Kenangan SMA

Kenangan SMA
Eps 63 Tantangan Ayra


__ADS_3

Jujur sikap angel yang semalam benar - benar keterlaluan.


Setelah ayra sampai ke toilet iapun mencuci wajah dan tangannya, sekaligus merapikan pakaian nya.


"gue bakal bongkar semuanya, secepat mungkin" gumam ayra didepan kaca dan keluar dari toilet.


Ayra yang akan keluar dari toilet, menuju ke kantin tak sengaja bertemu dengan bima.


"ra gimana keadaan lo?" tanya bima.


"nggak papa, thanks udah bantuin gue semalam " ucap ayra.


"iya nggak papa, syukurlah kalau lo nggak papa" ucap bima tersenyum.


"iya, gue duluan" ucap ayra tanpa menunjukkan ekspresi yang tidak seperti biasanya.


Bima hanya memandang kepergian ayra, tanpa menghalangi langkahnya.


Sesampainya ayra dikantin, ia melihat juga ada angel dkk yang lagi duduk didekat farhan.


Tanpa memperdulikannya ayra langsung duduk didekat nia.


"ra lama amat lo, ini makanannya udah dingin, untung nggak gue makan" ucap nia.


"hmm" ucap ayra dingin tanpa menjawab ucapan nia.


"balik kayak awal ketemu ni lo ra" ucap gita.


"iya nantik cantiknya hilang loh" ucap dika bercanda.


Ayra tetap pada makanan nya tanpa mengindahkan ucapan temannya.


"ra lo beneran nggak papakan?" tanya farhan dari tadi memperhatikan sikap ayra yang tidak seperti biasanya.


"kenapa sih sayang, kamu perhatian sama dia, kan ada aku disini" ucap angel merangkul tangan nya farhan.


"ihh lepasin nih tangan lo, udah gue peringatkan ya, jangan bikin gue tambah benci sama lo" ucap farhan tegas.


"ihh kamu jangan gitu lah sayang" ucap angel yang tidak mau melepaskan rangkulan dari lengan farhan.


Ayra dari tadi mendengar gaya bicara nya angel merasa jijik mendengar nya.


"lepasin tangan lo dari cowok gue" ucap ayra dingin.


"idih siapa sih lo berani sama gue, jangan bikin masalah sama gue, fikirkan aja tuh yang akan lo makan nantik, ntar minta - minta dipinggir jalan lagi" ucap angel mengejek.


"jangan mancing emosi gue lo" ancam ayra.


"kenapa ha, emangnya lo siapa sih, lo nggak takut, gue ini anak kepala sekolah sekaligus atlet silat disini, lo mau apa ha" ucap angel sambil berdiri.

__ADS_1


Angel mengambil minum yang ada dihadapannya dan menyiram kan nya ke ayra.


Semua murid memperhatikan nya tidak ada yang berani mendekati nya.


"eehh lo apa apaan sih, main siram aja" marah nia.


"lo keterlaluan tau nggak, ucapan lo juga nggak dijaga" sambung Aisyah.


"lo gila ya angel" teriak farhan dan mendekati ayra, untuk memberikan almamater nya agar tidak kedinginan.


Tapi sebelum itu, ayra menahannya.


Tanpa banyak bicara ayra mendekat ke arah angel dan mengguyur angel dengan jus yang ada di atas meja dan membanting gelas yang ada ditangannya hingga pecah.


Semua murid pada kaget dengan keberanian ayra.


"lo bilang apa tadi?, lo tau nggak gue begini nggak pernah yang namanya mintak makan, ohh ya gue lupa lo kan tajir ya anak kepala sekolah juga, gue baru ingat, jadi kalau kita nggak berduit maka kita akan takut, kalian semua takut?" teriak ayra.


Semua para muridpun hanya diam.


Semua hanya memperhatikan keduanya, karena keadaan sudah memanas.


Angel hanya melihat ayra tanpa menjawab ucapan nya ayra.


"dan satu lagi lo anak atlet silat,silat doang kan?" tanya ayra.


"besok gue tantang lo disini, didepan murid semuanya untuk bertanding dengan gue" tantang ayra.


Ayra pun mendekati angel dan berbisik.


"akuin kesalahan lo semalam, sebelum gue sebar videonya di media sosial" ancam ayra dan berlalu pergi.


Semua para murid mulai berbisik-bisik, tentang ayra dan angel dan apa yang terjadi besok.


Semua para murid mulai bertanya - tanya dengan siapa sebenarnya ayra, dan banyak juga yang berfikir ayra salah mencari lawan, karena angel tidak akan melepaskan lawannya begitu saja, makanya nggak ada yang berani melawan nya.


Termasuk temannya ayra, siapa ayra, kenapa ayra berani menantang angel yang notabesnya orang berada, jika dibandingkan dengan angel masih jauh kayanya angel.


Ayra langsung menuju lokernya yang memang iya simpan baju ganti, untuk berjaga - jaga saja.


"mungkin waktu yang tepat ya untuk mulai membongkar jati diri gue, tapi sebaiknya gue ke markas dulu nemuin kak ahda" gumam ayra.


Setelah selesai berganti pakaian, ayra langsung ke kelas karena bel masuk juga sudah berbunyi.


Semua siswa gempar dengan berita tentang besok ayra yang secara terang - terangan menantang angel.


"ra lo yakin akan menantang angel, lo nggak tau ra dia juara atlet di sekolah disini, dan karena itu iya disegani ra, mending jangan deh ra" cemas nia.


"iya ra mending jangan ra, lo tau angel gimana" sambung gita.

__ADS_1


Farhan yang melihat ayra, langsung mendekati tempat duduk nya ayra.


"kita perlu bicara nantik pulang sekolah" ucap farhan dan kembali ke tempat duduknya.


Dikelas sebelah tepatnya dikelas angel dkk.


"angel lo yakin bakal menang dari ayra, dia kayaknya bukan main - main deh nantangin lo" ucap tika


"lo cemasin gue, karena si kampungan itu, emang dia bisa apa, sampai gue harus takut sama dia" ucap angel sombong.


"tapi angel" ucap via, langsung dipotong oleh angel.


"udah temenin gue ganti baju dulu, karena dia gue basah begini" ajak angel.


Di sisi lain.


Zaki yang lagi berada di kampus dan juga temannya baru habis mengikuti pembelajaran dari dosen.


"zaki gimana kabar lo dengan ayra" tanya Fauzan.


"kenapa emang" tanya zaki menautkan alisnya.


"hmm nggak ada sih, kami pusing traktir lo terus, kami fikir lo nggak bakalan pacaran" jelas fauzan.


"itu lah akibat kalian yang selalu bilangin nggak laku, kena sendiri kan?" ucap zaki sambil tertawa.


"iya sih, jadi nyesel tau nggak ledekin lo terus, ternyata kami yang rugi" sungut alif.


"kami yang traktir orang terkaya, gimana nggak tuh kena mental" jelas fauzan.


"nggak boleh gitu, harus ikhlas biar dapat pahala, membagi tidak tergantung pada siapa dan dia itu gimana" jelas zaki.


"iya sih, ehh itu ada nara tuh kabur yuk, daripada ladenin dia bikin gue mumed" jelas alif.


Mereka pun meninggalkan kampus dan mengendarai mobil mereka menuju kafe karena ada tugas yang harus dikerjakan yang dikasih dosen tadi saat mengajar.


Sedangkan nara yang akan menemui zaki dkk, melihat nya naik mobil jadi kesel.


Gimana tidak padahal ia ingin mendekati zaki, malah orangnya kabur.


"ihhh awas ya kamu zaki, gue bakal bikin lo jadi milik gue" teriak nara sendiri.


Siswa yang berlalu lalang melihat nara yang berteriak, berbisik-bisik dengan temannya.


"apa lo lihat - lihat" ucap nara marah dan pergi menuju ke mobilnya.


Ia memutuskan untuk menemui angel gimana kelanjutannya rencananya.


***

__ADS_1


__ADS_2