KEKASIH MASA DEPAN

KEKASIH MASA DEPAN
PERNIKAHAN PALSU GIO DA CALISTA


__ADS_3

Tuan Sanjaya masuk ke dalam kantor desa bersama istri dan menantu nya.Calista yang melihat mommy nya langsung menghambur kepelukan sang ibunda.


" mommy...."


" sayang tenang lah kamu sudah aman kakek dan daddy akan menyelesaikan semua nya"Calista hanya mengangguk kan kepala nya dengan sedikit terisak di dalam pelukan ibunya.


" tuan Sanjaya..." sapa bapak kepala desa yang hanya di balas anggukan oleh tuan Sanjaya.


" kak Adrian bisa kita bicara sebentar" kata Giovano.


" pak kades bs kami pinjam ruangan kerja anda sebentar.ada yang harus kami bicara kan terlebih dahulu" kata Gio meminta ijin pada bapak kepala desa.


Adrian dan Giovano masuk ke dalam kantor kepala desa bersama tuan Sanjaya.mereka masuk dan berbicara cukup lama tanpa ada yang tau apa yang sedang mereka bicara kan.sedang kan di luar masih di kantor desa Calista yang sedang menangis masih berada di pelukan sang ibunda nya.


" lihat...lihat...itu ibu nya dan itu nenek nya wajar saja dia cantik masha allah"


" iya lihat ibu nya apa dia keturunan bidadari ya"


" duh coba aku dapat istri kayak begitu gimana ya rasa nya"


" kamu harus banyak uang dulu biar seperti tuan Adrian dan yang lebih penting harus ganteng.kalau cuma tampang pas pas an sudaaahhh ama sapi di sawah aja kamu"


kasak kusuk para warga desa yang melihat betapa cantik nya Safira membuat sedikit heboh para laki laki di desa tersebut.


" makan apa mereka yaaa kok bs cantik dan ganteng kayak bgt yaaa" lagi lagi salah seorang warga berkomentar tak lepas dari pandangan nya melihat Safira dan Calista.


sedangkan di dalam ruangan kerja bapak kepala desa terlihat Gio dan Adrian bersitegang hingga membuat Giovano berlutut di hadapan nya.Tuan Sanjaya langsung membangun kan Gio yang berlutut di bawah kaki Adrian.entah apa yang mereka bicara kan hingga membuat Giovano sampai berlutut di kaki Adrian.semua kejadian di ruangan bapak kepala desa bisa di lihat dari jendela berkaca bening.namun semua apa yang mereka bicara tidak mampu di dengar oleh orang yang di luar ruangan.


" ma....ada apa dengan Gio kenapa dia sampai berlutut di hadapan Adrian"


" mama juga tidak tau sayang kita tanyakan saja nanti sama papa"


Safira dan nyonya Laras tampak khawatir melihat situasi di dalam ruangan bapak kepala desa. tampak wajah Adrian yang merah padam menahan amarah dan wajah Giovano yang penuh harapan dan sedikit terlihat kekhawatiran.sedang tuan Sanjaya terlihat seperti menjadi penengah di antara mereka berdua.


Akhir nya Adrian dan Giovano beserta tuan Sanjaya keluar dari dalam ruangan tersebut dan menghampiri bapak kepala desa.


" pak kades kami sekeluarga meminta maaf atas kejadian tadi"

__ADS_1


" maaf tuan Sanjaya kami lah yang harus meminta maaf karena menikah kan cucu anda tanpa seijin anda"


" tidak apa apa mereka memang akan menikah bulan depan.mungkin ALLAH berkehendak lain dengan menikah kan mereka saat ini juga.kita tidak tau apa rencana ALLAH kedepan nya"


" tapi saya merasa tidak enak"


" tidak apa apa kami akan memaklumi kejadian ini.toh sekarang mereka sudah resmi menjadi suami istri di mata agama.jadi kami akan membawa mereka pulang saat ini juga"kata tuan Sanjaya sambil undur diri membawa dua mempelai yang baru saja menikah.


" kami sekeluarga permisi dan maaf sudah menggangu ketenangan anda semua"


" selamat malam...assalamualaikum.." kata Adrian sambil membawa Calista dalam pelukan nya kembali.mata Adrian yang tadi nya terlihat marah sekarang seperti menahan kesedihan yang begitu mendalam.


mereka berjalan menuju mobil mewah yang entah dari mana lewat karena jalanan menuju desa tersebut sangat rusak dan seperti tidak di rawat.banyak batu dan lubang tapi mobil mewah keluara HADININGGRAT bisa melewati nya.


Calista masuk kedalam mobil bersama Safira sedang kan Adrian dan Giovano berada di mobil lain nya.begitu juga tuan Sanjaya dan Nyonya Laras mereka juga masuk kedalam mobil yang membawa mereka tadi.


" masuk lah Gio...jangan melihat nya terus kau belum resmi menjadi suami nya jangan khawatir ia akan sampai di rumah dengan selamat.kl pulang bersama mu aku takut di tidak perawan lagi sampai di rumah" kata kata Adrian membuat Giovano tersentak.ia melihat Adrian tertawa karena berhasil menggoda nya.


" kak...apa kau ini sudah gila baru saja tadi kau marah marah sekarang sudah mesum lagi" kata Giovano sambil masuk ke dalam mobil yang di tumpangi nya.


mobil mewah berjalan beriringan keluar dari desa terpencil yang baru saja menjadi awal momen momen indah untuk Giovano dan Calista.


" paaa...apa yang sebenar nya terjadi??? kenapa Giovano sampai berlutut di hadapan Adrian"


" panjang cerita nya maaa....!"


" ya udah di persingkat kalau begitu"tuan Sanjaya menatap heran pada istri nya yang terlihat penasaran.


" kepo!!" jawab tuan Sanjaya singkat.


flasback on...


Giovano dan Adrian serta tuan Sanjaya masuk ke dalam ruangan kepala desa.hanya mereka bertiga di dalam ruangan tersebut.


" apa yang ingin kau kata kan Gio aku sudah mengerti posisi mu saat itu jadi tidak usah kau jelas kan lagi.aku hanya marah mengapa mereka tidak mempercayai mu dan putriku jelas jelas kalian sudah menunjukan kartu identitas kalian" wajah Adrian memerah menahan amarah.


" bukan itu kak Adrian bukan masalah itu tapi....."

__ADS_1


" tapi apa...."


" pernikahan ku dan Calista tidak sah"


Adrian dan tuan Sanjaya terkejut saat mendengar kata kata Giovano.


" apa maksud mu"


" aku menikahi nya bukan atas nama binti ayah kandung nya tetapi binti atas nama mu kak.jadi secara hukum itu tidak sah"


" kenapa kau lakukan itu"


" aku tidak bermaksud untuk mempermain kan pernikahan ku tetapi aku tidak mau ada orang yang tau kalau Calista bukan putri kandung mu.itu sangat berbahaya meski kau sudah mendapat surat adopsi yang langsung di tanda tangani oleh ayah kandung nya.namun secara hukum agama ia tetap berbinti ayah nya bukan diri mu kak"


" benar apa yang di kata Gio...Calista memang tetap berbinti ayah kandung nya lain hal nya jika kita tidak tau siapa ayah nya itu lain lagi masalah nya" tuan Sanjaya setuju dengan pendapat Giovano.


" ya sudah sebaik nya kita pulang dan kata kan pada nya bahwa pernikahan ini tidak sah"


" tidak....kak aku mohon !!!!"


" biar kan ia tau bahwa pernikahan ini sah kak.aku mohon!!!!" Gio tampak begitu menghiba pada Adrian.


" kenapa begitu???"


" kak..kemarin ia ingin membatal kan pernikahan ini.sampai sampai ia menangis di hadapan ku.itu membuat aku menjadi tidak tega tapi aku begitu mencintai nya aku takut ia berpaling dari ku.dengan umur kami yang terpaut jauh aku takut ia akan berpaling dari ku" wajah Giovano tampak terlihat khawatir juga penuh harap.


" tapi kau tau ia belum ingin menikah bagai mana jika ia belum siap menjadi istri yang baik untuk mu"


" ijin kan aku yang membimbing nya kak aku mohon" Giovano berlutut di hadapan Adrian.


" Gio...bangun lah untuk apa kau berlutut"tuan Sanjaya mencoba membangun kan Gio namun di tolak Gio.ia masih berlutut di hadapan Adrian yang tampak sedang berpikir.


" baik lah jika itu yang kau ingin kan.tapi kita akan melakukan pernikahan ulang secara hukum agama dan negara.dan untuk sementara waktu jangan pernah mendekati putri ku.dan aku berharap kau bisa menjaga dan mendidik nya agar menjadi istri yang baik untuk mu.bersabar lah dalam menghadapi semua sifat sifat nya"Adrian menepuk bahu Gio yang masih berlutut.


" bangun lah Gio aku bukan raja kau lah sekarang raja nya tapi raja palsu" Adrian sedikit terkekeh dengan kata kata nya sendiri.


lalu mereka keluar untuk segera pergi dari tempat itu agar kejadian ini tidak segera terendus media yang gemar mencari berita.

__ADS_1


flasback off.....


__ADS_2