Kenangan SMA

Kenangan SMA
Eps 27 Kemenangan SMA 1 Bangsa


__ADS_3

Dan mulai lah diumum kan kepada para penonton, untuk maju salah satu orang untuk melengkapi pertandingan.


Semua nya saling pandang dan melihat ke sekeliling siapa yang maju menggantikan.


Sudah lama menunggu tapi tidak ada yang mau maju.


"siapa yang mau menggantikan nih?" tanya nia.


"lo aja nia, biar gue kasih suport lo dari sini" ucap gita


"idihh, bukan menang malah jadi runyam kalau gue ikut" jawab nia.


"trus siapa dong, pada nggak ada yang mau lagi" ucap Aisyah.


"biar gue yang maju" ucap ayra.


"lo serius ra, itu cowok loh main kasar, jangan deh" ucap nia khawatir.


"nggak papa, gue bisa kok" ucap ayra, sambil berdiri dan mengajukan dirinya kedepan.


Setelah ayra tiba dilapangan, ayra jadi bahan sorotan bagi semua penonton.


"pak biar aku aja yang gantik in, kekurangan dalam pertandingan ini" ucap ayra ke wasitnya.


"ra lo apa - apa an sih, jangan lo cewek" ucap nathan khawatir.


"lo remehin gue, karena gue perempuan?" tanya ayra marah.


"bukan gitu, tapi kita khawatir ra, bukan karena yang lain" ucap nathan.


"gimana apakah kamu siap?" tanya wasit.


"iya siap pak" jawab ayra semangat.


"oke kalau gitu kamu ganti baju dan pemanasan sebentar, sebelum memulai pertandingan" ucap wasit tersebut.


" baik pak" ucap ayra berlalu pergi mengganti pakaian nya.


Farhan dan dika yang mendengar ayra yang akan menggantikan pertandikan jadi kaget, sekaligus khawatir.


Mereka memaksa agar kelapangan untuk melihat pertandingan tersebut.


Setelah beberapa menit, akhirnya ayra sudah siap dengan seragam bola basketnya.


Rambut diikat, dengan baju yang pas, menampilkan lekuk tubuhnya sebagai cewek yang mempunyai bentuk tubuh yang bagus.


Sedangkan di antara penonton, seorang laki - laki yang mengantarkan ayra tadi merasa kagum akan keberaniannya cewek tersebut.


"gila beneran mau ikut tuh si ayra" ucap nia heboh.

__ADS_1


"iya gue fikir tadi akal - akalan dia aja" ucap gita.


"nggak mungkin lah ayra main - main, kan kalian tau gimana sifat ayra, dia itu orang nya to the point aja" ucap Aisyah menjelaskan.


" iya sih, semoga sekolah kita menang deh" ucap nia berharap.


"lah, yang benar aja masa iya kita lawan cewek" ucap salah satu tim lawan meremehkan.


"iya, kenapa nggak sekalian aja pada pakai rok kalian semua, cewek kok disuruh lawan kita lemah sekolah kalian" tambah salah satu ucapan tim lawan.


"jangan bicara sembarangan kalian" ucap salah satu teman tim nathan.


Ayra yang mendengar dari tadi ikut panas mendengar diremehkan begitu


"udah, sekarang lo remehin gue kan, sekarang gue tantang kalian, kalau lo pada menang gue akan traktir kalian selama sebulan, tapi kalau kalian kalah, harus pakai rok selama sebulan ke sekolah, berani nggak?" tanya ayra.


"okey, gue terima tantangan lo" ucap salah satu dari mereka.


Setelah itu wasitpun memberikan tanda bahwa permainan akan dimulai.


Ayra sangat ahli dan lihai dalam mengiring bola, membuat yang lain tidak menyangka.


Salah satu tim lawan mencoba mendorong ayra, dengan gesitnya ayra menghindar.


Dan skor terus bertambah hingga waktu habis, dan pemenang nya sudah pasti sekolah SMA 1 Bangsa.


"iya, nggak nyangka aja" ucap Aisyah menambahi.


Di sisi lain


farhan tersenyum bangga akan kehebatan dan kemenangan yang diperoleh.


"hebat banget ayra han, jadi tambah sayang deh gue sama dia" ucap dika.


"apa lo bilang, ulangin lagi" ucap farhan merubah raut wajahnya jadi marah.


"idihh sensi amat lo han, bencanda gue, itu aja lo kok baperan" ucap dika menyindir.


farhan pun tidak menanggapi ucapan dika lagi, dia hanya melihat ayra dari tempat duduknya, kalau nggak keadaan gini udah pasti farhan berlari mendatangi ayra.


Tak hanya itu, selain farhan ada juga seorang laki - laki yang tersenyum dan merasa bangga akan kemenangan yang diperoleh oleh ayra.


Ayra yang memperoleh kemenangan dan juga tim juga ikut senang.


"hebat lo ra, kita akhirnya menang" ucap salah satu tim.


"iya bukan aku aja, tapi berkat kekompakan dan kerja sama kita juga" ucap ayra merendahkan


"okey, sekarang tepatin janji kalian" ucap ayra kepada tim lawan pertandingan tersebut.

__ADS_1


Sekolah SMA Nusa bangsa itulah nama sekolah tersebut, yang jaraknya tidak terlalu jauh dari sekolah SMA 1 Bangsa.


Dan memang sekolah tersebut memiliki daya saing yang sangat tinggi dengan sekolah SMA 1 Bangsa.


Karena kedua sekolah tersebut adalah sekolah yang memiliki kualitas yang bagus, dan isinya rata - rata anak orang kaya, dan bagi tidak mampu biasanya lewat prestasinya.


Dan nama ketua tima mereka dan sekaligus yang menantang ayra adalah devano baskara anak pejabat negara.


"okey gue akan tepatin janji gue, tapi suatu saat gue akan balas lo" ucap dev lang berlalu pergi beserta timnya.


Setelah kepergian mereka, datang lah nia dkk diikuti dengan farhan dan dika.


"ra hebat banget lo, nggak nyangka aja gue gitu, selamat ya" ucap nia heboh.


"iya, ini berkat kerja sama tim juga kok, bukan gue aja nggak usah lebay juga" ucap ayra menjelaskan.


"iya, tapi kan kalau nggak ada lo nggak tau juga gimana tadinya, intinya selamat untuk kita semua, karena sekolah kita jadi pemenang nya" ucap nia bangga.


"iya nia" ucap ayra tersenyum.


"selamat nih ya, dan terimakasih udah gantik in gue" ucap farhan.


"iya santai aja, kan untuk sekolah kita juga" ucap ayra.


"yaudah kalau gitu kita pulang yuk, udah kesorean nih" ucap nathan.


"yaudah yuk pulang, trus gimana farhan dika mau diantar ke rumah sakit dulu nggak" tanya ayra.


"nggak papa, cuman terkilir dikit doang bentar lagi juga sembuh" ucap farhan menjelaskan.


"owch yaudah kalau gitu, kita pulang aja" ucap ayra.


"terus lo pulang naik apa?, mau gue antar nggak?" tanya nia.


"bareng gue aja" ucap farhan.


" ehh nggak papa, gue pulangnya dijemput, kalian duluan aja" ucap ayra menolak.


"serius nih nggak bareng aja?" tanya nia lagi.


"serius, dua serius malahan yaudah yuk balik" ucap ayra lagi.


Mereka pun memutuskan pulang kerumah masing - masing.


Ayra yang lagi menunggu supir di depan gerbang, didatangi oleh seorang laki - laki.


" selamat ya, lo hebat juga mainnya, ada cewek yang suka olahraga" ucap laki - laki tersebut.


"terimakasih , tapi nggak semua cewek itu sama, yaudah gue duluan" ucap ayra berlalu pergi, menuju mobil yang sudah menunggu di seberang jalan.

__ADS_1


__ADS_2