
Tak lama datang lah guru, untuk memulai pelajaran.
Setelah pelajaran dimulai, para siswa mengikuti nya dengan baik.
Bel berbunyi, menandakan PMB sudah berakhir para siswa berhamburan keluar kelas .
ayra dkk dan farhan dkk, sedang bersiap - siap untuk pulang sambil membereskan peralatan belajar nya.
"ra lo pulang bareng gue ya" ajak farhan .
"nggak gue bawa motor sendiri" jawab ayra.
"lo lagi sakit, nanti terjadi sesuatu sama lo dijalan gimana, biar gue antar" ucap farhan tegas.
"gue nggak papa, udah nggc terasa lagi pusing nya" ucap ayra sedikit berbohong.
Masih terasa sebenarnya sedikit, tapi ayra nggak terlalu dirasakan.
"aduh gimana nih, nggak mungkin gue bawa farhan ke rumah, walaupun dia tau latar belakang gue" gumam ayra bingung untuk cari alasan agar farhan tidak mengantarnya.
"nggak usah, gue nggak papa jangan paksain gue, gue duluan semua" ucap ayra beranjak pergi, agar farhan tidak memaksanya lagi.
Melihat ayra yang menolaknya untuk diantar farhan hanya pasrah saja, karena ayra memiliki sikap yang keras kepala.
__ADS_1
Farhan merasa ayra belum memiliki perasaan dengannya, tapi ia akan berusaha membuat kenangan dulu kembali ada .
Tinggal lah farhan dan yang lainnya. Farhan akhirnya memutuskan untuk pulang. Sedangkan yang lain tinggal dikelas sambil merapikan buku ke dalam tas
"ehh Aisyah lo tadi diseret sama ketos ngapain?" tanya nia kepo.
"nggak ada kok"jawab Aisyah nggak tau mau jawab apa
"jangan - jangan lo ada hubungan lagi sama hendri, ngaku aja lo" desak nia agar menjawab jujur.
"apaan sih lo, nggak ada ya, tadi cuman nanya tugas aja" bohong Aisyah berlalu pergi keluar kelas, takut nia bertanya yang membuatnya tidak tau harus menjawab apa
"aneh tuh anak, mana ada hendri nanya tugas ke orang kayak Aisyah yang ada kita yang bertanya, pasti mereka ada sesuatu nih" curiga nia.
Sedangkan dika dan Nathan hanya sebagai pendengar yang baik, akhirnya mereka memutuskan pulang ke rumah masing - masing.
Disisi lain
Ayra yang akan menuju parkiran tidak jadi karena panggilan alam, ayra pun pergi ke toilet.
Saat ditoilet perempuan ternyata disana juga ada angel dkk yang lagi merapikan tampilan nya agar tetap cantik.
ayra yang melihat nya hanya acuh saja, tanpa memperdulikan adanya mereka di sana.
__ADS_1
Setelah menuntaskan nya, ayra yang akan keluar langsung dihadang oleh angel dkk.
"eittss mau kemana nih si miskin kampungan, yang sok pintar ini" ucap angel menyindir.
"gue nggak peduli ya lo mau ngomong apa, awas gue mau keluar" ucap ayra serius.
"jangan serius - serius gitu dong kita main - main dulu lah" ucap angel mendekati ayra dan menarik rambut ayra hingga membuat ayra meringis.
"lepasin nggak, selagi gue bicara baik - baik" ucap ayra sambil menahan sakit di rambut nya.
"haha lepasin, emang lo siapa?, trus kalau gue nggak mau lo mau apa?, mau lawan kita" ejek angel.
"gue bicara baik - baik lepasin, sebelum kalian tau akibatnya" ucap ayra sekali lagi.
Ayra memiliki prinsip, jika sudah melewati batas orang tersebut dan sudah tidak bisa bicara dengan jalan baik - baik maka terimalah akibat nya.
Angel tetap tidak mendengar kan, tetapi dia malah memberikan kode mata ke via agar menyiram ayra dengan air.
Via langsung mengambil air dan akan menyiramkan ke ayra, langsung ditendang oleh ayra, sehingga air tersebut mengenai angel.
"berani ya lo sama gue" ucap angel marah sambil mengibaskan baju nya yang basah.
****
__ADS_1