
"ayra panggil gue ayra" ucap ayra,setelah itu ia turun dan meninggal kan kafe tersebut.
Setelah itu ayra langsung pulang kerumahnya.
Setibanya di masion ayra langsung masuk.
"assalamualaikum" ucap ayra yang memasuki masion tersebut.
Tak ada yang menyahut pasalnya kedua orang tuanya tak dirumah dan abangnya kayaknya dikamar karena melihat mobil abang nya yang sudah di garasi.
Ayra langsung menuju kamarnya dilantai 2 untuk istirahat sejenak.
Ayra menghempaskan badanya dikasur, kemudian ia melihat hpnya yang di silentnya sejak pagi
"10 panggilan tak terjawab dari farhan" gumam ayra.
"ahh biarkan aja,nggak mood gue lihat angel tadi"gumam ayra.
"tapi tak apalah bisa beri dia pelajaran dikit" gumam ayra lalu ia langsung membersihkan dirinya.
Tak lama hp ayra berbunyi menandakan chat di grupnya.
dika
"p"
nathan
"z"
aisyah
"ada apa gerangan nih?"
dika
"jadikan kita ngumpul di mall"
gita
"jadi lah,jam berapa?"
nathan
"gimana kalau habis magrib?"
dika
"ok deal, habis magrib tempat biasa"
__ADS_1
farhan
"ok"
nathan
"gimana dengan lo ra?"
ayra
"kayaknya gue nggak bisa deh"
farhan
"kenapa?"
ayra
"lagi males keluar"
farhan
"pokoknya lo harus ikut tidak ada penolakan"
dika
"iya ra lo harus ikut"
ayra
aisyah
"puasss"
dika
"pake banget"
gita
"oke semuanya sekarang siap - siap jangan ada yang telat"
Setelah chat di grup berakhir ayra langsung tidur.
Hari sudah semakin gelap tapi seorang gadis masih betah didalam tempat tidurnya.
"dek bangun, udah magrib nih nggak baik tidur jam segini" ucap zaki sambil mengguncang tubuh ayra.
"hmm" deheman ayra.
__ADS_1
"kalau kamu nggak bangun abang siram pakai air" ancam zaki.
"iya ni udah bangun" jawab ayra membuka matanya.
"Dah jam bara bang" tanya ayra sambil duduk.
"udah magrib" jawab zaki singkat.
"ha? astaga adek lupa bang" ucap ayra panik dan langsung lari ke kamar mandi pasalnya dia udah janji dengan teman-teman nya.
"dasar adek gue" ucap zaki geleng - geleng kepala.
Setelah itu zaki keluar dari kamar ayra.
Setelah lima belas menit ayra keluar dari kamarnya dengan pakaian yang sudah rapi.
Diruang keluarga nampak zaki sedang memegang laptopnya,apalagi kalau bukan mengerjakan tugas kuliah atau nggak tugas kantor.
"mau kemana mu dek?" tanya zaki yang melihat penampilan ayra sudah rapi.
"mau keluar bang,boleh ya bang mau kumpul sama teman kelas ada nia juga kok" ucap ayra memelas.
"yaudah abang izinin tapi jangan pulang larut malam dan hp nya selalu aktifkan" ucap zaki tegas.
Zaki sangat menyayangi adiknya,dia tidak mau ayra kenapa napa.
"iya, makasih bang,ayra pamit dulu assalamualaikum" ucap ayra sambil menyalami tangan abang nya itu.
"waalaikumsalam" ucap zaki.
Ayra langsung menaiki motor matic nya itu dan menuju mall yang sudah dijanjikan bersama teman temannya.
Setalah sampai ayra langsung masuk kedalam mall tersebut,di mall banyak pasang mata yang melihat ayra yang begitu cantik.
Rambut hitam panjang lurus yang digerai indah,kulit putih tinggi pas dan bentuk tubuh yang bagus dengan memakai baju kaos putih polos dan dilapisi jaket levis dan celana levis hitam tak lupa tas kecilnya.
Nia melambaikan tangannya saat melihat ayra.
"lama amat lo ra"sungut nia kesal.
"sory gue telat,gue ketiduran" ucap ayra dingin.
"waah ra lo kenapa nggak jadi model aja sih,begitu cantik dan menawan" puji dika dan diangguki nathan.
jtekk
"aduh, kenapa lo jitak gue sih han" ucap dika sambil mengusap keningnya.
"mulut lo tu harusnya dijaga"ucap farhan ketus.
__ADS_1
"sewot aja lo han, atau jangan-jangan lo suka sama ayra ya" ucap dika menggoda farhan.
Farhan hanya diam menanggapi ucapan dika yang memang ada benarnya