
Saat ini mereka sekeluarga berada di belakang rumah mewah tersebut di tengah malam.
" kamu gak mau di peluk juga" kata Calista pada adik laki laki nya.
" gak peluk aja mereka atau mungkin ada yang ingin kamu peluk selain mereka" kata Rizky sambil menatap ke arah Giovano.
Calista yang mengerti maksud adik nya hanya mencebik kan mulut nya cemberut.
" biasa aja kali mulut nya nanti ada yang gemes trus nyium gimana" kata Adrian mulai ikut menggoda.
" sayang kenapa kamu bisa pulang selarut ini" tanya nonya Laras pada cucunya.
" seharus nya tadi sore nek sudah sampai cuma tadi ada kecelakaan beruntun yang menyebab kan kemacetan di jalan jadi pas sampai di kampus tengah malam.teman teman ku banyak yang sudah di jemput tapi ada juga yang tidur di kampus ramai ramai.mending aku pulang dari pada di gigit nyamuk disana.jadi aku telfon kak pandu supaya jemput" kata Calista yang baru pulang dari ospek.saat menyebut nama pandu dari bibir nya yang mungil membuat seseorang langsung berhenti mengunyah jagung bakar di tangan nya.
Giovano menghentikan aksi nya memakan jagung bakar saat mendengar gadis nya menelfon laki laki yang menjadi saingan nya untuk menjemput nya.wajah nya sedikit memerah dan hati nya mulai cemburu padahal mereka baru saja bertemu.
" sit...berani sekali dia mendahului ku .aku harus berhati hati dengan nya sebenar berapa banya sich saingan ku saat ini aku harus mencari informasi yang akurat" gumam Gio dalam hati sambil melihat ke lima anak laki laki Adrian yang sedang asyik memakan jagung bakar.
Giovano memperhatikan satu persatu anak laki laki Adrian.menerka nerka siapa yang bisa menjadi informan nya.
" sayang dari mana kamu mendapat kan jagung ini besar dan manis" kata Adrian pada anak gadis nya.
" ini jagung mania namanya sayang" jwb Safira.
" aku ngambil dari kebun orang dad.." kata Calista.
__ADS_1
" berapa harga perbiji nya" tanya Safira.
" aku mengambil nya bukan membeli nya" kata Calista membuat mata semua orang yang mendengar langsung menoleh pada nya.
" jagung haram dong" celetuk tiga identik bersamaan.
" hush...halal kok aku sdh bilang sm yang punya tadi"
" ooooo" kata mereka dan langsung memakan kembali jagung tersebut.
" aku bilang paaaakkk aku mnt jagung nya yaa trs aku jwb sendiri oya boleh ambil aja sesuka mu jd aku ambil dech sesuka ku" lagi lagi kata Calista membuat semua org yang makan jagung berhenti seketika.
" maksud kakak yang jwb oya ambil sesuka mu itu kakak sendiri gitu" kata Ziko.Calista hanya menganggukan kepala nya membenar kan kata kata adik nya.
" sama aaaajaa haram kak" kata Fian
" tapi lumayan lah biat ganjel perut apa lagi tuh lihat babang tamvan sudah habis dua" kata Riko melihat Gio yang sudah menghabis kan dua jagung bakar.
" nggak kok sayang tadi kakak membayar nya sm pemilik kebun jadi kakak tidak mencuri nya" kata Calista sambil mengelus kepala adik nya Fian.
semua kembali masuk karena hari semakin malam dan waktu nya untuk tidur kembali.beruntung bsk hari libur jadi mereka bisa bersantai sejenak bangun siang.
Matahari mulai menampak kan sinar nya seorang gadis cantik yang baru saja terbangun dari tidur nya setelah menjalan kan ibadah sholat subuh nya ia kembali tidur bersama taddy bear nya.
Calista bangun dari tidur nya sejenak ia melihat ke arah jam yang ada di dinding kamar nya yang menunjukan pukul delapan pagi.lalu ia bangkit dan berjalan membuka tirai yang menutupi kamar nya.ia berjalan menuju balkon kamar nya tak sengaja ia melihat pemandangan yang indah di depan mata nya.ia melihat Giovano sedang berenang di kolam renang yang ada tepat di bawah balkon nya.tiba tiba mata nya menjurus ke arah bagian bawah tubuh Giovano yang menonjol terlihat besar meski sedang tertidur.
" iisshh jagung haram" gumam nya lalu membalik kan badan nya.saat ia mencoba untuk melangkah kan kaki nya ia langsung peleset dan terjungkal keluar dari pagar balkon kamar nya.
" aaakkhhhhhhh......" teriak Calista saat tubuh nya jatuh namun ia berhasil berpegangan pada pagar balkon kamar nya.
" daddyyyyyy" teriak nya mengundang orang ada di bawah nya melihat ke atas dan terkejut.
__ADS_1
merasa mendengar suara anak gadis nya dari atas namun suara nya terdengar dari luar membuat Adrian berlari ke arah suara tadi.ia melihat anak gadis nya tergantung pada pagar balkon dan hampir terjatuh.
" sayang" teriak Adrian saat melihat putri nya sedang dalam bahaya.
Safira yang saat itu sedang di dapur mendengar suara ribut ribut bergegas keluar dan mencari sumber suara.saat ia melihat anak gadis nya tergantung ia begitu terkejut dan tiba tiba tubuh nya lemas.Safira jatuh pingsan saat melihat anak nya dalam bahaya.
" sayang" Adrian berlari ke arah Safira yang sudah terkulai di atas rumput.
Adrian bingung harus bagai mana.namun Adrian lupa di sana ada Gio yang sudah memberi intruksi pada Calista untuk melepas kan pegangan tangan nya dan berjanji akan menangkap tubuh nya yang terjatuh nanti.namun Calista hanya menggeleng kan kepala nya takut.semua yang melihat ikut merasa takut.
" daddy aku takut aku sudah tidak kuat tangan ku sakit" kata Calista sambil menangis.
" sayang dengar kan daddy km dengar intruksi dari om gio ya kamu jangan takut kamu pasti selamat" kata Adrian yang sudah mengangkat tubuh Safira ke dalam di bantu Rizky.
" aku percaya kan ia pada mu" kata Adrian pada Giovano yang sudah berada di bawah Calista yang masih tergantung.
" ayo Calista tutup mata mu dan lepas kan tangan mu aku berjanji akan menangkap mu" kata Giovano mencoba membujuk Calista yang sedang ketakutan.
" iiisshh.semua ini gara gara jagung haram " gumam Calista sembari menutup mata nya dan mulai melepas tangan.saat tubuh nya melayang jatuh ia membuka mata nya dan berteriak.
" aaaakkkkkkkhhhhhh"
byuuurrrrr....suara air kolam yang bergejolak manandakan ada yang masuk kedalam nya dari ketinggian.GIOvano berhasil menangkap tubuh Calista namun karena posisi nya sedang tepat di pinggir kolam membuat nya ikut terjatuh.
saat di dalam kolam tanpa sengaja bibir nya dan bibir Calista saling bersentuhan membuat mereka terkejut dan melepas kan pelukan mereka.namun itu membuat Calista hampir saja tenggelam Giovano tidak tau kalau Calista tidak bisa berenang.
Dengan sigap ia menangkap kembali tubuh Calista yang sedang mengapai gapai permukaan.Giovano berhasil menangkap tubuh Calista yang hampir tenggelam.
" tenang lah cintaku tenang lah aku bersamamu" kata Giovano yang tidak sengaja menyebut Calista dengan sebutan cinta.
deg.....
bersambung
dukung author lewat vote dan like nya ya biar tambah semangat jangan lupa mampir di karya ku yang lain nya yang berjudul TERPAKSA MENIKAH TIGA KALI.
__ADS_1