Kenangan SMA

Kenangan SMA
Eps 67 Akan Hancur


__ADS_3

Angel dkk pun datang ke kantin dan duduk ber sebarangan dengan tempat duduknya ayra dan farhan dkk.


Pertandingan dilakukan setelah pulang sekolah, ditempat diadakan latihan yang disediakan disekolah dengan guru dan yang lain jadi saksi pertandingan tersebut.


Angel yang duduk dipinggir kursi, dan ada seorang siswi yang lewat sambil membawakan makanan dengan sengaja angel meluruskan kakinya sehingga membuat kaki siswi tersebut tersandung dan semua makanan terjatuh berhamburan.


"haha makanya jalan itu pakai mata" ucap tika tertawa.


"cepat berdiri ngapain lo tidur di lantai" ucap angel.


Ayra yang melihat itu langsung berdiri dan berjalan mendekat kepada mereka dan membantu siswi tersebut berdiri.


"kamu nggak papakan?" tanya ayra.


"iya tidak papa kak, makasih ya kak" ucap siswi tersebut yang ternyata adik kelasnya.


"sama - sama kampungan, cocok lah kalau dilihat" ucap angel.


"ucapan mu itu tolong dijaga" ucap ayra dingin.


"emang kenapa, lagian lebih baik lo fikir - fikir lagi deh untuk nantangin gue, takut lo juga yang malu sendiri" ucap angel sinis.


Ayra tidak menghiraukan ucapan angel, karena percuma melawan nya, ayra membawa siswi tersebut ke penjual makanan, untuk mengganti makanan yang sudah terjatuh dari.


"takut bilang jangan jadi sok jago di sini, disekolah ini gue yang berkuasa, jadi siswi kampungan kayak kalian nggak pantas berada disini " ucap angel sombong.

__ADS_1


Ayra yang sedang berjalan, mendengar ucapan nya angel jadi berhenti dan berbalik badan mendekati angel.


brakkk


Meja yang didekat angel patah, karena ditendang ayra dengan tenaga kuat.


Semua yang melihatnya menganga tidak percaya.


"jangan bikin gue lepas kendali, jaga ucapan lo sebelum lo hancur ditangan gue" ucap ayra dengan nada tegas.


Angel pun sebenarnya takut dengan raut wajah yang ditunjukkan oleh ayra, tapi ia berusaha menutupi nya.


"kita lihat aja nanti, siapa yang bakalan hancur, lo atau gue" ucap angel berlalu pergi diikuti kedua temannya.


Yang lain pun mendekati ayra, dan membawanya duduk.


Ayra tidak menanggapinya, sesaat bel telah berbunyi dan jam istirahat telah berakhir.


Mereka memutuskan untuk masuk ke ke kelas dan mengikuti pembelajaran.


Disisi lain.


Zaki yang berada dikantor sedang lagi mengerjakan tugas kantor.


Tak lama pintu diketuk, dan masuk lah sekretaris nya, untuk memberitahu adanya tamu yang mengatakan kalau temannya datang.

__ADS_1


"iya ada apa?" tanya zaki kepada sekretaris nya.


"maaf pak ada teman bapak yang ingin bertemu bapak" jelas sekretaris nya.


"suruh dia masuk" ucap zaki.


Tak lama masuk lah tamu tersebut, dan zaki menoleh ke pintu, ternyata teman nya.


"tumben lo bro datang, tugas kampus kan bisa dikirim" jelas zaki kepada temannya.


"iya gue ada keperluan dengan lo" jelas fikri serius dan duduk dikursi didepan zaki.


"kayaknya serius banget, sampai lo datang ke kantor gue begini" jelas zaki yang tidak biasa nya fikri menemui nya dikantor


Biasanya mereka akan bertemu dikafe, atau ditempat lain tapi entah kenapa sampai fikri datang ke kantornya hari ini.


"gue mau nanya siapa ayra bagi lo?" tanya fikri serius.


"kenapa lo bertanya tentang itu?" tanya zaki balik.


"lo jawab jujur, siapa ayra karena gue cari tau identitas nya dan gue nggak mendapatkan apa - apa, nggak mungkin dia orang sembarangan" jelas fikri.


Zaki menatap fikri dengan intens.


"kenapa lo mau tentang ayra, apa tujuan lo?" tanya balik zaki.

__ADS_1


Zaki sangat menyayangi adiknya, ia tidak segan - segan jika ada yang mau mengusik hidup adiknya apalagi berniat buruk.


***


__ADS_2