Kenangan SMA

Kenangan SMA
Eps 46 Diantar Sekolah


__ADS_3

Sedangkan bima bingung dengan sikap ayra yang perhatian begitu, apa jangan - jangan ibu nya lagi yang nyuruh untuk ngawasin dia, akhirnya bima pun langsung menjalankan mobilnya kembali ke rumah sakit tempat ibunya dirawat.


Ayra berjalan kaki dengan jarak yang lumayan jauh, hujan pun sudah reda, disekitar sana juga lumayan sepi, tapi dia tetap berjalan dengan berani tanpa rasa takut. Mau telfon abangnya minta jemput malas juga.


Setibanya di masionnya ayra langsung masuk kedalam rumah.


"assalamualaikum" ucap ayra menuju ruang tengah.


"kok kamu lama banget ra, udah terlalu larut ini" ucap zaki yang duduk di samping ayra.


"iya tadi ayra ketemu teman sekolah, ibunya sakit jadi sekalian mampir bentar" jawab ayra.


Hari sudah menunjukkan pukul 11.30, ya sudah lumayan larut untuk pulang dari luar.


"mami sama papi udah tidur ya bang?" tanya ayra.


"udah, mereka suruh abang nungguin kamu, yaudah yuk tidur besok sekolah" ajak zaki.


"yaudah yuk tidur bang" ucap ayra beranjak pergi ke kamar masing - masing.


Ayra langsung masuk ke kamar dan membersihkan dirinya lalu bersiap - siap akan tidur, baru akan memejamkan matanya terdengar hpnya berdering.


Ayra melihat no baru masuk


"halo ini siapa" tanya ayra heran, karena nonya hanya orang tertentu yang tau.

__ADS_1


"ini gue bima, ini motor lo gimana mau diantar sekarang atau gimana?" tanya bima di seberang.


"titip sama satpam rumah sakit aja, lo kan juga di sana, besok pulang sekolah gue jemput" jawab ayra.


"yaudah besok mau gue jemput sekolah atau gimana sayang?" tanya bima lagi.


"idih sayang sayang apaan lo, nggak usah gue bisa diantar, yaudah gue mau tidur" jawab ayra.


tuttt


Ayra langsung mematikan telfonnya tanpa menunggu jawaban bima, sedangkan diseberang sana bima tersenyum tipis, ia pun langsung masuk ruangan ibunya.


"gimana udah ngantarnya" tanya ibu bima.


"udah kok bu" jawab bima tersenyum.


"mana ada aku senyum - senyum" alih bima yang digodain ibunya.


Sedangkan di sisi lain


"idihh ngapain dia panggil sayang - sayang begitu, kurang kata banget" gumam ayra kesel.


"hmm tapi tumben farhan tidak ada kabar hari ini ya,yaudah gue mending tidur deh" gumam ayra sendiri.


ayra memutuskan untuk mengistirahatkan badannya, berharap hari esok lebih baik daripada hari ini.

__ADS_1


Pagi yang cerah seorang gadis sudah rapi dengan seragam sekolahnya. Sebelum berangkat ia baru teringat motornya yang masih dititipkan dirumah sakit.


"bang anterin aku sampai persimpangan sekolah ya" ucap ayra kepada zaki.


"lah motor kamu kemana kok tumben minta di antar" tanya zaki heran.


"itu motor aku tinggal kan di rumah sakit semalam" jawab ayra apa adanya.


"lah terus semalam kamu pulang sama siapa" tanya mami rara yang mendengar pembicaraan kedua anaknya.


"hmm itu aku diantar teman mi, udah yok bang kita berangkat keburu telat nantik, assalamualaikum mi" ucap ayra bersalaman dan langsung menarik tangan zaki keluar menuju tempat mobil zaki.


Kalau ayra masih jawab nggak akan selesai - selesai bisa bisa ia telat ke sekolah.


Setelah beberapa menit diperjalanan ditambah macet nya jalan pagi.


"stop bang, sampai sini aja" ucap ayra meminta berhenti di persimpangan sekolahnya.


"lah kok disini, nggak mau ke sekolah nya sekalian?" tanya zaki.


"lah aku minta tadi kan sampai persimpangan, sampai sekolah bisa geger sekolah karena abang, yaudah aku turun dulu" sambil bersalaman ke zaki.


"yaudah hati - hari yang rajin belajar nya" nasihat zaki.


" iya siap bos, yaudah daaaa" ucap ayra berlari menuju sekolahnya.

__ADS_1


Zaki pun memutuskan untuk kembali menjalankan mobilnya menuju kampus.


***


__ADS_2