
Alex masuk ke kamar dan melihat Fika yang sedang melamun memandangi bintang-bintang dari jendela kamar nya.
Alex pun menghampirinya dan memeluk nya.
" Sayang " panggil Alex.
" Ehh, kok cepat banget ngobrol nya? " Tanya ku.
" Iya, kakek nyuruh aku sama kak Dimas balik ke kamar " jawab Alex.
" Lohh tumben? Ini kan masih jam 9, biasanya kakek masih suka ngobrol sama kak Dimas " gumam ku heran.
" Mungkin kakek khawatir sama kamu, makanya nyuruh aku cepet-cepet balik ke kamar " kata Alex.
" Tapi kok kak Dimas juga di suruh balik ke kamar? " Tanya ku.
" Entah, mungkin gara-gara kak Dimas sering begadang " jawab Alex.
" Jawaban macam apa itu, gk masuk akal " kata ku.
" Udah jangan nanya mulu. Kamu kenapa belum tidur? " Tanya Alex.
" Aku belum ngantuk " jawab ku.
" Fika, kamu lagi hamil lohh. Gk baik begadang kayak gini " kata Alex.
" Iya iya aku tau, tapi gk tau kenapa aku belum ngantuk. Mungkin aku terlalu seneng waktu tau kalo aku lagi hamil. Lagian aku masih mau liat bintang " jawab ku.
" Huftt, tapi kamu kan butuh istirahat yang cukup sayang " kata Alex.
" Iya, kali ini aja kok. Besok-besok gk bakal " jawab ku.
" Dasar kau gadis nakal " kata Alex.
Alex pun mempererat pelukan nya.
" Hangat " kata ku.
" Sehat-sehat kamu di dalam kandungan mama ya sayang " kata Alex sambil mengelus perutku.
" Alex " panggil ku.
" Hmm? " Jawab nya.
" Kalo misalnya nanti aku jadi gendut setelah lahiran gimana? " Tanya ku.
" Mau kamu segendut apa pun nanti, aku bakal tetep menyayangi mu dan mencintaimu selamanya " jawab Alex.
" Halah, cowo mah gitu. Bilang nya bakal sayang apa ada nya, tapi nyata nya..." Kata ku.
" Gk, aku mah gk kayak cowo di luar sana " kata Alex.
" Iya iya terserah kamu aja " kata ku.
Aku dan Alex bercanda semalaman dan akhirnya tertidur.
Keesokan hari nya.
Aku dan Alex bangun nya kesiangan, sampai akhirnya kita berdua di omelin kakek.
Aku dan Alex di omelin sama kakek lama banget.
" Kalian tuh ya nakal banget! Di bilangin jangan begadang, kalian malah begadang " omel kakek.
" Maaf kek " kata ku dan Alex.
__ADS_1
" Fika, kamu tuh lagi hamil. Gk baik ibu hamil begadang!!! " Omel kakek lagi.
" Iya iya, maafin aku kek " kata ku.
" Huftt kalian ini ya, susah banget di bilangin. Lain kali jangan di ulang lagi! Alex, kamu tuh harusnya bilangin Fika bukan nya malah ikut-ikutan " kata kakek.
" Iya kek maaf " kata Alex.
" Yaudah, sekarang kalian makan sana " suruh kakek.
Aku dan Alex pergi ke ruang makan.
Selesai makan aku dan Alex berpamitan ke kakek dan kak Dimas.
" Kek, aku sama Alex pulang ya " kata ku.
" Iya, kalian hati-hati di jalan. Inget ya sampe
rumah kamu harus istirahat, jangan ngelakuin pekerjaan berat! " Kata kakek.
" Kakek, Alex pulang dulu ya " kata Alex.
" Iya, jagain Fika ya. Inget, jangan begadang! " Kata kakek.
" Kami pulang dulu ya, jangan lupa jaga kesehatan " kata ku dan Alex.
" Kalian juga jaga kesehatan ya " kata kakek.
" Nona, tunggu sebentar " kata seseorang.
" Eh bibi Lilis, kenapa bi? " Tanya ku.
" Ini bibi bikinin makanan buat di rumah, nanti tinggal di panasin lagi aja " kata bibi Lilis sambil memberikan tempat makan.
" Wahh makasih ya bi " kata ku.
" Iya bi, sekali lagi makasih ya " kata ku.
Setelah itu kami pun pulang.
Sesampainya di rumah.
" Udah ku duga, pasti nyampe nya malem " kata ku.
" Iyalah kan kita pulang nya udah hampir sore " kata Alex.
" Huhhh laper " gerutu ku.
" Yaudah ayo kita makan " kata Alex.
" Makan apaan? " Tanya ku.
" Kan tadi bi Lilis ngasih makanan " jawab Alex.
" Oh iyaya, yaudah aku panasin dulu sini makanan nya " kata ku.
" Eitss gk usah, aku aja yang panasin makanan nya. Mending kamu mandi, mumpung belum terlalu malem " kata Alex.
" Yaudah, aku mandi dulu ya " kata ku.
Aku pun mandi dan Alex memanaskan makanan nya.
Selesai mandi, aku dan Alex makan malam bersama.
" Aku udah makan nya " kata ku.
__ADS_1
" Lohh kenapa? Itu masih banyak, abisin " kata Alex.
" Perut aku mual " kata ku.
" Mau ke dokter? " Tanya Alex.
" Gk usah, biasa kok mual-mual gini " jawab ku.
" Yaudah gapapa, yang penting udah masuk nasi sedikit. Kamu istirahat sana, nanti aku nyusul " suruh Alex.
Aku pergi ke kamar dan Alex membereskan piring-piring kotornya.
Setelah itu kami lalui hari-hari sambil menunggu kedatangan bayi mungil kami.
Suka duka kami lalui bersama.
7 bulan kemudian.
" Sayang, aku mau rujak " pinta ku.
Semenjak usia kandungan ku 7 bulan, aku jadi sering ngidam bermacam-macam makanan.
" Iya iya nanti aku beliin " jawab Alex.
" Ihh aku mau nya sekarang dan harus kamu yang beliin ya, gk boleh nyuruh Doni!!! " Kata ku.
" Iya sayang " kata Alex.
Alex pergi untuk mencari rujak.
Tak lama kemudian Alex pulang sambil membawa rujak nya.
" Nihh rujak nya " kata Alex.
" Kamu kok lama banget sih?! " Tanya ku kesal.
" Iya maaf, tadi banyak yang nanyain kamu " jawab Alex.
" Siapa? " Tanya ku lagi.
" Temen - temen kamu " jawab Alex.
" Temen-temen aku? Perasaan aku gk punya temen di sini dehh, kan aku selalu sibuk jadi gk ada waktu buat ngobrol sama gadis di perumahan ini " gumam ku.
" Iya juga ya " kata Alex.
" Kayaknya mereka bohong deh biar bisa deketin kamu. Kalo tau gini aku nyuruh Doni aja yang beliin " gerutu ku.
" Gk bisa gitu lah. Kan aku suami kamu, masa Doni yang beliin " kata Alex.
" Abis nya kamu di gangguin cewek-cewek mulu kalo keluar, aku kan kesel " kata ku kesal.
" Kamu ini, harus aku bilamg berapa kali kalo aku gk bakal tergoda sama cewek-cewek cantik " kata Alex sambil mengelus kepala ku.
" Bohong!!! Nanti juga kalo kamu tergoda sama cewek lain, kamu bakal ninggalin aku " Kata ku.
" Udah udah, nih mending kamu makan dulu rujak nya. Jangan mikir yang aneh-aneh mulu " kata Alex.
Aku pun memakan rujak nya dengan raut wajah yang kesal.
" Haduhh semenjak Fika hamil godaan nya jadi nambah banyak, tapi aku gk bisa ngelakuin itu ke dia " kata Alex dalam hati.
" Kamu kenapa liatin aku? Kamu mau rujak nya? " Tanya ku.
" Hah gk kok, udah kamu makan aja. Aku gk terlalu suka rujak " jawab Alex.
__ADS_1
" Yaudah kalo gitu, aku abisin ya rujak nya " kata ku.
Aku pun melanjutkan makan rujak nya.