
Di langit seiring waktu matahari terbenam, terjadi ledakan besar yang spektakuler, pulau mengambang di langit dengan kokohnya terlihat sangat menakjubkan, sebuah cahaya yang luar biasa terpancar dari pusat ledakan, memancar ke segala penjuru langit di Kerajaan Langit.
Suara ledakan keras dan menggelegar merobek kesunyian yang berada di langit luas, mencapai jarak yang jauh, terdengar dentuman dahsyat yang menggetarkan udara, seolah-olah semesta itu sendiri terguncang akibat ledakan tersebut, suara ledakan tersebut terdengar seperti serangkaian dentuman yang bergemuruh, yang bergema di langit, mengisi langit dengan kekuatannya yang dahsyat.
Hembusan angin yang mengikutinya terasa seperti angin ribut yang melanda pulau itu, awan yang berada di sekitarnya terhempas menjauh akibat ledakan yang terjadi, terpental dengan kuat oleh gelombang kejut ledakan, angin yang bertiup dengan kecepatan tinggi membentuk pusaran yang memporak-porandakan awan-awan tersebut.
Di tengah-tengah kekacauan tersebut, pulau di langit tersebut mempertahankan kestabilannya, tanah di bagian bawah pulau terlihat tetap kokoh seperti tidak ada hal yang terjadi, tapi di bagian atas terlihat kerusakan dan kehancuran yang terjadi dimana-mana, dengan pemandangan yang mengerikan tersebut, membuat langit di sekelilingnya dihiasi dengan siluet-siluet terhempasnya awan, menciptakan gambaran yang luar biasa serta begitu dramatis.
Ledakan ini menciptakan keajaiban alam yang menakjubkan, mengekspresikan kekuatan dan kehebatan yang melebihi imajinasi, pulau yang tergantung di langit dengan keajaiban ini terus mengambang dengan kokoh, memberikan pemandangan yang sangat mengejutkan.
Sementara Pulau Awan mengambang di langit yang cerah, kedamaian yang tiba-tiba pecah oleh ledakan dahsyat, yang mana suara ledakan menggema di seluruh penjuru langit, menciptakan riak kejut yang merambat melalui awan-awan lembut di sekitarnya.
Suara itu begitu kuat, hingga terdengar seperti dentuman roh langit yang menggetarkan hati, gemuruh ledakan merayap di langit angkasa, menembus lapisan awan dan menerjang melalui atmosfer yang tak berujung, suara yang mempesona ini memantul dari langit-langit berawan.
Pulau Awan di atas mengirimkan getaran melalui struktur tanahnya yang masih terlihat kokoh, gemuruh ledakan terasa sebagai gempa kecil, mengirimkan riak kejut yang halus ke seluruh pulau, awannya yang berpulauan bergetar sedikit, memberikan sensasi bahwa bahkan dunia di bawah awan tidak luput dari kekuatan ledakan tersebut.
Di bawah Pulau Awan, di tanah yang lebih rendah, suara ledakan itu terdengar seperti petir yang bergemuruh, membuat orang-orang yang berada di bawah Pulau Awan merasakan suara yang luar biasa ini, yang seketika membuat jantung mereka berdebar kencang, dengan kekuatan ledakan yang menakjubkan, suara ledakan itu mengisi langit di bumi.
Seiring dengan suara ledakan yang mengguncangkan, hembusan angin kuat yang melintasi pulau menerpa tanah di bawahnya, angin itu membawa embusan segar yang berasal dari tingkat langit yang lebih tinggi, menciptakan sensasi yang luar biasa, dedaunan bergoyang dengan lembut, dan rambut di kepala orang-orang di Pulau Kematian terhembus oleh hembusan angin yang menggairahkan.
Kombinasi suara ledakan yang mengejutkan dan hembusan angin yang menerpa, menciptakan kesan yang tak terlupakan, bagi setiap orang yang berada di Pulau Kematian, Pulau Awan mengambang dengan gagah di langit, menyampaikan pesan kekuatan kepada mereka yang berada di bawah Pulau Awan.
"Apa yang terjadi! Bagaimana bisa ada suara ledakan keras dari langit!"
"Mungkinkah para malaikat tengah berperang!"
__ADS_1
"Perang! Benarkah itu!"
"Kau bodoh! Jangan mengatakan hal yang tidak-tidak!"
...
Sementara itu di suatu tempat di kediaman sang Raja Kerajaan Kematian Hitam, saat ini sang Raja membuka kedua matanya kembali, dirinya menatap kosong ke langit.
Di sisi lain bos dari dunia bawah Pulau Kematian, keluar dari tempat persembunyiannya, di mana dirinya menatap langit dengan tatapan serius.
Di samping itu pada saat yang bersamaan pula, bos dari Kamar Dagang Pulau Laut, sekarang ini juga menyaksikan hal aneh yang tengah terjadi.
Sekarang ini semua orang yang berada di Laut Hitam tengah ketakutan dan kebingungan, dengan hal aneh yang merupakan suara ledakan yang terdengar di langit, sedangkan itu para Kapten Bajak Laut Terkutuk saat ini memandang takjub ke arah langit.
Mereka sebelumnya telah mendengarkan rencana Eden, tapi tetap saja mereka tidak menyangka Eden akan membuat kekacauan begitu tiba di Kerajaan Langit.
"Haha! Aku tidak menyangka orang itu akan membuat kekacauan besar, untuk menunjukkan keberadaannya!"
"Mungkin... Kita kali ini akan setuju untuk waktu yang sangat lama..."
"Benar, kita akan berada di sisinya, untuk menghadapi invasi yang akan terjadi di Laut Hitam."
"Hei! Jangan membuat suasana menjadi lebih menegangkan!"
"Mereka tidak salah, di masa depan kekacauan yang jauh lebih besar dari yang tadi akan terjadi, dan kita harus menghadapinya."
__ADS_1
...
Sementara itu di sisi lain Kerajaan Langit, jauh dari Pulau Awan, di sebuah pulau yang sangat kecil, terletak jauh di dalam tanah pulau itu, sesuatu yang menyerupai sebuah Katana, bersinar cerah kehitaman.
Aura gelap dan aneh yang mengerikan terlihat jelas di sana, hal itu terjadi tepat setelah ledakan besar dari Pulau Awan terjadi.
Sedangkan di ibukota Kerajaan Langit, saat ini pemberontakan yang dilakukan para pemberontak baru saja berhenti, mereka segera memilih mundur setelah ledakan terdengar dari arah Pulau Awan.
Hal itu juga tidak luput dari perhatian para kesatria penjaga Kerajaan Langit, yang mana terlihat mereka juga menjadi sangat kebingungan dan panik, karena dampak hembusan ledakan berdampak hingga ke ibukota kerajaan.
Sang Ratu yang mendengar suara ledakan, segera bergegas keluar dari dalam istana, dirinya menatap serius ke arah Pulau Awan berada, saat ini terlihat jelas dari raut wajahnya yang tidak enak.
"Apa yang terjadi kepada Pulau Awan!" Suara dari sang Ratu bergema ke sekitar istana, dalam sekejap seorang kesatria penjaga muncul.
"Maafkan kami Yang Mulia Ratu! Kami tidak mengetahui sebab-akibat dari ledakan yang terjadi di Pulau Awan!"
"Lalu apa yang kalian tunggu! Cepat kirimkan beberapa pasukan ke sana! Tangkap dan bawa orang yang melakukan ledakan itu ke sini!"
"Baik Yang Mulia Ratu!"
Sang Ratu kemudian menatap ke arah Pulau Awan dengan mata serius, dirinya sekarang ini sangat sibuk dengan urusan para pemberontak, yang mencoba menggulingkan kekuasaannya, oleh karena itu dirinya sangat fokus akan hal tersebut.
Tapi siapa yang akan menyangka akan ada masalah lain, yang mana masalah kali ini jauh lebih besar dibandingkan para Pemberontak.
Pulau Awan memang bukan hanya satu-satunya pulau yang ada di Kerajaan Langit, ada ratusan pulau mengambang lainnya yang berada di Kerajaan Langit, tapi Pulau Awan salah satu pulau yang paling dekat dengan pintu masuk menuju ke Laut Hitam.
__ADS_1
Yang mana hal itu membuat sang Ratu sangat mementingkan keberadaan Pulau Awan, oleh sebab itu sang Ratu menjadi sangat cemas akan hal yang tidak diinginkan yang terjadi kepada Pulau Awan.