Ketua Gangster Ku

Ketua Gangster Ku
Tingkah Alex yang menggemaskan


__ADS_3

Setelah entah berapa lama aku pingsan, aku pun terbangun.


" Emmm " Mata ku mulai terbuka perlahan.


" Fika Fika, kamu udah sadar " kata seseorang yang masih terlihat samar-samar.


" Emmm Alex " kata ku sambil berusaha bangun.


" Iya ini aku, kamu tiduran aja jangan bangun " kata Alex.


" Aku kenapa? Bukan nya tadi aku lagi di tempat kerja, kok tiba - tiba aku di rumah? " Tanya ku.


" Tadi kamu pingsan " jawab nya.


" Hahh pingsan lagi? " tanya ku lagi.


" Iyaa Fika kamu pingsan karena terlalu lelah dan terlalu banyak menangis " kata seseorang.


" Ehh kamu siapa? " Tanya ku ke dia.


" Ini temen aku dan dokter kepercayaan aku " jawab Alex.


" Perkenalkan nama saya Nathan " kata nya.


" Oh iya, nama aku Fika. Gk usah terlalu sopan sama aku " kata ku sambil tersenyum.


" Eheemmm " Alex berdehem.


" Ehh Alex? Kenapa? Tenggorokan kamu sakit? " Tanya ku.


" Gk. Oh iya Nat, tadi kata kamu Fika pingsan karena kebanyakan nangis. Perasaan terakhir dia nangis itu waktu di rumah kakek. Tapi kok dia bisa pingsan? " Tanya Alex ke Nathan.


" Emm menurut aku dia baru aja nangis sebelum pingsan dehh " kata Nathan sambil melirik ku.


" Ehh a...a...aku gk nangis kok tadi " kata ku terbata - bata.


" Hahaha ketauan banget boong nya " kata Nathan sambil tertawa.


" Kan aku udah bilang jangan sering nangis, liat kan sekarang jadi nya kamu sakit " kata Alex sambil memegang pipi ku.


" Hmm maafin aku ya. Tadi semua karyawan tau kalo aku mau resign dan mereka nangis, aku kan jadi ikutan nangis " kata ku sambil memegang balik tangan nya Alex.


" Ehemm masih ada aku di sini loh " kata Nathan.


Aku pun melepas kan tangan Alex dan memalingkan muka karena malu.


" Kamu resign kenapa? " Tanya Nathan ke aku.


" Aku mau lamar kerja jadi dokter " jawab ku.


" Ohh kebetulan di tempat aku bekerja lagi kekurangan dokter " kata Nathan.


" Ehh serius? " tanya ku.


" Yaa serius lah, tapi harus S2 kalo mau lamar kerja di sana " jawab Nathan.


" Hehh cuma S2? Tunangan ku ini udah lebih dari S2. Iya kan sayang " kata Alex sambil mencubit pipi ku.


" Wahh serius? Kalo kayak gitu kamu pasti langsung ke terima " kata Nathan antusias.


" Yaa pasti donk. Sayang ku ini bukan hanya lulusan kedokteran biasa. Dia lulusan kedokteran terbaik dari universitas terbaik " kata Alex membanggakan ku.


" Ohh jadi kamu orang yang pernah viral 2 tahun lalu itu? Mahasiswa dengan nilai terbaik dari lulusan terbaik? " Tanya Nathan.


" I...i...iya itu aku hehehe " jawab ku malu.


" Wahh suatu keberuntungan dan kehormatan banget bisa ketemu kamu. Aku bisa kan belajar lebih banyak sama kamu? " tanya Nathan semangat.


" Bisa kok. Apapun yang mau kamu tanyain ke aku tanya aja, gk usah sungkan ya " jawab ku ramah.


Nathan mengangguk semangat seperti anak kecil.


" Pfttt... lucu banget sii kamu " kata ku sambil mengacak - acak rambut Nathan.


Alex langsung menepis tangan ku.

__ADS_1


" Ngapain pake megang - megang rambut segala sihh " kata Alex jutek.


" Emang kenapa? Aku suka kok " kata ku polos.


" Pftt... kayak nya ada yang cemburu nihh " kata Nathan.


" Hahh cemburu? Kamu cemburu gara - gara aku megang - megang rambut Nathan? " tanya ku masih bingung.


" Huhhh gk peka banget sihh jadi orang " jawab Alex sambil memalingkan muka.


" Yahh ngambek kan Alex nya hahahaha " kata Nathan sambil tertawa terbahak-bahak karena tingkah Alex.


" Ulu ulu ulu yaa ampun gemesin banget sih kamu. Maaf dehh kalo aku kurang peka, lagian kan bukan tugas nya cewek buat peka " kata ku sambil mencubit pipi Alex.


Alex menepis tangan ku.


Aku sedikit terkejut tapi menurut ku tingkah nya sekarang sangat menggemaskan.


" Udah donk jangan ngambek lagi ya " bujuk ku sambil mengelus rambut Alex.


" Humphhh jangan pegang - pegang rambut aku " kata Alex sambil menggembung kan pipi nya.


" Aishhh ketua gangster satu ini kalo udah ngambek susah banget di bujuk nya " kata ku mengeluh.


Aku pun mencium pipi Alex.


" Udah yaa jangan ngambek lagi. Aku gk bakal elus - elus cowok lain lagi kok " kata ku sambil tersenyum manja.


" Huhhh bener ya? " Tanya Alex memastikan.


" Iyaa " jawab ku.


Hari itu aku dan Nathan terus tertawa terbahak-bahak karena tingkah Alex.


Keesokan hari nya aku pergi ke rumah sakit tempat Nathan bekerja untuk memberi surat lamaran ku.


Setelah aku memberi surat lamaran ku ke kepala direktur, aku langsung di terima dan di minta bekerja hari itu juga.


Aku sangat senang dan aku pun memberi kabar bahagia ini ke Alex dan beberapa teman terdekat ku.


" Pagi Nathan " sapa ku.


" Ehh Fika, pagi " sapa nya balik.


" Kamu lagi ngapain di sini? " Tanya nya.


" Ohh aku udah mulai bekerja hari ini di sini " jawab ku sambil tersenyum.


Deg


Senyuman Fika membuat jantung Nathan berdegup kencang.


" Selamat ya " kata Nathan sambil tersenyum juga.


Senyuman Nathan pun membuat Fika terpesona.


" Duhh senyuman Nathan manis banget sih " kata Fika dalam hati.


" Oh iya kamu kan masih baru di sini, mau aku temenin liat - liat rumah sakit ini gk? " tanya Nathan.


" Hmm iya deh boleh. Maaf ya ngerepotin " kata ku.


" Gk kok, gk ngerepotin sama sekali. Malah aku seneng bisa jalan bareng kamu " kata Nathan.


" E...ehh apa sih Nat jangan bercanda mulu ah hehehe " kata ku sambil tertawa canggung.


Aku pun bergegas pergi.


" Hahh asal kamu tau aja Fik, sebenernya aku serius ngomong itu ke kamu. Coba aja aku lebih dulu ketemu sama kamu dari pada Alex, pasti sekarang yang jadi tunangan kamu itu


aku " kata Nathan dalam hati.


Nathan pun menyusul Fika.


Setelah kami berkeliling rumah sakit, kami pun duduk di bangku taman.

__ADS_1


" Emm makasih ya Nat " kata ku memulai pembicaraan.


" Makasih buat apa? " Tanya nya bingung.


" Makasih udah nemenin aku keliling rumah sakit ini " jawab ku.


" Ohh iya santai aja "


" Nanti bakal ku traktir dehh sebagai ucapan terima kasih nya " kata ku melepas suasana canggung.


" Ehh gk usah " tolak nya.


" Jangan nolak yaa pliss " pinta ku.


" Hahh iya iya terserah kamu aja " kata nya menghela nafas.


" Yeyy, oke nanti kamu kasih tau aku aja bisa nya kapan ok " kata ku senang.


Kami pun mengobrol lama sekali di taman itu.


Hari sudah mulai gelap, aku pun memutuskan untuk pulang.


Sesampainya di rumah.


" Aku pulang " kata ku sambil membuka pintu.


Tapi tak ada seorang pun yang menjawab.


Aku pun pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


Setelah selesai mandi aku ke kamar untuk mengambil pakaian. Saat aku masuk ke kamar terlihat Alex yang sedang tidur di kasur kami.


" Pantes sepi banget, ternyata kamu lagi tidur. Aku kira kamu gk ada di rumah " kata ku dalam hati sambil mengelus pipi Alex.


Setelah aku selesai memakai pakaian ku, aku pun pergi ke dapur untuk masak makan malam.


" Hari ini masak apa ya enak nya? " Tanya ku pada diri sendiri.


" Ahaa masak udang balado aja dehh " kata ku.


Aku pun menyiapkan bahan dan alat untuk memasak. Dan mulai dengan menghaluskan bumbu, setelah itu menggoreng udang.


Setelah udang matang aku pun memasukkan bumbu halus tadi dan menumisnya.


Saat aku menumis udang, tiba - tiba ada seseorang yang memeluk pinggang ku dari belakang.


Tanpa menoleh pun aku sudah tau orang yang memeluk ku siapa. Yapp dia Alex.


" Lapar " kata nya manja sambil menyenderkan kepala nya di salah satu bahu ku.


" Iyaa sabar ya sayang sebentar lagi mateng kok " kata ku sambil mengelus pipi Alex.


Dia hanya mengangguk seperti anak kecil yang sudah kelaparan.


" Duduk dulu sana di meja makan " suruh ku.


Dia pun berjalan ke meja makan dan duduk


dengan lemas.


Aku hanya terkekeh melihat kelakuan Alex.


Setelah beberapa menit makanan nya pun matang.


Aku pun menyajikan makanan itu di atas meja makan. Terlihat Alex yang sudah sangat kelaparan.


" Nihh udah mateng makanan nya " kata ku meletakkan makanan itu di meja.


Alex pun langsung menyerbu nya dengan lahap.


" Pffttt laper banget ya? " Tanya ku sambil tertawa kecil.


" Ihaaa ahis nya kahu gk sihapin sahapan(iya abis nya kamu gk siapin sarapan ) " jawab nya dengan mulut penuh.


" Yaudah sekarang makan sepuasnya tuhh " kata ku.

__ADS_1


Dia mengangguk dan langsung melahap semua makanan yang ada di atas meja.


__ADS_2