
" Dasar Fika, lagi kayak gini aja masih gk bisa jauh - jauh dari kakek nya " kata kak Dimas.
" Oh iya Lex aku ingetin satu hal sama kamu ya, jangan bikin Fika nangis lagi!!! " Tegas kak Dimas.
" Iya kak, aku tau. Aku gk bakal bikin dia nangis dan aku juga gk bakal nyakitin perasaan dia lagi " jawab Alex.
" Kayaknya aku menyerahkan Fika ke orang yang tepat. Tolong gantiin aku jagain Fika ya. Tolong jaga dan lindungi dia sekuat tenaga kamu dan tolong sayangi dia sepenuh hati kamu " kata kak Dimas.
" Pasti kak " jawab Alex.
Setelah itu kami semua menikmati acara nya.
Hari pun mulai larut, para tamu berpamitan padaku dan Alex untuk pulang.
" Yaudah kakak sama kakek pulang duluan ya " kata kakak.
" Iya " jawab ku.
" Kalian gk pulang? " Tanya kakek.
" Nanti, kita lagi ngasih instruksi dulu buat yang ngeberesin ini " jawab Alex.
" Oh yaudah, jangan malem - malem pulang nya. Kalian pasti capek seharian ini berdiri mulu sapa tamu " nasehat kakek.
" Iya kek " jawab ku dan Alex kompak.
" Selamat buat kalian berdua ya. Semoga kalian langgeng sampe maut memisahkan " kata kakek.
" Huwaaa makasih kek " kata ku sambil memeluk kakek.
" Iya iya. Dulu aja kamu nolak buat di nikahin Alex, tapi sekarang malah gk mau pisah sama Alex " kata kakek.
" Ihh itu kan dulu " gerutu ku.
" Makanya jangan nilai seseorang dari penampilan, tapi nilai lah seseorang dari hati nya " kata kakek.
" Iyaa kakek " jawab ku.
" Yahh kakek bakal kesepian dehh gk ada cucu yang bawel lagi di rumah " kata kakek.
" Nanti aku bakal sering-sering jenguk kakek sama kakak kok " kata ku.
" Yaa tapi gk bakal bisa kayak dulu lagi, pas sebelum kamu nikah. Paling sekarang mahh bisa nya seminggu sekali jenguk kakek nya " kata kakek.
" Yahh gimana donk? Apa Fika resign aja? Biar Fika bisa nemenin kakek kalo Alex lagi kerja " tanya ku.
" Udah gk usah, kamu kan suka jadi dokter. Masa cuma gara-gara kakek kamu harus resign " kata kakek.
" Abisnya aku gk mau kakek kesepian " kata ku.
" Makanya kalian cepet-cepet kasih kakek cicit " kata kakek.
" Baru juga nikah kek, masa udah mau punya anak aja " jawab ku.
" Ya gapapa. Biar keluarga kecil kalian lebih lengkap " kata kakek.
" Yaudah ayo kek kita pulang " ajak kak Dimas.
Kak Dimas dan kakek masuk ke mobil.
" Dadah kakek, dadah kakak. Hati-hati di jalan " teriak ku sambil melambaikan tangan.
Kak Dimas dan kakek pun pergi.
Aku dan Alex melanjutkan tugas kami disini yaitu memberi instruksi kepada petugas kebersihan.
" Huhh kapan kita bisa pulang kalo kayak gini mah " keluh Alex.
" Sabar ya sayang, bentar lagi kok ini " kata ku sambil mengelus kepala Alex.
" Bentar apanya, masih lama ini mah. Aku tuhh pengen cepet-cepet pulang, mau makan kamu " kata Alex.
" Apasihh Lex, malu ihh lagi banyak orang juga masih sempat-sempatnya kamu mikirin itu " kata ku sambil mencubit lengan Alex.
" Bos kalo mau pulang, pulang aja. Biar saya yang jaga di sini " kata Doni.
" Bos kalo mau pulang, pulang aja. Biar saya yang jaga di sini " kata Doni.
" Oke kalo begitu saya serahkan tugas di sini ke kamu. Pastiin semua nya bersih ya " kata Alex.
" Siap bos " jawab Doni.
Aku dan Alex masuk ke mobil dan bergegas pulang.
Sesampainya di rumah.
" Akhirnya sampe juga di rumah " kata Alex sambil merenggangkan otot-otot nya.
__ADS_1
" Huhh iya, aku capek banget pengen langsung mandi ahhh " kata ku.
Aku dan Alex masuk ke rumah.
Alex langsung mandi dan aku membersihkan make up.
Setelah Alex selesai mandi, aku pun mandi.
Selesai mandi aku melihat Alex yang udah tertidur di ranjang.
Aku pun menghampirinya.
" Kamu pasti lelah hari ini. Terima kasih udah memilihku menjadi pasangan mu " kata ku sambil mencium pipi Alex.
Aku mematikan lampu dan bergegas tidur.
Saat aku mau tidur, tiba-tiba aku merasa ada tangan yang memegang perut ku.
" Alex " kata ku.
" Hmmm " jawab Alex dengan suara deep nya.(bisa pada bayangin sendiri kan kayak gimana suara nya😫bikin meleleh)
" Tangan kamu ngapain ini megang-megang perut aku " kata ku.
" Gapapa cuma mau megang aja " jawab Alex.
Aku pun lanjut tidur tapi tangan Alex semakin jail.
" Alex ihh " kesal ku.
" Apa sih sayang, katanya mau tidur " kata Alex.
" Ya gimana aku bisa tidur kalo tangan kamu kemana-mana " gerutu ku.
" Tangan aku gk kemana-mana kok " kata Alex.
" Gk kemana-mana pala lu botak. Ini ngapain tangan kamu megang paha aku " jawab ku.
" Megang paha istri sendiri ini, gk ada larangan gk boleh megang paha istri sendiri kan? " Tanya Alex.
" I..iya sih tapi aku gk bisa tidur kalo kamu megang-megang " jawab ku.
" Gk bisa tidur kenapa? Kan aku gk gangguin kamu tidur " kata Alex.
" Enghhh " desah ku yang sudah tak tertahan lagi.
" Akhirnya kamu mendesah juga " kata Alex.
" Iya, aku sengaja. Emang kenapa? " Tanya Alex.
" U...udah Lex, aku mau ti..dur. Aku capek. Be....sok aja yaa " kata ku sambil berusaha agar tidak mengeluarkan suara desahan lagi.
" Gk! Aku mau nya sekarang! Lagian kamu juga udah gk kuat kan nahan gairah ini " kata Alex.
" Tapi aku capek banget Lex " jawab ku.
" Kamu kan tinggal diem aja, biar aku yang gerak " kata Alex.
" Beneran dahh aku capek banget sayang, besok aja yaa " kata ku sambil memohon.
" Sekarang aja siii aku udah gk tahan, lagian kamu ingetkan tadi kakek udah ngasih kode ke kita buat cepet-cepet punya anak " kata Alex.
" Iyaa sih. Yaudah dehh tapi 1 ronde aja ya " jawab ku.
" Iyaa, tapi gk janji " jawab Alex.
" Ishhh tuhh kan. Gk mau ahh kalo gitu " kesal ku.
" Kamu kan tau cowo kalo udah mulai gk bisa berhenti lagi " jawab Alex.
" Yaudah lahh terserah kamu, tapi main nya pelan-pelan aja lohhh " kata ku.
" Iyaa " jawab Alex.
Alex pun melakukan pemanasan sebelum melakukan nya.
Setelah selesai Alex memasukkan miliknya ke milikku.
" Akhhh sakit " rintih ku.
" Tahan sebentar sayang, abis ini udah gk sakit kok " kata Alex.
Akhirnya miliknya masuk ke milikku.
Alex pun menggoyangkan badan nya perlahan.
" Ahhh ahhh ahhhh " desah ku.
__ADS_1
" Mendesah lah lebih keras sayang " kata Alex.
" Enghhh lebih cepet Lex " desah ku yang sudah tak tertahan lagi.
" Oke, aku akan bermain lebih cepat " kata Alex.
Alex pun mempercepat tempo gerakan nya.
" Ahhh ini sangat nikmat " desah Alex.
Aku pun mengeluarkan cairan pertama ku begitu juga dengan Alex.
" Terima kasih sayang, i love you " kata Alex sambil mencium bibir ku.
" I love you too baby " jawab ku.
Alex pun menutupi tubuhku dengan selimut dan memeluk ku.
Setelah melakukan itu kami pun tidur.
Keesokan harinya
" Hoammm, Lex bangun udah pagi " kata ku.
" Hmmm, bentar lagi " jawab Alex.
" Dasar, emang kamu anak kecil apa. Cepet bangun, kamu kan harus kerja " kata ku.
Aku berniat berdiri untuk pergi ke kamar mandi, tapi bagian bawah ku begitu perih.
" Awww sakit " rintih ku.
" Kenapa sayang? " Tanya Alex.
" Ini aku sakit banget, perih gitu " jawab ku.
" Ohh nanti juga gk sakit lagi. Emang nya kamu mau ngapain? " Tanya Alex lagi.
" Yaa mau mandi lah, kan aku harus kerja " jawab ku.
" Udah lahh cuti dulu " kata Alex.
" Gila ya kamu, gk mau ahhh " tolak ku.
" Masa kamu mau ninggalin suami kamu sendirian di rumah " kata Alex.
" Kan kamu juga kerja " kata ku.
" Kata siapa, aku libur tuhh hari ini " jawab Alex.
" Itu mahh mau nya kamu sendiri libur. Aduhh kamu tuh ya jangan mentang-mentang kamu bos nya, kamu seenaknya gitu donk " kata ku sambil mencubit pipi Alex.
" Awww gapapa lahh, suka - suka aku " kata Alex.
" Yaudah aku mau mandi dulu " kata ku.
" Yakin? Kan masih sakit itu nya " kata Alex.
" Yaa gimana donk? Masa aku gk mandi, lagian aku udah laper banget mau masak abis mandi " kata ku.
" Kamu mau sarapan spesial gk? " Tanya Alex.
" Sarapan spesial? Sarapan apa emang nya? " Tanya ku, tapi aku udah mulai curiga.
Alex menarik tangan ku dan memeluk ku.
" Akhhh sakit tau " rintih ku.
" Ini sarapan spesial nya " kata Alex sambil mengarahkan itu nya ke mulut ku.
" A... Alex. Mah ngapain lagi dahh? " Tanya ku.
" Ya kan tadi kamu nanya apa sarapan spesial nya. Ya ini sarapan spesialnya " jawab Alex.
" Emang ini bisa dimakan, lagian gk bikin kenyang " kata ku sambil tersenyum sinis.
" Kamu emutin aja nanti juga kenyang " kata Alex.
" Ogahhh mending aku makan nasi " jawab ku.
" Yaudah kalo kamu gk mau, mending aku yang makan kamu " kata Alex sambil membalikkan tubuh nya.
" Alex ini masih pagi ihhh, emang semalem gk cukup? " Tanya ku.
" Ya gk lahh, orang semalem.main nya cuma 1 ronde. Cowo mana yang cukup main cuma 1 ronde " jawab Alex.
" Tapi kan bisa nanti malem aja, sekarang masih pagi dan aku juga udah laper ihh " kata ku.
__ADS_1
" Sabar, kamu puasin dulu aku. Kalo aku udah puas baru aku bakal turutin semua kemauan kamu " kata Alex.
Alex pun melakukan itu lagi berkali-kali. Dan aku cuma bisa menuruti nya. Dia main tanpa henti sampe aku capek dan ketiduran.