Ketika Aninda Jatuh Cinta

Ketika Aninda Jatuh Cinta
Episode 39


__ADS_3

Dua minggu kemudian.


Kegalauan Aninda kembali dipendamnya. Dan hari ini, Edgar datang menjemputnya untuk di dibawa ke Filipina.


"Bu, adek pamit dulu. Ibu baik baik, ya." Ucap Aninda sambil terus memeluk erat tubuh Ayuni.


"Kamu yang harus baik baik disana. Dan kalau bisa, jangan dua minggu di sana. Cukup empat atau lima hari saja."


Ucapan Ayuni kali ini terdengar serius. Tio tersenyum dan mengacungkan jempol pada kakaknya itu. Dan itu artinya Tio akan mengusahakan keinginan kakaknya. Sementara Edgar dan Ale hanya mengangguk ragu, meski mereka tidak paham apa yang dikatakan oleh Ayuni.


Dan setelah berpamitan, mereka pun menuju bandara. Seperti biasa, Edgar sangat perhatian dan juga sangat menjaga Aninda selama perjalanan. Namun, kali ini Edgar dan Aninda malah lebih banyak diam. Mereka tidak terlalu banyak mengobrol, karena mereka bicara pada hati mereka masing masing.


Sedangkan Ale dan Tio, mereka kembali menjadi cctv yang memantau sepasang insan yang dimabuk cinta itu. Mereka membagikan kabar gembira itu kepada fans mereka melalui sosial media.


Setelah menempuh perjalanan udara, beberapa jam kemudian Aninda dan Tio akhirnya menginjakkan kaki mereka di negara asing itu. Tapi, hebatnya meski baru pertama mereka datang di Negara asing ini, mereka disambut antusias oleh banyak orang. Orang orang tersebut adalah para fans EdAn dan juga Tio lovers yang ada di Filipina.


"Ed, mereka sudah menunggu kedatangan Aninda?" Tanya Aninda ragu. Matanya bahkan tanpak berkaca kaca karena merasa terharu.

__ADS_1


"Iya, mereka menunggu kedatangan Aninda di sini." Jawab Edgar tersenyum bahagia.


Beberapa fans bahkan memberikan bunga, surat dan juga boneka untuk Aninda. Semua hadiah tersebut langsung diambilkan oleh Edgar dan diserahkan pada pengawal khususnya.


"Aninda, we love you!" Teriak para fans.


Aninda tersenyum senang, "Love you too guys." Jawab Aninda.


Lalu, setelah mereka berada di luar Bandara, barulah Edgar mengizinkan fans untuk berfoto dengan Aninda dan juga dirinya.


Eits, tunggu! Bukan hanya Aninda yang disambut hangat oleh fans Filipina, Tio juga mendapat perlakuan yang sama. Mereka bahkan memberi gelar pangeran tampan untuk Tio. Mereka saling berbincang dan mengatakan bahwa Tio sangat tampan.


"Aninda, you look so cute." Puji Papa pada Aninda.


"Thank you, Papa. Papa look so handsome." Balas Aninda memuji calon mertua.


"Miss you…" Ucap Reyna yang langsung memeluk erat tubuh Aninda.

__ADS_1


"Me too…"


Keduanya saling berpelukan. Dan Aninda lagi lagi terharu. Dia merasa sangat bahagia diperlakukan dan disambut baik oleh orang orang asing itu.


"Yuk, kita langsung pulang. Aninda sama Tio butuh istirahat dan makan." Ujar Edgar mengingatkan


"Aninda pasti capek. Tio juga." Papa merangkul bahu Aninda dan Tio untuk mengajak mereka masuk ke mobil yang akan membawa mereka ke kediaman keluarga besarnya.


Edgar langsung membukakan pintu mobil sport warna biru langit untuk Aninda. Sementara Tio ikut bersama Ale dimobil lainnya.


"Are you ready, my princess?" Tanya Edgar pada Aninda.


"I am ready!" Seru Aninda semangat.


Edgar pun langsung memacu mobilnya di jalan raya Filipina.


"Aninda, I love you so much!" Teriak Edgar.

__ADS_1


Hanya senyum manis yang terlihat di wajah Aninda. 'I love you too Ed. But, I am sorry!' Bisik Aninda dalam hati.


"Mahal kita Aninda!" Teriak Edgar sekali lagi sambil terus fokus mengendalikan setir mobilnya.


__ADS_2