
Dan pada akhirnya ayra lah yang membayar belanjaan tersebut, dan dibungkus langsung menjadi kado, agar dibawa menjadi lebih bagus dan rapi.
Setelah selesai membeli kado, mereka pun memutuskan untuk pulang, dan bersiap - siap untuk pergi acara nanti malam.
Mereka memutuskan untuk pergi sendiri - sendiri dan akan bertemu di acara tersebut.
Di sisi lain.
Zaki yang sedang bersiap - siap untuk pergi rapat yang di sudah dijadwalkan.
Sesampainya di kantor, semua para investor sudah datang, dan zaki sebagai perwakilan perusahaan A'D Company merupakan orang yang ditunggu - tunggu sekaligus invenstor terbesar diantara yang lainnya.
Saat masuk ruang rapat, semua nya sudah datang termasuk farhan sebagai perwakilan dari perusahaan Pranata company.
"okey semua sudah pada datang, kita mulai sekarang" ucap zaki yang memulai rapat tersebut.
Setelah menghabiskan waktu satu jam, rapat pun selesai, semunya sudah pada keluar dari ruangan tersebut.
"han nyantai dulu yuk" ajak zaki.
"baik pak" ucap farhan formal.
"yaelah formal amat lo han, panggil kakak aja kayak biasa, ini juga udah diluar jam kantor" ucap zaki.
"yaudah" pasrah farhan.
Farhan dan zaki lumayan dekat, karena mereka dulu satu sekolah dan juga sering ketemu juga di rapat dan yang lainnya yang berhubungan dengan kantor.
Mereka memilih duduk di kafe didepan kantor, sambil memesan cemilan dan juga minuman.
"han gimana kabar lo dan juga di sekolah, lama juga gue nggak kesana" tanya zaki.
"ya seperti biasa aja sih, cuman kurang most wainted satu" ucap farhan bercanda.
"bisa aja lo, hmm gimana kemaren tanding basket rutin dengan sekolah lain?" tanya zaki.
"hmm kemaren itu sih, hampir kalah karena lawan juga main kasar, dan saat itu anggota cadangan nggak ada, dan karena lawan mainnya kasar maka konsekuensinya boleh digantikan oleh penonton yang lagi disana dan menyaksikan pertandingan.
"kok bisa gitu, kenapa tidak ada anggota cadangan?" tanya zaki serius.
"ya salah satunya anggota kita kena hukuman dari sekolah dan menurut gue, kita sanggup menghadapi tim lawan, tapi ternyata ya gitu" jelas farhan.
"lain kali lo jadikan pelajaran sesuatu itu nggak bisa kita tentukan" nasehat zaki.
"iya siap kak" ucap farhan.
"terus gimana, menang nggak?" tanya zaki penasaran.
"iya menang, dan yang membuat menang itu ayra adek lo" ucap farhan.
__ADS_1
"jadi sekolah lain yang menantang ayra dan tim basket tersebut pakai rok itu, karena ayra" ucap zaki tertawa.
"iya karena ayra" ucap farhan.
Zaki yang tertawa berhenti dan menatap farhan dengan instens. Farhan yang tau maksud dari tatapan nya zaki pun menghela napas.
"iya gue tau kak, kalau ayra adek lo, dan sekarang juga lagi menjalankan misi di sekolah" ucap farhan menjelaskan.
"darimana lo tau" tanya zaki penuh selidik.
"gue cari info sendiri" jelas farhan.
"apa ayra juga sudah tau, kalau lo mengetahui jati dirinya?" tanya zaki serius.
"iya dia udah tau" jawab farhan.
"syukurlah, gue harap lo bisa bantuin dia, walaupun dia orangnya keras kepala" ucap zaki.
"gue bakal bantuin dia tanpa lo minta juga" ucap farhan serius.
"kapan - kapan kita latihan basket bareng dirumah gue, mau nggak?" tanya zaki.
"gue akan usahakan" jawab farhan.
Farhan kemudian melihat jam ditangannya, dan kemudian memutuskan untuk pamit kepada zaki.
"yaudah gue duluan ya, soalnya ada acara yang mau gue hadiri nanti malam" ucap farhan sambil berdiri.
"iya, yaudah gue duluan" ucap farhan sambil berjabat tangan dengan zaki gaya salam remaja dan berlalu pergi.
Malam pun tiba, di kediaman jakson semua tamu undangan sudah datang, baik dari kalangan keluarga, teman, dan juga pebisnis dari keluarga jakson.
Tak terkecuali dari teman nya hendri. Semua temannya hendri sudah datang termasuk angel dkk dan anggota Osis lainnya. Teman kelasnya juga sudah pada datang farhan dkk, dan juga nia dan gita sudah datang.
Hendri yang terus menunggu Aisyah yang belum juga datang.
"apa Aisyah tidak datang ya?" gumam hendri yang terus memperhatikan pintu masuk acara.
Angel yang melihat farhan lagi sendiri pun mendekati nya, dan mumpung ayra juga nggak datang.
" hai han, sendiri aja gue temenin yuk" ucap angel dengan bergaya sok cantik sambil merangkul lengannya farhan.
"apaan sih lo" ucap farhan melepas tangan angel dari lengannya.
Farhan juga sering memperhatikan pintu masuk acara tersebut, karena ayra yang belum datang.
Angel yang melihat farhan juga memperhatikan arah pintu, jadi kesel karena farhan pasti lagi tungguin ayra.
"kamu nungguin cewek kampungan itu ya, ngapain coba tungguin dia, pasti dia malu karena tidak punya baju bagus, daripada malu mending jangan pergi" ucap angel sambil mengejek
__ADS_1
"jaga ucapan lo ya angel, karena yang lo lihat belum tentu benar" jelas farhan dan meninggalkan angel sendiri.
"dasar cewek kampungan" kesel angel sendiri.
Acara pun akan dimulai, tak lama datang lah aisyah, dan langsung memberikan kado ke nyokapnya hendri yang lagi ultah.
Saat memberikan kado, datang lah hendri.
"lo baru datang Aisyah, kenapa lama?" tanya hendri ke Aisyah sambil melihat penampilan Aisyah yang sangat cantik dengan gaun yang tidak terbuka dengan dihiasi beberapa bling mewah serta tak lupa jam tangan indah yang melingkar ditangan Aisyah yang sudah dikasihinya.
"itu tadi agak macet dijalan" jawab Aisyah.
Sedangkan mamanya hendri, yang melihat cara nya hendri bicara, bisa menebak kalau hendri tertarik dengan perempuan tersebut.
"kalian bicara aja dulu, mama tinggal dulu ucap mamanya hendri meninggalkan mereka berdua.
"iya mam" jawab hendri, sedangkan Aisyah merasa malu dan nggak enak dengan mamanya hendri.
"hmm, jam tangannya cocok ditanganmu" ucap hendri sambil memperhatikan jam ditangannya Aisyah.
"iya maksih hen" ucap Aisyah sambil tersenyum.
"iya sama - sama, yuk kita ke belakang, teman yang lainnya udah pada ngumpul didekat kolam berenang, bentar lagi acaranya mau dimulai" jelas zaki.
Aisyah menjawabnya dengan anggukan dan mereka pergi ke tempat dimana semua temannya sudah datang kecuali ayra.
Setibanya disana Aisyah melihat semuanya sudah datang.
"Aisyah sini, kenapa lo lama?, lo nggak bareng ayra?" tanya nia yang melihat Aisyah datang dengan hendri.
"iya tadi itu macet, gue fikir udah pada datang semua, gue nggak bareng dengan ayra" jawab Aisyah.
"alahh ngapain ditungguin pasti nggak akan datang, kan dia nggak punya baju bagus, apalagi kasih kado, nggak setara dengan kita" ucap angel yang langsung menyambung ucapan Aisyah.
"jaga ucapan lo ya" ucap nia menatap angel tajam.
"kan emang iya, dari pada malu kan mending nggak datang" sambung angel lagi.
"jaga ucapan lo angel" ucap hendri yang dari tadi mendengar kan percakapan mereka.
Angel akhirnya pun diam, dan acara pun akan dimulai.
"dimana ya ayra, kok belum datang, apa iya nggak jadi datang ya" ucap farhan dalam hati.
"ayra kok belum datang ya, tadi kita sepakat ketemu nya disini makannya pergi nya nggak bareng" ucap nia yang dari tadi belum melihat kedatangan nya ayra.
"mungkin bentar lagi, palingan lagi dijalan kejebak macet sama dengan Aisyah" ucap gita.
"iya kita tunggu aja dulu" sambung Aisyah.
__ADS_1
Mereka pun menikmati acara sembari menunggu ayra yang belum datang, sedangkan angel merasa yakin bahwa ayra tidak akan datang ke acara ini.
***