Kembalinya Sang Kapten Kapal Terhebat

Kembalinya Sang Kapten Kapal Terhebat
54. Kerajaan Langit


__ADS_3

Eden melihat ke sekitar dengan wajah bersemangat, akhirnya dirinya berada di Kerajaan Langit, Eden mengendalikan kapalnya menuju ke arah yang mana merupakan lokasi dari tanaman herbal, untuk obat dari penyakit yang di derita keluarga sang Raja dari Kerajaan Kematian Hitam.


Eden terus mengendalikan kapalnya dengan begitu baik, setiap kali Eden menemukan sesuatu hal yang menarik, Eden akan langsung mengambil gambar, untuk dirinya perlihatkan kepada Putra dan Putrinya.


Eden terus berlayar hingga akhirnya Eden menemukan bahwa terdapat tepat di depannya, sekelompok orang tengah menghadang sebuah kapal.


Hal itu membuat Eden tertarik, dirinya tahu bahkan di Kerajaan Langit, ada beberapa orang yang tidak sesuai dengan sifat-sifat dari Ras Angelwhite sendiri, yang mana mereka akan menjarah dan merampas barang-barang dari Ras Angelwhite lainnya.


Eden menyaksikan sekelompok Ras Angelwhite merampas barang-barang dari sekelompok Ras Angelwhite lainnya, sebelum melemparnya ke Kapal Awan milik mereka, Yap para Angelwhite itu menggunakan Kapal juga.


Tapi kapal para Ras Angelwhite sedikit berbeda, di mana kapal itu terbuat dari Pohon Awan, yang mana batangnya biasanya digunakan untuk pembuatan Kapal.


Eden hanya menyaksikan selama beberapa saat, sebelum akhirnya dirinya kemudian ikut campur.


Dengan menggunakan kekuatan di kakinya Eden melompat tinggi, Eden akhirnya langsung tiba di Kapal kelompok Ras Angelwhite, yang dibajak oleh para Perompak Ras Angelwhite.


"Siapa kau!"


"Siapa aku? Pffhahaha!" Eden tanpa sadar tertawa ketika di tanya pertanyaan seperti itu, bagaimanapun juga di kehidupan sebelumnya, orang-orang yang mendengar namanya saja mereka langsung berlutut dan memohon ampun, tapi perompak di depannya bertanya siapa dirinya, Eden tanpa sadar tertawa.


"Kau!" Perompak itu segera mengayunkan tombak miliknya ke arah Eden, melihat itu Eden segera menjadi serius, karena dirinya tahu para Ras Angelwhite kebanyakan berada di level 40-45, dirinya tidak bisa secara membabi-buta menyerang dengan kekuatannya saja.


Eden segera menggunakan Ukiran Tanda, dirinya kemudian menghilang, sebelum akhirnya muncul di belakang perompak yang menyerangnya, lalu Eden memukul pria itu.


Hal itu membuat semua orang terkejut, termasuk para perompak lainnya, mereka segera bergegas menyerang Eden, melihat mereka Eden tersenyum kecut, dirinya segera menghilang dan muncul sekaligus menyerang dengan sangat cepat.


Kecepatan Eden membaut para perompak tidak sempat berkutik, hal itu membuat Eden terkejut, menemukan bahwa para Perompak ternyata lebih lemah di bandingkan perkiraannya, Eden mengira mereka akan mencapai level 40 minimal, tapi ternyata mereka berada di level 38-39.


Hal itu seketika membuat Eden terkejut, setelah itu Eden segera memperhatikan bahwa para Ras Angelwhite yang dirampok ternyata hanya berada di level 35-36, yang membuat Eden merenung dengan keanehan yang tengah terjadi.


"Terimakasih Tuan! Bolehkah saya tahu siapa anda?"


Salah seorang Ras Angelwhite yang merupakan kelompok yang di rampok oleh para Perompak berjalan mendekat, hal itu segera Eden perhatikan.

__ADS_1


"Namaku Eden Abil, aku datang ke sini untuk mengambil beberapa tanaman herbal, lalu siapa kau?"


"Nama saya Reme, saya adalah Pedagang dari Ibukota Kerajaan, saya datang ke Pulau Awan, untuk menjual berbagai barang, siapa sangka para Perompak ini akan datang, terimakasih banyak atas bantuan anda Tuan Eden!"


"Tidak masalah, ngomong-ngomong apa yang terjadi, bukankah seharusnya tempat ini aman, dijaga ketat oleh para Penjaga Kerajaan? Mengapa tempat ini terlihat sepi?"


"Uhm..."


Melihat wajah Reme yang terlihat ragu-ragu, Eden tahu ada sesuatu hal yang tidak beres tengah terjadi di Kerajaan Langit.


"Jika kau tidak mau mengatakannya tidak apa-apa."


"Tidak! Bukan seperti itu, lagipula hal ini diketahui secara umum di Kerajaan Langit, sang Ratu mengetahui bahwa dirinya hamil, lalu sang Ratu melahirkan Tuan Putri, tapi putrinya yang merupakan Setengah Ras Angelwhite dan setengah Manusia memiliki tubuh tidak stabil."


"Hem?"


"Karena itu sang Ratu berniat untuk menggunakan Penyerapan Kadar Energi Jiwa, yang mana membuat banyak orang yang menjadi melemah, hal itu sang Ratu lakukan supaya putrinya, menjadi Ras Angelwhite sepenuhnya."


Eden menjadi sangat terkejut dengan hal tersebut, hal seperti itu tidak pernah ada di kehidupan sebelumnya, Eden seketika menjadi sangat ketakutan.


Bagaimanapun jika Efek Kupu-kupu benar-benar terjadi, Eden yakin dunia akan menjadi hal yang tidak dirinya ketahui, dan pengetahuannya tentang masa depan akan menjadi tidak berguna, hal itu membuat Eden menjadi sangat ketakutan.


"Ada apa Tuan?"


"Benarkah itu? Tidak! Bukankah sang Ratu memiliki anak yang hanya seorang Ras Angelwhite dan bukan setengah manusia?"


"Apa yang anda katakan? Tuan Putri, setengah manusia setengah Angelwhite."


"Bagaimana mungkin! sang Ratu bukanya menikah dengan Jendral Loso!"


"Apa? Jendral Loso? Tidak! Jendral Loso menikah dengan dengan Adik sang Ratu, sementara Tuan Putri adalah anak dari sang Ratu dengan seorang pria dari Ras Manusia!"


"Tunggu! Maksudnya Dogtrai!"

__ADS_1


"Ya! Pria baji*ngan itu!"


"Karena Ratu menyerap Energi Jiwa, membuat beberapa orang merasa sangat marah, dan akhirnya terciptalah Organisasi Pemberontakan, hal itu membuat para Penjaga yang menjaga daerah sekitar di tarik ke Ibukota Kerajaan, atas perintah langsung sang Ratu."


"Sialan!" Eden bergumam dengan wajah kesal.


"Pantas saja kalian menjadi melemah, tapi bagaimana bisa kalian jauh lebih lemah dibanding para Perompak ini! Bukankah seharusnya kekuatan kalian setara?" Eden bertanya dengan wajah bingung.


"Sudah aku katakan sebelumnya, aku pedagang dari Ibukota, karena Penyerapan Kadar Energi Jiwa menyerap dari yang paling dekat, kami yang berada di Ibukota terkena dampak paling banyak."


"Begitu! Apakah para pemberontak telah di urus?"


"Belum, saat ini ibukota tengah sangat kacau balau! Karena itulah mengapa aku memutuskan untuk pergi ke Pulau Awan, untuk menghindari kekacauan yang tengah berlangsung."


"Baiklah terimakasih atas informasinya! Lalu apa yang akan kalian lakukan dengan para Perompak itu?"


"Kami tidak tahu..."


"Heh, bagaimana jika aku saja yang mengurus mereka untuk kalian?"


"Benarkah itu Tuan!"


"Benar!"


"Terimakasih banyak Tuan! Ini mungkin tidak seberapa, tapi saya jamin mereka akan anda sukai, karena kedatangan anda ke sini untuk mencari tanaman herbal bukan?"


"Betul!"


Kemudian Eden melihat Reme sang pria pedagang itu menyerahkan sekotak kayu, hal itu menarik perhatian Eden, setelah membukanya, Eden terkejut menemukan beberapa bahan yang dapat digunakan, untuk meningkatkan dirinya dan mungkin saja dirinya akan naik level.


Hal itu seketika membuat Eden tersenyum cerah, mengenai tanaman herbal yang jauh lebih baik dari yang ada di tangannya, memang ada di Sistem miliknya, tapi seperti yang sudah-sudah Harganya sangat sangat mahal!


Karena harga gila itulah, Eden tidak membeli bahan-bahan untuk membuat sesuatu, yang dapat meningkatkan levelnya.

__ADS_1


Kemudian Eden melihat Reme dengan bawahannya pergi menuju ke Pulau Awan, lalu Eden segera mengalihkan perhatiannya, ke arah lima belas Perompak Ras Angelwhite.


Eden berniat menjadikan mereka bawahan sementaranya, untuk membantunya mengambil berbagai Tanaman Herbal.


__ADS_2