
Selesai makan, aku membeli beberapa bungkus bubur nya untuk di bawa pulang.
" Aku pulang dulu ya " kata ku.
" Mau di anterin gk? " Tanya kak Dimas.
" Gk usah, orang deket kok " jawab ku.
" Yaudah kamu hati-hati, titip salam buat Alex ya " kata kak Dimas.
" Iya, kakak jangan lupa kabarin aku ya buat persiapan nikah nya " kata ku.
" Iya bawel " kata kak Dimas.
Aku pun pulang ke rumah.
POV Alex.
" Emhh jam berapa ini? " Tanya Alex sambil mencari handphone nya.
" Oh masih jam 08.00. Lanjut tidur ahh " kata Alex.
" Tunggu deh, Fika mana? Bukan nya tadi dia ada di sini " gumam Alex.
" Fika, sayang " panggil Alex.
Tapi tak ada tanda-tanda keberadaan Fika.
Alex mulai panik karena Fika tak ada.
Alex pun membangunkan teman-teman nya.
" Heii kalian bangun " kata Alex sambil mengguncang tubuh teman-temannya.
" Apa sih Lex " kata Nathan.
" Kalian liat Fika gk? " Tanya Nathan.
" Ya gk lah, orang dari tadi gw tidur " jawab Nathan.
" Iya bos, emang nya nyonya Fika kenapa? " Tanya Doni.
" Fika gk ada di rumah " kata Alex.
" Hahhh?! Serius? " Tanya Nathan dan Doni kompak.
" Iyqa, makanya ini gw lagi panik banget dia gk ada di rumah. Kalian berdua mending bantu gw nyari Fika " kata Alex.
" Oke oke, kita cuci muka dulu " kata Nathan.
Saat Nathan dan Doni mau cuci muka, tiba-tiba pintu terbuka.
" Ehh udah pada bangun. Btw kalian kenapa? Kok muka nya panik gitu? " Tanya ku.
Alex berlari ke arah Fika dan langsung memeluk nya.
" Kamu darimana sih sayang, aku panik tau kamu gk ada di rumah " kata Alex sambil memeluk erat Fika.
" Aku abis jalan-jalan sebentar tadi sekalian cari sarapan " jawab ku.
" Kenapa kamu gk bangunin aku? " Tanya Alex.
" Aku gk tega bangunin kamu, soalnya tidur kamu nyenyak banget " jawab ku.
__ADS_1
" Tapi setidaknya kamu kasih tau aku dulu, aku khawatir kamu tiba gk ada di rumah " kata Alex.
" Iya iya maaf, yaa ampun kamu tenang dulu deh " kata ku sambil mencoba menenangkan Alex.
" Tangan nya sampe gemeteran kayak gini, Alex pasti panik banget karena aku tiba-tiba gk ada di rumah " kata ku dalam hati.
" Lain kali kamu gk boleh keluar sendirian " kata Alex.
" Iyaa. Nihh mending kalian sarapan, aku beliin bubur buat kalian " kata ku.
" Bubur? Emang kita sakit apa di kasih makan nya bubur " gerutu Nathan.
" Berisik lu!!! " Kata Alex sambil memukul punggung Nathan.
" Ehh maaf maaf, aku tadi sarapan nya bubur jadi gk sadar beliin kalian bubur. Kalo kamu gk mau biar aku beliin yang lain " kata ku.
" Udah gk usah sayang, biarin aja " kata Alex.
" Gapapa kok, mereka kan tamu jadi harus kita jamu dengak baik. Ngomong aja kalian mau apa, biar aku beliin lagi " kata ku.
" E..ehh gk u..usah, gapapa kok. Tadi aku cuma bercanda " kata Nathan ketakutan karena tatapan Alex.
" Yakin? " Tanya ku.
" Iyaa, lagian aku juga ke pengen bubur kok tiba-tiba" jawab Nathan.
" Yaudah, kalian makan sana. Keburu dingin nanti bubur nya " kata ku.
Tiba-tiba aku merasa mual dan kepala ku pusing.
" Sayang " panggil Alex.
" Hah? Iya kenapa? " Tanya ku.
" Ehh? Masa sih? Mungkin aku kecapekan gara-gara tadi " jawab ku.
" Emang kamu abis ngapain sih, bisa kecapekan kayak gini? " Tanya Alex lagi.
" Aku kan tadi abis masak nasi langsung jalan-jalan keluar. Yaa lumayan lama sih jalan-jalan nya, makanya sekarang aku agak pusing " jawab ku.
" Kan udah aku bilang, jangan sampe kecapekan. Tuhh kamu mahh kalo gk aku perhatiin kayak gini kan " omel Alex sambil memapah ku ke kamar.
" Iya iya maaf. Aku gapapa kok, cuma pusing doank " kata ku.
Sesampainya di kamar.
" Kamu istirahat dulu di sini, biar aku bikinin susu hangat " kata Alex.
" Aku lagi mual, kamu malah bikinin susu " gerutu ku.
" Terus apa? Kopi gitu? Kan gk mungkin " kata Alex kesal.
" Alex kayaknya kesel banget dehh gara-gara aku gk bisa jaga diri " kata ku dalam hati.
" Yaudah aku bikinin teh kalo gitu, kamu tunggu dulu di sini " kata Alex.
Alex keluar kamar dan membuatkan aku teh hangat.
Tak lama kemudian, Alex kembali sambil membawa segelas teh hangat.
" Lahh sii Fika malah tidur " kata Alex.
Alex menaruh teh nya di meja dan mengelus kepala Fika.
__ADS_1
" Kamu ini bisa gk sih gk bikin aku khawatir terus " gumam Alex.
Alex mencium kening Fika.
" Maaf aku selalu bikin kamu khawatir " kata ku.
" Ehhh maaf ya kamu jadi kebangun " kata Alex.
" Gk kok, aku dari tadi gk tidur cuma merem aja " jawab ku.
" Yaudah nihh minum dulu teh nya " kata Alex sambil menyuguhkan segelas teh.
" Kamu mending temenin mereka, gk enak kan lagi ada tamu tapi kamu malah di kamar " suruh ku.
" Mereka udah pulang " kata Alex.
" Ehh kapan? " Tanya ku.
" Baru aja, pas aku lagi bikinin kamu teh. Soalnya Nathan ada kerjaan di rumah sakit dan Doni juga harus siap-siap ke kantor " jawab Alex.
" Ohh, kamu juga harus ke kantor donk " kata ku.
" Gk perlu, aku kan bos nya " kata Alex.
" Walaupun kamu bos nya, kamu tetep harus ke kantor. Setidaknya seminggu sekali. Lagian kamu semenjak aku hamil udah gk pernah berangkat ke kantor lagi " kata ku.
" Yaa gimana donk, aku punya istri yang selalu bikin khawatir terus " jawab Alex.
" Kamu nya aja yang terlalu khawatir sama aku, aku bakal baik-baik aja kok kalo kamu gk ada di rumah " kata ku.
" Hilihh, tadi aja baru aku tinggal tidur kamu udah bandel kemana-mana " sindir Alex.
" Ishhh itu karena aku gk sadar, kalo aku udah kelamaan jalan-jalan nya " gerutu ku.
" Ya tetep aja, inti nya kamu itu selalu bikin orang khawatir!!! " Tegas Alex.
" Kali ini gk bakal kok. Udah sana berangkat ke kantor!!! " Suruh ku.
" Ck, oke oke aku bakal berangkat ke kantor. Awas aja ya sampe kamu kenapa-kenapa pas aku gk ada " kata Alex.
" Iyaa ihh. Udah sana mandi dulu, biar aku siapin baju nya " kata ku sambil mendorong Alex ke kamar mandi.
" Iyaa bawel " jawab Alex.
Alex pun mandi dan aku menyiapkan baju kerja nya.
" Ini baju nya " kata ku.
" Okayy " jawab Alex.
Alex memakai pakaian nya.
" Pasang dasi aja belum bener, gimana sih kamu " kata ku sambil membetulkan dasi nya.
" Abis nya aku khawatir kamu kenapa-kenapa pas aku gk ada " jawab Alex.
" Aku gk bakal kenapa-kenapa, udah ahh jangan khawatiran kayak gitu mulu. Fokus sama kerjaan!!! " Tegas ku.
" Huftt yaudah, aku berangkat ya. Kamu baik-baik dirumah!!! Kalo laper pesen makanan aja
" kata Alex.
" Iyaa pak bos " jawab ku.
__ADS_1
Alex pun berangkat.