
Udara pagi ini begitu dingin namun panggilan TUHAN membuat sepasang pengantin baru mulai mengerjap kan mata nya.Calista bangun dengan tubuh segar bugar berbeda dengan di sebelah nya.Gio bangun dengan terpaksa pasal nya semalaman ia harus masih menahan gejolak birahi nya.ia lebih memilih tidur meski sang istri sudah membuka semua pakaian nya kecuali dalaman nya.Calista memilih melayani suami dari pada memberi tahu di mana keberadaan Naina sahabat nya.namun Gio lebih memilih tidur karrna takut dosa menyentuh istri nya yang masih belum suci.
flasback on..
Calista membuka satu persatu pakaian nya hingga yang tertinggal hanya dalaman nya saja.sedang kan Gio hanaya bisa nelan saliva nya melihat pemandangan yang membuat adik kecil nya berontak.namun ia buru buru menggelenh kan kepala nya.
" sini....aku lebih memilih melayani mu dari pada harus memberi tau dimana keberadaan Naina.toh...kalau aku tidak memberi tau atau memberitau pun kau akan tetep mengambil hak mu kan..dengan segala cara mesum mu...jadi aku lebih memilih supaya tidak dosa jadi aku memilih mu saat ni...ayo...buruan mumpung masih gratis beaok udah bayar." kata Calista mengeluar kan kata kata konyol nya.
Gio hanya menggeleng kan kepala nya meski sudah tak tahan.
" gak...gak....aku mau sudah selesai baru aku bisa....aku takut dosa" sambil menelan saliva Gio berbicara namun mata terus menatap tubuh putih mulus di hadapan nya.
" yakin gak nyesel" Gio mengangguk kan kepala mendengar kata kata istri nya.
" ya udah aku masih kasi kesempatan....kalau mau langsung aja yaaa" kata nya sambil menarik selimut menutupi tubuh nya yang putih mulus.Gio membelalak kan mata nya melihat perbuatan istri nya yang tidur tanpa pakaian.
" wah bagai mana ini gimana aku bisa tidur kalau dia tidur seperti itu.....aaaahhhhkkkk" suara hati Gio semakin berontak bingung entah apa yang harus di lakukan nya.
akhir nya Gio ikut masuk kedalam selimut dengan memunggungi istri nya.biasa nya ia akan memeluk iatri dari belakang namun kali ini demi menjaga junior nya ia terpaksa memunggunginya.namun tiba tiba saja ada tangan melingakar di perut nya.Calista memeluk Giovano dari belakang.
" kenapa...???" tanya nya.Gio hamya menjawab dengan gelengan kepala nya.lalu Calista menarik tubuh Gio gara menghadap ke arah nya.
" masih mau....atau takut...." Gio mengngguka kan kepala nya.
" apa tuh...." tanya Calista sambil meniru gerakan mengangguk kan kepala seperti Gio tadi.
" mau apa nggak..." tanya lagi.
" gak...." jawab Gio.
__ADS_1
" terus....???? kalu begitu aku pakai baju lagi ya...jangan nyesel lo.." kata nya lalu memakai kembali pakaian nya.
" aaahhh....selamat"pikir Gio setelah Calista memakai pakaian tidur nya kembali.
kemudian Gio ikut tidur di samping istri nya setelah sang istri merebahkan tubuh nya.
" besok besok aku berjanji akan membuatmu tidur tanpa sehelai benang pun.aku janji" kata Gio sebelum menutup mata nya untuk tidur.sedang kan Calista yang mendengar apa yang di kata kan Giovano langsung menelan saliva nya.
" kau menggoda ku selam tujuh hari.akan ku pastikan selama dua puluh tiga hari kau yang akan merintih karena godaa mu yang selama tujuh hari" lagi lagi kata kata Gio membuat Calista menelan saliva nya terasa susah.
akhir nya mereka tidur tanpa ada nya kegiatan lain nya.Calista sudah lebih dulu tidur di pelukan Giovano.beda dengan Giovano yang mati matian menahan Gairah nya.akhir nya tepat pukul 2 ia baru bisa memejam kan mata nya karena kantuk yang baru menyerang nya.
namun tak lama bunyi alarm di ponsel membangun kan nya.
flasback off...
" bangun gih sholat subuh....tuh gak dengar suara daddy memanggil si tengil." kata Calista.yang mendengar Adrian memanggil anak kembar nya yang memang agak malas jika di ajak sholat subuh berjamaah beda dengan Rizky dan Fian.
Gio tersenyum melihat istri nya yang sudah menyiapkan sarung dan baju koko berdiri di depan lemari dengan senyum yang hanya dia yang tau arti dari senyum nya.
" setelah ini aku mau jogging apa kau mau ikut....???" tanya Gio sambil mengenakan pakaian sholat nya.Calista yang di tanya hanya mengangguk kan kepala nya.
" kalau begitu aku siap siap dulu" kata nya di sela sela kegiatan nya membantu Gio memakai baju koko nya.
" duh.....suami ku tambah ganteng dech kalau pakai baju ini..."
" kalau begitu aku akan merubah penampilan ku.aku akan menggunakan baju koko kalau kemana mana...tapi kau juga harus merubah penampilan mu.kau harus memakai hijab!!"
" bagaimana....??" tanya Gio.Gio ingin mendengar apa pendapat istri nya tentang hijab.
__ADS_1
" aku akan berusaha berubah aku harap kau mau menunggu dan membantu ku berubah" kata kata Calista membuat senyum Gio secerah mentari.
" baiklah..." kata nya seraya pergi turun menyusul anggota keluarga yang sudah berangkat ke masjid.
pagi menjelang matahari sudah bersinar cerah Gio dan Calista baru saja mereka selesai jogging di sekitar perumahan.saat mereka memasuki rumah mereka melihat keluarga berkumpul di ruang tamu.mereka tidak melihat siapa yang bertamu sepagi ini.saat mereka memalingkan wajah melihat siapa gerangan tamu yang datang mereka langsung membulat kan mata mereka.
Gio dan Calista melihat Alex sedang berlutut di hadapan Adrian dan Tuan Sanjaya.Alex meminta bantuan pada keluarga sahabat nya agar mau membujuk Calista agar mau mengatakan dimana istri berada.
" sayang...." sapa nyonya Laras dan Safira bersamaan saat melihat Calista yang baru saja datang.
" tidak..." kata Calista tegas karena dia tau Alex meminta bantuan pada keluarga untuk.membujuk nya.
" sayang...." kali ini Adrian dan tuan Sanjaya memanggil nya membuat Calista menundukkan kepala.ia begitu menyayangi dua laki laki tersebut.Calista mendapat kan perhatian sosok seorang ayah pada diri Adrian dan kakeknya.
" aku akan mandi dulu" kata Calista naik ke kamar nya.sedang kan Giovano mendekati keluarga nya sembari membantu Alex berdiri.namun saat ia ingin mengatakan sesuatu tiba tiba terdengar suara istri nya memanggil kucing kesayangan nya membuat Giovano lari terbirit birit.
" Alex ma....
" oyeeeeennnnnnn" Gio langsung berlari naik ke kamar nya hingga membuat keluarga nya bingung pasal nya si oyen saat ini sedang perawatan karena bulu bulu habis di gunduli si kembar.
" ada apa dengan Gio kenapa dia lari seperti itu" tanya tuan Sanjaya sedangkan yang lain hanya mengendik kan bahu nya.
beda hal dengan Alex ia terlihat terkekeh saat melihat Gio berlari membuat pertanyan di benak keluarga Hadininggrat.
"apa kau tau sesuatu" tanya Adrian yang di balas anggukan kepala oleh Alex.
" putri anda tidak mengijin kan Gio membantu ku mencari tau keberadaan istri ku.jika dia sampai membantu ku maka dia kan tidur bersama oyen setiap malam" kata kata Alex langsung membuat tawa bergema di ruang tamu.
" dan yang lebih mengerikan lagi sahabat ku itu sudah berubah menjadi bucin akut pada putri kalian" kata nya lagi sambil terkekeh dan itu membuat kembali tawa di pagi yang cerah ini.
__ADS_1
bersambung.
dukung author terus ya jgn lupa like rate dan vote nya buat ku.jangan lupa mampir di karya ku yang lain nya TERPAKASA MENIKAH TIGA KALI.