KEKASIH MASA DEPAN

KEKASIH MASA DEPAN
PENGANTIN BARU


__ADS_3

Giovano merebah kan tubuh nya di tempat tidur Calista yang berukuran king size.sebelum hari pernikahan tempat tidur nya di ganti dengan yang lebih besar.Calista tampak memperhatikan suami nya yang sudah memejam kan mata nya.perlahan ia mendekat lalu ikut tidur disamping nya.



ada bunga yang bermekaran dalam hati nya namun ada rasa yang aneh yang membuat nya sedikit merayap dalam hati nya.



" apa begini ya rasa nya menikah dengan orang yang kita cintai.aku bahagia namun aku belum berani memberikan hak nya.apa di marah pada ku" Calista bertanya tanya dalam hati nya tiba tiba tangan Giovano memeluk nya.Giovano memiringkan tubuh nya menghadap istri kecil nya.



Giovano menyadari saat Calista berbaring di samping nya ia juga menyadari istri kecil nya sempat memperhatikan wajah nya.ia juga tau apa yang ada di dalam benak istri kecil nya yang belum siap memberi kan hak nya.ia menyadari semua nya.



" aku tau apa yang ada di dalam hati dan pikiran mu.aku akan sabar menunggu sampai kau bisa menunaikan kewajiban mu.aku akan membimbing mu agar menjadi istri yang baik dunia akhirat." Gio bergumam dalam hati sambil mempererat pelukan nya.ia merapat kan tubuh nya dengan tubuh istri.Calista mencoba mengurai pelukan suami nya namun tangan Giovano tak bergeser sedikit pun malah semakin erat memeluk nya.



" biar..biar kan seperti ini belajar lah terlebih dahulu menerima ku yang ada di samping mu.mulai bangun tidur sampai tidur lagi dari pagi sampai malam di dalam kamar menghirup oksigen di tempat yang sama.kelak kau akn menerima ku tanpa beban dan itu akan terjadi cepat atau lambat" kata Gio sambil kembali memeluk Calista.lalu tiba tiba ia bangun langsung mencium pipi Calista dan tidur kembali sambil memeluk nya erat.


Calista yang terkejut dengan kecupan yang di berikan Giovano di pipi nya hanya tersenyum sambil memegang pipi nya yang sudah merah merona.sedangkan Gio nampak melengkungkan bibir nya saat ia melihat senyum di bibir istri kecil nya akibat dari kecupan mendadak dari nya.Calista mencoba bangkit namun pelukan Gio semakin erat.ia berusaha terus akhir nya pasrah ia harus membangun kan suami nya yang pura pura tidur.


" om...om..." Calista menggoyang kan lengan Gio yang sedang memeluk nya.namun Gio tak bereaksi.



" dia masih saja memanggilku om...sebaik nya aku cuekin saja.aku ini suami nya masa sich dia terua memanggil ku seperti itu." Gio bicara dalam hati nya.



"dia masih aja pura pura tidur..iiihh aku harus bagai mana aku mau ganti baju dulu gak enak tidur pake kebaya"kata Calista dalam hati nya.tiba tiba ia tersenyum ia mendapat kan ide untuk membangun kan suami nya yang pura pura tidur.


Calista memiringkan tubuh nya menghadap ke arah Gio yang juga sedang memejam kan mata menghadap ke arah nya.tiba tiba ia mencium pipi Giovano agar sang suami mau bangun dari kepura pura an tidur nya.namun ia salah Gio tetap memejam kan mata nya lalu ia mencoba sekali lagi namun hasil nya nihil Gio tetap memejam kan mata nya.lalu ia mendekat kan wakah ke wajah Giovano mencoba mencari tau apakah laki laki yang baru saja resmi menjadi suami nya benar benar tidur.saat ia mendekat kan wajah nya tiba tiba mata Giovano terbuka refleks Calista memundurkan wajah nya namun terlambat Giovao menarik tengkuk nya dan langsung menyambar bibir nya yang merah menggoda.


Gio \*\*\*\*\*\*\* dan menyesap kembali bibir yang sedari di perhatikan nya.ia memejam kan mata namun sedikit terbuka ia melihat dan memperhatikan bibir tersebut.Giovano terus menyesap manis bibir istri nya.tanpa di sadari desahan keluar dari bibir Calista yang mulai terbuai.Giovano tersenyum sambil tetatap menyesap manis bibir istri nya.tangan Giovano juga sudah mulai bekerja mengikuti naluri nya.ia mencoba untuk merangsang istri kecil nya.perlahan ciuman Gio turun ke leher jenjang istri nya Gio menikmati aroma tubuh istri nya.ia terus menghujani leher istri nya dengan kecupan kecupan kecil namun tak berbekas. tangan nya mulai membuka kancing kebaya bagian depan dan ciuman nya mulai turun ke dada dan ia memberani kan diri untuk memberikan tanda kepemilikan nya disana.sedang kan Calista cuma bisa pasrah ia tak berani melarang nya ia takut. ia takut Giovano marah ia mencoba untuk membrikan hak Gio jika ia meminta nya saat ini juga.


saat Gio asyik dengan dada nya tiba tiba suara ketukan pintu terdengar menggangu acara pengantin baru.Gio tersentak lalu buru buru menutup pakaian istri nya.Calista juga ikut terkejut bahkan ia sampai panik.


" buka pintu nya siapa pun itu jika menanyakan ku bilang aku masih di kamar mandi oke!!!" Calista hanya menganggukan kepala nya.Gio merapikan pakaian iatri nya yang hampir terbuka lalu turun dari tempat tidur.saat ia melangkah kan kaki nya menuju kamar mandi ia kembali ke tempat tidur lalu secara tiba tiba kembali mencium bibir istri nya dan menyesap nya sedikit.



" yang tadi masih kurang" kata nya bergegas masuk kedalam kamar mandi.

__ADS_1



Calista yang mendengar kata kata Gio tersipu malu.lalu ia buru buru mendekati pintu kamar dan membuka nya.saat pintu kamar terbuka ia melihat sang nenek ada di depan nya.



" nenek???"



" iya sayang maaf nenek mengganggu acara penganti baru" kata nyonya Laras sambil tersenyum menggoda.



" eeeeee......aku gak ngapa ngapain kok nek"



" iya iya iya tau gak ngapa ngapin karena masih siang iya kan" Calista hannya tersenyum malu malu di hadapan sang nenek.



" dimana Gio???" nyonya Laras menanyakan keberadaan Gio.




" berhenti lah memanggil nya dengan sebutan om.dia itu suami mu apa tidak ada sebutan lain yang lebih mesra lagi.coba kam lihat daddy sama mommy mu mereka selalu memanggil sebutan sayang" kata nyonya Laras saat mendengar cucunya masih saja memanggil suami nya dengan sebutan om.



" ini...." nyonya Laras memberikan sebuah paper bag pada Calista.



" apa ini nek"



" sudah buka di dalam dan harus pakai ini malam ini yaaaa jangan lupa pakai parfum. oh..ya malam ini makan malam bersama yaa jangan sampai terlewat kan.dan jangan kamu buang itu hadiah dari nenek.kalau kamu sampai tidak memakai nya atau sampai membuang nya berarti kamu gak sayang nenek" Nyona Laras membalik kan tubuh nya lalu turun kebawah meninggal kan sejuta pertanya pada diri Calista.



" apa itu???" tanya Giovano saat keluar dari kamar mandi ia melihat Calista sudah menutup pintu kamar dan membawa sebuah paper bag.

__ADS_1



" gak tau...ini dari nenek kata nya harus pakai malam ini"



" coba lihat apa itu" kat Giovano penasaran.Calista mengambil sesuatu yang ada di dalam paper bag yang di berikan sang nenek tadi.



ternyata nyonya laras memberikan nya sebuah lingerie berwarnah merah.Calista langsung melongo saat melihat pakaian yang di berikan sang nenek.tanpa ia sadari sedari tadi Gio yang melihat lingerie itu juga langsung tersenyum sedikit mesum.


buru buru ia menyembunyikan lingerie itu di balik punggung nya.


" jangan minta macam macam...akubtidak akan memakai nya.kita buang saja di tempat sampah"



" jangaaaannnnn....." teriak Giovano saat Calista hampir memasuk kan pakaian tersebut ke dalam tempat sampah.buru buru ia merebut lingerie tersebut dari tangan istri nya.



ia lalu memasuk kan pakai an tersebut kedalam sebuah laci kosong di dalam lemari nya dan langsung menutup nya.



"jangan membuang sesuatu yang di berikan oleh orang tua. jangan membuat nya kecewa dosa" kata Gio menekan kan kata dosa.



Calista hanya memutar bola mata nya jengah.lalu ia masuk ke dalam kamar mandi untuk mengganti pakaian nya.saat keluar dafi kamar mandi ia melihat Giovano sudah tidur lalh ia juga ikut tidur di samping suami nya.mereka tidur siang bersama setelah selesai acara akad nikah sederhana mereka.



malam pun tiba semua keluarga sudah ada di ruang makan hanya sepasang pengantin baru saja yang belum hadir disana.membuat si kembar tengil tidak sabaran karena perut sudah keroncongan.akhir nya yang di tunggu pun datang.



" iiiissshhhh.....kakak lama banget sich perut ku sudah keroncongan lo kak" kata Ziko



" ia aku juga bahkan sudah jadi rock anrollan bukan keroncongan lg" kata Jhiko


__ADS_1


semua yang mendengat kata kata nya tertawa karena selalu saja ia memiliki kosakata yang agak aneh


__ADS_2