KEKASIH MASA DEPAN

KEKASIH MASA DEPAN
zivana putri hadi ninggrat


__ADS_3

pak Rt....pak Rt....nenek wati pak....nek wati.....!!!" salah seorang warga mendekati pak Rt yang sedang bersama Adrian dan keluarga nya.


" ada apa dengan nek wati..." tanya pak Rt.


" nek wati pak...nek wati jatuh ke empang dan......"


" dan.....apa...." suasana mulai tegang kala warga tersebut tidak melanjut kan kata kata nya.


" nek....wati....."kata warga tersebut tak mampu melanjut kan kata kata nya.


" iya nek wati kenapa...???" pak.Rt juga ijut panik.


" nek wati pak..nek wati meninggal....."


" innalilahi wainna ilaihi rojiun....." semua yang mendengar ikut prihatin.


" nenek.....hua......hua.....hua....." tangis zizi pecah dalam gendongan Adrian.


" cup...cup...cup...sayang sini sama mommy ya....." Safira mengambil alih zizi dari gendongan Adrian.


" ayo sebaik nya kita kesana semua..." kata tuan Sanjaya.


" kalian yang sudah kebagian tugas segera selesai kan tugas kalian baru kesana dan yang sudah selesai segera ke rumah nenek wati." perintah tuan sanjaya pada para warga termasuk pengawal dan para koki.


" ma...ayo ikut mama akan menjadi pemimpin ibu ibu mengurus jenazah nenek wati" kata tuan sanjaya pada nyonya Laras.


" iya pah..." jawab nyonya Laras.


" sayang kamu disini sama calista dan zizi ya disana mungkin ramai aku tidak mau zizi syok....setelah selesai di mandikan kalian kesana ya" Safira hanya mengangguk kan kepala nya.


" sayang kamu dengar kata daddy kan kamu disini sementara karena disana pasti desak desakan aku tidak mau dia kenapa kenapa" pesan Gio sambil mengelus perut istri nya.


" iya...mas aku tunggu disini..."kata Calista sambil mengelus punggung zizi yang ada di dalam gendongan mommy nya.


Mereka pergi ke rumah nenek wati bersama warga lain nya sedang kan Safira dan Calista masih ada di lapangan tempat mereka mengadakan masak masak bersama beberapa warga dan koki serta pengawal yang harus diam disana untuk menjaga Safira dan Calista.


sore hari nya nenek wati langsung di makan kan di TPU setempat.acara masak masak pun membawa berkah bagi nenek wati yang meninggal kala itu.Adrian menyuruh setiap warga datang di acara tahlilan nenek wati selepas magrib.dengan makanan yang sudah di persiapkan hingga hari ketujuh.

__ADS_1


sedangkan Zizi gadis kecil tersebut di bawa Adrian dan keluarga ke rumah mewah mereka.Adrian melangkah kan kaki nya masuk ke dalam rumah sambil menggendong zizi kecil yang sudah tertidur namun sisa air mata dan sesekali masih sesenggukan masih terlihat di wajah cantik nya.


" panggil cici..." perinyah Adrian pada Ziko yang selalu mengikuti daddy nya.


" iya tuan ada apa tuan...."


" mulai malam ini kamu tidur bersama zizi jaga dia jika menangis di tengah malam kamu panggil kan aku atau istri ku" kata Adrian sambil meletak kan zizi di tempat tidur di kamar Calista dulu masih kecil.kamar itu masih terawat dengan baik. boneka hello kitty dan melody di dalam kamar tersebut.


" baik tuan...." kata cici lalu menyelimuti tubuh gadis kecil itu.


" hidup mu beruntung nak...kira kira amal apa yang di lakukan orang tua mu hingga ALLAH menitip kan mu pada keluarga ini.aku yakin kau akan bahagia di rumah ini penuh kasih sayang" gumam cici sambil memandangi wajah zizi yang sudah terlelap.


sedang kan di ters belakang tampak Adrian yang sudah habis mandi ikut duduk disana bersama yang lain sambil memakan singkong rebur yang di bawa dari kampun tadi.


" Adrian apa yang akan kau laku kan dengan gadis kecil itu " Adrian menghentikan makan nya kala tuan Sanjaya bertanya pada nya lalu ia melihat ke arah anak dan istri nya.


Adrian mengehal nafas nya dalam dalam....lalu meihat satu persatu wajah anak anak nya.


" apa kalian mau memiliki adik lagi...." tanya Adrian pada anak anak nya.


" lalu...."


" tadi daddy dan mommy sudah bicara di kamar mungkin daddy akan dan mommy akan mengadopsi zizi sebagai anak kami dan adik kalian" semua mata tertuju pada Adrian.


" bagai mana menurut kalian....???"


" terserah mommy sama daddy aja kita mah ngikut doang" kata Jhiko.


" kami setuju dengan pendapat mu Adrian segera urus lah segala sesuatu tentang zizi" kata nyonya Laras.


tujuh hari kemudian seusai acar tahlilan nenek Wati yang ke tujuh. Adrian membicara kan pada pak Rt dan pak Rw tentang niat nya beserta keluarga untuk mengadopsi Zizi kecil.


warga begitu bersyukur Zizi sudah berada di tangan yang tepat.sekarang zizi sudah resmi menjadi bagian keluarga Hadi ninggrat dengan nama ZIVANA PUTRI HADI NINGGRAT.


mereka kembali ke rumah besar bersama Zizi.


" ci...." panggila Safira pada pembantu nya cici.

__ADS_1


" iya nyonya...."jawab cici.


" mulai sekarang kamu yang akan mengurus semua kebutuhan zizi seperti kakak dulu" Safira menyebit kan tugas cici dulu sewaktu melayani Calista.


" baik nya...." jawab cici kemudian pergi menyiap kan pakaian tidur untuk zizi.


" sayang sini..." panggil Safira pada Zizi yang duduk di teras belakang seorang diri.


" mulai sekarang kamu panggil saya mommy yaa dan yang itu daddy....yang itu nenek dan kakek dan yang lain nya kakak" Safira memperkenal ka satu persatu anak anak nya pada Zizi.sedangkan zizi hanya diam saja dan sesekali mengangguk kan kepala nya.


" sekarang kamu tidur besok kita jalan jalan ya...kita beli baju yang banya buat kamu ya...tuh kita cari sekolah buat kamu...nanti di sekolah kamu banyak teman lo..." kata Safira zizi hanya mengangguk kan kepala nya lalu pergi bersama cici.


sebelum meninggal kan ruang tamu Zizi berbalik...


" mommy....daddy......"


" iya sayang..." jawab Adrian dan Safira bersamaan.


" terima kasih...." kata Zizi sambil menetes kan air mata nya.semua yang melihat Zizi ikut merasa terharu gadis kecil itu sudah tau cara nya berterimakasih.


" sini sayang...." Safira merentang kan tangan nya agar Zizi datang menghambur kepelukan nya.dalam sekejap Zizi sudah berada di dalam pelukan sang mommy nya lalu Adrian mengambil alih memeluk Zizi.nyonya Laras juga terharu Calista sampai mentes kan air mata nya nya melihat hidup nya yang berbanding terbalik dengan Zizi yang masih kecil.


setelah Zizi pergi ke kamar nya Calista meringsek duduk di tengah tengah daddy dan mommya nya.


" daddy...makasih ya....sudah menyayangi aku sepenuh hati" kata Calista dengan mata berkaca kaca.Adrian merengkuh putri nya kedalam pelukan nya.


" daddy aja nich.....kakek sama nenek..nggak.....??" Kata tuan Sanjaya menggoda cucu nya.Calista langsung menghambur ke pelukan nenek dan kakek nya.


" pa sekarang kita punya dua cucu perempuan....duh mama senang sekali lo pa" kata nyonya Laras tampak bahagia.


" iya lo....kalau sudah besar pasti Zizi bakal jadi gadis yang sangat cantik" kata Ziko sambil mata nya menatap ke atas menerawang entah kemana.


semua yang melihat hanya mengernyit kan alis nya melihat Ziko seperti itu....


bersambung.


dukung author terus ya jgn lupa like rate dan vote nya buat ku.jangan lupa mampir di karya ku yang lain nya TERPAKSA MENIKAH TIGA KALI dan jangan lupa mampir juga di karya ku yang menceritakan Naina dan Alex berjudul KAU ISTRI KU.DI tunggu like dan komen pasitif nya serta vote di sana yaa

__ADS_1


__ADS_2