Kembalinya Sang Kapten Kapal Terhebat

Kembalinya Sang Kapten Kapal Terhebat
47. Sekolah Elemental 09 Melawan Sekolah Penjaga 231


__ADS_3

Sementara itu, di sisi lain Voul dan teman-temannya, tengah bersiap, karena nama mereka telah di tentukan sebagai tim yang akan bertanding pertama pada hari itu, kali ini Voul akan bekerja sama dengan seratus sembilan puluh sembilan temannya yang lain, yang mana total mereka semua yaitu dua ratus murid, mereka yang mengikuti pertandingan, adalah murid yang telah berada di Sekolah Elemental selama setahun lebih, atau memiliki peringkat tinggi di Sekolah Elemental 09.


Karena lomba untuk Sekolah Elemental yaitu empat, maka dari 1.000 murid yang telah belajar selama setahun lebih atau ada beberapa siswa baru yang masuk ke dalam peringkat, maka mereka akan dapat mengikuti kompetisi, karena, kali ini di Lomba Pertama, yaitu Lomba Pertarungan.


Dua ratus murid akan bergabung dan akan bertarung dengan sekolah lain, peraturan dari lomba ini cukup mudah, masing-masing tim perlu menjaga benteng, mengambil bendera musuh, atau mengalahkan semua anggota tim lawan.


Menjaga Benteng di mana masing-masing tim, tidak memperbolehkan lawan masuk ke area inti benteng, yang mana berupa lingkaran.


Mengambil Bendera, jika tidak dapat memasuki area inti, maka bisa juga mengambil Bendera tim musuh, sebelum akhirnya membawa Bendera tim musuh kembali ke Benteng sendiri.


Mengalahkan Tim Lawan, ada juga cara lain, yang di mana tim dapat mengalahkan semua anggota tim musuh hingga tidak tersisa, setiap kali anggota tim musuh tidak sadarkan diri, terluka cukup serius, atau bahkan menyerah, maka mereka akan secara otomatis menghilang keluar dari arena.


Karena terdapat empat lomba, 5 besar teratas di bagi menjadi empat tim yang akan menghadapi empat lomba yang berbeda, peringkat pertama yaitu Voul akan menghadapi Lomba Bertarung.


Sementara Kim Yuna yang merupakan peringkat kedua dari Sekolah Elemental 09, akan menghadapi lomba kecerdasan.


Sedangkan Genki Yatachi yang mana peringkat ketiga dari Sekolah Elemental 09, akan menghadapi lomba berburu monster.


Untuk peringkat ke empat dan kelima dari Sekolah Elemental 09, akan menjalani lomba membuat kreasi.


Menatap ke arah teman-temannya dengan tatapan serius sejenak, Voul kemudian menghela nafas panjang, sebelum akhirnya mulai berbicara.


"Aku tahu kita mungkin sebelumnya saingan, tapi saat ini kita adalah satu tim, jadi aku harap kita dapat bekerja sama dengan baik!" Mendengar perkataan Voul, membuat semua mata tertuju ke arah Voul.


Sebagian dari mereka tidak terlalu suka terhadap Voul, tapi yang dikatakan oleh Voul memang benar, mereka perlu bersatu untuk dapat bekerja sama supaya mampu memenangkan pertandingan.


"Jadi apa strategi kita?"


"Mudah! Datangi tempat mereka, lalu serang!"


"Tidak! Itu tidak mungkin!"


"Benar! Terlalu sembrono!"


"Apa!"


"Cukup!"


Seketika semua orang terdiam, semua mata tertuju ke arah seorang wanita yang berteriak keras.


"Kita tidak akan bisa menang jika kita bertengkar satu sama lain, sekarang yang harus kita lakukan mencari solusi untuk strategi..."


"Yuki benar, ini adalah rencanaku... Kita akan membagi menjadi lima tim, masing-masing tim terdiri dari empat puluh orang, tiga tim akan menjaga Benteng, sementara dua tim lainnya akan berada di sekitar, kalian akan menunggu mereka untuk membuat pergerakan lebih dulu..."


"Ketika mereka bergerak dan jumlah mereka jauh lebih sedikit dibandingkan dua tim kita yang memantau, maka kalian dapat mengalahkan mereka, tapi jika pertempuran menjadi lebih sengit terjadi, dan bantuan musuh datang."


"Dua tim harus memberikan tanda apakah bantuan musuh terlalu banyak, serta jika bentrokan tidak diperlukan, maka tidak akan ada yang datang membantu, tapi jika bantuan musuh sedikit, maka dua tim akan bergerak maju dari benteng, untuk memberikan bantuan."


"Lalu bagaimana jika itu hanya jebakan, dan ternyata tujuan mereka memancing sebagian besar keluar dari benteng?"


Salah seorang murid segera menyela Voul, mendengarnya Voul tersenyum lebar.


"Maka empat tim yang berada di depan, akan terbagi menjadi dua tim, satu tim akan bergerak membantu benteng serta menghalangi jalan mundur musuh, satu tim yang lain bergerak maju dan menyerang benteng musuh."


"Ketika musuh masih tersisa banyak di benteng musuh, maka yang sebelumnya satu tim kembali ke benteng kita, akan terbagi menjadi dua tim, satu akan membantu tim sebelumnya yang menyerang benteng musuh, sementara tim satunya akan tetap berada di benteng kita."


"Begitu... Itu tidak buruk..."


"Yah, aku tidak tahu yang lebih baik..."


"Kurasa itu dapat dilakukan..."


"Baiklah! Sekarang kita akan membagi tim dan posisi masing-masing!"

__ADS_1


"Tunggu! Bagaimana caranya kita menyampaikan pesan satu sama lain?"


Seketika suasana menjadi hening, semuanya lupa akan hal penting tersebut, mereka semua menatap ke arah orang yang memberikan ide yaitu Voul, melihat dirinya di tatap oleh mereka, membuat Voul tidak nyaman.


"Tenang saja, kita Elemental bukan? Yang perlu kita lakukan hanya mengendalikan Elemen yang kita miliki, untuk membuat pesan atau kode Morse."


Mendengar jawaban Yuki semua orang menatap ke arahnya dengan tatapan setuju, Voul yang melihat itu menganggukkan kepalanya.


"Kalau begitu ayo kita lakukan!" Voul tersenyum sebelum mengangkat tangan kanannya ke atas.


...


"Halo semuanya! Kali ini pertandingan yang akan diberlakukan antara Sekolah Elemental 09, dengan Sekolah Penjaga 231! Ini akan menjadi pertandingan yang sangat menarik! Karena ini akan menjadi pertandingan pertama, di mana Sekolah Elemental dan Sekolah Penjaga akan bertarung untuk pertama kalinya di Kompetisi ini!" Alsania dengan suara keras berbicara dengan bersemangat.


"Benar sekali Alsania, aku sudah tidak sabar akan pertandingan yang akan terjadi!" Erwin juga berbicara dengan bersemangat.


"Kalau begitu tanpa menunggu lebih lama lagi, mari kita minta kedua belah pihak untuk masuk ke dalam arena!"


Sekolah Elemental 09 datang dari sisi kanan, sementara Sekolah Penjaga 231 datang dari sisi sebaliknya yaitu sisi kiri.


Arena sendiri memiliki fungsi yang dapat mengubah lingkungan, serta memiliki fitur perbedaan luas, karenanya bahkan jika 1000 orang masuk ke dalam arena sekalipun, arena akan tetap terlihat luas.


"Kalian sudah memiliki tim masing-masing bukan?" Voul bertanya kepada teman-temannya.


"Tentu." Yuki menjawab sambil menganggukkan kepalanya, dia menjadi ketua dari tim 2, sementara Voul menjadi ketua dari tim 1.


"Ya!" Cris Regfish juga menjawab, dia yang menjadi ketua tim 3.


"Ayo menangkan pertandingan ini!" Palbir Tousdan ikut dalam pembicaraan, yang mana dia menjadi ketua tim 4.


"Haah... Semangat semuanya!" Rui Runia mengangkat tinggi-tinggi tangan kanannya, dia yang menjadi ketua tim 5.


Melihat ke semua temannya, membuat Voul tersenyum.


Melihat strategi dari Sekolah Elemental 09, membuat para penonton takjub, mereka tidak menyangka anak-anak itu akan membuat ide yang cukup bagus.


Sementara itu dari Sekolah Penjaga 231, seratus lima puluh murid akan menjaga benteng, sementara lima puluh murid menuju ke arah benteng musuh.


Melihat kedatangan musuh, Rui segera memberikan pesan kepada Voul, dengan membuat pesan melalui tanah, melihat pesan yang di kirim oleh Rui, Voul segera membalasnya.


"Masing-masing dari tim empat dan lima menyisakan sepuluh orang, untuk memantau situasi, sedangkan sisanya maju, kalahkan mereka, serang dengan serangan kejutan."


Mendapatkan balasan itu, Rui dan Palbir mengikuti perintah Voul, hanya Palbir yang bergerak maju, sedangkan Rui yang merupakan salah satu dari sepuluh orang yang tidak bergerak karena memantau situasi serta menjadi pengirim pesan.


"Wow! Dari kelihatannya Murid-murid dari Sekolah Elemental melakukannya dengan sangat baik! Mereka membuat strategi yang begitu tepat dengan menggunakan kemampuan yang mereka miliki!" Alsania berseru dengan nada kagum yang terlihat jelas.


"Betul sekali Alsania! Mereka sangat cerdas dalam membuat strategi dengan memanfaatkan kemampuan mereka dengan sempurna!" Erwin setuju dengan perkataan Alsania.


"Lihat! Sekolah Elemental 09 memberikan serangan kejutan!"


Para penonton dibuat kagum dengan kecerdikan dari strategi yang dibuat oleh Sekolah Elemental 09, mereka tidak menyangka akan melihat pertandingan pertama dari Sekolah Elemental yang begitu menakjubkan.


Sementara itu serangan kejutan yang diberikan oleh Palbir bersama lima puluh sembilan temannya, berhasil membuat setengah dari murid-murid Sekolah Penjaga keluar dari permainan.


Pertarungan di antara kedua belah pihak, terlihat pertarungan sepihak, karena jumlah dari murid Sekolah Elemental 09 jauh lebih banyak dibandingkan murid Sekolah Penjaga 231.


Melihat teman-teman mereka kesulitan, membuat murid-murid lain dari Sekolah Penjaga 231 menjadi khawatir, mereka segera mengirimkan lebih banyak orang, di mana Sekolah Penjaga 231 mengirim seratus orang untuk datang membantu.


Melihat pasukan bantuan dari musuh, membuat Rui bertindak cepat, dirinya segera mengirim pesan kepada Voul.


"Pasukan bala bantuan musuh datang, jumlah mereka sepertinya seratus orang, dari sisi kita sepuluh orang telah keluar, berikan bantuan."


Mendapatkan pesan dari Rui, Voul segera mengirim tim dua dan tim tiga, untuk datang membantu Rui dan Palbir.

__ADS_1


"Kalian segera pergi dan bantu mereka!"


"Ya!"


Voul segera mengirim pesan balasan kepada Rui, karena bagaimanapun juga perlu mengirim balasan untuk menghilangkan kekhawatiran Rui.


"Aku telah mengirim Tim dua dan tiga, mereka akan datang, kau juga segera bantu Palbir!"


Mendapatkan pesan balasan dari Voul, Rui segera mengajak sisa tim empat dan tim lima, untuk maju dan bertarung.


Melihat pertarungan yang mulai memanas membuat para penonton ikut terbawa, mereka memberikan sorakan kepada kedua belah pihak.


"Terlihat strategi yang dimainkan oleh Sekolah Elemental 09 cukup menarik, mereka menggunakan jumlah untuk membuat kemenangan bagi mereka!" Alsania segera memberikan komentarnya.


"Yap! Sekolah Elemental 09 menggunakan jumlah untuk memenangkan pertandingan ini, tapi itu merupakan bagian dari strategi, tanpa strategi yang cakap, serta komando yang bagus, maka Sekolah Elemental 09 mungkin akan cukup kesulitan untuk memenangkan pertandingan." Erwin juga memberikan komentarnya.


"Bagaimana menurutmu Erwin, siapakah yang akan memenangkan pertandingan ini?" Alsania mengarahkan pandangannya kepada Erwin, dirinya bertanya kepada Erwin, karena merasa itu akan menarik.


"Sudah jelas bukan? Tentu saja Sekolah Elemental 09 yang menggunakan strategi cerdik mereka, kecuali keajaiban terjadi di pihak Sekolah Penjaga 231, maka sudah dipastikan kemenangan akan jatuh kepada Sekolah Elemental 09." Erwin menjawab dengan begitu cepat.


"Alsania menurutmu siapa pemimpin dari kedua belah pihak?" Erwin kemudian membahas pemimpin dari kedua belah pihak, karena dirinya cukup penasaran.


"Dari kelihatannya pemimpin dari pihak Sekolah Penjaga 231 seorang Pria bernama Huck Twinin, sedangkan untuk Sekolah Elemental 09 seorang remaja bernama Voul Charl." Alsania kemudian memberitahukan pendapatnya.


"Ya aku juga berpikiran sama, dari kelihatannya Huck tidak begitu ahli dalam membuat strategi, karena dari setiap pilihan yang dirinya buat terlihat cukup tergesa-gesa, yang merupakan kesalahan fatal dalam pertarungan strategi." Erwin juga memberitahukan pendapatnya.


"Ouh lihat itu orang-orang yang tersisa dari Sekolah Penjaga 231 maju semua, yang membuat pertarungan menjadi lebih ramai, tapi apa ini! Orang-orang Sekolah Penjaga 231 yang tengah bertarung melewati pasukan Sekolah Elemental 09, dan bergegas menuju ke arah benteng Sekolah Elemental 09!" Alsania berseru dengan bersemangat.


"Sepertinya Huck tidak seperti yang kita pikirkan, dia ternyata bergerak maju semua dan meninggalkan benteng tanpa penjagaan untuk menarik perhatian musuh ke pihaknya, supaya teman-temannya bisa lepas dari pandangan murid-murid dari Sekolah Elemental 09!" Erwin berbicara dalam satu tarikan nafas, karena semakin bersemangat dengan pertarungan yang ada.


Pertarungan antara sekolah lainnya, sebelumnya tidak sedikitpun semenarik pertarungan dari Sekolah Elemental 09 dengan Sekolah Penjaga 231.


Rui yang melihat itu menjadi khawatir, dirinya berniat untuk mengirim pesan kepada Voul, tapi hal itu membuatnya lengah dan berakhir di serang musuh, yang membuat Rui keluar dari arena.


"Voul! Musuh datang!" Teman-teman Voul segera memberi peringatan, mendengarnya Voul segera melihat ke arah musuh yang datang mendekat.


"Siapkan serangan!" Voul berteriak keras, yang membuat teman-temannya segera membuat posisi.


Di mana mereka menyiapkan Elemen di tangan mereka, dan membidik ke arah musuh yang mendekat.


Melihat musuh yang sudah berada di dalam jangkauan serangan, Voul kemudian berteriak.


"Serang!"


Melihat hujan dari serangan Elemen di udara, membuat pasukan dari Sekolah Penjaga 231 menjadi membeku, mereka kemudian berakhir terkena serang dan akhirnya keluar dari arena.


Hal itu membuat penonton menjadi lebih ramai, mereka semua sangat bersemangat menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya.


"Strategi yang begitu pintar dari sisi Sekolah Elemental kembali terlihat Alsania!" Erwin berseru gembira.


"Ya! ini sangat menakjubkan! Kecerdikan dari pihak Sekolah Elemental 09, tidak dapat dibantah lagi!" Alsania juga menganggukkan kepalanya dengan senyum gembira yang terpampang di wajahnya.


"Ouh lihat itu Erwin! Sekolah Penjaga 231 berada di keadaan terdesak! Mereka bergerak mundur!" Alsania melihat Sekolah Penjaga 231 bergerak mundur, setelah mereka mendengar suara keras, pada saat itu juga Huck mengetahui bahwa teman-temannya telah keluar dari arena.


Karena itu Huck mengubah rencananya untuk bertahan di benteng, melihat pasukan Sekolah Penjaga 231 yang bergerak mundur, membuat Sekolah Elemental 09 menjadi lebih bersemangat, mereka bergerak maju karena tidak mau musuh kembali ke benteng mereka.


Melihat itu membuat Huck menjadi putus asa, ketika sampai di benteng, Sekolah Penjaga 231 hanya mampu bertahan dari setiap serangan yang di lancarkan oleh Sekolah Elemental 09, pada akhirnya semua orang dari Sekolah Penjaga 231 kalah karena keluar arena semuanya, dan Benteng mereka hancur karena Pasukan Sekolah Elemental 09 yang mencapai bagian inti.


"Wow! Kemenangan diraih oleh Sekolah Elemental 09! Berikan tepukan yang meriah bagi kedua belah pihak!" Alsania berdiri dan berseru gembira.


"Pertarungan yang menakjubkan! Kedua belah pihak memiliki strategi masing-masing, dengan kepemimpinan yang berbeda pula! Dapat terlihat kemenangan menakjubkan ini sangat membuat semangat! Berikan tepukan yang meriah!" Erwin juga berdiri dan memberikan tepukan untuk kedua belah pihak.


"Kita menang!" Voul berseru bahagia.

__ADS_1


__ADS_2