Kenangan SMA

Kenangan SMA
Eps 70 Pilihannya


__ADS_3

"iya lo benar via" ucap tika yang membenarkan ucapan sahabat nya itu.


" kadang gue fikir mau lepas dari angel, dan berhenti jadi suruhan dia terus" jelas via.


"iya tapi mau gimana kita akan menolak dia, nantinya kita bakalan dikeluarkan dari sekolah ini, jelas kita orang yang tidak sekaya mereka, kita sekolah disini aja syukur" ucap tika.


"iya sih lo benar, kita nggak ada pilihan lain selain ngikutin jadi babunya angel" ucap via.


Tika dan via merupakan sahabat dekat, mereka dari keluarga yang dibilang juga kaya nggak, terlalu miskin juga nggak, bisa dikatakan keluarga yang cukup dan pas - passan untuk biaya sekolah disini masih terjangkau.


Tapi semenjak dekat dengan angel, mereka bisa membeli beberapa barang mewah karena dikasih angel asal mau ngikutin kemauan angel.


Karena tidak memiliki barang yang begitu mewah, mereka haus akan itu dan selalu ngikutin kemauan angel.


"kita ikutin aja kemauan nya angel, selagi kita aman, kita nggak tau nasibnya ayra gimana nantik karena berhasil ngalahin angel" ucap tika.


"iya yaudah yuk pulang" ucap via mereka pun pulang dengan kendaraan masing-masing.


Sedangkan ayra yang baru saja mengganti pakaiannya pun keluar dari ruang ganti.


Sebelum keluar iya membawa baju yang diloker sebelum nya dan membawanya ke uks.


Sesampainya di uks ayra melihat hanya angel yang berada didalamnya, entah kemana temannya yang selalu ngikutin kemana pun aja pergi.


Angel yang lagi duduk bersandar, melihat kearah pintu dan ternyata ayra datang menemuinya.


"ngapain lo ke sini?, mau bangga diri karena menang dari gue" ucap angel sinis.


"gue nggak sejahat lo, yang tertawa atas penderita an orang lain" ucap tersenyum manis.


"basi lo, to the point aja ngapain lo kesini?" tanya angel marah.


Ayra langsung melempar baju yang sebenarnya akan dipakainya saat akan bertanding, tidak jadi karena angel memberi sesuatu pada bajunya.


"apa ini?" tanya angel pura - pura nggak tahu.


"lebih baik lo jujur, itu yang gue butuhkan" jelas ayra.


"jujur apa, gue nggak ngerti maksud lo apa" jelas angel sok polos.


"gue udah tau, lo kan berharap gue pakai baju itu yang sudah lo kasih sesuatu" jelas ayra.


"ngomong apa sih lo, gue benar nggak ngerti dengan ucapan lo itu tau nggak" jelas angel yang marah.


"gue udah tau, tapi gue mau lo jujur dan akuin kesalahan lo, dan gue akan memaafkan lo" ucap ayra serius.

__ADS_1


"apa lo bilang maafin gue, haha gue nggak butuh maaf lo, lagian lo bisa menang sekarang karena keberuntungan lo aja, gue bakal buat lo kalah dalam pertandingan berikutnya" ucap angel sombong.


"okey nggak masalah kalau itu mau lo, gue juga nggak maksa dan ya gue tunggu saat itu tiba" ucap ayra yang akan beranjak pergi.


Angel benar - benar memilih untuk tidak mau saling memaafkan dan mementingkan dirinya saja.


"owch iya lo nggak akan menguncapkan selamat atas kemenangan gue" ucap ayra menyeringai.


"nggak akan pernah" ucap angel sinis.


Ayra pun meninggal kan angel dari ruang uks, dan menuju ke parkiran untuk pulang.


Saat diparkiran ternyata farhan dkk dan sahabatnya itu lagi berkumpul di parkiran.


"ngapain kalian pada Disni, nggak pulang?" tanya ayra heran.


"lagi nungguin lo tau nggak, lamat amat lo ganti baju kak, kayak nungguin orang beranak aja gue" ucap dika sewot.


"ya elahh, ada apa sih kok pakai nungguin segala, udah mau magrib nih yuk pulang" ajak ayra


"hmm kita mau ngajak makan - makan, dan farhan yang traktir" jelas Nathan.


"untuk apa emang?" jelas ayra bingung.


"untuk merayakan kemenangan lo ayra, karena berhasil ngalahin angel yang sombong itu" jelas nia.


"sebagai hadiah aja" ucap farhan singkat.


"hmm, nggak usah biar gue aja yang bayar makanannya tapi kita makan di warung tepi jalan, mau nggak?" tanya ayra.


"hmm ayuk, nggak masalah mau makan dimana yang penting gratis" ucap dika.


"lo fikiran nya gratis mulu, ucap gita yang dari mendengar kan ucapan mereka.


"biarin selagi gratis kenapa tidak ya kan" ucap dika bangga.


"yaudah yuk jalan keburu malam nih" ucap ayra menyudahi pembicaraan unfaedah temannya itu.


Mereka pun pergi ke tempat makan, dengan yang memilih tempatnya.


Ayra jadi senang dengan reaksi yang ditunjukkan oleh temannya kepada dirinya, yang cuman mentraktir nya di warung pinggir jalan.


Ayra fikir selain nia dan farhan yang sudah mengetahui identitas nya, teman nya yang lain bakalan nggak mau dan menolak secara mentah ajakannya untuk makan di warung pinggir jalan.


Ayra jadi bersyukur punya teman seperti mereka.

__ADS_1


Setelah beberapa menit sampai lah mereka di warung pinggir jalan yang di maksud ayra.


Karena ayra pernah mampir kesana karena hujan lebat, walaupun tidak makan tapi pelayanan sangat ramah.


Mereka pun turun dari kendaraan masing - masing dan memilih tempat duduk yang terbuat dari kayu tersebut.


Disana disediakan tempat lesehan juga, jadi para pembeli bisa duduk lebih leluasa dan mudah dan menikmati menu makanannya.


"gimana ada yang ngeluh nggak nih?" tanya ayra saat mereka telah duduk.


"tempatnya bagus ra, walaupun sederhana tapi nyaman aja dari pada di kafe biasa kita kunjungi" jelas nia.


"bagus lah, kalau kalian semua suka sekarang kita pesan dulu" ucap ayra sambil memanggil abang penjual nya.


Karena disana lumayan banyak pembeli, sehingga abangnya cukup kualahan untuk melayani para pembeli tersebut.


"bang kita mau pesan" panggil ayra.


Penjual tersebut mendatangi ayra sambil membawa buku menunya.


Cukup sederhana menunya hanya mie ayam, soto, Pical, dan lain yang tergolong makanan sederhana.


"ehh adek yang waktu itu bukan?" tanya penjual tersebut yang masih mengingat ayra.


"iya bang, mau makan disini bareng teman bang" ucap ayra.


"eehh iya boleh silahkan, dipilih menunya, nanti diantar" ucap abang penjual teraebut.


Ayra dkk dan farhan dkk mereka memilih menu nya dan memesan nya.


Saat menunggu pesanannya datang mereka pun bercerita.


Nathan yang membuka hp dan melihat sosmed kaget dengan berita viral nya sekarang.


"buset kalian udah buka hp belum?" tanya nathan kaget.


"belum apaan sih, kaget gitu" tanya nia.


"ini coba deh kalian lihat" ucap nathan menyerahkan hpnya kepada nia.


Nia pun mengambil hpnya nathan dan melihatnya diikuti Aisya dan juga gita yang ikut kepo dengan viral sekarang.


"waahh luar biasa banget lo ra, bisa jadi naik gini, nama lo lagi viralnya ra" ucap gita.


Sedangkan farhan yang tadi diam melihat ke arah ayra dan menunggu jawabannya.

__ADS_1


Sedangkan orang yang ditatap mengacuhkan nya saja.


***


__ADS_2