KEKASIH MASA DEPAN

KEKASIH MASA DEPAN
SONG HYE KYO


__ADS_3

ceklek.....terdengar suara pintu di buka dari arah kamar mandi.Giivano yang sedang berada di samping tepat tidur tepat nya di depan lemari kaca yang penuh koleksi boneka hello kitty dan melody.ia langsung memaling kan wajah nya saat mendengar suara pintu terbuka.



deg....suara detak jantung Giovano seakan akan berhenti berdetak saat mata nya melihat siapa yang ada di hadapan nya.



" om Gio" gumam Caliata yang baru saja keluar dari kamar mandi masih dengan handuk yang melilit di tubuh nya dan rambut panjang basah nya yang di bungkus handuk kecil.ia menatap Gio dengan tatapan penuh arti.sedang Gio masih dengan keterkejutan nya saat melihat gadis yang di rindukan nya berada di depan mata nya.



" Calista" gumam Gio hanya ia yang mampu mendengar kata kata nya namun gerakan bibir nya gampang di baca oleh siapa pun bahwa ia sedang menyebut nama gadis yang ada di depan mata nya.lama mereka saling bertatapan entah apa yang ada dalam benak masing masing.



Hingga Gio menyadari bahwa gadis di depan nya hanya menggunakan handuk putih menutupi tubuh nya.



glek.....suara Gio menelan saliva nya melihat pemandangan indah di depan nya.namun segara ia menyadari itu dan bersamaan pula Calista juga menyadari bahwa saat ini ia hanya menggunakan handuk saja tanpa menggunakan daleman sama sekali.


Calista kembali masuk ke dalam kamar mandi.ia sangat malu sekali kenapa di perjumpaan pertama setelah sekian lama tak bertemu justru malah dalam kondisi hanya menggunakan handuk.


sedang kan Giovano yang juga menyadari kejadian ini wajah nya langsung memerah.sebagai laki laki normal melihat pemandangan di depan nya tadi membuat naluri kelelakian nya bangkit seketika.takut terjadi apa apa Giovano memilih pergi dari kamar Calista yang sedang bersembunyi di dalam kamar mandi karena malu.



setelah mendengar suara pintu di tutup Calista yang sedang bersembunyi di dalam kamar mandi mulai membuka pintu kamar mandi.ia mengintip sedikit takut takut Giovano masih ada di dalam kamar nya.saat melihat org yang di carinya tdk ada ia memberanikan diri untuk keluar dan buru buru mengunci pintu kamar nya.



" iiissshhhh......kenapa harus ketemu di saat yang tepat sich...aaahhhhhh..." teriak pelan Calista sambil mengacak ngacak rambut nya sendiri.sedang kan Giovano yang langsung masuk kedalam kamar nya.ia berdiri di balik pintu kamar nya sambil memegang dada nya.lalu tangan nya meraba bagian bawah tubuh nya yang mulai beraksi.



" aaaarrrggg....." teriak nya pelan lalu membuka pintu dan menuju ruang makan dan mengambil sebotol air es dan langsung menuju tempat untuk mencuci piring.setelah sampai di tempat cucian piring langsung menyiram kepala nya menggunakan air es tersebut.



Gio tidak menyadari perbuatan nya itu ternyata sedang di perhati kan oleh delapan pasang mata yang datang dari arah samping belakang rumah tempat berkumpul di saat senggang.



" apa yang kau lakukan Gio" suara Adrian membuat Giovano terkejut dan langsung tersedak.setelah menyiram kepala nya menggunakan air es ia langsung meminum nya tanpa melihat kedatangan mereka.



ya Adrian berserta anak dan istri nya juga tuan Sanjaya dan nyonya laras berada di depan ruang makan.mereka sedang berada di belakang rumah sambil menunggu sang nona muda datang setelah beberapa hari pergi mengikuti kegiatan ospek.



" aaahhh....." gio sedikit berjengkit dan " uhuk uhuk uhuk..." gio langsung tersedak.


__ADS_1


" mas..." kata Giovano.saat ini Giovano memanggil Adrian dengan sebutan mas berhubung ibu nya adalah adik sepupu nyonya Laras jadi secara otomatis Adrian masih lah kakak nya.



" apa yang kau lakukan kenapa kau menyiram kepala mu dengan air es apa kamu sakit kl sakit kenapa tidak di kompres" tanya nyonya Laras.


" gak ma aku gak apa apa cuma sedikit gerah maka nya siram kepala pake air es" jawaban Giovano terdengar aneh di telinga mereka.


" alasan....habis ketemu song hye kyo kan" kata Ziko mulai dengan sifat tengil nya.kata kata Ziko membuat semua orang bertanya tanya siapa song hye kyo.



" siapa song hye kyo" tanya nyonya Laras.di saat bersamaan Calista baru saja turun dari kamar nya.ia melihat keluarga besar nya ada di depan pintu ruang makan yang jadi satu dengan dapur.



Ziko menunjuk kakak perempuan nya yang baru saja turun dan sedang melangkah kan kaki nya.Ziko menujuk Calista menggunakan dagu nya seraya berkata " tuuuu..." semua melihat ke arah yang di tunjukan dagu Ziko.



setelah mengetahui dengan siapa Giovano bertemu mereka kembali memaling kan wajah nya pada Gio yang masih terpaku.seakan akan mereka bertanya apakah ia baru saja bertemu dengan Calista.Gio yang melihat mereka seakan akan bertanya namun tak bisa mengeluarla sepatah kata pun langsung mengerti dan ia langsung menganggukan kepala nya.



Tuan Sanjaya dan Adrian hanya tersenyum senyum sedang kan nyonya Laras dan Safira tersenyum menggoda Giovano menaik turun kan alis mereka.sedang kan Gio langsung tertunduk malu.



" ciye...ciyeee...ciyeee...malu malu monyet dia" kata Jhiko tak kalah tengil dari kakak nya Ziko menggoda Gio.




" kalau malu malu kucing mah buat kita kita yang masih unyu unyu laaaa dia sdh tua kl bukan malu malu monyet apa an dong malu malu in kayak monyet gitu" kata Riko menjawab pertanyaan kakak nya.



ketiga anak kembar identik tersebut langsung mendapat jitakan di kepala mereka dari Adrian yang sudah melotot.



" hush.....kalian gak sopan" kata Adrian.



" potong uang jajan" tiba tiba Safira berkata sambil ikut melotot kan mata nya.



" jangaaannnnnn" teriak ketiga kembar identik yang tengil nya minta ampun.



" maka nya yang sopan dia itu banyak duit nya" kata Rizky yang menujuk ke arah Giovano.

__ADS_1



tak....Rizky juga mendapat kan jitakan di kepala nya kali ini dari sang kakek.



" auuuu....sakit kek" kata Rizky sambil memegang kepala nya.



" kamu tu ya bukan ngajarin adik mu yang baik malah yang nggak nggak" kata Tuan Sanjaya.



semua yang melihat langsung tertawa melihat kejadian ini.sedang kan Calista yang baru saja menapak kan kaki nya di depan mereka langsung tertunduk malu saat mata nya bersitatap dengan Giovano.



" ciye.....ciye.....ciye....yang baru ketemu...dah buruan ke KUA sana" lagi lagi si Ziko tengil berkata.



" iisshhhh kamu ini ya" Calista melotot kan mata nya.



" kakak" sapa Fian pada kakak perempuan nya.ia sangat menyayangi Calista karena semenjak kecil Calista lah yang lebih banyak bersama nya.



Calista yang melihat adik nya langsung merentangkan kedua tangan nya.ia memeluk adik nya yang satu ini namun saat mata nya melihat si kembar tiga identik langsung melotot kan mata nya lalu melengos sambil berjalan bersama Fian yang masih dalam pelukan nya.



ia berjalan bersama Fian namun si kembar tak mau kalah mereka mengjar Calista dan berebut untuk di peluk oleh sang kakak.



" iiiisshh...sana"



" kamu yang sana"



" iishhh"



sikembar saling berebut berada di samping kiri Calista sedang kan Fian yang berada di samping kanan nya tampak adem ayem karena tempat nya sudah di paten kan oleh Calista.



bersambung

__ADS_1


dukung author lewat like dan vote nya.


__ADS_2