
Quezon, Filipina.
Edgar tertawa terbahak bahak melihat kelakuan Aninda. Dia sama sekali tidak mengerti apa yang dimaksud Aninda. Dia bahkan tidak tahu, kalau ternyata Aninda bicara padanya.
"So cute. Berhentilah membuatku tertawa, gadis kecil." Ucapnya sambil menatap layar komputernya yang memperlihatkan wajah Aninda dan semua tingkah konyolnya.
"Aninda, ikaw ay isang cute na babae." (Kamu gadis yang imut)
"Apa dia tidak mengantuk? Kenapa dia masih terus berjoget dan tidak segera pergi tidur." Merutuk pada Aninda yang tidak mengindahkan perintahnya untuk segera tidur.
Saat ini Edgar juga sedang live dan berinteraksi dengan penggemarnya.
"Guys, follow Aninda. Meski kita tidak mengerti bahasanya, tapi dia sangat lucu. Kalian akan tertawa saat menonton livenya."
Dia menjawab pertanyaan dari penggemarnya yang bertanya alasan Edgar tertawa saat menonton live Aninda, padahal tidak mengerti bahasanya.
"Fallow guys. Aninda so cute." Edgar terus meminta penggemarnya untuk memfollow Aninda.
Tidak ada alasan untuk para Fans nya menolak saran dari idola mereka. Dengan seketika merekapun memfollow Aninda.
#Aku senang melihat kak Edgar tertawa bahagia.#
#Kak Edgar sangat menggemaskan saat tersenyum malu malu.#
#Aku sudah tahu penyebab tawa dan senyum itu.#
#Aku sudah mengikuti Aninda. Kak Edgar benar, dia gadis kecil yang lucu.#
"Benar, kan? Dia sangat lucu. Tingkah konyolnya membuat perutku sakit karena tertawa." Ungkap Edgar sambil tersenyum bahagia.
Senyuman indah itu belum pernah dilihat orang orang sebelumnya, sejak enam tahun yang lalu. Dan Kini Edgar kembali tertawa dan tersenyum bahagia, bukan hanya sekedar acting dan untuk menghibur penggemar saja. Tapi, Edgar benar benar tertawa. Semua itu karena Aninda.
...🍁🍁🍁...
Siang ini Reyna dan Ale sedang live bareng. Ale sedang berada di area pembangunan rumah baru Edgar. Dia datang untuk melihat sudah berapa persen kesiapan rumah tersebut.
"Apa rumahnya akan segera jadi?" Tanya Reyna.
"Sepertinya begitu. Tapi, kemungkinan akhir tahun baru benar benar bisa ditempati." Jawab Ale.
__ADS_1
Lalu dia berkeliling di rumah yang memiliki tiga lantai itu. Sungguh rumah yang indah seperti istana.
Ale mulai memperlihatkan rumah yang baru setengah jadi itu pada para penggemar Edgar, khususnya Rich peole tim.
"Reyna, aku harus mulai dari mana?" Meminta saran dari Reyna.
"Dari lantai paling atas dulu." Sarannya.
Ale pun langsung menaiki satu persatu anak tangga untuk menuju lantai paling atas. Setibanya dilantai paling atas, Ale mulai membalikkan kameranya, agar penggemar bisa melihat rumah itu.
"Guys, aku sudah di lantai atas. Disini nanti, akan dijadikan ruang santai untuk Edgar bersama keluarganya." Dia terus melangkah.
"Nah ini kamar Edgar. Kita tidak bisa masuk, karena lantainya baru dipasang. Kemudian, yang sebelah sana..."
Menunjuk salah satu ruangan lagi. "Ruangan itu, adalah studio tempat Edgar bekerja." Jelasnya.
Lalu Ale melangkah lagi, kali ini menuju balkon yang luas. Terlihat jelas pemandangan indah dari balkon lantai atas itu.
"Ini kolam renang guys. Edgar sangat suka berenang. Jadi, dia minta agar dibuatkan kolam renang yang dekat kamar dan ruang kerjanya. Katanya ketika lelah bekerja atau susah tidur, dia bisa langsung berenang tanpa harus berjalan jauh untuk menuju kolam renang.
Ale hanya memperlihatkan hal hal penting saja. Dia tidak terlalu detail memperlihatkan setiap sudut rumah tersebut.
"Good." Jawab Reyna dengan mengacungkan dua jempol pada kekasihnya itu.
Kemudian, dia pun menuju lantai bawah. Sebenarnya masih ada beberapa kamar disana, seperti kamar tuan putri kecil Edgar. Tapi, dia sengaja tidak memperlihatkan pada para penonton. Sudah pasti alasannya, karena tidak ingin mengundang masalah baru untuk karir Edgar.
"Sekarang kita sudah ada di lantai dua. Rencananya, lantai dua ini akan di isi dengan berbagai tempat permainan. Seperti biliyar, komputer untuk bermain game, ruang karoke juga dan ada beberapa yang lain juga." Jelas Ale singkat.
Beberapa lainnya itu adalah play ground untuk tuan putri kecilnya. Edgar membangunkan play groud khusus untuk putrinya kesayangannya.
Kemudian, Ale turun lagi. Dan kini dia dilantai dasar. Dia memperlihatkan ruangan kantor, khusus tempat tim bekerja. Lalu ada beberapa kamar untuk mereka menginap. Lalu ada juga toilet cewek dan cowok. Kemudian, ada cafe kecil kecilan tempat semua tim berkumpul, rapat, atau pun meeting.
"Ok guys, cukup ya. Aku hanya bisa memberitahukan beberapa, karena rumahnya masih dalam tahap pembangunan. Semoga kalian senang, sudah bisa melihat gambaran rumah impian Edgar." Ujarnya yang sudah melangkah keluar.
"Reyna. Aku akan pulang sekarang." Ucapnya setelah puas memperlihatkan bangunan rumah baru Edgar.
"Ok. Bye bye Ale. Bye bye guys, see you soon." Dia pamit pada penonton dan Ale sekaligus.
Kemudian, Reyna langsung mengakhiri livenya. Sedangkan Ale masih live dan mengobrol bersama fans nya.
__ADS_1
"Guys, apa yang kalian lakukan? Apakah kalian sudah makan?" Tanya Edgar yang sudah berada didalam mobilnya. "Ternyata melelahkan sekali. But its ok, I am happy." Tersenyum manis pada penggemarnya.
"Aku akan mulai menyetir. Jadi, kalian tetap disini ya." Meletakkan Hp di depannya dan mengarahkan kamera padanya. Lalu, Ale memasang sitbelt dan mulai melajukan mobilnya.
"Sepanjang perjalanan, aku akan bernyanyi untuk kalian. Dengarkan nyanyi ini dengan baik. Sungguh lagu yang sangat indah dan merdu untuk didengar."
Suara musik terdengar. Ale memutar lagu romantis yang saat itu sedang hits karena merupakan soundtrack film romantis yang masih terus tayang di Bioskop.
"Lagu ini sangat membuatku merasa damai. Hatiku terasa sejuk." Ucapnya sebelum kembali bernyanyi lagi.
#Kamu tahu Aninda, Ale?#
Komentar itu membuat Ale berhenti bernyanyi. Dia berpikir sebentar untuk menjawab pertanyaan itu.
"Aninda tiktoker di Indonesia. Benar kan?" Menatap layar.
#Apa dia kekasih Edgar?#
"No, no. Ed hanya senang melihatnya. Kalian tahu, kan! Gadis itu sangat lucu dan konyol." Jawabnya.
#Aku pikir Aninda sudah punya suami.#
#Aninda sudah menikah. Katakan agar Edgar tidak mengganggunya.#
Mata Ale melotot membaca komentar itu. "No guys. Aninda belum menikah." Dia menegaskan agar tidak terjadi kesalahpahaman.
#Aku berharap Edgar menjalin hubungan dengan Aninda secara nyata.#
Komentar kali ini membuat Ale tertawa geli. "Apa kalian ingin Edgar dan Aninda bersama?"
Dia bertanya untuk memastikan bagaimana tanggapan para Fans terhadap Edgar dan Aninda.
#Sangat suka.#
#Aku berharap Aninda adalah jodoh Edgar.#
#Aku bahkan mengkhayal mereka bertemu dibandara. So sweet.#
#Katakan pada Edgar untuk segera membawa Aninda ke Filipina.#
__ADS_1
Masih banyak komentar dari Fans yang berharap Edgar benar benar memiliki hubungan khusus dengan Aninda. Padahal antara Edgar dan Aninda saja tidak saling kenal. Aninda hanya gadis asing yang kebetulan membuat Edgar merasa bahagia. Dan mungkin bagi Aninda, Edgar hanya pria asing yang aneh.