Kembalinya Sang Kapten Kapal Terhebat

Kembalinya Sang Kapten Kapal Terhebat
61. Dipenjara


__ADS_3

Tanah yang terasa lembab dan kotor, hawa dingin yang amat sangat membekukan tubuh dapat terasa di udara, jeruji besi yang terasa dingin dengan borgol keras yang menyakitkan, dapat Eden rasakan saat ini.


Ya Eden sekarang berada di penjara, sebelumnya Eden ditangkap oleh para Angelwhite, dirinya di bawa oleh mereka menuju ke Ibukota Kerajaan Langit, tapi Eden tidak sempat melihat kota indah, yang membuat siapapun takjub dan terkesan akan keindahan ibukota Kerajaan Langit, sebab dirinya di bawa oleh para Kesatria Penjaga dengan dimasukkan ke dalam sebuah Kotak.


"Hufff...." Dengan menghela nafas panjang, Eden dapat merasakan tubuhnya mulai membeku akibat dingin, yang ekstrim dari suhu rendah penjara istana, tapi dengan menggunakan sedikit Energi Jiwanya untuk menghangatkan diri, Eden dapat mengatasi hal tersebut.


Eden menatap ke sekitarnya dengan wajah yang ingin tahu, dirinya memang pernah memporak-porandakan Kerajaan Langit di kehidupan sebelumnya, tapi dirinya tidak pernah pergi ke setiap tempat, oleh karena itu dirinya cukup penasaran dengan ada apa saja di penjara Istana.


Sebelumnya Eden tidak dikeluarkan dari Kotak penahannya, sampai dirinya tiba di dalam sel Penjaranya, oleh karena itu dirinya tidak dapat melihat apa saja yang dirinya lalui.


"Hei! Apakah ada seseorang?" Eden bertanya dengan rasa ingin tahu, dirinya memang dapat merasakan ada beberapa makhluk yang juga di penjara di penjara istana, namun dirinya tidak tahu ada sosok apa saja yang ada di dalamnya.


"... Apakah kau orang baru yang di bawa sebelumnya?" Sebuah suara serak,yang terdengar begitu aneh, di mana seolah-olah orang tersebut berbicara di tempat luas, yang mana membuat suaranya bergema.


"Benar!"


"... Apa yang telah kau lakukan?" Suara serak yang terdengar aneh tersebut kembali bertanya.


"Aku? Entahlah aku tidak yakin apa yang aku lakukan, kau sendiri apa yang telah kau lakukan hingga di penjara di tempat ini?" Mendengar pertanyaan Eden, membuat orang misterius tersebut terdiam, kemudian terdengar sebuah suara lain.

__ADS_1


"Hei! Bisakah kau diam! Mengganggu orang lain saja!" Suara seorang wanita terdengar yang mana membuat Eden mengangkat kedua alisnya.


"Maafkan aku Nona, tapi aku sangat penasaran dengan banyak hal..." Eden menjawab dengan nada main-main, mendengar jawaban Eden, seketika suasana penjara yang sebelumnya sudah suram dan terlihat penuh dengan aura yang tidak menyenangkan, seketika menjadi lebih parah dengan letusan tekanan yang dilancarkan oleh seseorang, yang merupakan wanita sebelumnya Eden balas dengan nada main-main.


Hal itu membuat kedua mata Eden terbuka lebar, tubuh Eden seketika terasa sangat berat, akibat tekanan yang dilancarkan oleh wanita misterius, hal itu membuat Eden tersenyum kecut, dirinya lupa janji yang dirinya pernah buat, yaitu untuk tidak main-main dengan seorang wanita, karena akan berakhir dipukuli secara sepihak.


Eden yang saat ini hanya memiliki sedikit Energi Jiwa, serta stamina yang baru terkumpul sedikit, tapi Eden sekarang perlu menggunakan semua itu untuk bertahan di bawah tekanan, yang menekan dirinya.


"Diam!" Sebuah suara tiba-tiba saja terdengar, yang segera melepaskan tekanan berat untuk menghentikan tekanan yang dilakukan oleh wanita sebelumnya, merasakan tekanan telah hilang, membuat Eden menghela nafas panjang.


Eden kemudian menatap ke arah sel yang merupakan tempat wanita misterius sebelumnya, yang melancarkan tekanan kepada dirinya, tapi dirinya segera mengalihkan perhatiannya ke arah lain.


"... Kau benar-benar pria dengan keingintahuan yang dalam, namaku Yunheisa, aku sebelumnya seorang Guru yang di Akademi Militer, tapi karena melakukan suatu tindakan terlarang aku di penjara di tempat ini, hal yang aku lakukan adalah... Membunuh seorang Guru yang akan melecehkan muridnya sendiri."


"Hal itu membuatku menjadi sangat marah, hingga aku membunuhnya dengan begitu brutalnya, tapi ternyata dia anak dari salah satu pejabat militer tingkat tinggi, yang membuatku berakhir di penjara, murid yang aku tolong tidak membelaku, karena dirinya di ancam... Itulah alasanku...." Suara itu kemudian berhenti.


Eden yang mendengarnya terdiam, dirinya tidak menyangka akan ada hal yang begitu gila terjadi di Kerajaan Langit, apa lagi hal itu mengenai hal yang paling kotor dari ras Angelwhite, Eden tidak dapat berkata-kata.


"Kau ingin tahu tentangku?" Sebuah suara bertanya kepada Eden, mendengar itu membuat Eden tersenyum lebar.

__ADS_1


"Ya!"


"Ceritaku berbeda dengan bocah itu, namaku Houjie Youju, aku salah satu Ras Angelwhite yang paling tua, suatu ketika aku melihat beberapa Ras Angelwhite memiliki bulu hitam, Yap bulu hitam, hal itu membuatku menjadi penasaran..."


"Aku memutuskan mencari tahu dan menemukan hal yang mengejutkan, bahwa orang-orang yang memiliki bulu hitam, menandakan hati mereka telah menjadi tidak murni lagi, hal itu sangat berbeda dari sifat Angelwhite yang memiliki hati murni yang penuh dengan kebaikan, akibatnya aku memutuskan untuk memberitahukan hal itu kepada Ratu pada masa itu..."


"Sayangnya sang Ratu tidak percaya denganku, karena dia memiliki beberapa masalah denganku di masa lalu, tapi meski demikian dirinya tetap memanggil orang-orang yang memiliki bulu hitam, tapi siapa yang akan menyangka mereka akan mengubah warna bulu mereka, menjadi putih kembali."


"Mereka mengatakan hal itu hanya sebuah eksperimen mengubah warna bulu, tapi sebenarnya itu adalah kebohongan yang mereka buat, tapi sayangnya Ratu lebih mempercayai mereka dibandingkan diriku..."


"Kau mencari bukti namun di jebak, hal itu membuat sang Ratu kesal kepadamu, kau akhirnya berakhir di penjara?" Eden segera menyela, karena jalan cerita seperti itu terlalu klise baginya.


"... Ya, meski prosesnya rumit dan panjang, tapi memang seperti yang kau katakan, itulah yang menyebabkan aku berakhir di tempat ini."


Eden kemudian terdiam, dirinya tahu bahwa memang ada orang-orang Ras Angelwhite yang memiliki sifat, yang tidak seperti dimiliki Ras Angelwhite lainnya, sekarang Eden akhirnya mengetahui ada suara penyebab mengenai hal tersebut, tapi Eden tetap tidak mengerti apa yang sebenarnya menyebabkan beberapa Ras Angelwhite memiliki bulu hitam.


"Apakah tidak ada yang mau bercerita lagi?" Eden bertanya dengan nada sopan, hal itu di sambut dengan keheningan mematikan, yang membuat Eden menggaruk kepalanya karena malu sebab tidak ada yang menanggapi pertanyaannya.


"Kau benar-benar tidak mau menceritakan tentang dirimu?" Suara wanita yang sebelumnya memberikan tekanan kepada Eden, kembali berbicara bertanya kepada Eden.

__ADS_1


"Eh? Baiklah... Namaku Eden Abil, aku seorang Manusia, hidupku biasa-biasa saja, tapi aku perlu datang ke Pulau Awan untuk mengambil beberapa tanaman herbal, tapi Serigala Awan muncul dan kami terlibat dalam perkelahian, aku menggunakan hampir semua kekuatanku, tapi Serigala Awan tetap hidup, lalu para Angelwhite datang karena mengetahui pertarungan kami..." Eden kemudian menjelaskan hal yang membuatnya bisa berada di Penjara.


__ADS_2