
"Sekarang... Ke mana aku harus pergi... Laut Timur Kepulauan? Tidak tempat itu belum ada, Pulau Surga Berhantu? Tidak itu terlalu jauh, dan teleportasiku tidak bisa ke tempat seperti itu jadi tidak, benar aku perlu mengumpulkan Batu Gembok laut untuk menghentikan kemunculan Dewa Laut Racael, tapi itu akan sulit."
"Batu Gembok Laut tersebar di mana-mana, dan kemungkinan besar mereka belum ada di dunia, untuk saat ini ayo pergi ke Kerajaan Mare, tempat tinggal Ras Bluesea!" Eden dengan wajah bersemangat membentangkan layar, dan mengemudikan kapal dengan bersemangat.
Dirinya sudah sangat lama tidak ke Kerajaan Mare, terakhir kali Eden ke Kerajaan Mare di kehidupan sebelumnya, ketika dirinya harus menemui Ratu Bluesea untuk melihat keadaannya yang tengah sakit.
Sayangnya Eden tidak berhasil menemukan cara untuk menyembuhkan sang Ratu, meski demikian Eden tetap memiliki petunjuk cara menyembuhkannya, setelah sang Ratu meninggal dunia.
Yaitu dengan hati dari Ular paling beracun, yang membuat korban berubah menjadi debu setelah meninggal dunia, itu Ular yang bernama Elsoyo.
Masalahnya Elsoyo jarang ditemukan, dan sekali ditemukan mereka selalu berhasil melarikan diri, karenanya Eden cukup kesulitan saat itu, tapi siapa sangka Ular Elsoyo merupakan ular yang sangat banyak memenuhi Pulau Tarham di Kerajaan Langit.
Sayangnya Ratu Bluesea telah tiada, tapi saat ini Ratu Bluesea masih hidup, atau mungkin belum lahir?
"Tidak, dia sudah hidup lebih dari Satu Juta tahun, karenanya saat ini dia pasti telah terlahir, ngomong-ngomong aku harap dapat bertemu dengan anak buahku, yang merupakan bagian dari Kru ku di kehidupan sebelumnya." Gumam Eden sambil menatap langit dengan senyum yang bersinar.
...
Sementara Eden melakukan perjalanan yang cukup panjang, Latina akhirnya sampai di Sekolah Elemental, dalam perjalanan dirinya diperhatikan oleh beberapa orang di dalam Kereta, tapi dirinya tidak peduli, karena tidak ada orang yang akan berani membuat kekacauan di Negara Dunia Bawah, apa lagi Kereta Khusus Sekolah Elemental.
Sesampainya di sana, Latina segera pergi menuju ke ruang para Guru, begitu dirinya mendekati gerbang masuk Sekolah, beberapa Penjaga menghentikannya.
Setelah Latina memberitahukan siapa dirinya, dan alasannya yaitu mengirim surat ke salah satu Guru di Sekolah Elemental, para Penjaga membiarkan Latina lewat.
Begitu memasuki Sekolah, Latina sedikit terkejut tempat itu tidak jauh berbeda dengan Sekolah Penjaga, kecuali beberapa interior di sana sini, tempatnya sama dengan Sekolah Penjaga.
__ADS_1
Kemudian setelah Latina melihat-lihat sedikit, dirinya kemudian pergi menuju ke ruang Guru, melihat sosok Latina yang unik, membuat beberapa anak datang mencoba mencari tahu alasan kedatangannya dan bertanya siapa dirinya.
Latina terkejut menyaksikan anak-anak dari Sekolah Elemental lebih ramah, dibandingkan anak-anak dari Sekolah Penjaga saat melihat Ras Ogerkre, hal itu membuat Latina senang dan memberitahukan kepada mereka.
Mengetahui bahwa Latina dari Sekolah Penjaga, membuat anak-anak dari Sekolah Elemental terkejut, dan menjadi sangat bersemangat.
Pada akhirnya Latina di bawa oleh mereka ke Ruang Guru, ketika Latina memasuki Ruang Guru, dirinya bertanya kepada salah seorang Guru tentang guru yang menjadi tujuannya, dirinya kemudian menemukan Guru tersebut.
Siapa sangka ternyata Guru yang menjadi tujuan Latina, Guru Annatasya yaitu wali kelas Voul!
Mengetahui siapa yang mengirim Latina, membuat Annatasya seketika terlihat linglung, sebelum membuka surat dengan perlahan.
"Yo Annat! Bagaimana kabarmu menjadi Guru di Sekolah Elemental! Kau lihat! Kau lihat! Aku sekarang menjadi Kepala Sekolah! Hehehe! Aku menjadi Kepala Sekolah Penjaga! Hahaha! Aku menang kali ini!"
Annatasya yang sebelumnya mengharapkan sesuatu, tiba-tiba saja menjadi hening, setelah beberapa saat dirinya menjadi sangat marah, sampai-sampai membuat surat itu membeku sebelum hancur menjadi butiran es kecil, Latina menyaksikan itu terkejut, bahkan guru-guru lainnya juga sama bingungnya dengan Latina.
Tapi ketika dirinya sedang berjalan-jalan, dirinya menemukan seseorang yang tengah berlatih.
Menyaksikan latihan yang dilakukan oleh anak itu, membuat Latina terkejut, dirinya benar-benar terkejut menemukan seseorang yang benar-benar ahli dalam mengendalikan kekuatannya.
Latina memperhatikan dengan seksama setiap detail yang dilakukan oleh anak itu, secara perlahan namun pasti waktu terus berlalu.
Hingga hari menjadi sore hari, tanpa sadar Latina sudah berjam-jam menyaksikan anak tersebut, ketika Latina akan pergi anak itu berbicara dan mengatakan untuk seseorang keluar.
Latina pada awalnya bingung, tapi dirinya segera paham yang dimaksud adalah dirinya, kemudian Latina menunjukkan dirinya, melihat Latina pada awalnya anak itu terkejut, tapi dirinya segera menjadi tenang dan bertanya siapa Latina.
__ADS_1
Dengan senyuman di wajahnya, Latina memberitahukan tentang dirinya dan alasannya, mendengar semua itu anak itu pada awalnya terdiam sebelum akhirnya membuka mulutnya lebar-lebar, sebab terlalu terkejut dengan hal tersebut.
Kemudian anak laki-laki itu memperkenalkan dirinya, ternyata dia adalah Voul!
Pada akhirnya Voul dan Latina berbicara satu sama lain, menceritakan tentang pengalaman mereka di Sekolah masing-masing.
Sementara keduanya saling berbicara satu sama lain, Eden akhirnya sudah berada di laut, yang merupakan pintu masuk ke Kerajaan Mare, dunia bawah laut yang dihuni oleh Ras cerdas yang bernama Bluesea.
Eden berniat untuk masuk melalui pintu tersebut, atau lebih tepat dikatakan pusaran air, tapi beberapa masalah malah muncul.
Di mana Eden melihat seorang Ras Bluesea dikejar-kejar oleh beberapa Monster, Eden segera bergegas menuju ke monster-monster tersebut.
Begitu Eden muncul di sebelah salah satu Monster, dirinya segera meledakkan kepala monster tersebut, sebelum akhirnya menembus perut monster lainnya, menyaksikan kedatangan Eden, monster yang sebelumnya mengejar Ras Bluesea tersebut, segera menuju ke arah Eden.
Kemudian Eden segera membuat kedua tangannya mengeluarkan api, lalu Eden memukul Monster yang mendekatinya, saat seekor Monster berada di belakang Eden, seketika Eden memutar tubuhnya dan memukul pipi kiri monster tersebut.
Tanpa pikir panjang Eden segera menghabisi monster yang lain, sementara itu seorang Ras Bluesea yang menyaksikan itu semua terdiam, dirinya belum pernah melihat seseorang begitu kuat bertarung, bahkan mungkin lebih kuat dibandingkan Kesatria Kerajaan.
Meski begitu bagi Ras Bluesea tersebut, Eden tidak lebih kuat, dari seseorang yang dirinya kenal.
Karena dia tahu orang tersebut sangat kuat, bahkan tidak satupun orang yang berani melawannya, karena itulah mengapa dirinya tahu bahwa Eden tidak terlalu kuat yang sebanding dengan orang yang dirinya kenal.
Sementara seorang Ras Bluesea itu tengah berpikir, Eden telah selesai menghabisi semua monster yang ada, dirinya kemudian berbalik melihat ke arah Ras Bluesea tersebut.
Ketika Eden melihatnya dengan lebih jelas, seketika Eden terdiam membeku, dirinya tidak pernah menyangka akan melihat seseorang yang sangat-sangat dirinya kenali.
__ADS_1
Seseorang yang selalu mengganggunya di kehidupan sebelumnya, di mana orang tersebut selalu meminta untuk ikut dengan Eden, tapi karena masalah dengan fisiknya orang tersebut tidak Eden terima, karena dirinya memiliki fisik yang lemah, akibat luka dari monster saat dirinya masih muda.
"He kalau begitu, apakah tidak jauh dari sini ada Migif?" Gumam Eden dengan tersenyum lebar.