Kenangan SMA

Kenangan SMA
Eps 32 Makan bersama Aril


__ADS_3

"iya kan aku nggak enak pi, aku cuman mematuhi peraturan dan prosedur aja pi" jelas ayra.


"iya terserah gimana maunya kamu dek" ucap papi aril.


Papi aril yang akan berjalan ke kursi kebesarannya, dihentikan oleh ayra.


"tunggu pa, bentar" ucap ayra yang mendekati papinya.


Papi aril yang dihentikan ayra jadi heran, bukannya bicara ayra malah duduk di kursinya.


"hehe aku mau di sini pi, papi yang duduk disitu" tunjuk ayra pada kursi didepannya.


"papi fikir kamu mau ngapain" ucap papi aril menggelengkan kepala melihat tingkah putrinya itu.


Setelah papi aril duduk dikursinya, papi aril menghubungi seseorang agar menghantarkan makanan untuk nya dan anaknya.


"gimana sekolah kamu sayang?" tanya papi aril


"Alhamdulillah lancar pi, masalah sekolah pi semuanya sudah ku urus,tinggal waktu yang tepat untuk bertindak lebih lanjut pi, dan pelakunya papi udah tau kan yaitu kepala sekolah, sesuai dengan yang aku kasih filenya, dan untuk pergerakan nya semua nya aku pantau, sekarang dia lagi garap dana perusahaan pi, tapi papi tenang aja, aku juga sudah balik bobol keuangan nya" jelas ayra dengan serius.


"oke, papi percaya pada kamu, dan masalah untuk mengeluarkan nya dari sekolah, kamu cari aja waktu yang tepat, dan jika ada sesuatu yang kamu butuh, hubungi segera papi oke" ucap serius.

__ADS_1


"iya pi ,siap papi tenang aja semuanya aman terkendali" ucap ayra sambil tersenyum manis.


"iya papi nggak mau anak papi kenapa - napa" ucap aril serius.


Tak lama datang seseorang mengantarkan makanan, sesuai pesanan dari papi aril tadi.


Setelah itu mereka berdua makan bersama, dengan hening tak ada percakapan.


Hari sudah sore, ayra pun memutuskan pulang karena dia baru ingat bahwa ada janji dengan teman - temannya nantik malam.


" yaudah pi aku mau pulang dulu, soalnya nantik malam ada janji dengan teman - teman kelas " ucap ayra.


"nggak mau bareng papi aja nih, bentar lagi papi mau pulang juga" jelas papi.


" yaudah hati - hati dijalan kalau ada apa - apa hubungi papi" jelas papi aril.


" iya siap, kalau gitu aku pulang dulu assalamualaikum Pi" ucap menyalami tangan aril dan berlalu pergi


Ayra yang keluar dari lift khusus menjadi sorotan tersendiri bagi karyawan yang tidak tau siapa ayra.


Karena ayra keluar dari lift khusus petinggi perusahaan.

__ADS_1


Ayra melihat pandangan karyawan itu hanya acuh saja dan berlalu keluar dari perusahaan.


Tibanya diparkiran, sudah menunggu supir pribadi ayra. Ayra langsung masuk ke dalam mobil menuju pulang kediamannya adreson.


Setibanya dirumah ayra langsung menuju kamarnya, karena maminya belum pulang serta abang nya mungkin lagi dikamar nya.


Ayra langsung bersih - bersih, dan hari pun sudah mulai gelap. Ayra juga melaksanakan kewajibannya shalat magrib, menurut nya seburuk apapun sikap kita, shalat jangan pernah ditinggalkan.


Ayra yang sudah selesai, langsung turun kebawah untuk berpamitan dengan maminya.


"mi, aku makan diluar ya sama teman - teman karena udah janji soalnya" izin ayra.


" teman apa demen?" ucap zaki menggoda.


"teman kelas bang, ada nia juga " ucap ayra menyinggung zaki.


"benarkah, boleh ikut ni abang?" tanya zaki semangat.


" nggak ah, nanti abang bikin rusuh dan tambah masalah lagi aku" jelas ayra yang sengaja membuat abang itu jadi kecewa.


"lah kamu jahat Banget sih sama abang" ucap zaki kecewa.

__ADS_1


"lain kali aja ya abang ku yang ganteng, yaudah aku mau jalan dulu mi abang, assalamualaikum" ucap ayra bersalaman kepada mami dan juga zaki.


" waalaikumsalam hati - hati ya" ucap mami rara.


__ADS_2