
Sepanjang perjalanan menuju Bandung, Edgar selalu menggenggam erat tangan Aninda. Mereka tidak saling ngobrol, tapi hanya saling tersenyum malu malu saat saling bertatapan. Sementara, Tio, Ale, Efran dan James malah sangat asyik mengobrol. Mereka bicara pada Tio menggunakan bahasa Inggris agar Tio bisa memahami ucapan mereka.
Sementara, di depan sana Edgar mulai ingin berbicara pada Aninda.
"Kumain ka naba?" tanya Edgar.
Aninda mengangguk. "Ed?" Dia balik bertanya.
Edgarpun mengangguk. Lalu, dia mengambil handphonenya dan bicara disana menggunakan bahasa Filipina. Lalu memperdengarkan bahasa Indonesianya pada Aninda.
"Apakah kamu senang bertemu denganku?"
Edgar menatap wajah Aninda yang bersemu merah mendengar pertanyaan itu.
"Mmh, Aninda sangat senang bertemu Ed." Jawab Aninda juga dengan menggunakan bantuan google.
"Aninda bobo." Teriak Ale yang duduk di kursi belakang.
Dia menggoda Aninda. Seperti biasa saat mereka live bersama, Ale memang sangat senang menggoda dan menjahili Aninda. Menurutnya, Aninda seperti seorang adik kecil yang sangat lucu dan menggemaskan untuk diganggu.
"Ed... Ale…" Rengek Aninda mengadu pada Edgar.
__ADS_1
Edgar tersenyum gemas melihat ekpresi menggemaskan diwajah Aninda.
"Mmh, Ale…?!" Edgar memperagakan untuk memukul Ale.
"Iya. Ale… bug bug…" Ulang Aninda mengikuti gerak tangan Edgar saat mencontohkan.
"Wweeekkk, Aninda bobo." Teriak Ale lagi.
"Ed… Ale… bug bug, mmh?" Mempoutkan bibirnya.
Dengan segera Ed memukul Ale, tapi tidak kena. Ed tidak menyerah, dia terus berusaha memukul Ale yang terus menghindar. Melihat Ed kesusahan untuk memukul Ale, Aninda ikut membantunya.
Pertikaian terjadi didalam mobil. Mereka saling perang pukulan dan akhirnya tertawa bersama.
"Guys, time for Tom and Jerry, fight…" Ucap Efran pada fans yang sedang menonton livenya.
Efran bahkan merekam pertikaian menggelikan itu, agar fansnya melihat langsung, keadaan kacau di dalam mobil. Bahkan, pak supirpun ikut tertawa melihat kelucuan yang diciptakan oleh Ale, Edgar dan Aninda.
"Ale not handsome..." Teriak Aninda kesal.
"No. I am handsome. Ed no handsome and Aninda bobo." Ejek Ale dengan ekspresi yang membuat Aninda bertambah kesal.
__ADS_1
"Ed, Ale... Hikkss." Rengek Aninda kembali mengadu pada Edgar.
"Cup… cup... Aninda beauty. Ok!" Ucap Edgar sambil membelai lembut pipi Aninda yang agak tembem itu.
"Ale bobo, huh… Ale not handsome. Ok!" Dia mencoba membujuk gadis kecilnya agar tidak bersedih dengan ejekan Ale.
Tio tersenyum senyum gemas, meyaksikan betapa menggemaskannya saat Edgar memanjakan Aninda dan memperlakukan Aninda seperti anak kecil.
"Guys, mereka akhirnya benar benar bertemu. Lihatlah, bagaimana menggemaskannya mereka berdua." Bisik Tio pada Fans yang sedang menonton livenya.
Tio dengan diam diam merekam Aninda dan Edgar. Juga tidak lupa merekam Efran, Ale dan James. Dia menunjukkan semua keadaan dimobil saat itu dan juga menunjukkan betapa Edgar dan Aninda sangat bahagia karena akhirnya bertemu secara nyata.
"Aku akan menjadi cctv yang akan memperlihatkan bagaimana sweetnya mereka berdua. Selamat menonton ya guys."
Tio memberitahukan pada penggemarnya terus memantau live dan juga Video yang akan diupload di tiktoknya.
"Satu lagi, guys. Aku sepertinya akan selalu menjadi obat nyamuk mode on siang malam nih, untuk menemani mereka berdua yang asik uwu uwuan. Sedangkan aku, hhuuukkss." Terus berbisik pada fansnya.
Sementara, di depan sana. Edgar sudah bersandar dibahu Aninda, setelah pertikaian dengan Ale berakhir. Dia merasa sangat mengantuk dan lelah setelah menempuh perjalanan jauh dari Filipina ke Jakarta. Dan sekarang, mereka harus kembali melakukan perjalanan menuju Bandung yang juga jauh dari Jakarta.
BANTU LIKE, KOMEN DAN FAV JUGA.😄
__ADS_1
SUPAYA AUTHOR LEBIH SEMANGAT UNTUK MELANJUTKAN PENULISAN KARYA INI.👍