
Satu minggu dihabiskan Edgar dan timnya di Cebu. Mereka berlibur sekaligus bekerja. Dan saat kembali, mereka mendapat teman baru. Dia adalah Alejandro.
Setelah tiba kembali di Quezon, mereka menyambut Alejandro dengan sambutan yang meriah.
"Selamat datang di rich people tim, Alejandro." Teriak teman teman sambil bersulang meminum minuman bersoda.
Edgar sangat mempedulikan kesehatan, sehingga dia tidak mengizinkan teman temannya untuk meminum minuman beralkohol dan merokok. Mereka hanya bersenang senang dengan minuman bersoda, lalu ditemani BBQ dari makanan laut. Karena Edgar tidak bisa memakan daging. Dan semua orang ditim menyukai saran itu tanpa ada kata tapi.
Mereka juga mulai bernyanyi diruangan karoke. Bahkan juga ada yang berdansa. Begitulah mereka berpesta. Sedangkan Edgar dan James fokus mengedit video hasil rekaman mereka di Cebu. Video itu akan langsung di upload di channel youtube Edgar.
"James, tolong cut yang ada Liezel!" Tegas Edgar.
Dia sangat menjaga putrinya dengan baik. Tidak satupun dari kontennya terdapat rekaman atau foto putrinya. Dia hanya menyimpan rekaman yang ada Liezel untuk ditontonnya sendiri. Bukan maksud menyembunyikan kenyataan kalau dirinya sudah memiliki anak. Tapi, Edgar tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi pada Liezel, seperti hujatan dan hate komen dari para penonton yang bisa saja tidak menyukai dirinya.
Edgar juga tidak ingin, Ariana mengetahui kabar tentang Liezel. Karena Ariana sendiri yang memutuskan untuk meninggalkan Liezel bersamanya. Itu juga salah satu alasan terbesar Edgar tidak ingin mempublis tentang putrinya.
"Ed, kamu punya akun Tiktok?" Tanya Ale yang sudah bosan berdansa.
"Tidak. Kenapa?"
"Ketinggalan zaman. Dasar pria tua." Ejeknya yang akhirnya mendapat pukulan dari Edgar di pundaknya.
"Hahah, sorry." Membuka APK Tiktok dan memperlihatkannya pada Edgar.
"Ini Tiktok?" Tanya Edgar.
"Hmm, ini tiktok. Kamu bisa mengupload video pendek tentang keseharian kamu, atau hal hal lucu lainnya. Tapi yang lebih sering orang gunakan dalam tiktok, adalah berjoget, dance ataupun melakukan tantangan lainnya." Jelasnya sambil memperlihatkan video orang orang di tiktok.
"Bisa menghasilkan uang nggak? Kamu kan tahu aku mencari uang untuk menjadi Rich Papa buat Liezel."
"Dasar pria tua yang kuno." Ejeknya lagi.
__ADS_1
Tapi kali ini tidak mendapat pukulan hanya tatapan tajam mematikan dari Edgar, sehingga membuat Ale tertawa terbahak bahak. Dia sangat senang melihat Edgar yang sedang kesal.
"Kamu bisa menghasilkan banyak uang dari sini. Sama seperti di youtube. Tapi harus punya banyak followers terlebih dahulu." Dia menjelaskan semuanya tentang cara bermain tiktok dan bagaimana caranya agar bisa menghasilkan uang.
Edgar mulai tertarik, sehingga dia meminta Ale untuk membuatkannya akun tiktok. Bukan hanya Edgar yang diajarkan Ale tentang tiktok malam itu, tapi semua tim rich people. Tepat seperti yang Edgar katakan, dia ingin sukses bersama semua teman temannya. Dan akhirnya malam itu, mereka semua resmi punya akun tiktok.
"Hai Reyna. Are you ok?" Ale mulai mendekati Reyna.
"No." Jawab Reyna singkat.
"Why?" Duduk disebelah Reyna.
"Coba lihat Ed. Dia tidak pernah merasa bahagia. Lukanya teramat dalam. Dia bahkan sampai pada tahap trauma untuk kembali menjalin cinta dengan wanita. Dia kesepian, dia terluka, dia bersedih." Ucap Reyna.
"Sorry, Reyna. Aku juga melihat semua itu dari mata Edgar. Tapi, aku tidak tahu apa yang terjadi selama aku tidak ada. Aku tidak ingin bertanya padanya, karena takut membuatnya tidak nyaman." Ungkap Ale.
Mendengar itu, Reyna pun langsung menceritakan semua yang terjadi pada Edgar. Ale mendengarkan dengan serius semua yang diceritakan oleh Reyna. Mendengar semua itu, membuat mata Ale berkaca kaca. Dia benar benar tidak menyangka, pria sebaik dan setulus Edgar disia siakan oleh seorang Ariana.
...🍁🍁🍁...
Tiga bulan berlalu.
Kini Edgar tampil dengan penampilan baru. Aura ketampanannya yang tersembunyi, sudah dibuat terlihat jelas dengan bantuan Alejandro. Dia mengubah style Edgar dari ujung kaki hingga ujung kepala. Hal itu membuat Edgar semakin dipuja puja oleh para fansnya.
Dan Edgar juga sudah mulai aktif di tiktok. Dia mengikuti perkembangan tiktok dengan baik. Namun, dia tidak melupakan channel youtubenya yang selalu menanyangkan drama komedi setiap akhir pekan.
Edgar menikmati semua pekerjaannya dengan senang hati. Tentunya juga dengan bantuan dari semua teman teman timnya.
Penghasilan Edgar dari channel youtube dan tiktoknya sudah mulai meranjak naik. Sehingga dia bisa mengumpulkan pundi pundi uang yang selalu bertambah setiap bulannya.
Edgar tidak sombong dengan kesuksesannya. Bahkan banyak anak anak muda yang meminta bantuannya, dengan senang hati Edgar membantu mereka tanpa pamrih.
__ADS_1
"Ed, jangan terlalu baik. Aku khawatir Ed akan dimanfaatkan oleh orang orang yang ternyata punya niat jahat."
Hanya kalimat itu yang muncul dari mulut Efran, selama Edgar sudah senakin terkenal dan mulai meraih kesuksesan.
"Ed hanya membantu mereka. Ed kasihan setiap kali ada orang yang meminta bantuan, Ed teringat saat saat Ed masih berjuang bersama teman teman untuk bisa sampai dititik ini." Mencoba memberi pemahaman pada Efran.
"Aku tahu Ed hanya ingin membantu mereka. Tapi, lihatlah beberapa orang yang Ed bantu, malah menjelek jelekkan Ed. Mereka mencoba menjatuhkan Ed." Jelasnya.
"Tidak semudah itu untuk menjatuhkan Ed. Kamu tidak usah khawatir. Hhmm." Mengusak puncak kepala adik bungsunya yang mulai dewasa itu.
"Ed tidak ingin menikah lagi?"
Pertanyaan itu membuat Edgar terdiam. Dia berhenti mengusak kepala adiknya. Lalu, dengan cepat dia menggeleng.
"Tidak apa tidak menikah. Tapi, setidaknya cobalah untuk membuka hati Ed untuk wanita." Dia mengatakan dengan suara lantang.
"Wwuahh, kenapa adek Ed yang gagah ini tiba tiba ingin Ed segera menikah?" Mencubit kedua belah pipi Efran bersamaan.
"Ed, aku serius. Cobalah untuk memiliki pacar. Pilih dari sekian banyak wanita cantik yang menyatakan cinta untuk Ed." Dia agak berteriak.
"Bukankah kamu sendiri yang tidak menyukai wanita wanita itu saat Ed mencoba dekat dengan mereka?" Ungkit Edgar.
"Iya memang aku tidak suka wanita wanita itu. Tapi, jika memang salah satunya bisa membuat Ed merasa nyaman dan jatuh cinta, maka aku akan berusaha menyukainya juga." Ungkapnya dengan nada bicara yang agak tinggi.
Bukan bermaksud membentak kakaknya itu. Dia hanya ingin kakaknya berhenti menderita dan segera melupakan Ariana. Karena dimata Efran, menurutnya Ed masih mengharapkan Ariana.
"Atau jangan jangan Ed masih mencintai Ariana?" Tebakan yang salah dan membuat Edgar tertawa geli.
"Ed bahkan sudah melupakan wajahnya. Ed memilih sendiri bukan karena masih mengharapkan Ariana atau siapapun. Ed hanya sangat menikmati kehidupan Ed saat ini. Hanya itu, Efran. Percayalah!" Dia meyakinkan keragu raguan adiknya.
"Ed akan jatuh cinta, diwaktu yang tepat dan pada orang yang tepat." Dia mengatakan itu sambil menatap dalam kedua bola mata adik bungsunya itu.
__ADS_1