Kenangan SMA

Kenangan SMA
Eps 16 Mengumpulkan Bukti


__ADS_3

"anda nikmatilah kesenangan anda sekarang" kata ayra kepada kepala sekolah dengan nada dingin setelah itu ia pergi dari kantin.


Kepala sekolah pun masuk ke ruangannya setelah mengantar kan anaknya ke Uks.


" siapa sih anak baru itu,kenapa dia berani sekali sama aku" gumam kepala sekolah sambil berfikir.


"udah aahh biarin aja,anak bau kencur juga apanya yang harus difikirkan,mendingan aku cari celah untuk meminta dana lagi ke perusaan adreson"ucap kepala sekolab kepada dirinya.


Setelah itu kepala sekolah pun menelpon anak buah nya.


"halo,coba kamu buatkan saya berkas palsu tentang membutuhkan dana di sekolah,buat manager perusahaan adreson percaya dan buat orang suruhanmu mengambil dana juga secara tersembunyi" kata kepala sekolah.


Setelah itu ia langsung mematikan teleponnya sambil tersenyum sinis.


Ya kepala sekolah menggarap uang perusahaan secara bruntal dengan bantuan orang suruhannya yang bekerja di perusahaan tersebut.jadi pertama ia menggarap atas nama sekolah dan kedua karena suruhan yang bekerja bagian keuangan.


Ditempat lain ayra masuk ke kelasnya,dia hanya santai saja,sambil menunggu guru buk wati yang akan masuk.


" lo nggak papa kan ra" tanya nia kepada ayra.


" santai aja kali,lo lihat aja nanti kejutan gue buat masalah di sekolah ini" kata ayra sambil tersenyum sinis.


Tak lama pun farhan masuk ke kelas dengan yang lainnya,dan langsung menemui ayra.


"ra lo nggak papakan,atau gue bantu lo,agar tidak di skor,kan lo nggak salah ra" ucap farhan khawatir.


" benar benar tuh si angel dkk,dia yang salah eee bapak nya belain,pantasan sekolah ini tidak ada kemajuan sejak bapak si angel menjabat" kata gita pedas.


"udah aa aantai aja,gue akan jalanin skornya dan diakhir skor nanti akan ada kejutan buat kalian semua termasuk angel dkk" kata ayra menyeringai.


"maksudnya?" tanya mereka kompak kecuali farhan dan nia.


Farhan dn nia walaupun tidak tau betul rencara ayra,tapi dia paham maksud yang ayra ucapkan.


"kepoooo, dah lah buk wati dah masuk tu" kata ayra mengusir temannya untuk duduk dikursi masing- masing.


"selamat siang anak anak"kata buk wati semangat.


" siang bu" kata siswa serempak.


"oke sekarang ibuk akan tunjuk secara acak siapa yang akan mempresentasikan kelompaknya dan memilih dua orang dalam kelompok untuk menjelaskannya ke depan,paham??" tanya buk wati.


" paham buk" kata siswa serempak.


Buk wati telah memanggil nama setiap kelompok,dan mempresentasikannya dengan baik.


Begitupun kelompok hendri dia memang ahli dalam menyampaikan sesuatu dengan padat sehingga mudah dimengerti dengan yang lain.


Kalau farhan,karena sikapnya yang dingin dan irit bicara ya,pasti taulah hasil presentasinya kayak gimana,tapi tidak untuk kali ini kan ada ayra.


"terimakasih untuk kelompok hendri, sekarang yang terakhir kelompok farhan dan teman tamannya,dan yang akan maju ayra dan farhan" kata buk wati sambil bertepuk tangan.


Tibalah ayra dan farhan maju kedepan,semuanya menatap kagum akan hasil diskusi kelompok ayra,tidak panjang tapi dibuat dalam bentuk gambar,jadi soal matematika tadi sudah langsung dipahami tanpa dijelaskan,dan ayra dan farhan menjelaskannya walaupun ada rada rada dinginnya.


"oke setelah semuanya selesai menampilkan hasil diskusinya,ibuk kagum cara kalian buat,semuanya bagus dan diantara yang paling bagus adalah kelompok farhan dan ayra"kata buk wati semangat.


Semua anak murid bertepuk tangan.


Bel sudah berbunyi,semua anak murid berhamburan keluar termasuk ayra.


"ra lo udah di skor besok,truss kita nggak seru dong disekolah kalau nggak ada lo" kata nia sedih.


Ayra yang sedang memasukkan bukunya kedalam tas melihat kearah nia sahabatnya itu.


"biasa kali cuman tiga minggu doang,setelah itu kita ketemu,lagian lo bisa datang kerumah gue,tapi jangan yang lain ingat"kata ayra sambil menekankan kata ingat.


"iya tapi nggak seru kalau nggak ada lo"kata nia sedih.


" ya mau gimana lagi,pasti seru kan biasanya kita sampai nggak ketemu hingga tiga tahun,nah ini cuman tiga minggu doang udak mulut kayak bebek,manyun terus" kata ayra cengengesan.


"hufff yaudah nanti gue kerumah lo sambil memberikan buku catatan gue,biar lo nggak ketinggalan" kata nia.


" okehh" kata ayra.


Mereka pun menuju parkir dan nia sudah melajukan mobilnya.


Saat ayra akan menaiki motornya hpnya berbunyi.


"halo,ada apa?" tanya ayra .


"dek datang kemarkas sekarang" kata orang seberang,dan langsung mematikan hpnya.


"ckk dasar kakak durjana main matiin aja"kata ayra berlalu dengan motornya.


Setelah beberapa waktu sampai lah ayra di markasnya,dan disana sudah menunggu kakak angkatnya bernama ahda.


Ahda adalah orang kepercayaan ayra dalam agen rahasia tersebut. Selama ayra berada diluar,maka ahda lah yang menggantikan ayra.


"ada apa kak?"tanya ayra sambil duduk dikursi kebesarannya.


"lo lihat nih,kepala sekolah sudah beraksi lagi untuk menggarap dana di perusahaan lo"kata ahda serius.


" apa semua yang gue minta,udah didapatkan?" tanya ayra


"sudah, semua bukti sudah dikumpulkan dan anak buahnya sudah ditahan oleh bawahan kita" kata ahda serius.


"oke kak ,gue percaya sama lo,hmz dia ternyata tidak tau berurusan dengan siapa"kata ayra sambil tersenyum sinis.


"oke kak,gue ke kamar dulu capek gue,habis ladenin anaknya nenek lampir itu" kata ayra sambil berdiri.


"lo aja mau main - main sih,padahal sekali pukul aja udah lumpuh tuh orang" kata ahda cengengesan.


"iya gue mau lihat sampai mana anak dan bapak itu beraksi" jawab ayra.


"udah aa kak,gue mau istirahat, bangunin gue sore nantik kak,kalau belum bangun,nanti mami gue khawatir lagi" kata ayra sambil berlalu pergi.

__ADS_1


"oke"ucap ahda.


Setibanya di kamar ayra langsung merebahkan badannya.


"gue harus turun langsung, untuk mencari bukti lebih rinci tentang masalah sekolah,gue juga mau buat keluarga angel hancur, dah lah gue mau tidur capekkk"keluh ayra sambil memejamkan matanya.


Hari sudah menunjukkan pukul 6 sore,ayra belum juga bangun dari tidurnya.


Ahda yang berada di ruangannya melihat jam tangannya.


"pasti nih anak belum bangun,kebiasaan kalau nggak dibangunin tahun besok juga tidak akan bangun"gumam ahda .


Ahda langsung keluar ruangannya menuju kamar ayra.


tok tok tok.


"ayra bangun udah jam 6 nih" kata ahda mengetok pintu.


Tapi tak ada yang menyahut dari dalam kamarnya.


Ahda mencoba membuka pintu kamarnya ternyata tak di kunci.Ahda hanya menggeleng kan kepalanya melihat cara ayra tidur.


Ahda sangat menyayangi ayra seperti adik kandungnya karena ahda sudah ditinggalkan kedua orang tuanya sejak berumur 10 tahun karena kecelakaan mobil, dan dari itu ahda termotivasi untuk menyelidiki kasus orang tuanya sendiri karena kantor polisi menutup kasusnya, tanpa ditemukan pelakunya.


Di saat terpuruk dia bertemu perempuan kecil yang manis,yang membantunya dalam masalah menemukan pelakunya,saat itu ia tinggal diingris karena ada beasiswa sekolah.


Ahda sangat kagum dengan ayra,dia tidak membuang waktunya dengan percuma,padahal diumur yang terbilang sangat muda banyak seumurannya yang yang menghambur uang orang tua,apalagi orang tuanya terkaya,jika kata orang tidak akan habis tujuh turunan.


Ahda seumuran dengan abang ayra zaki,tapi ahda sudah tamat S1 karena IQ nya sama dengan ayra.


Ahda mendekati ayra.


"dek bangun lo,dah jam enam ni, katanya lo mau pulang."kata ahda menggunjang tubuh ayra.


"iya nih ayra bangun" kata ayra membuka matanya dan duduk.


"yaudah gue keluar dulu,lo bersih - bersih gih" kata ahda langsung meninggalkan kamar ayra.


Setelah lima belas menit ayra keluar dari kamarnya.


"kak gue pulang dulu,dan masalah sekolah gue akan hancurkan sampai ke akar akarnya, dan gue mau kakak terus awasi semua yang bersangkutan dengan keluarga nya"kata ayra.


"oke,gue sudah menyuruh anak buah gue untuk mengawasi semuanya" jawab ahda.


"oke gue pulang dulu assalamualaikum"kata ayra berlalu pergi.


"waalaikumsalam,hati hati dek" kata ahda.


Setelah menempuh perjalanan dari markas yang jaraknya tidak terlalu jauh dari kediaman adreson,ayra sampai dikediaman masion yang megah tersebut.


"assalamualaikum,ayra yang cantik pulang"kata ayra memasuki masion kediaman adreson.


"waalaikumsalam, kenapa kamu pulang lambat dek?"tanya mami rara khawatir.


"abang mu dikamar kalau papimu belum pulang, katanya bentar lagi,ada masalah sedikit dikantor" kata mami rara menjelaskan.


"yaudah mi ayra kekamar dulu"kata ayra menuju kamarnya.


Ayra memasuki kamarnya dan membersihkan diri,setelah itu ia membuka laptopnya mencek bukti yang dikirimkan ahda.


"orang dalam rupanya ya,lihat aja nanti,selain ini pasti banyak yang tidak beres dari keluarganya"gumam ayra.


Ayra langsung menutup laptopnya dan keluar menuju kamar abangnya zaki sambil membawa laptopnya.


tok tok tok


"masuk, tidak dikunci"kata zaki dari dalam kamarnya.


Ayra langsung masuk setelah mendengar abangnya menyuruhnya masuk.


"bang lagi ngapain sih?" tanya ayra sambil duduk di sebelah abangnya.


"nggak ada cuman mau mengurus berkas perusahaan sedikit,ada apa kamu kesini?" tanya zaki kepada adiknya.


"nggak ada lagi males aja ngurus perusahaan sendiri,adek kesini aja ngerjainnya,kan ada temannya" kata ayra cengengesan.


"iss kamu ya,ada ada aja" kata zaki mengacak rambut ayra.


Merekapun mengerjakan tugasnya masing-masing,ayra mengurus perusahaan nya diinggis jadi dia harus pandai membagi waktunya dengan sekolah.


Setelah 1 jam lebih mengerjakan ayra meregakan ototnya,sambil merebahkan badannya dikasur king size abangnya.


Zaki yang melihat ayra begitu lelah, langsung memberhentikan pekerjaannya.


"ada apa ?, sepertinya kamu banyak masalah dek?" tanya zaki.


"nggak banyak masalah sih bang,cuman capek aja" jawab ayra.


"apakah ada perkembangan kasus di sekolah?" tanya zaki lagi.


"huufff, semua bukti sudah terkumpul sih bang,dan sekarang dia beraksi lagi,biar dia nikmati aja hasilnya sekarang,nanti pas aku kembali ke sekolah akan ku buat kejutan,tapi anak buah selalu ngawasi gerak geriknya bang,jadi kita tau apa rencana selanjutnya. ucap ayra menjelaskan.


"emang kenapa kamu nggak ke sekolah?" tanya zaki lagi.


"biasa bang anaknya bikin ulah sama aku,dia mulai duluan nah aku yang kena skor" kata ayra cemberut.


"yaudah kamu harus hati - hati,sekarang pergilah kekamar mu abang mau tidur"usir zaki.


"iss abang, bilangin aja mau chatingan sama pacarmu" ucap ayra kesel.


"haha yaudah iya,sekarang sana pergi" kata zaki lagi.


"jadi beneran nih abang punya pacar, cieee" goda ayra lagi.


"bukan pacar sih,tapi lagi tahap pdkt masih usaha"kata zaki lagi.

__ADS_1


"hmz apa ceweknya bener?aku nggak mau ya punya kakak ipar yang matre"kata ayra sambil menatap tajam abangnya.


"nggak, dia ini berbeda dari yang cewek yang biasa abang temuin biasanya,nanti lah jika ada wakti abang kenalin ke kamu"kata zaki lagi.


"iya janji ya,awas kalau tidak,tapi adek pastiin dulu sendiri,nanti ayra selidiki"kata ayra sambil memandang zaki.


"huff,terserah kamu lah,yang penting menurut abang,dia berbeda,makanya abang ingin deketin dia" curhat zaki.


"jadi ceritanya lagi curhat ni"kata ayra menggoda abangnya.


"truss sama siapa lagi abang mu ni curhat"kata zaki kesel.


"iya iya , tapi ingat ayra akan tetap selidiki, sekarang banyak cewek yang sok polos padahal kelakuannya begitu buruk,dan ingat ayra akan tetap selidiki,dan jika dia tidak pantas buat abang maka abang harus tinggal kan dia,tidak ada bantahan" kata ayra berjalan dan berlalu pergi.


Zaki tercengang dengan ucapan adeknya, tapi ia tahu kalau ayra melakukan itu untuk kebaikannya, zaki sebenarnya juga ragu dengan hatinya sekarang.


Ayra langsung memasuki kamarnya,dan menelepon anak buahnya.


"halo cari tahu tentang seorang perempuan yang lagi dekat dengan kakak saya,segera berikan infonya secepatnya" kata ayra langsung mematikan teleponnya tanpa menunggu jawaban orang diseberang.


Ayra ingin segera mengetahui cewek tersebut, agar abangnya tidak terlalu sakit hati nanti jika cewek tersebut kelakuannya tidak benar.


Setelah itu ayra merebahkan dirinya dan menghidupakan hpnya yang dimatikan sejak tadi siang.


Begitu banyak pesan masuk,dan ayra juga melihat chat dari farhan.


Dan tiba - tiba farhan menelpon.


"huff ngapain sih anak nelpon" gerutu ayra.


"halo,ada apa?" tanya ayra to the point.


"santai, jangan ngegas dong,gue kangen sama suaro lo" kata farhan gombal.


"kalau nggak penting gue matikan ya"kata ayra ketus.


"eitttss jangan gitu dong,lo ingat syarat gue,gue mau lo lembut ke gue"kata farhan.


"isss , lo ya nyebelin banget"kata ayra .


Tuutt


Ayra langsung mematikannya, tapi sebenarnya ayra senang dengan perhatian farhan yang kayak dulu lagi sebelum dia ke inggris.


Setelah itu ayra langsung merebahkan dirinya dan tertidur.


Kediaman pranata


Farhan yang dimatikan teleponnya oleh ayra jadi tersenyum,dia yakin pasti ayra sedang mengomelinya sekarang.


Farhan jadi teringat dengan kejadian ayra tadi siang,itu membuatnya tidak bisa bertemu dengan Ayra selama tiga minggu.


Dan itu membuatnya ingin mengetahui tentang tingkah kepala sekolah yang seenaknya.


Farhan baru menyadari kalau kegiatan pembangunan atau kemajuan sekolah tidak berkembang,karena biasa nya farhan tidak memikirkan keadaan sekitarnya.


Farhan langsung menghubungi seseorang.


"halo lo cari informasi tentang kepala sekolah di SMA 1 Bangsa dan keluarganya" ucap farhan mematikan teleponnya.


Farhan menghubungi kakak angkatnya untuk menemukan infonya, karena orang ini ahli dalam hacker jadi mudah untuk melacak atau mengetahui sesuatu.


Kediaman Adreson


Pagi yang cerah semua sibuk dengan aktifitasnya.Tak terkecuali ayra,walaupun tidak pergi sekolah karena hari ini skornya akan dimulai tapi ayra ingin mengunjungi suatu tempat.


"pagi mi pi bang"kata ayra sambil duduk di meja makan.


" pagi sayang" jawab mereka serempak.


"tumben kamu bangun pagi cepat dek,biasanya pakai drama dulu baru bangun" kata zaki meledek ayra.


" iss abang,seharunya abang bangga kalau adek mu yang cantik ini bangun sendiri" kata ayra cemberut.


"adek nggak pergi sekolah?, trus kenapa udah rapi begini mau kemana?" tanya mami rara.


"hehe iya ma,aku kena skor 3 minggu disekolah, truss aku mau ada urusan bentar" kata ayra.


"apa kena skor,kenapa?" tanya papi aril marah,karena anak nya kena skor.


"pi sebenarnya yang menggarap uang sekolah dan perusahaan adalah kepala sekolah dan kemaren anaknya buat masalah,jadi ayra kena skor deh,dan papi tenang aja semua bukti sedang aku kumpulkan" kata ayra menjelaskan.


"oke papi percayakan pada mu" kata papi aril.


"eehh iya dek,berhubung kamu tidak sekolah anterin abang ya ke tempat kuliah" kata zaki tersenyum manis.


"ngapain?, nggak aahh ogah,nanti aku jadi bahan bulyan lagi karena fans abang,nggak mau ah" kata ayra lagi.


"ayolah dek,abang lagi males bawa mobil nih"kata zaki memohon.


"nggak mau,katakan alasan sebenarnya"kata ayra menatap abang.


"hehe iya,abang kemaren di tertawakan sama teman abang karena tidak punya pacar,jadi abang bilang aja,kalau besok abang akan bawa langsung pacar abang,nah masalahnya abang kan tidak punya pacar,jadi teringat sama adek abang yang cantik ini" kata zaki cengengesan.


"truss cewek yang abang bilang semalam kemana?,kenapa tidak dia aja bawa"ucap ayra .


"iya sebenarnya abang mau bawa dia,tapi sebenarnya abang kurang suka ngelihat sikapnya yang terlalu manja"kata zaki.


"truss kenapa abang suka sama dia?"tanya ayra mengintrogasi.


"abang juga nggak tau gimana perasaan abang sama dia,tapi abang entah lah bingung abang" kata zaki pusing.


"sudah sekarang cepat selesaikan sarapan kalian" kata mami rata.


Setelah selesai sarapan ayra dan zaki menuju garasi mobil.

__ADS_1


__ADS_2