Kenangan SMA

Kenangan SMA
Eps 51 Memenuhi Janji


__ADS_3

Ayra langsung menuju parkir, tempat dia meninggalkan motornya semalam. Setelah mengucapkan terimakasih kepada satpam penjaga, ayra pun mengendarai motornya keluar dari perkarangan rumah sakit menuju tempat markasnya.


Setelah menempuh perjalan beberapa menit, ayra pun tiba di markasnya. Tempat yang lumayan tersembunyi dan cukup besar.


Tibanya disana di sambut baik oleh teman - teman yang ada disana, dan ayra langsung menuju ke ruangannya dan juga ada kakaknya ahda disana.


"assalamualaikum kak" ucap ayra membuka pintu dan duduk di kursi sebelah ahda.


"waalaikumsalam, lama amat kamu dek, dari mana aja?" tanya ahda.


"hmm ngambil motor dulu ke rumah sakit kak, tadi nya hujan jadi mau dijemput, tapi taunya ada teman yaudah sekalian" jelas ayra.


"untung kakak tadi belum jalan" ucap ahda.


"hmm terus apa ada hal yang perlu dibereskan lagi kak, kalau bisa ditunda besok - besok aja ya, hari sudah larut banget kak, nanti malam aku juga ada urusan" jelas ayra.


Hari sudah mulai beranjak malam, ayra juga ingat akan janjinya dengan farhan yang ingin bertemu dengannya nanti malam.


"sebenarnya ini masalah keluarga kalista itu, kapan kamu akan segera mengurus nya, agar dia tidak membuat masalah di perusahaan ayah kamu, itu lebih cepat lebih baik, dan ya intan juga mau kamu ikut serta dalam penyelidikan berikutnya" ucap ahda lagi.


"iya tau kak, tapi besok gue mulai targetnya kak, yaudah gue pulang dulu kak" ucap ayra pamitan.


"yaudah hati - hati di jalannya" ucap ahda kepada ayra.


Ahda sudah menganggap ayra sebagai adeknya sendiri. Karena dia tidak mempunyai keluarga selain ayra dan keluarganya ayra.


"iya siap, ohh ya kak kapan - kapan datang lah kerumah, kan sejak aku disini kakanya belum pernah kerumah" ucap ayra.


"iya nantik kakak akan mampir kerumah sekalian ketemu mami dan papi" ucap ahda


"yaudah aku pulang dulu" ucap ayra keluar dari ruangan tersebut dan pulang ke kediaman adreson.


Setelah menempuh perjalanan, ayra pun sampai dikediaman adreson. Ayra turun dari motornya dan membuka helmnya.


"lepek amat rambut gue pakai helm gini" gumam ayra sambil mengibaskan rambutnya.


Ayra langsung masuk ke dalam masionnya. dan di dalam terdapat maminya lagi masak dibantu bik ani di dapur.


"assalamualaikum mi" ucap ayra sambil bersalaman dengan maminya.


"waalaikumsalam, kenapa lama dek?" tanya mami rara, karena tadi ayra sudah memberitahu bahwa ia pergi ke markas bentar.


"iya mi, sekalian tadi jemput motor aku dulu di rumah sakit" jelas ayra.

__ADS_1


"yaudah sekarang kamu bersih - bersih habis itu turun, kita makan malam bersama.


" okey mi" jelas ayra berlalu masuk naik ke lantai atas menuju kamarmya.


Setibanya dikamar ayra langsung membersihkan dirinya, karena sudah merasa sangat lengket dengan keringat.


Setelah bersih - bersih ayra menunaikan kewajiban nya sebagai umat muslim, setelah itu tak lama berbunyi hp nya yang bergetar.


Dilihat ternyata farhan yang memberikan pesan dan men sharelok tempat mereka akan bertemu, ayra pun mencoba membuka tempat tersebut.


"ini kan tempat waktu dulu, kenapa farhan ngajak ketempat ini?" gumam ayra.


Akhirnya ayra memutuskan untuk bersiap - siap dan turun ke bawah untuk makan malam dengan keluarga terlebih dahulu sebelum pergi bertemu farhan


Setibanya dimeja makan, semuanya sudah pada kumpul tinggal dirinya yang baru turun.


" mau kemana kamu dek, rapi amat" tanya zaki.


"kepo amat sih bang, nggak boleh kepo" jawab ayra sambil duduk.


"hm dasar orang bertanya malah jawabnya kepo, dasar adek punya satu tapi minta ampun, mending cari adek yang lain" ucap zaki menampilkan mimik wajah serius.


"lah emang ada yang mau punya abang yang kayak,,," ucapan ayra terputus oleh mami rara.


"dek bang udah,nggak baik didepan makanan itu berdebat, ayo makan dulu, habis itu baru bicara" jelas mami rara.


Sedangkan papi aril hanya geleng - geleng kepala melihat anak - anak nya yang kalau ketemu berdebat kalau nggak ketemu ditanyain. Dan pada akhirnya itu merupakan sebuah warna dalam keluarga kecilnya.


Mereka pun makan malam dengan hening tidak ada pembicaraan.Setelah makan mereka berkumpul diruang keluarga.


Ayra melihat jam ditangannya memutuskan untuk izin pergi keluar sebentar.


"mi pi aku keluar bentar ya, mau ketemu teman" ucap ayra izin.


" teman siapa cewek apa cowok nih?" tanya zaki meledek.


" ihh abang kepo yang intinya teman, bentar doang, assalamualaikum" ucap ayra pamitan.


Aril dan rara mempercayai anaknya, ia tau bagaimana ayra yang selalu terbuka dengannya.


Ayra pun melajukan motornya ditengah malam dengan keramaian orang keluar sesuai dengan kepentingan masing - masing.


Disisi lain

__ADS_1


Farhan yang juga lagi bersiap - siap akan pergi keluar meminta izin kepada kedua orangtuanya yang lagi bersantai di ruangan keluarga.


"ma aku keluar bentar ya" pamit farhan kepada mama mila.


"kamu mau kemana nak?" tanya mama mila.


"mau ketemu teman bentar ma, janji nggak lama kok" ucap farhan lagi.


"yaudah hati - hati dijalan, pulang jangan larut malam" ucap mama mila.


"iya , yaudah aku pergi dulu assalamualaikum" pamit farhan berlalu keluar dari rumahnya menuju mobilnya.


Diperjalanan farhan begitu senang akan bertemu dengan ayra ditempat dimana masa dulu mereka habiskan.


Tujuan farhan mengajak ayra ialah agar ayra bisa merasakan bahwa mereka begitu dekat dulunya, dan farhan ingin agar mereka saling bertukar cerita layaknya dulu.


Setelah menempuh beberapa menit perjalanan akhirnya farhan pun sampai di sebuah taman dengan dihiasi oleh lampu yang indah.


Farhan turun dari mobil dan melihat ayra yang menunggunya di sebuah kursi yang disediakan di taman tersebut.


Benar farhan mengajak ayra ke sebuah taman yang dimana sering mereka kunjungi waktu dulunya di hari weekend, sebelum ayra memutuskan pergi ke inggris dan tinggal dengan oma dan opanya disana.Farhan pun langsung menemui ayra yang lagi duduk dikursi taman tersebut.


"sudah lama datangnya ra?" tanya farhan.


"iya baru juga, gue fikir lo udah datang, tapi ternyata gue yang nungguin lo" ucap ayra kesel.


"jangan ngambek gitu dong, nantik cantiknya hilang loh" ucap farhan bercanda.


"ihh apaan sih lo" ucap ayra tersenyum tapi berusaha menunjukkan wajah keselnya.


Di.taman tersebut lumayan


ramai oleh orang - orang yang ingin berkunjung kesana sekedar bermain dengan keluarga ataupun teman.


"iya maaf deh, gue telat"ucap farhan mengalah.


"hmm kenapa lo ngajak gue ketempat yang dulu kita sering kesini?" tanya ayra.


"hmm ra gue mau kita kayak dulu lagi, dekat seperti sebelum lo ke Inggris" ucap farhan serius.


"han kenapa lo mau kita dekat seperti dulu lagi?" tanya ayra juga serius.


"nggak ada alasan, seharusnya gue yang nanya sama lo kenapa lo yang berubah?" tanya farhan lagi.

__ADS_1


Farhan juga melihat perubahan ayra sebelum ia pergi ke inggris, entah apa yang terjadi sebelum ia memutuskan tinggal di inggris.


**"


__ADS_2