
Ayra langsung mengendarai motor matic nya kekediaman pranata,saat sampai di rumah yang megah,satpam langsung membukakan pintu gerbangnya.
Ayra yang turun dari motornya,menatap kagum rumah pranata,ya walaupun dari segi besarnya,lebih besar rumah adreson,tapi tempat pranata memiliki keunikan sendiri dengan udara yang begitu astri,karena dikelilingi pohon yang ditanam rapi.
"assalamualaikum"ucap ayra saat memasuki rumah pranata.
"waalaikumsalam"jawab farhan,dika,nia,gita serempak.
Ayra langsung masuk dan duduk didekat nia.
"sekarang kita mulai membuatnya,kita bagi saja biar cepat selesainya"kata dika.
Tiba tiba datang seorang ibu paruh baya menghampiri mereka.
"wah ada teman kamu sayang"kata mama kamila.
"iya ma,kita mau membuat tugas kelompok"jawab farhan.
"dilanjut aja sayang,dimakan cemilan sama minumnya,jangan sungkan anggap aja rumah sendiri"kata mama kamila.
"iya tante terimakasih" kata mereka serempak.
"iya udah dilanjut tante mau masak untuk kita semua"kata mama kamila sambil berlalu pergi.
"sekarang kita bagi tugas,nia kamu mengetik,ayra sama farhan menyelesaikan soal langsung karena kalian berdua pintar,nah aku sama gita mencari bahan yang susah soalnya di selesaikan farhan dan ayra"kata dika membagi.
Mereka semua mulai megerjakan.
"kamu kerjakan bagian atas,biar aku mulai dari bawah"ucap farhan.
"iya" jawab ayra singkat.
Setelah beberapa waktu mereka pun hampir selesai.
"apakah soal yang lo kerjakan siap?" tanya farhan.
"sudah"jawab ayra singkat.
"lo udah siap han"tanya dika
"belum 2 soal,nggak bisa jawab gue"ucap farhan.
"wiss gercep juga lo ra, si farhan nggak bisa selesaikan semuanya nih,bakalan ada tersingkirnih"kata dika memuji ayra.
"iya bakalan ada perubahan diperiode penerimaan lapor besok nih" tambah gita.
"sini biar gue selesaikan"kata ayra sambil mengambil buku farhan.
Ayra langsung mengerjakan soalnya,ayra yang tengah fokus diperhatikan oleh farhan.
cantik,gumam farhan.
Ayra yang merasa ada yang memperhatikan dirinya,langsung menoleh ke arah farhan.
"apa lo lihat - lihat?" tanya ayra galak.
"idiihh siapa juga yang lihatin lo dasar ge'er"kata farhan sambil memalingkan mukanya.
Ayra yang acuh dan tak peduli,ia melanjutkan menyelesaikan soalnya.
"siap"kata ayra senang.
Ayra langsung menyerahkan tugas tersebut kepada nia untuk diketiknya dan dipresentasikan besok dikelas.
"idihhh gercep amat lo ra,tak ada kerjaan nih gue sama gita karena lo tak butuh buku mengerjakannya"kata dika memuji.
"lo berdua bantu nia mengetik"kata ayra sambil berdiri.
"iya gue bantuin,sini nia gue yang mengerjakan separoh dan selebihnya gita,lo istirahat aja lagi"kata dika sambil mengambil laptop ditangan nia.
"oke "jawab nia semangat.
"lo mau kemana?" tanya farhan yang melihat ayra berdiri.
"gue mau ketoilet bentar,dekat mana toiletnya disini?" tanya ayra.
"lo lurus aja truss belok kanan,nanti disana ada toilet"kata farhan.
"atau mau gue anterin sekalian"kata farhan menggoda.
"tidak terimakasih"kata ayra dingin.
"wihhh ada yang mau pdkt nih,biasa dingin sekarang cerewet kayak mulut bebek"kata nia menggoda farhan.
"diam lo"kata farhan dingin.
"idiiihh balik mode dingin lo"kata nia sinis.
Ayra pergi ke toilet,ia juga berniat ingin menemui tante kamila untuk menyampaikan salam dari mamanya.
Setelah dari toilet ayra melihat taman yang banyak ditanam bunga dan pohon dengan rapi.Ayra yang melihat tersebut langsung melangkah keluar dan duduk di bangku taman tersebut.
"hufff kenapa gue merasa ada sesuatu yang nyaman ya didekat farhan,gue merasa berbeda didekatnya,tapi gue takut jika kejadian dulu terulang lagi"kata ayra berbicara sendiri.
Ayra memejamkan matanya dan tiba tiba ada yang menepuk pundaknya,membuat ayra terkejut.
__ADS_1
"ehh tante maaf tante,ayra duduk disini tanpa izin"kata ayra sungkan.
"tidak masalah nak,kamu ngapain disini sendiri?" tanya mama kamila.
"tidak tante aku habis dari toilet dan melihat taman ini tante" jawab ayra.
Tante kamila duduk di dekat ayra.
"apa kamu satu kelas dengan farhan?" tanya kamila.
"iya tante"jawab ayra singkat.
"apakah dia dingin disekolahmya?, dan tak banyak bicara"tanya kamila.
"iya ayra adalah murid pindahan tante,dan setau ayra dia kayak gitu,ayra pun baru kenal.
"hmz kamu baru tinggal disini ya? tanya kamila.
"iya tante belum genap satu bulan ayra diindonesia"kata ayra tersenyum.
"sebelumnya kamu tinggal dimana?"tanya kamila.
"sebelumnya ayra tinggal diinggris tempat oma dan opa" jawab ayra.
"kamu kayak anak teman tente,namanya rania dia juga di inggris,tapi udah beberapa tahun ini dia sudah di indonesia,dia juga punya anak sama umurnya dengan farhan,tante udah lama tidak ketemu dia karena dia tinggal di inggris tapi tante dengar dari teman tante dia sudah di indonesia,tapi tante belum ada ketemu dia setelah tiga tahun"kata tante kamila.
Ayra yang mendengar penuturan tante kamila tertegun,pasalnya sampai segitunya tante kamila ingin bertemu dengannya,begitu tulus persahabatan maminya dengan mama farhan.
"tante aku anak mami rania" kata ayra.
"apaaa, jadi kamu anak rania?"ulang kamila terkejut dan langsung memeluk ayra.
"iya tante,mami tadi juga titip salam untuk tante"kata ayra tersenyum.
"kamu udah besar sekarang ya,tidak nyangka tante ketemu kamu lagi setelah tiga tahun tidak bertemu,kamu makin cantik sayang"kata kamila.
"iya tante makasih,tapi tante jangan bilang sama farhan dan yang lainnya,kalau aku keluarga adreson tante"kata ayra memohon.
"jangan panggil tante,panggil mama seperti farhan,baiklah sayang apapun untuk mu"kata kamila.
Mereka pun berpelukan,kamila sangat menyayangi ayra maupun zaki,dia sudah menganggap anak teman sahabatnya juga anak kandungnya,begitu banyak perjuangan kamila dan rania dari kecil,karena mereka berdua bukanlah keluarga berada dulunya.
"kemana sih ayra kok lama banget ya ke toiletnya"tanya gita.
"gue juga nggak tau,atau mungkin dia tersesat"sambung nia.
pletakkk
"auww sakit bego,nih kepala gue kenapa lo jitak sih sakit tau"kata nia cemberut.
"lo sih mana ada tersesat,orang dia pasti ketemu toilet kan orang nya juga pintar"jawab dika.
"auwws sakit nia,kenapa lo jewer sih" gerutu dika.
"lo sih apa hubungannya pintar dengan toilet"kata nia geram.
"sudah sudah kalian bertengkar aja,biar gue cek dulu"kata farhan menengahi.
"tapi lo ceknya jangan sampai masuk toilet berdua juga ya"goda dika.
Farhan yang mendengar ucapan dika langsung membulatkan matanya,dan menatap tajam dika.
Ehehe pichs kata dika cengengesan sambil menunjukan huruf (v) ✌️.
Farhan berdiri dan langsung menuju toilet,tapi tak menemukan ayra,saat berbalik terlihat ayra dan mamanya sambil berpelukan.
"mama"kata farhan memanggil.
"eh sayang kamu disini?" tanya mama kamila.
"iya mam,mau manggil nih bocah, lama amat ke toiletnya"gerutu farhan.
"ya terserah gue lah mau lama atau cepat,dan ingat gue bukan bocah"kata ayra sinis.
"lo bocah dingin" kata farhan tak mau kalah.
"lo papan triplek datar kayak tembok"kata ayra lagi.
" lo tembok" kata farhan menunjuk ayra.
lo ya kata ayra
lo kata farhan
lo kata ayra
lo kata farhan
"sudahhh kenapa kalian jadi ribut sih"kata kamila menengahi.
"itu tante farhan yang mulai" kata ayra.
" lo ya dasar bocah,dan lagian kenapa lo peluk peluk nyokap gue"kata farhan lagi.
"atau jangan - jangan lo ambil muka di depan nyokap gue,biar gue mau sama lo,cih semua cewek sama aja sok cari perhatian"kata farhan sinis
"diam lo,gue nggak seperti itu"kata ayra tegas.
__ADS_1
"cihhh sok baik lo, lo pasti kehabisan duit trusss baikin nyokap gue biar dapat duit gitu,dasar matre" kata farhan lagi.
"farhan kamu apa yang katakan"kata kamila marah, minta maaf sekarang"kata mama kamila.
"tidak usah tante" ayra langsung mendekat ke arah farhan dan menatapnya.
"lo ingat baik baik,gue bukan cewek yang sama dengan yang lain,dan gue memang tidak punya uang ,dan asal lo tau gue,walaupun gue tidak punya uang tapi gue lebih bisa bedain mana harimau dan mana kucing dari pada lo"kata ayra berlalu pergi.
Farhan yang mendengarkan penuturan ayra terdiam,dia menjadi bersalah karena menuduh ayra sama dengan cewek lain.
Kamila langsung pergi dan menyusul ayra.
Ayra yang tiba diruang tamu langsung aja menyambar tas nya dan akan keluar.
"tunggu ayra,maafkan ucapan farhan,makan malam lah disini dulu,tante minta maaf atas perkataan farhan,"kata kamila sambil memegang tangan ayra.
"tidak usah tante,ayra pulang aja"kata ayra menolak.
"lo makan malam disini saja,maafkan perkataan gue tadi yang menyinggung hati lo,gue nggak bermaksud begitu"kata farhan tiba tiba datang.
"oke gue akan makan disini,tapi gue belum maafin lo"kata ayra menatap farhan tajam.
"ayok kita keruang makan,sebentar lagi papa nya farhan akan pulang" kata kamila.
Semuanya menuju ruang makan,diperjalanan.
"ini kenapa sih suasana jadi tegang,emang apa yang dilakuin farhan sampai membuat ayra marah,dan mamanya yang juga minta maaf"kata nia kepada gita berbisik.
"gue nggak tau meningan kita tanya besok aja pas disekolah" jawab gita
Mereka pun duduk diruang makan,tak lama datang lah seorang laki laki paruh baya dan duduk didekat tante kamila.
"malam semuanya " ucap laki laki paruh baya tersebuf yang tak lain adalah leon pranata,yang tak lain adalah papa farhan.
"malam om" jawab mereka serempak.
"nggak usah panggil om,panggil aja papa kayak farhan" kata papa leon.
"iya pa " jawab mereka serempak.
Semuanya makan dengan lahap,tak ada permbicaraan saat makan hanya terdengar detingan sendok dengan piring.
Setelah selesai makan,merekapun berpamitan pulang.
Kediaman Pranata
Setelah mengantarkan temannya kedepan,farhan kembali masuk kedalam.
Farhan akan menuju kamarnya tapi dicegah oleh mamanya .
"farhan mau kemana kamu,ayo kesini dulu,ada yang mau mama bicarakan"kata mama kamila tegas.
Mendengar hal itu farhan langsung menuju ruang keluarga,dimana terdapat mama dan papanya.
Setelah duduk didekat mama dan papanya.
"ada apa ma?" tanya farhan yang pasti sudah akan mendapatkan ceramah dari mamanya.
" mama nggak nyangka kamu bicara seperti itu kepada ayra".
"ayra siapa ma?"tanya papa leon,yang tidak tau perihal kejadian sore tadi.
"itu pa ayra putri adreson tadi kesini dan farhan bilang ayra cewek matre" kata mama dengan nada tinggi,sampai tidak sadar menyebut nama lengkap ayra.
"jadi ayra putri keluarga adreson ,orang terkaya no 1 itu ma? tanya farhan tak percaya.
"bener ma, ayra anak aril?"tanya papa.
"huuuf,iya dia putri adreson,mama keceplosan kan bilang,padahal tadi mama sudah janji untuk tidak bilang pada siapa siapa,kamu sih,bikin mama kesel aja" kata mama kamila lesu.
"iya maaf,aku tak bermaksud bicara kayak gitu"kata farhan sendu.
"yaudah sekarang kamu istirahat dikamar dan besok temui ayra dan minta maaf kepadanya,mengerti kamu?" tanya papa leon.
"iya pa farhan mengerti" kata farhan berdiri dan langsung menuju kamarnya.
Setibanya dikamar,farhan langsung merebah kan badannya,dia menatap langit - langit.
"teringat waktu kecil dulu saat kita bermain bersama ra,dan gue selalu jahilin lo dulu,gue dari dulu sudah suka sama lo ra,tapi gue nggak berani ungkapin.
Gue tau waktu itu sepupu gue suka sama lo ra,dan karena itu gue pendam rasa ini sama lo
Sejak lo pindah ke inggris,kita tidak ada lagi berkomunikasi ,dan sekarang lo kembali,seakan kita seperti orang asing,yang tak kenal satu sama lain,apa yang membuat lo berubah ra,apa lo udah ada seseorang yang lo suka di inggris"gumam farhan.
Farhan langsung berdiri dan membuka lacinya,disana terlihat ada seorang anak pakaian merah putih laki laki dan perempuan yang saling merangkul satu sama lain.
"gue kangen lo manja sama gue lagi ra,apa yang membuat lo dingin pada orang lain,dan setau gue lo orangnya ceria"gumam farhan.
Farhan teringat ayra menyembunyikan identitasnya dari temannya.
"gue harus selidiki" gumam farhan.
Farhan langsung menelepon seseorang.
"halo cari alasan kenapa ayra putri adreson pindah ke sekolah SMA 1 Bangsa," kata farhan langsung mematikan teleponnya,tanpa menunggu jawaban orang seberang.
Farhan menuju balkonnya dan memandangi bintang yang bersinar.
__ADS_1
Setelah itu dia masuk kembali karena hari semakin dingin,dia membersihkan diri dan merebahkan badannya.
"gue akan perjuangin lo ra,gua sangat mencintai lo,lo cinta pertama gue,semoga tuhan mempersatukan kita,dan gue ingin hidup bersama lo sampai maut memisahkan."gumam farhan dan ia pun masuk ke alam mimpi.