Kenangan SMA

Kenangan SMA
Eps 34 Diantar Hendri


__ADS_3

Farhan hanya mangut - mangut mendengarkan jawaban ayra, tadinya dia berharap ayra akan memeluknya karena takut, tapi ternyata jauh dari ekspektasi nya.


Setelah film berakhir, mereka pun keluar dari bioskop tersebut.


"gimana filmnya bagus nggak nih tadi?" tanya nathan.


"lumayan sih, tapi ceritanya pas di end kurang memuaskan" ucap ayra.


"lo mah udah biasa menontonnya, lah aku bukan menikmati nya tapi malah bikin seram" jelas Aisyah.


"iya gue kan suka film horor" jelas ayra.


"sekarang kita mau apa lagi?" tanya dika.


"kita pulang aja yuk, udah ke maleman nih"ajak gita.


"yaudah yuk kita pulang, sampai ketemu besok disekolah" ucap dika.


Mereka pun pulang kerumah masing - masing menggunakan kendaraannya.


"ra lo pulang bareng gue yuk?" ajak farhan.


"gue bawa motor sendiri"ucap ayra sambil berlalu pergi.


Dan diikuti dika dan nathan.

__ADS_1


"Aisyah lo gimana?" tanya nia.


"lo duluan aja gue nantik di jemput sama supir" jelas aisyah.


"yaudah kalau gitu kita duluan ya, nantik kalau terjadi sesuatu kabarin aja" jelas nia, yang tau Aisyah nggak bawa kendaraan.


"iya tenang aja" jelas Aisyah.


Akhirnya mereka meninggal kan Aisyah sendiri. Sedangkan Aisyah menunggu jemputan nya di depan kafe tersebut.


Hendri yang mau menjalankan mobilnya melihat aisyah berdiri sendirian jadi tidak tega, ia pun menghampiri Aisyah.


"Aisyah bareng gue aja yuk, kayak nya lama deh sopir lo" ucap hendri.


"hm, mungkin bentar lagi katanya tadi mau jalan" jelas nia.


"nggak papa lo duluan aja" ucap hendri.


"ayo naik, gue bilang" ucap nathan.


"nggak papa lo duluan aja, makasih tawarannya" ucap Aisyah yang tetap tidak mau pulang dengan nya.


Karena hilang kesabaran hendri, yang Aisyah keras kepala, dia pun keluar dari mobil dan menarik tangan aisyah masuk ke mobil.


Bukannya gimana tapi di tempat yang sepi sendiri nggak baik, apalagi tengah malam gini.

__ADS_1


Aisyah yang kaget di tarik hendri hanya pasrah saja, dan menurut dengan hendri untuk pulang ke rumah diantar nya.


Didalam perjalanan, hening tak ada pembicaraan.


"hm hendri, maaf udah merepotkan kan lo, jadi merasa bersalah gue" ucap Aisyah nggak enak hati sambil menunduk kan kepalanya.


Ya Aisyah menyukai hendri saat pandangan pertama, saat melihat keramahan yang ditunjukan pada sesama temannya, yang aktif organisasi dan yang lainnya.


Tapi aisyah tau dia bukan tipe hendri, jadi dia memutuskan menyukai hendri dalam diam, karena menurutnya lebih baik mengikhlaskan dari pada bersama tapi orang itu tidak bahagia dengan kita.


Menyukai tidak harus memiliki, jadi ya walaupun sakit itu resiko jika kita terus lebih mendalai perasaan ini.


Hendri yang mendengar Aisyah ngomong begitu, memberhentikan mobil nya dijalan, dan itu membuat aisyah jadi bingung, apa hendri akan menurunnya di jalannya.


"lo ngomong apa sih, gue nganterin lo itu ikhlas, nggak ada merepotkan dan juga gue nggak mau teman gue sendirian begitu, jadi stop berfikir begitu" ucap hendri.


"iya " ucap Aisyah singkat.


Setelah mendengar kan jawaban Aisyah, hendri menjalankan mobilnya kembali.


Dipertengahan perjalanan Aisyah melihat toko buku, rencana tadi dia mau beli buku kesukaannya yang sudah terbit, Aisyah termasuk orang yang suka baca novel .


"ndri, boleh mampir tempat buku dulu nggak?, mau beli buku bentar" ucap Aisyah.


" yaudah kita mampir dulu beli bukunya" ucap hendri sambil membelokkan mobilnya ke toko buku tersebut.

__ADS_1


Mereka berdua pun masuk ke dalam toko buku tersebut.


***


__ADS_2