
Setelah menutup panggilan vidio call nya Calista baru menyadari kalau Giovano memanggil nya dengan sebutan sayang.ada sedikit rasa kecewa jika mengingat peasan yang ia baca di ponsel Giovano saat itu.namaun ada rasa bahagia yang tak terkira bahkan melebihi kekecewaan nya pada pesan tersebut.dengan masih senyum yang mengembang Calista berjalan menuju parkiran yang seblum ia sudah mengatakan pada sahabat nya pulang lebih dulu di jemput seseorang.
Saat tiba di parkiran ia melihat seorang yang di kenal nya.Ikhsan Abdullah dokter ganteng itu sedang berada di kampus nya karena sedang menjemput ayah nya yang me jadi seorang rektor di kampus tersebut.
" dokter" sapa Calista yang saat itu di hampiri dokter Ikhsan yang begitu terlihat tampan menggunakan jas putih nya.
" Calista...kamu sudah mau pulang" tanya dokter Ikhsan yangbdi bals anggukan.
" mau aku antar kebetulan papa dua jam lagi baru pulang aku yang kecepetan jeput nya" kata dokter Ikhsan menawar kan tumpangan pada gadis cantik di depan nya.
" aku sudah di jemput dok palingan ntr lagi datang" kata Calista menolak bantuan dokter ganteng tersebut.
" siapa??" tanya dokter Ikhsan penasaran.
" aku" tiba tiba terdengar suara laki laki dari arah samping mereka.ternyata Giovano sudah sampai di kampus dan langsung menuju parkiran.saat memarkirkan mobil nya ia melihat Calista sedang berjalan.senyum langsung mengembang saat melihat gadis nya namun saat ia melihat ada seorang laki laki tampan menghampiri kekasih nya buru buru ia turun.ia juga mendengar percakapan mereka.
" jadi ini kandidat jhiko...Ikhsan...aku tdk boleh membiar kan ini umur nya jauh di bawah ku aku takut cinta ku berpaling pada nya" gumam Gio dalam hati.
Calista dan dokter Ikhsan langsung menoleh ke arah suara tadi yang ternyata Giovano.
" siapa dia" tanya dokter ikhsan dalam hati.
Giovano mengulur kan tangan nya memperkenal kan diri nya.
" Giovano....aku calon suami Calista kami akan segera menikah satu bulan lagi" kata Giovano memberi peringatan pada dokter ganteng tersebut.Dokter Ikhsan terkejut saat mendengar kata kata Giovano yang mengatakan ia adalah calon suami gadis yang membuat nya jatuh hati.
Calista pun terkejut saat mendengar apa yang di ucap kan Giovano pada dokter Ikhsan.
sampai sampai ia tidak mendengar apa yang di kata kan Giovano.
" iya kan sayang" kata Giovano.Gio melihat Calista mematung ia juga mengerti bahwa Calista terkejut dengan ucapan nya.ia mencoba menyadar kan gadis nya dengan memberiakan nya sebuah kecupan di pipi membuat dokter ikhsan cemburu.
Calista tersadar dari lamunan nya saat mendapat kecupan di pipi nya.
__ADS_1
" eh...iya iya" jawab nya gugup.
" sudah selesai ayo kita pulang" kata Giovano tanpa basa basi langsung menarik lengan gadis nya.dalam hati nya sedang terbakar api cemburu.ia langsung membuka pintu mobil dan langsung memutari mobil menuju pintu mobil pengemudi.ia duduk di belakang kemudi terlihat wajah nya yang sedikit memerah menahan cemburu.
" kenapa om bilang calon suami ku"
" itu lagi kenapa bilang kita mau menikah satu bulan lagi"
" dan........" Calista tak bisa melanjut kan kata kata nya karena bibir nya langsung di bungkam dengan ciuman hangat dari bibi Giovano.Giovano mencium Calista di dalam mobil dengan kaca mobil yang terbuka.beruntung di parkiran tersebut sepi mahasiswa ia sengaja memperlihat kan adegan berciuman nya dengan Calista.ia tau dokter Ikhsan masih di tempat tadi mereka bertemu.Dokter Ikhsan melihat Giovano mencium bibir Calista membuat nya cemburu dan kecewa karena gagal mendapat kan hati gadis nya.
Calista yang terkejut dengan kelakuan Giovano ia diam seribu bahasa.saat bibir Giovano terus mengecap manis bibir nya.la.a Giovano mencium dan mengecap manis bibir gadis nya.tangan nya masih memegang tengkuk Calista.Calista tersadar dari rasa terkejut nya sat Giovano melepas bibir nya dari bibir nya.
" a..a...apa yang om lakukan" tanya Calista tergagap.
" satu bulan dari sekarang kita akan menikah" kata Giovano membuat mata Caliata membulat.
" apa??" Calista mencoba membuka suara nya namun di cegah Giovano.
" satu bulan dari sekarang persiapkan diri mu aku akan bicara dengan daddy mu"kata Giovano sambil memandang gadis nya.
" aku akan memaksa mu aku pastikan kita akan menikah satu bulan lagi titik." kata Giovano.
" kalau aku tidak mau" lagi lagi Calista bertanya dengan pertanyaan serupa.
" sudah aku bilang aku akan memaksa mu bagai mana pun cara" kata Giovano tegas.
" dengan cara apa maksud om" tanya Calista lagi.
" dengan cara merenggut paksa kesucian mu jika perlu" kata Giovano asal.pasal nya di dalam dada nya masih membara cemburu yang tak kunjung padam.Calista terperanjat saat Giovano ingin mengambil paksa kesucian nya.ia ingin memukul Giovano namun terlambat tangan nya di tangkap Giovano yang langsung menarik nya.Giovano kembali mencium paksa bibir Calista kali ini lebih menuntut dari sebelum nya.Giovano ******* habis bibir gadis yang tidak bisa bergerak di dalam pelukan nya saat ini.
suara kecupan di dalam mobil mampu membangkit kan gairah seorang Giovano yang sudah lama menahan gairah nya sebagai laki laki normal seumuran nya.Gio terus menikmati ciuman demi ciuman ia tidak sadar gadis nya mulai kehabisan oksigen.saat ia sadar buru buru Gio melepas kan ciuman nya.
" aku mengingin kan mu saat ini tapi aku masih bisa menahan nya karena cinta ku tulus bukan cinta nafsu".
__ADS_1
" tapi jika kau berani lagi seperti tadi bicara dengan laki laki lain akan aku pastikan janji ku pada mu akan aku lakukan"
" jadi berhati hati lah jangan dekat dengan laki laki mana pun" kata Gio sambil menghapus sisa ciuman panas nya di bibir merah gadisnya.dan kembali mengecup nya sesaat.
Gio mulai menyalakan mesin mobil nya dan menjalan kan nya kembali ke kantor nya.ia tidak membawa Calista pulang ia ingin lebih lama lagi bersama kekasih hati nya.meski belum ada jawaban yang pasti apa kah Calista mau menerima cinta nya atau tidak.namun Gio tidak mau ambil pusing yang jelas ia harus memiliki gadis yang sedang duduk di samping nya saat ini yang sedang termenung.
Gio meminggir kan mobil nya di tengah jalan lalu memandang gadis nya.
" aku mencintai mu sejak dulu selama dua belas tahun aku menunggu mu berharap meski belum jelas apakah kau mencintai ku atau tidak.tapi sekarang aku tidak mau tau jika kau tidak mencintai ku maka aku akan memaksa mu mencintai ki berada di samping ku melahirkan anak anak ku menjadi ibu mereka.tidak akan aku sia sia kan waktu yang berlalu tanpa mu.
" sakit itu yang kurasakan saat rindu ku pada mu.aku tak mampu mendekati mu dan mengungkap kan isi hati ku padamu selama ini.aku takut menganggu tumbuh kembang mu namun aku juga tak bisa membiar kan mu begitu saja.
" coklat, boneka, bunga dan cincin yang kau kenakan saat ini aku lah pengirim nya setiap hari hati spesial."
" aku juga mengirim beberapa pengawal pribadi yang menjaga mu dari jarak jauh atau pun dekat"
" aku juga tau kehadiran mu di rusia beberapa bulan lalu.aku tau semua nya jadi jangan pernah meragukan cinta ku pada mu.
" aku juga tau kau membaca pesan dari selena.jika itu yang membuat mu berubah maka yakin kan diri mu bahwa aku mencintai mu.dulu hingga sekarang bahkan nanti selama nya.
Calista terdiam mendengar semua kata kata yang di ucap kan Giovano.memang benar selama ini ada seseorang yang mengirimkan nya hadiah hadiah untuk nya namun ia tidak tau siapa pengirim nya.bahkan beberapa bulan lalu ia mendapat kiriman cincin yang begitu indah.
" lalu bagai mana kau meyakin kan aku jika cinta mu hanya untuk ku pasti untuk ku" kata Calista.
__ADS_1
" dengan ini.." Giovano kembali mencium bibir Calista dengan lembut.kali ini Calista ikut membalas ciuman Giovano.ia mengalung kan tangan nya di leher Giovano.Giovano yang mendapat sambutan ciuman nya semakin memperdalam ciuman nya.Giovano melepas sejenak ciuman nya dan menatap Calista sejenak.lalu ia kembali mencium bibir gadis yang bersemayam di hati nya sejak dahulu kala.