Kenangan SMA

Kenangan SMA
Eps 69 Kemenangan Ayra


__ADS_3

Setelah kepergian ayra, kepala sekolah menghubungi seseorang untuk menyelidiki tentang identitas ayra, karena dari awal ayra datang ke sekolah ini ia juga merasa ada yang janggal, tapi kalau dilihat dari indentitas sekolah ia hanya murid beasiswa pindahan dari sekolah sekitar sini.


Ayra yang sudah datang di tempat pertandingan pun menjadi sorotan.


Angel yang melihat ayra dengan padangan sinisnya, karena dia melihat rencana nya berhasil.


" okey tanpa banyak menunggu lama, kita lihat pertandingan yang tidak diketahui oleh bapak karena secara mendadak, dan disini semoga menjadi pelajaran bagi masing - masing kita" jelas guru olahraga tersebut.


"okey ayra dan angel kalian berdua siap" tanya bapak guru tersebut.


"siap" ucap keduanya kompak.


Dan pertandingan pun dimulai, angel dengan gesitnya melawan ayra dengan berusaha untuk melumpuhkannya.


Sedangkan ayra berusaha menghindar dari serangan bertubi - tubi yang dilakukan oleh angel.


Semua penonton yang melihat keduanya menjadi merasa tegang.


Apalagi melihat ayra yang begitu lihainya dalam menghindar, tidak menyangka aja kalau ayra akan sehebat itu.


"buset tuh angel mau membunuh ayra, sampai menggila banget menyerang nya" ucap nia yang menyaksikan pertandingan tersebut.


Sedangkan farhan dkk yang melihat pertandingan tersebut dari pojokan juga merasa tegangnya pertandingan tersebut.


"gue nggak nyangka, ternyata ayra jago dalam silat, dan lebih jago dari angel, diam seperti cupu tapi sebenarnya dia luar biasa banget, udah dikelas pintar terus basket juga, gue merasa kayak dia bukan orang kalang sederhananya yang dibilang angel, melihat dia punya skill yang begitu" jelas dika.


"gue setuju dik, kadang gue penasaran juga dengan identitas nya, karena cuman dia aja gue nggak tau dia siapa" jelas nathan.


Farhan yang mendengar percakapan nya, hanya tersenyum simpul, tapi apa benar yang dibilang dika ayra mempunyai banyak kelebihan dan itu tidak ia pamerkan dan juga tidak menyombongkan dirinya.


Pertandingan terus berlanjut untuk sesi pertama dan setelah puas menghindari ayra langsung balik menyerang dengan satu kali serang sudah membuat angel terjatuh dan itu membuat wasit sebagai penengah membunyikan pluitnya tanda berhenti.


Dan sesi pertama dimenangkan oleh ayra, setelah itu mereka istirahat dulu sebelum melanjutkan sesi berikutnya.


Angel dibantu temannya untuk mengobati kakinya.


Angel yang kesel karena kalah dari ayra langsung menghubungi nara.

__ADS_1


"gimana sih lo, kenapa ayra nggak kenapa - napa saat pertandingan tadi, lo becus nggak sih tugasnya" jelas angel marah melalui sambungan telepon kepada nara.


"gue udah suruh salah satu siswi sekolah lo untuk memberikan obat gatal itu kepada bajunya ayra, dan katanya sudah beres" jelas nara.


"kerjaan lo nggak becus tau nggak" jelaa angel marah dan mematikan sambungan telepon nya.


Ayra yang ingin mendatangi angel, tidak sengaja mendengar kan percakapan angel, ayra hanya tersenyum dan kembali ke tempat pertandingan tadi.


Niat ayra mendatangi angel agar angel lebih baik jujur saja mengenai dia yang mendorong nya ke kolam waktu itu dan menyelesaikan masalah nya dengan baik, tapi diurungkan karena angel masih terobsesi akan dirinya yang mementingkan diri sendiri.


Pertandingan pun terus berlanjut, dan beberapa siswa juga sudah menyebarkan nya ke sosial media.


Dipojokan terdapat seorang siswa yang tak lain adalah bima, terus melihat pertandingan tersebut.


Dia fikir ayra adalah anak yang cuman omongan saja, tapi dia benar - benar membuktikan nya, ia rela melawan angel yang kaya karena tidak mau angel melakukan pembulyan lagi, ia tidak memikirkan gimana nanti kalau ia dikeluarkan dari sekolah jika ia menang dalam pertandingan ini oleh kepala sekolah.


Pertandingan terus berlanjut dan itu semakin menegangkan.


Angel sekuat tenaga untuk melawan ayra, dan saat ini dia tidak bisa melakukan hal kecurangan, karena rencana nya gagal.


Angel berharap ayra tidak akan memakai pakainya karena sudah diberi obat gatal, dan itu gatalnya tidak akan berhenti walau bagaimanapun caranya.


Dan itu membuat angel berteriak dan wasit pun memberhentikan pertandingan dengan ayra sebagai pemenangnya.


Ayra sangat senang akhirnya dia menang dari angel, satu persatu langkah nya dia lalui sesuai rencana.


Walaupun ayra sudah tau kekuatan masing-masing, tapi ayra juga tidak menghindari yang namanya takdir jika angel menang, tapi syukurlah semua sesuai harapan.


Semua sahabat nya mendekati ayra dan memeluknya, diikuti farhan dkk, dan juga siswa yang lain menguncapkan kata selamat.


Sedang kan angel dibawa ke uks untuk pemeriksaan sementara.


"ra hebat banget sih lo, ajerin gue ya, nggak nyangka gue punya sahabat yang sangat luar biasa" puji nia terlalu.


"biasa aja, banyak orang yang lebih dari gue" ucap ayra tidak sombong.


"selamat ya kamu menang melawan angel" ucap farhan.

__ADS_1


"iya makasih ya han" ucap ayra tersenyum.


"yaudah gue ganti baju dulu" ucap ayra meninggalkan teman nya.


Sedangkan angel yang berada di uks mengamuk tidak menerima kekalahan yang dia dapat dari ayra.


Bagaimana nantik siswa dan yang lainnya tidak mengangapnya nya lagi, dan malah merendahkannya.


Sedangkan di sosmed juga sudah banyak video tersebar nya kekalahan nya angel.


Sudah dua kali dia kalah dengan orang berbeda, dan itu menbuatnya marah dan kesel.


"udah angel, sebaiknya lo istirahat aja dulu, biar aja orang lain mengatakan apa" nasehat tika.


."enak ya lo bilang gitu, nggak tau aja lo gimana jadi gue" marah angel.


Saat sedang marahnya datang lah kepala sekolah untuk melihat keadaan anaknya itu.


Datangnya kepala sekolah membuat tika dan via pergi keluar dari ruangan tersebut sehingga tinggallah ayah anak tersebut.


"pa, gimana ini aku malu sama yang lain pa" ucap angel menangis.


"kamu tenang aja sayang, kita akan membuat ayra keluar dari sekolah ini, dan memojokkannya" jelas kepala sekolah.


"iya sama - sama apapun papa lakukan untuk kamu, dan nanti papa akan membuat namanya buruk disekolah sehingga akan menghilangkan hinaan dari kamu sayang" jelas kepala sekolah.


"iya thanks ya pa" ucap angel sambil tersenyum menang.


Di luar tika dan via yang lagi berjalan menuju ke kelas untuk mengambil tas karena akan pulang kerumah.


"ka, kadang gue merasa bagai sampah bagi angel, nggak ada gunanya" jelas via.


"gue udah dari awal sadar via, kita cuman dianggap babu sebagai suruh - suruh untuk dia, setelah itu kita nggak digunakan lagi" jelas tika.


"apa lo akan begini terus, kadang gue merasa pengen untuk tidak mau mengikuti kemauannya angel lagi, dan gue merasa mendukung akan tindakannya ayra" jelas via karena setiap tindakan nya selalu bertentangan dengan hati nuraninya.


"iya lo benar via" ucap tika yang membenarkan ucapan sahabat nya itu

__ADS_1


***


__ADS_2