf pak seperti nya nona gadis mengalami keretakan tulang kaki yang cukup parah" kata Dokter.


" maaf tuan apa ada yang lucu" tanya Dokter saat melihat Giovano sedikit terkekeh.


" ooohhmaaf saya tadi mengingat ada anak kecil menyangka saya papa nya saya cuma mengingat itu dan menurut saya lucu.Maaf jika itu membuat anda tersinggung dok" kata Gio mencoba mencari alasan.


" bagaina Dok bisa lanjut kan" kata Gio.


" kaki nona Gadis mengalami keretakan parah membuat nya harus istirahat total.ia tidak boleh menggunakan kaki nya sementara waktu sampai batas waktu yang tidak.di tentukan" kata Dokter.


" Baik lah dok saya akan mengingat itu" kata Giovano.Gadis yang bernama Gadis itu tersenyum licik di balik tirai yang memisah kan ruang periksa.

__ADS_1


" untuk sementara ia harus di rawat inap untuk sementara waktu" kata Dokter lagi.


Gio memasuk kan Gadis ke dalam kamar rawat inap VVIP.Gadis tampak terpesona dengan kamar rawat yang di tempati nya saat ini.


" tidak salah aku menjebak nya dalam sandiwara ku saat ini" kata Gadis dalam hati saat Gio sudah meninggal kan nya untuk menebus obat.


flas back on...


" nona kau tidak apa apa hanya luka lecet tisak perlu untuk di rawat cukup minum obat dan mengoles kan salep saja" kata Dokter.


" dok...dokter bisa kah saya minta bantuan mu sekali ini saja" kata Gadis.


" apa itu nona" tanya Dokter tersebut.Lalu Gadis mengatakan jika ia ingin membuat Gio bertanggung jawab. Gadis mengatakan jika Gio adalah kekasih nya yang ingin berpisah oleh sebab itu ia ingin menjebak Gio agar tetap bersama nya. Dokter itu hanya diam sambil menatap Gadis.tiba tiba Gadis bangkit dari duduk nya lalu berjalan dan mengunci pintu ruangan dokter.Gadis berbalik sambil perlahan melepas kan satu persatu pakaian nya hingga yang tersisa hanya pakaian dalam nya saja.


Dokter yang melihat nya hanya menelan saliva nya kasar melihat pemandangan di depan nya.


" aku akan melayani mu kapan pun kau mengingin kan nya" kata Gadis berbisik setengah mendesah di telingan si Dokter.


" kau yang menginginkan nya" kata Dokter tersebut yang umur nya sudah hampir setengah baya.Dokter itu langsung mengendong Gadis dan menidur kan nya di tempat tidur yang ada di dalam ruang periksan nya.Dengan tergesa gesa Dokter itu melepas sisa kain penutup yang masih melekat di area gunung dan hutan milik Gadis.Dengan rakus ia melahap pucuk gunung tersebut dan tangan nya yang satu sudah di atas salah satu gunung yang lain nya.Sedang kan tangan satu nya lagi sudah ada di tengah hutan belantara milik Gadis.Kemudian Dokter itu melepas pakaian nya dan membuang nya sembarang tempat.Ia menggosok gosok kan kepala bawah nya di pintu masuk gua Gadis.


Gadis mengikuti alur yang di berikan sang dokter.ia mendesis desis kenikmatan sedang sang dokter sudah berada di bawah nya mengecup dan menjilati bagian sensitif nya.Lalu Dokter itu langsung memasukan milik nya ke dalam Gadis. Gadis yang sedang terbuai sedikit terkejut namun ia kembali rilex dan mulai mengoyang kan pinggul nya.


Permainan panas itu berlangsung setengah jam.Dokter itu berhasil membawa nya terbang ke nirwana dan tak lama dokter itu mendapat kan pelepasan nya membuat nya ambruk seketika di atas tubuh Gadis yang tanpa sehelai benang pun.


" aku akan mengatur nya" kata Dokter lalu bangkit mengambil pakaian nya yang berserak dan juga mengambil pakaian Gadis dan memberikan nya pada Gadis.

__ADS_1


flasback of...


__ADS_2