KEKASIH MASA DEPAN

KEKASIH MASA DEPAN
Nafkah lahir dan batin


__ADS_3

Calista berlari menuju kamar nya semua yang melihat ia berlari tidak mengerti hanya Gio yang tampak tersenyum tipis.



Tak lama berselang Calista kembali menggunakan celana panjang berkuran sebtis nya dan baju kaos sedikit longgar namun msh bs mencetak dua gunung kembar di maluku.meski agak krtat namun pakaian yang di gunakan nya saat ini bs di bilang sopan.



semua yang ada di ruang makan terheran heran melihat anak gadis mereka berganti pakaian.



" waaah....ganti kostum ya kak"



" kayak artis aja mau makan jg ganti kostum "



" cantikan yang tadi kak..aku yakin kak pandu kl lihat pasti langsung ngces deh"


" kalo bang ikhsan liat bs bisa langsung di lamar"


" ha..ha...ha..." tawa si kembar menggema di meja makan.



mereka tidak tau di hadapan mereka ada seseorang yang sedang menahan cemburu mendengar bbrp nama laki laki yang mereka sebut tadi.Wajah Gio memerah ia menundukan kepala nya sambil memakan nasi di piring nya.



" aku dukung kak pandu kalau kalian dukung siapa? ty Ziko pada dua kembaran nya.


" aku kak beni" Jhiko mangangkat tangan kiri nya sedang kanan nya menyendok nasi ke mulut nya.


" aku bang ikhsan" ganti Riko menganggkat tangan nya.


." kalau kakak dukung siapa" ty Si tengil Jhiko pada Rizky dan Fian.


" kami dukung om Gio" kata Rizky dan Fian bersamaan.


Gio yang nama nya di sebut dan mendapat dukungan dua orang langsung mengangkag kepala nya yang saat itu sedang menunduk.ia tersenyum pada Rizky dan Fian.


" aahh..gak seru sudah tua lht aja umur nya sdh lebih tiga puluh tahun sedang kan kakak tahun ini baru sembilan belas tahun."

__ADS_1


" kalo kak Pandu itu hebat cool gitu pandai beladiri kl kakak ada apa apa nanti ada yang jagain kl om gio bs apa?? menang ganteng aja" kata Ziko yang mendukung Pandu sang pengawal.


" kalau kak ikhsan itu smart pinter banget msh muda sdh jadi dokter aku suka" kata Jhiko


" kalau aku kak Beni habis kaya banget sich " kata Riko mendukung seseorang untuk menjadi pasangan kakak nya.



tiba tiba Rizky mendorong ponsel nya ke arah adik kembar nya.Ziko dan dua kembaran nya mengambil dan melihat isi dari ponsel sang kakak yang sdh mencari info di mas geogle tentang Giovano.di dalam ponsel tersebut terdapat info yang mengatakan siapa Giovano tersebut.



di dalam ponsel tersebut terdapat keterangan tentang Giovano.


Nama: Giovano Orlando atau Giovano Dirgantara.


umur: 32 thn


pekerjaan: pengusaha termuda di dunia yang menguasai hotel berbintang di dua puluh negara.saat ini ia menjadi CEO dari perusahaan DG group yang bergerak di bidang properti dan tambang minyak serta berlian.


penghargaan yang di dapat nya adalah menjadi seorang astronomi termuda di usia ke dua puluh lima tahun.dan menjadi pemenang di kejuaraan ilmu beladiri taekwondo dan karate antar negara se asia.


setelah membaca data seorang siapa itu Giovano mata Ziko dan dua kembaran nya membulat tak percaya.sedang yang di tatap asyik dengan nasi di depan nya.lalu mereka menoleh ke arah Rizky dan Fian yang senyum mengejek.mereka beralih melihat Daddy dan kakek nya seraya memperlihat kan info yang baru saja mereka baca.Adrian dan tuan Sanjaya yang mengerti apa yang baru saja mereka baca hanya mengangguk kan kepala nya seraya tersenyum.mereka tidak percaya ternyata orang yang di rindukan kakak nya selama ini adalah orang hebat.mereka tidak menyangka kalau selain seorang pangeran Gio adalah laki laki hebat.




" jalan aja sama si Beni" kata Gio cuek.


Adrian hanya tersenyum melihat Gio membalas anak nya yang tengil nya minta ampun.


" ya elah om gitu aja marah" kata Riko ikut cuek padahal dalam hati nya iya menyesal membanding banding kan Gio dengan si Beni.


Gio masih asyik dengan makan nya namun tanpa sepengetahuan orang tangan kanan nya yang sibuk mengambil makan sedang tangan kiri nya memegang tangan gadia cantik yang ada di samping nya kiri nya.



Calista tidak bisa memakan makanan nya karena tangan kanan nya di pegang erat oleh Gio.


" sayang kenapa kamu tidak makan.apa kamu tidak berselera ini kan makanan kesukaan mu." kata nyonya Laras yang menujukan sop ayam."


" iya iya nek" jwb nya singkat sambil berusaha melepas genggaman tangan Gio.


__ADS_1


semua melihat merasa ada yang aneh dan bertanya tanya tanya kenapa ia tidak memakan makanan kesukaan nya.padahal kl melihat sop ia selalu antusias.



" mau aku suapin" gawar Gio membuat Calista menggelengkan cepat kepala nya.


" ya udah cepet makan nya" kata Gio


" gimana mau makan kalau tangan ku gak di lepas" bisik Calista pada Gio.semua yang ada di meja makan juga melihat adegan tersebut namun tidak tau apa yang ia bisik kan di telinga Giovano.


" gak usah malu kenapa kamu malu kalau minta di suapin sama aku.ayo aaaaaaaaa buka mulut mu" kata Gio membuat mata Calista membulat namun saat mata nya melihat ke arah keluarga nya ia langsung tersenyum kecut. akhir nya ia membuka mulut nya dan menerima suapan dari tangan Gio.


mereka makan sepiring berdua sampai habis.semua yang ada di meja makan memperhatikan bgmn Gio menyuapi Calista.lalu memberi minum melalui gelas yang sama tanpa melepas kan genggaman tangan nya.


tanpa mereka ketahui Adrian dan Fian menjatuhkan sesuatu di bawah meja.dan pura pura mengambil nya padahal mereka ingin tau apa yang sebenar nya terjadi di bawah meja.


Flasback on...


ting...." ups maaf sendok ku jatuh" kata Fian lalu membungkukan tubuh nya untuk mengambil sendok tersebut.ia mengambil sendok langsung melihat ke arah kaki Gio dan Calista.ia melihat tangan kakaknya di pegang erat oleh Gio hingga tidak bs menggunakan tangan nya untuk makan.saat melihat itu mata nya bertemu dengan mata Adrian yang ikut pura pura menjatuh kan serbet makan.lalu secara bersamaan mereka duduk seperti semula.mata mereka kembali bertemu namun kali ini Adrian langsung mengacungkan jempol nya.sedang sang anak langsung tersenyum dan membalas mencungkan jempol diam diam.


flasback off...


" Calista mulai besok kamu akan di anatar dan di jemput oleh Gio" kata Adrian.


" apa dad...."


" di antar om Gio dan di jemput om Gio juga" kata Rizky dan Fian kompak.


" kalau gak uang jajan di potong" celetuk si kembar tiga.


" enak aja....kl di potong aku mnt sm kakek aja iya kan kek" kata Calista meminta persetujuan dari kakek nya.namun kenyataan nya ia malah di tolak sang kakek.


" kakek gak punya uang" kata Tuan Sanjaya singkat.



" sudah minta aja sama om Gio sekalian nafkah lahir batin kalau mau iya kan om Gio"kata nyonya Laras sambil bertanya pada Gio.Giovano langsung mengangguk kan kepala nya.



" boleh kapan saja aku siap" kata nya sambil melirik gadis di samping nya.



" tunggu.....

__ADS_1


bersambung


dukung author dengan like dan vote nya yaaa jangan lupa mampir di TERPAKSA MENIKAH TIGA KALI.


__ADS_2