
Tepat setelah Eden mengatakan hal itu, suasana menjadi hening, sekitar menjadi begitu sunyi, setelah itu Eden hanya diam selama satu menit, menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya, sebelum akhirnya pintu terbuka lebar, Eden masuk ke dalamnya.
Begitu Eden memasuki pintu, dirinya dibawa secara paksa ke dimensi lain, yang merupakan tempat Dewi Laut Mati berada, ibu dari Nivian.
Ketika Eden membuka kedua matanya, dirinya menemukan tepat di bawah kakinya ada air yang begitu jernih, layaknya cermin dan tidak jauh dari tempat Eden ada sebuah tempat kecil, yang mana ada seorang wanita tengah duduk di sana dengan meminum segelas teh.
Eden berjalan dengan santai ke arah wanita tersebut, dengan perlahan namun pasti Eden akhirnya dapat melihat sosok wanita itu dengan lebih jelas.
"Azurea..." Eden dengan santai akhirnya sampai di tempat wanita itu berada.
"Hem... Aku benar-benar penasaran siapa kau sebenarnya, mengapa kau bisa mengetahui tentang namaku yang telah lama tidak kudengar, siapa kau?" Azurea yang memulai pembicaraan.
"Aku? Kau tidak perlu tau siapa aku, mulai sekarang kau adalah budakku!" Eden menatap wajah Azurea dengan tatapan serius, hal itu seketika membuat tubuh Azurea merinding.
Pasti banyak yang bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi antara Eden dengan Azurea, bahkan dari tadi yang Eden katakan hanyalah tentang membuat Azurea menjadi budaknya.
Di kehidupan sebelumnya Eden pernah menemui Azurea, saat pertama kali bertemu Azurea, dirinya langsung meminta Eden untuk menjadikannya sebagai Budak Eden, hal itu membuat Eden seketika tercengang.
Semenjak itu Azurea terus mengikuti Eden dan berakhir menjadi bagian dari Kru Eden, karena lelah dengan permintaan Azurea yang terus-menerus, Eden akhirnya melakukannya, tapi siapa sangka ternyata Azurea seorang maso*kis aneh, yang benar-benar suka diperlakukan kasar.
__ADS_1
Karenanya Eden dari tadi memperlakukan Azurea dengan begitu tidak baik, karena dirinya tahu bahwa hal itu membuat Azurea sangat bahagia.
Ketika Eden menemukan Azurea saat itu, Eden tengah melihat-lihat keluar wilayah Kerajaan Mare, tapi dirinya tidak menyangka malah akan menemukan sebuah bangunan tua, yang menuju ke ruang bawah tanah, di mana terdapat lorong panjang yang dipenuhi oleh jebakan.
Azurea disegel di sana, Dewi Laut Mati yang merupakan Dewi Terkutuk, di mana dirinya pernah melakukan suatu dosa besar, yang dimana dirinya berniat untuk membunuh anaknya sendiri yaitu Nivian, tapi hal itu gagal, karenanya dia berubah menjadi Dewi Terkutuk, sebelum akhirnya disegel oleh Dewa Laut Kura-kura Pulau.
Itulah mengapa Azurea bisa berada di sini, sebenarnya ada alasan lain dari tindakan yang dilakukan oleh Azurea tersebut, tapi tidak ada yang mengetahuinya kecuali satu orang, yaitu Eden sendiri.
Azurea sangat mempercayai Eden karenanya dia menceritakan alasannya kepada Eden, ketika mendengar alasan dari Azurea, Eden pada awalnya terkejut sebelum akhirnya benar-benar kagum dengan keberanian dari Azurea.
Alasan sebenarnya Azurea menyerang putrinya sendiri yaitu Nivian, karena dia tidak mau putrinya di bawa oleh salah seorang yang bernama Dewa Laut Hiu Bertaring Pisau, jika seorang Dewa-dewi membawa seseorang untuk dijadikan Suami atau Istri yang merupakan makhluk fana, maka Dewa atau Dewi lain tidak boleh ikut campur, bahkan jika orang tersebut memiliki hubungan kerabat, kecuali orang tersebut sudah menjadi milik Dewa-dewi lain sebagai suami atau istri mereka.
Di mana Nivian dan setiap keturunannya, akan selalu melahirkan perempuan, juga mereka hanya bisa memiliki anak dari diri mereka sendiri, tanpa adanya kebergantungan dari para pria.
Karena hal itulah mengapa Nivian bisa memiliki anak yaitu Pris, tanpa dirinya pernah sekalipun berhubungan dengan seorang pria, hal ini membuat Dewa Laut Hiu Bertaring Pisau tidak dapat membawa Nivian, karena jika dia melakukannya akan percuma karena dirinya tidak akan bisa memiliki anak dengan Nivian.
Sebab Nivian tidak membutuhkan pria untuk bisa memiliki anak, jika Dewa Laut Hiu Bertaring Pisau menikah dengan Nivian maka dirinya hanya akan dipermalukan, karena tidak dapat memiliki anak dengan Nivian.
Meski Azurea telah melakukan hal yang berjasa bagi anaknya, tapi hal itu malah membuat anaknya sendiri yaitu Nivian membencinya, karena hal itu membuat Nivian tidak bisa menikahi seorang pria, itulah mengapa Nivian sangat membenci ibunya yaitu Azurea, meski Azurea telah membuat hal begitu luar biasa untuk Nivian.
__ADS_1
Nivian membenci ibunya karena dia tidak mengetahui tentang Dewa Laut Hiu Bertaring Pisau yang berniat untuk menikahinya, jika Nivian tahu pasti dirinya sangat menyesali perbuatannya selamanya, tapi Eden tidak memberitahukan hal tersebut karena permintaan dari Azurea sendiri.
Azurea sekarang hanya diam menatap Eden, yang sekarang masih terpaku memikirkan semua hal yang dirinya ketahui, melihat lebih dekat tepat di depan wajah Eden, Azurea akhirnya benar-benar bisa melihat dengan jelas kedua mata Eden yang terlihat begitu mempesona.
"Matamu indah sekali..." Gumam Azurea dengan menaruh dengan lembut kedua tangannya di pipi Eden, melihat hal yang dilakukan oleh Azurea membuat Eden mengangkat kedua alisnya.
"Jika kau ingin melihat kedua mataku lebih lama, berikan aku sesuatu, Krecein berhasil lepas dari segel, Nivian... Putrimu tengah menahannya, jadi berikan aku kekuatan untuk membunuh Krecein." Eden menjelaskan dengan nada tenang, sementara itu Azurea menjadi sangat terkejut, dirinya menatap Eden dengan wajah tidak percaya.
"Bagaimana dia bisa lepas? Dewa Laut Kura-kura Pulau juga menyegel Krecein? Tapi mengapa segel Krecein bisa lepas sementara-!"
"Punyamu juga sudah lepas, tidak ada Segel mematikan yang menghentikan aku untuk masuk, dengan kata lain Dewa yang menyegel dirimu dan Krecein entah sudah terlalu lemah atau dia telah mati, jadi hanya bisa menahan dengan lemah, jika kau memaksa sedikit dapat dipastikan kau bisa kabur!" Eden menjelaskan dalam satu tarikan nafas, yang membuat Azurea benar-benar terkejut.
Karena jika yang dikatakan oleh Eden benar, maka kemungkinan besar memang ada benarnya, tapi dirinya tidak yakin apakah merasa senang, karena bagaimanapun juga di luar putrinya masih membencinya, dirinya juga seorang Dewi Terkutuk, karenanya Azurea tidak yakin apakah akan baik-baik saja keluar dari penjaranya.
"Jadilah Budakku! Maka aku akan memberikan perlindungan, ketenangan, keamanan, sebagai gantinya layani diriku! Mengerti?" Azurea terdiam sejenak, dirinya menatap Eden dengan mata yang penuh rasa ingin tahu, setelah beberapa saat dirinya berhenti, sebelum akhirnya menghela nafas panjang.
"Baiklah! Mulai hari ini aku Azurea Oceana Dless akan menjadi Budak dari Eden! Serta menjadi istrinya!"
"Tunggu! Apa!" Sebelum Eden sempat protes, sebuah cahaya fluktuasi muncul, kemudian benang tipis merah muncul di jari kelingking Azurea sebelum akhirnya melayang menuju ke arah jari kelingking Eden, tapi ada hal aneh, jadi kelingking Eden terlilit begitu banyak benang merah.
__ADS_1
"Hem... Sepertinya bukan hanya aku yang menjadi istrimu hah?" Azurea dengan senyum indah di wajahnya mendekati wajah Eden.