
Tok...tok..tok
Suara pintu di ketok
" Fika, kakak masuk ya " ucap kakak dari balik pintu.
Tapi tidak ada jawaban apapun dari dalam kamar Fika.
Kriet....suara pintu terbuka.
" Haduhh adik kesayangan kakak kenapa nangis? Jangan nangis donk nanti gk cantik lagi " ledek kakak.
" Kak, aku gk mau dijodohin sama orang itu " rengek ku ke kakak.
" Emang kenapa? Dia cowo baik - baik kok "
" Kakak kan tau dia itu siapa "
" Iya kakak tau sayang, tapi ini yang terbaik buat kamu "
" Tau ah kakak sama aja kayak kakek memaksakan apa yang gk aku mau. Sekarang aku minta kakak keluar " bentak ku.
" Tapi sayang "
" Kak please aku mohon kakak keluar " pinta ku ke kakak.
" Oke kakak keluar " kata kakak sambil mencium kepala ku.
Kakak pun keluar dari kamar.
" Alex, sejak kapan kamu di sini? " tanya kakak ke Alex yang tiba - tiba udah ada di depan pintu kamar Fika.
" Ohh baru tadi kak, Fika marah ya kak? " tanya Alex.
" Yaa gitu deh, aku ngerti sih kenapa Fika bisa semarah itu " kata kakak.
" Yaudah aku coba bujuk deh " kata Alex.
" Ehh jangan, sama aku aja dia gk mau apalagi sama kamu yang ada nanti dia tambah emosi " tolak kakak.
" Udah gapapa kak, gimana pun juga Fika kan tunangan aku. Aku juga harus menjalin hubungan yang baik sama dia donk " jelas Alex.
Alex pun masuk ke kamar Fika.
Hiks...hiks...hiks terdengar suara tangis Fika yang semakin kencang.
" Segitu gk mau nya kamu dijodohin sama aku? " tanya Alex .
" Ngapain kamu di sini. KELUAR ALEX!!! " amuk ku.
__ADS_1
" Aku gk bakal keluar sampe kamu berhenti nangis " kata Alex.
" Yaudah kalo kamu gk mau keluar, biar aku yang keluar dari sini " kata aku.
Aku pun keluar dari kamar menuju balkon rumah dan berniat untuk loncat dari situ.
" FIKA " teriak Alex.
" Fika kenapa? " tanya kakak.
" Gk tau kak, udah mending sekarang kita kejar dia dulu " kata Alex.
Kakak dan Alex pun mengejar Fika.
Sesampainya di balkon rumah terlihat Fika yang sedang terduduk lemas sambil menangis.
" Ibu...ayah Fika gk mau dijodohin sama Alex. Kenapa ibu sama ayah berencana buat jodohin Fika sama orang yang Fika gk kenal " tangis ku.
" Nona Fika tenang dulu, kakek sama tuan muda cuma mau yang terbaik buat non Fika " kata seorang pembantu yang tiba - tiba datang.
" Fika sayang, kamu jangan gegabah kayak gini donk " kata kakak.
Tiba - tiba kakek pun dateng.
" Ada apa ini? " tanya kakek.
" Ini kek, Fika kayak nya berniat loncat dari balkon " jelas Alex.
" Fika gk bakal mau turun dari sini. Fika mau nyusul ibu sama ayah aja. Disini udah gk ada yang sayang sama Fika " tangis ku yang makin menjadi - jadi.
" Fika, kata siapa udah gk ada yang sayang sama kamu. Kakak sayang sama kamu, kakek sayang sama kamu, bibi Lilis sayang sama kamu, Alex pun sayang sama kamu Fika " kata kakak.
" Kalian semua gk bener - bener sayang sama aku, kalo kalian sayang sama aku kalian gk bakal jodohin aku sama orang dengan status ketua gangster. Dengan sikap kalian kayak gitu, kalian udah membuka luka di hati aku yang udah lama tertutup rapat. Kejadian waktu itu bikin hati aku terluka banget kak, kakak gk tau apa yang aku alami waktu itu, kakak gk tau apa yang aku rasain waktu itu " jelas aku.
" Fika kakek tau kejadian waktu itu bikin kamu trauma berat, tapi kakek jodohin kamu sama Alex juga ada alasan nya " kata kakek.
" Apa kek? Apa alasan kakek jodohin aku sama Alex? " tanya aku ke kakek.
" Perkumpulan harimau putih bangkit kembali, dia mau bales dendam sama ayah kalian tapi karena ayah kalian udah gk ada jadi dia mau membalas dendam nya ke anak - anak nya. Kalo kakak kamu kan kelompok mafia juga jadi dia bisa jaga diri tapi kalo kamu gk bisa Fika " jelas kakek.
" Yaudah kan cukup kakak jagain aku aja, kakak juga kan lebih kuat dari Alex "
" Kakak kamu gk bisa jagain kamu setiap waktu, karena kakak kamu lebih kuat dari Alex makanya kakak kamu sering dipanggil ke luar negeri sama orang untuk melakukan pekerjaan. Sedangkan Alex, Alex memiliki kekuasaan yang lebih luas daripada kakak kamu " belum selesai kakek menjelaskan, aku memotong kata - kata kakek.
" Cukup kek cukup. Aku gk paham apa yang kakek maksud. Aku gk ngerti kek " tangis ku yang semakin lama semakin kenceng.
" Udah Fika udah. Kamu gk perlu ngerti tentang dunia mafia. Intinya maksud kakek menjodohkan kalian berdua adalah untuk menjaga kamu dari kelompok mafia lain. Kita semua mau yang terbaik buat kamu sayang " kata kakak sambil memeluk ku.
" Tapi aku gk mau ngalamin kejadian waktu itu lagi kak " tangis ku.
__ADS_1
" Fika, aku janji bakalan jagain kamu. Aku gk bakal biarin kamu ngerasa in kejadian waktu itu lagi " kata Alex.
" Denger kan sayang. Alex itu orang yang baik dia pasti jagain kamu. Jadi kamu tunangan sama Alex ya, anggap aja kakak yang memohon sama kamu. Kamu sayang kan sama kakak " kata kakak.
" Iya kak, aku sayang banget sama kakak " kata ku.
" Nahh makanya itu tolong kabulin permohonan kakak ya " pinta kakak.
" Iya kak " kata aku.
" Yaudah sekarang kamu balik ke kamar. Bi tolong bantu nona ke kamar nya " kata kakak.
" Baik tuan. Ayo non kita kembali ke kamar " kata bibi Lilis ke aku.
Aku pun kembali ke kamar untuk beristirahat.
Keesokan harinya.
" Fika bangun sayang " kata kakak.
" Hoamm kenapa sih kak pagi - pagi udah teriak - teriak " kata aku.
" Cepet kamu mandi trus sarapan " suruh kakak.
" Lahh ngapain sih mandi pagi - pagi, toh juga sekarang hari libur. Udahlah mandi nya nanti aja " kata aku.
" Duhh anak gadis kok males banget mandi sih, kan kamu sama Alex mau nyiapin keperluan buat tunangan. Makanya sekarang kamu cepet mandi abis itu sarapan, Alex udah nungguin kamu tuh di ruang tamu "
" Aduh iya iya. Kakak ini bawel banget sih, melebihi bawel nya cewe tau gk " ledek ku.
" FIKA " teriak kakak.
" Hahahaha kabur ada kakek lampir " aku pun langsung masuk ke kamar mandi.
" Hahh akhirnya Fika ceria lagi " kata kakak dalam hati.
Kakak pun keluar kamar.
Dan setelah selesai mandi, aku pun ke ruang tamu.
" Morning sayang " sapa Alex.
" Idihh sayang. Ehh kita belum tunangan jangan manggil - manggil aku sayang " tolak ku.
" Berarti kalo udah tunangan aku boleh manggil kamu sayang " kata Alex.
" Yaa gk gitu juga "
" Udah udah Alex Fika mending kalian cepet pergi urus keperluan tunangan kalian " kata kakek.
__ADS_1
" Iya iya " kata ku.
Aku dan Alex pun pergi untuk mengurus keperluan untuk acara tunangan ku dengan Alex.