
"siapa sebenarnya ayra?" tanya angel.
"gue juga nggak tau, nantik kita suruh orang papa untuk mencari tahu" ucap nara.
Di sisi lain
Sebuah keluarga sedang menikmati makan malam bersama, setelah selesai Ayra langsung menuju kamarnya.
Saat sedang asyik membaca buku dikamar, terdengar pintu diketuk dari luar.
tok tok
ceklekk, pintu pun terbuka, kerena tidak dikunci ayra.
"ohh abang, aku fikir siapa" ucap ayra.
"iya ini Abang,kamu lagi baca apa?" tanya zaki sambil duduk disebelah ayra.
"nggak ada bang, ini aku lagi baca bukunya nia soal pelajaran yang tertinggal" ucap ayra.
"owch gitu" ucap zaki mangut - mangut
"hmm tumben abang kesini ada perlu apa?" tanya ayra yang melihat zaki mau bicara tapi ragu.
"hmm nggak ada" ucap zaki ragu.
"ayo, abang mau bicara apa?" ucap ayra yang menghentikan kegiatan nya membaca.
"itu, kamu dekat dengan nia kan, terus nia itu orangnya gimana?" tanya zaki canggung.
"hmm jadi ceritanya mau nanya - nanya nia nih" ucap ayra menyindir.
"bukan gitu, cuman pengen tau aja" ucap zaki menjelaskan.
"bilang aja abang suka kan sama nia?" goda ayra.
"bukan, abang cuman nanya aja, kalau nggak mau ya nggak papa juga" ucap zaki yang mau beranjak pergi.
"eehh tunggu dulu bang, iya udah sini duduk lagi, mau aku kasih tau nggak nih" ucap ayra menarik tangan zaki agar kembali duduk.
" nia itu orang nya baik, dia nggak pilih - pilih teman juga terus dia nggak sombong, dia itu orangnya sangat menghargai, banyak lagi deh" jelas ayra.
"owch gitu, yaudah abang ke kamar dulu" ucap zaki yang langsung pergi.
"idiih nanyain nia doang baru temuin aku, adeknya sendiri nggak ditanya, dasar punya abang gini amat, adeknya dilupain" gerutu ayra yang ditinggal zaki.
Baru aja zaki keluar, tiba - tiba telfon masuk dari nia.
"sama aja keduanya , datang ganggunya barengan" kesel ayra sendiri.
Ayra pun mengangkat telfon dari nia.
"halo"
^^^nia^^^
^^^"iya halo, ra lo lagi apa?"^^^
"kepo lo, ada apa telfon gue malam - malam gini"
^^^nia^^^
^^^"idiihh sewot amat, kayak orang pms aja lo"^^^
"iya, to the point aja, lo mau bilang apa"
__ADS_1
^^^nia^^^
^^^"lo besok nggak ada acara kan?"^^^
"hmm, nggak ada sih emang kenapa?"
^^^nia^^^
^^^"lo mau ikut nggak, pergi lihat perlombaan basket antar sekolah"^^^
"hmm, boleh deh, jam berapa?"
^^^nia^^^
^^^"pulang sekolah, lo besok terakhir di skor kan?"^^^
"iya, okey gue besok pergi"
^^^nia^^^
^^^"yaudah kalau gitu, gue tutup dulu"^^^
"iya yaudah".
Setelah memutuskan panggilan nya dengan nia, ayra pun bersih - bersih dan bersiap tidur.
Ke esokan harinya, ayra yang sudah rapi, untuk pergi sesuai janjinya dengan nia semalam.
Sedangkan di sekolah, nia dan yang lain nya lagi menunggu ayra yang belum datang.
Semua peserta sudah mulai berkumpul, untuk memulai pertandingan.
"kok ayra belum datang juga sih, lo udah kasih tau dia kan?" tanya gita.
"iya udah, semalam katanya dia pergi, dan ayra tipe orang yang tepatin janjinya" ucap nia menjelaskan.
"lo kemana sih ra, gue pengen lo datang ke pertandingan ini" gumam farhan dalam hatinya.
Pertandingan basket pun dimulai, sudah beberapa antar sekolah yang bertanding, tapi ayra tak kunjung datang, nomornya pun dihubungi tidak diangkatnya.
Di sisi lain
Ayra yang lagi dalam perjalanan menuju sekolah, terlambat karena tiba - tiba ban motornya kempes.
"aduh kenapa bisa kempes sih, di tempat yang lagi sepi lagi, bengkel juga nggak ada, gimana nih" bingung ayra sendiri.
"gue dorong aja deh, seingatku ada bengkel lumayan jauh didepan" gumam ayra sendiri.
Ayra pun mendorong motornya yang bannya kempes tersebut.
Saat lagi mendorong motor, tiba - tiba ada sebuah mobil yang berhenti didekat ayra,dan orang itu keluar dari mobil.
"lo mau kemana, mau bareng nggak?" tanya laki - laki teraebut.
"nggak usah gue bisa sendiri, lagian bengkelnya udah mulai dekat" ucap ayra.
"jangan ngebantah, biar motor lo di bawa orang suruhan gue, lo gue antar aja, tanpa penolakan" ucap laki - laki tersebut menarik tangan ayra dan masuk ke dalam mobil.
"nggak usah di tarik juga kali, dasar pemaksa" ucap ayra sinis.
"udah jangan keras kepala, sekarang lo mau kemana sebenarnya, biar gue antar" ucap laki - laki tersebut.
" gue mau ke sekolah SMA 1 Bangsa mau lihat pertandingan basket antar sekolah" jawab ayra.
"yaudah kebetulan juga, gue mau kesana juga" ucap laki - laki tersebut.
__ADS_1
Ayra tidak menjawab lagi ucapan laki- laki tersebut.
Selama perjalanan, ayra hanya diam saja, tanpa mau bertanya ayra bukan tipe orang yang kepo, selagi dia aman dan tidak mengusik dia tidak peduli.
Setslah sampai di sekolah, mereka pun turun dari mobil.
"terimakasih, kalau gitu gue duluan" ucap ayra berlalu pergi.
Sedangkan laki - laki itu tidak menjawab ucapan terimakasih ayra, dia pun pergi duduk di pinggir lapangan ikut menyaksikan pertandingan.
Ayra yang melihat temannya pun langsung menghampiri langsung.
"guys maaf nih, gue telat ban motor gue kempes tadi" jelas ayra.
"eehh lo lama amat sih, udah mau giliran sekolah kita tuh lawan sekolah sebelah"ucap nia.
"iya sorry, mau gimana lagi kan, gue juga nggak tau bakal jadi gitu" jelas ayra.
Farhan yang berada di lapangan bersama tim, yang bersiap akan bertanding, menjadi semangat karena melihat ayra yang akhirnya datang juga.
"kenapa lo han, senyum - senyum aja, kesambet apaan lo, orang mau tanding juga" ucap dika.
"nggak , nggak ada oke kita harus kompak dan semangat, jangan ada yang mau menang sendiri" nasehat farhan kepada anggota timnya.
"iya siap" ucap mereka serentak.
Pertandingan antar SMA 1 bangsa dengan sekolah lain pun dimulai, pertandingan yang sangat menegangkan, karena keduanya tim memiliki kompetensi yang baik.
Farhan yang sebagai ketua, cukup kewalahan karena tim lawan cukup kasar dalam bermain.
Hingga tiba - tiba dika didorong tim lawan membuat kakinya cidera, wasit pun menghentikan pertandingannya, lalu menggantikan dika dengan pemain cadangan, dan pertandingan terus berlanjut.
Dan sesi pertama di menangkan oleh tim nya farhan.
Selanjutnya adalah sesi final yaitu bertanding dengan sesama pemenang antar sekolah, untuk menentukan juaranya.
Ketika tim farhan bertanding dengan kasarnya tim lawan mengaitkan kakinya ke farhan hingga membuatnya tersungkur.
Farhan mencoba berdiri tapi tidak bisa, membuat teman - temannya cemas karena farhan lah yang bisa diharapkan yang lebih bagus dalam bermain.
Wasit pun mengeluarkan orang tersebut dan farhan di bawa ke uks.
"gimana sih mainnya kasar mulu,bikin gue kesel aja lihat mereka, main kok nggak sportif" ucap gita kesel.
"ganteng sih ganteng tapi mainnya kasar " sewot gita.
Sedangkan ayra khawatir dengan keadaan farhan, dan gimana melanjutkan pertandingan.
Anggota cadangan cuman satu orang, karena kebetulan yang satu lagi nggak masuk, dan Farhan merasa sanggup menghadapi nya, makanya dia nggak mencari tambahan orang.
"gimana ini, nggak mungkin kita mainnya nggak cukup orang" ucap nathan ke teman timnya.
"gimana kalian mau lanjut atau gugur?" tanya wasit.
"tunggu pak bisa digantikan dengan yang lain diantara para penonton yang mau maju?" tanya salah satu tim farhan.
"karena tim lawan yang salah, maka boleh itu konsekuensi karena bermain kasar" ucap wasit.
Dan mulai lah diumum kan kepada para penonton untuk maju salah satu orang untuk melengkapi pertandingan.
-
-
-
__ADS_1
Siapakah yang akan maju melengkapi pertandingan tersebut???