
Akhirnya nia pun meninggalkan Aisyah dan pulang kerumah nya.
Aisyah terus menunggu jemputannya, dan tak lama berhenti sebuah mobil didepan nya.
"aisyah pulang bareng gue yuk" ajak hendri.
"makasih dri, aku dijemput, bentar lagi datang kok" tolak Aisyah.
"ini yang lainnya udah pada pulang, nggak mungkin lo nunggu disini sendiri kan" ucap hendri.
Sekolah juga sudah mulai sepi, para siswa dan guru juga sudah banyak yang pulang. Awan pun sudah mendung karena bisa di pastikan hujan juga akan turun.
"hmm gue tunggu bentar lagi ndri, bentar lagi datang kok jemputannya.
"bareng gue aja, hujan pun mungkin akan turun" jelas hendri memaksa.
"yaudah aku bareng kamu aja" ucap Aisyah pasrah.
Aisyah pun naik ke mobil hendri yang bisa dibilang sangat mewah.
Diperjalanan Aisyah hanya diam saja, kerena begitu canggung berdua dengan orang kita suka.
"hmz Aisyah, seperti yang waktu itu gue bilang, lo mau nggak temenin gue beli hadiah?" ucap hendri.
"hadiah?" tanya Aisyah menatap hendri yang lagi menyetir mobil.
"iya gue mau kasih hadiah buat orang yang paling gue cintai" jelas hendri.
"cintai?" tanya Aisyah lagi.
__ADS_1
"iya perempuan yang paling gue sayangi" ucap hendri senang.
Aisyah langsung berfikir itu mungkin perempuan yang dicintai oleh hendri, bisa dikatakan pacarnya.
"hmm, gitu kapan kamu mau beli kabarin aja, nantik aku temenin" ucap Aisyah sambil tersenyum terpaksa.
"hmz gimana kalau besok habis pulang sekolah, karena soalnya ulang tahun dia besoknya lagi" jelas hendri..
Hendri memperhatikan mimik wajah Aisyah yang begitu terlihat berubah, dia semakin yakin bahwa Aisyah menyukai nya, dan entah kenapa dengan kejadian waktu itu, yang ada hanya Aisyah bukan ayra lagi, apa dengan Ayra hanya sekedar kagum semata, tapi hatinya lebih nyaman dengan Aisyah.
Setelah perbincangan tersebut, keduanya diam, sibuk dengan lamunan dan fikiran masing-masing. Hanya suara hujan yang turun begitu derasnya terdengar.
"hmm Aisyah lo pernah dekat nggak sama cowok?" tanya hendri tiba - tiba.
"hm nggak ada sih, emang kenapa?" tanya Aisyah heran.
" nggak ada sih, cuman tanya doang" ucap hendri.
"ehh btw kalau lo ada tugas atau apa yang nggak bisa lo kerjain tanya aja, apalagi kita satu kelas kan" ucap hendri lagi.
Hendri sengaja mengajak Aisyah berbicara agar tidak terlalu kaku terhadapnya.
"iya baik lah" ucap Aisyah.
Tak lama mereka pun sampai dikediaman Aisyah. Aisyah langsung turun dari mobil, sebelum itu ia menguncapkan terimakasih.
"makasih ya ndri udah nganterin aku, kamu mau mampir dulu nggak?" tanya Aisyah.
"iya sama - sama, nggak usah gue cabut duluan aja, lain kali gue mampir deh" ucap hendri menolak.
__ADS_1
"yaudah kalau gitu gue masuk dulu" ucap Aisyah keluar dari mobil dan masuk ke dalam rumahnya.
Hendri pun juga melajukan mobilnya meninggalkan perkarangan rumah Aisyah yang cukup megah sama dengannya.
Disisi lain.
Ayra yang lagi perjalanan dengan menggunakan gojek menuju tempat markasnya, tiba - tiba hujan turun dan ayra menyuruh gojek tersebut berhenti di sebuah tempat makan di pinggir jalan.
"sampai sini aja pak, nanti saya ada yang jemput" ucap ayra sambil membayar gojek tersebut
"iya nak" ucap gojek tersebut pergi dengan tetap menempuh hari hujan yang begitu lebat
"bang teh panasnya satu ya" ucap ayra yang memesan teh panas karena hari juga lagi dingin.
Ayra tadi di telfon oleh ahda untuk datang ke markas, tetapi pada saat pulang ayra baru ingat kalau dia tadi pagi pergi sekolah diantar oleh abangnya, karena motornya masih di rumah sakit,jadi ia memesan gojek untuk mengantarnya.Hari pun tiba - tiba hujan jadi ia memutuskan untuk berhenti di pinggir jalan.
"iya baik dek" ucap abang penjual tersebut.
Setelah pesanan datang, ayra pun meminum teh tersebut sambil melihat hujan turun.
"hmm kalau pakai mobil, pasti gue bisa lanjutkan perjalanan, kalau hujan gini gue tempuh dengan gojek tadi bisa - bisa gue sakit nih, tapi hidup memang harus disyukuri, ternyata masih banyak orang yang kerja tanpa mengenal kesehatan demi menghidupi keluarganya."gumam ayra dalam hati.
Kerena hujan cukup lebat, ayra mengeluarkan hp nya, dan melihat - lihat sosmed.
Ia juga membuka IG nya, banyak yang meng DM nya, tapi ayra hanya mengacuhkan saja.Yang lagi viral tentang sekolah SMA Nusa Bangsa yang siswa nya pakai rok, dan itu jadi sorotan publik.
Ayra yang melihatnya, hanya senyum - senyum sendiri sambil geleng - gelang kepala.
Memang benar setiap tindakan alangkah lebih dipertimbangkan terlebih dahulu, karena semua tindakan kita, tidak bisa kita pastikan bahwa hasil akhir sesuai dengan keinginan kita.
__ADS_1
****