Kenangan SMA

Kenangan SMA
Eps 57 Hari Libur


__ADS_3

Sedangkan zaki yang mendengar jawaban ayra kemudian membuka hp dan berselancar di sosmed.


Saat sibuk di dunia maya,zaki memandang ayra.


"dek ini yang lagi viral di sosmed kok ada tag nama kamu" ucap zaki kepada ayra yang lagi fokus dengan kerajaan nya.


" yang mana bang?" tanya ayra tanpa mengalihkan pandangannya dari laptopnya.


"yang ini cowok sekolah SMA Nusa Bangsa, cowok nya itu pakai rok, gimana kok disini ada nama kamu di sebut - sebut" jelas zaki.


Ayra menutup laptopnya karena sudah selesai menyelesaikan pekerjaan nya, dan duduk di sebelah abangnya.


"haha itu mah karena dia yang bikin ulah bang, dia nantangin aku buat main basket, dan pada akhirnya begitu, makan omongan sendiri" jelas ayra.


"kamu dek kebiasaan, itu gimana di sekolah udah pada tau belum kalau kamu atlet silat itu" tanya zaki.


"belum sih, rencana akan ada turnamen, tapi masih lama, dan rencana pas hari itu aku buka jati diriku bang" ucap ayra.


"iya abang terserah kamu aja, gimana baiknya" jelas zaki.


"abang gimana nih sama si tuh mak lampir nara" ucap ayra menyebutnya dengan nada malas.


"hmm, masih sama, ganggu abang juga tapi ya abang selalu hindari, karena malas kali" jelas zaki.


"awas ya abang dengan dia, aku nggak mau ya punya kakak ipar kayak dia, cuman mau hartanya aja, mending sama nia" ucap ayra.


"kok bahasnya ke nia?" tanya zaki heran.


"ya nggak papa, kan nia lebih cocok aja sih dengan abang, tapi kalau abang punya pilihan yang lain, nggak papa asalkan jangan si lampir itu" ucap ayra.


"udah, abang belum kepikiran sejauh itu, abang masih fokus kuliah dan bantu papi di kantor" jelas zaki.


"hmm iya deh, besok wekand kan bang, abang ada jadwal nggak besok" tanya ayra.


"nggak ada sih, cuman ke kantor aja bentar ada rapat penting" ucap zaki.


"hmm abang ingat nggak waktu awal aku pulang abang udah janji mau turutin kemauan aku" ingat ayra.


"iya ingat, emang kamu mau apa dari abang?" tanya zaki.


"hmm aku besok mau habisin waktu dirumah dengan abang, main basket, belajar silat biar abang ditingkatkan lagi ilmunya, nantik kalau ada cewek abang diganggu nanti siapa yang mau bantuin" ucap ayra becanda.


"ihh dasar kamu, iya yaudah besok kita habisin waktu bersama melakukan kegiatan yang kamu suka, sekaligus malam kita keliling Jakarta" jelas zaki

__ADS_1


"hmm kalau malam besok nggak bisa, sore aja deh bang, karena besok aku pergi acara ultah teman" jelas ayra.


"iya baiklah, yaudah yuk turun untuk makan malam" ajak zaki kepada ayra.


"okey yuk turun" ucap ayra semangat.


Mereka pun turun untuk sarapan bersama dengan kedua orangtuanya.


Setibanya di meja makan terdapat papi dan maminya yang sudah ada di meja makan dengan hidangan yang sudah tersaji.


"nah ini udah turun, mami mau panggil ke atas karena belum juga turun" ucap mami rara.


"iya mi, ada pekerjaan dikit, jadi sekalian dikerjakan bareng" ucap ayra.


"yaudah yuk makan dulu, papi udah lapar nih" ucap papi aril.


Mereka pun makan dengan heningnya, hanya detingan sendok dan piring yang saling ber argumen.


Disisi lain


Di keluarga pranata, seorang pemuda yang lagi berkumpul diruangan keluaraga dengan kedua orang tuanya.


"han besok kamu weekand kan?" tanya papa leon.


"iya, papa ada rapat besok, kamu mau nggak gantik in papa, karena besok papa juga ada keperluan, nantik kamu di bimbing sama sekretaris papa" jelas papa leon.


"besok sih aku nggak ada kemana, yaudah pa, besok aku yang gantik in papa" ucap farhan.


" iya, besok rapat antar investor jadi lumayan lah kamu bisa hadle kan, belajar biar kamu lebih terbiasa" ucap papa leon.


"iya siap pa, nggak papa aku bisa kok handle nya, kan aku udah juga pernah mengganti kan papa" jelas farhan.


"iya kamu memang anak papa" jelas papa leon bangga.


Sedangkan kamila lagi sibuk dengan nonton tv sambil memakan cemilan.


Pagi yang cerah disambut dengan semangat baru bagi seorang remaja perempuan, dengan diawali olahraga pagi, joging santai dengan abangnya zaki keliling komplek.


"lumayan adem juga ya bang udaranya" ucap ayra yang menikmati suasana pagi di keliling tempat tinggalnya.


"iya lumayan lah, udaranya masih asri, walaupun udah mulai banyak populasi karena kendaraan tapi ya masih seimbang lah dengan banyak nya tumbuhan" ucap zaki.


"iya bang, yaudah aku dah capek dan lapar juga, kita pulang yuk bang" ajak ayra karena sudah dipenuhi keringat di pagi hari.

__ADS_1


Mereka menikmati weekend nya, sesuai yang disepakati semalam, dan zaki pun mau tak mau harus manuruti keinginan adeknya yang satu ini, lagian ia juga tidak sibuk, cuman ada rapat aja nantik siang di kantor.


Sesampainya di rumah, ayra dan zaki memutuskan untuk ke kamar masing - masing dan membersihkan diri mereka.


Ayra langsung menuju kamarnya dan membersihkan dirinya,dan setelah itu sarapan pagi di meja makan dengan zaki.


"ra habis ini latihan silat mau nggak, ajarin abang lebih dalam lagi" ucap zaki yang menikmati roti sandwich nya.


"boleh juga sih, yaudah bentar lagi aja, capek juga keliling joging bang"jelas ayra.


"iya yaudah abang mau ke kamar dulu, nantik kamu kalau udah panggil aja" ucap zaki beranjak ke kamarnya.


"iya siap bang" ucap ayra yang juga akan menuju ke kamarnya.


Ayra memutuskan untuk bersantai sambil membaca novel, karena dia juga suka membaca buku.


Setelah menghabiskan beberapa waktu untuk membaca dan juga sudah bosan, ayra mengganti pakaian yang biasa digunakan untuk latihan silat, dan menuju ke kamar abangnya zaki.


Tok tok


"bang, yuk katanya mau diajarin silat, aku udah siap nih, aku tunggu di belakang ya" ucap ayra dari luar kamarnya abangnya.


"iya kamu duluan aja" ucap zaki dari dalam kamar.


Ayra pun turun ke lantai bawah untuk menuju belakang tempat latihan yang disediakan di rumah nya.


Kebetulan juga mami rara yang juga akan mau pergi.


"mau kemana mi?" tanya ayra yang melihat mami rara yang sudah rapi.


"mami mau pergi arisan, mau ngajak kamu nggak jadi, dilihat dari tampilan sekarang pasti mau latihan" jelas mami rara.


"iya mami tau aja, itu si abang mau diajarin silat" ucap ayra.


"iya, ajarin tuh abang mu dek, biar ada pegangan nya" jelas mami rara.


"iya siap mi" ucap ayra semangat.


"yaudah mami pergi dulu ya, Assalamualaikum" ucap mami yang disalami ayra dan berlalu pergi.


"bang udah belum nih" teriak ayra, dan tidak ada sahutan dari zaki, ayra pun memutuskan untuk kebelakang dulu menunggu abangnya zaki untuk latihan.


***

__ADS_1


__ADS_2