Ketua Gangster Ku

Ketua Gangster Ku
Penculikan


__ADS_3

" Kita mau kemana dulu " tanya Alex.


" Yee kok tanya aku sih, terserah kamu lah " kata aku.


" Lahh aku gk tau harus kemana dulu, kan aku belum pernah tunangan " kata Alex.


" Emang kamu pikir aku udah pernah tunangan jadi tau harus kemana dulu " bentak ku.


" Hahaha, iya iya aku tau kok kamu gk laku makanya kamu akhirnya setuju buat tunangan sama aku " ledek Alex .


" KAMU " amuk ku.


Karena aku sangat kesal sama Alex, aku pun diam sepanjang perjalanan


" Hei kok malah diem sih, aku cuma bercanda tadi " kata Alex.


" Tapi candaan kamu itu gk lucu tau. Asal kamu mau tau ya aku juga sebenernya terpaksa tunangan sama kamu " kata aku.


" Sebenernya kamu kenapa sih gk mau tunangan sama aku, aku ganteng, kaya, cerdas. Kurang apa lagi? " ucap Alex dengan pede.


" Dihh apaan sih pede banget. Kamu juga pasti tau alasan aku gk mau dijodohin sama kamu " kata ku.


Tiba - tiba Alex pun diam tak bersuara.


" Lahh kok jadi kamu yang diem sekarang? " tanya ku heran.


Tiba - tiba mobil nya berhenti dan Alex memeluk ku.


" Ehh ehh apaan nihh jangan asal peluk - peluk ya kita belum tunangan " kata ku.


" Aku tau kamu gk rela tunangan sama aku, aku tau kamu terpaksa tunangan sama aku, aku tau dengan kau tunangan sama aku bakal bikin hati kamu terluka lagi. Tapi satu hal yang harus kamu tau, aku bakal bikin kamu tulus tunangan sama aku dan percaya sama aku kalo aku bakal jagain kamu " jelas nya.


" Hehh, oke oke aku tunggu kamu ngebuktiin itu semua " kata ku sambil memeluk nya balik.


" Udahh peluk - peluk nya kata nya mau nyiapin buat tunangan " ledek ku.


" Ehh i..i..iya iya sekarang kita berangkat " kata nya terbata - bata.


" Wahh apa nih ketua gangster bisa malu juga ternyata " ledek ku lagi.


Kami pun melanjutkan perjalanan kami dan pergi ke pusat pembelanjaan.


Sesampainya di pusat pembelanjaan kami membeli barang barang yang di butuhkan untuk keperluan pertunangan kami.


Akhirnya sekian lama membeli ini dan itu kami pun selesai membeli keperluan pertunangan nya.


" Hahh akhirnya selesai juga, capek banget ihh " keluh ku.


" Haduhh baru segini aja udah capek gimana nanti kalo kita udah punya anak. Kamu harus ngurusin suami mu dan juga anak mu " kata nya.


" Hah anak? Tunangan aja belum udah ngomongin anak aja, lagian kamu kan punya banyak bawahan kenapa gk suruh mereka aja sih yang siapin ini semua. Kenapa kita harus langsung turun tangan sendiri, kamu kan ketua mereka gimana sih " oceh ku panjang lebar.


" Aduhh kebiasaan deh kamu ini bawel banget jadi orang, huhh mimpi apa aku semalem bisa dapetin calon istri bawel kayak kamu. Lagian aku gk mau kamu jadi nyonya manja " kata nya.


" Aku ingetin sekali lagi ya, AKU JUGA TERPAKSA TUNANGAN SAMA KAMU " teriak ku.


Aku pun lari sekuat tenaga tanpa tau kemana aku pergi.


" HEII JANGAN PERGI SEMBARANGAN " teriak Alex .


Alex pun ikut mengejar ku.


" Huhh dia pikir dia siapa, emang nya aku mau di jodohin kayak gini, emang yaaa rata - rata ketua gangster itu arogan semua " oceh ku dalam hati.


Tiba - tiba...


BRUKK...


Aku menabrak seseorang.

__ADS_1


" Ma..ma..maaf aku gk sengaja " kata ku sambil membungkuk hormat.


" Hah gk sengaja? Enak banget kamu ngomong gadis kecil " kata nya sambil mengangkat kepala ku.


" Wahh wahh cantik banget cewe ini, udah lahh kita bawa dia ke bos, pasti bos bakal seneng dan kita dapet bonus " kata seorang teman nya.


" Hemm bener juga, yaudah ayo kita bawa dia ke bos " kata nya menyetujui.


" Tolong lepasin aku, aku gk mau di bawa ke bos kalian " kata ku ketakutan.


" Udah lah kamu diem aja " kata nya.


Tiba - tiba aku merasa kepala ku sangat pusing seperti nya aku di bius oleh mereka. Hikss Alex, kakak, kakek tolong aku. Aku pun pingsan.


Di satu sisi.


" Sial kemana Fika pergi, cepet banget sih lari nya. Lohh itu kan hp nya Fika kok bisa di sini. " kata Alex sambil mengambil hp ku.


Alex pun menelepon bawahan nya untuk mencari informasi apa yang sudah terjadi di area dimana tempat Alex menemukan hp ku.


" Halo Doni cari cek CCTV di jalan anggrek sekarang!!! " perintah Alex.


" Hah jalan anggrek? Bukan nya itu gang sempit yang sering terjadi penculikan ya bos? Emang siapa yang di culik? " Tanya Doni.


" Udah diem aja kamu sekarang cepet cek CCTV nya kalo kamu sampe gk nemuin hal penting lengan mu akan ku patahkan sebelah " ancam Alex.


" E..e..eh iya bos. Siap laksanakan " jawab Doni.


" Bagaimana aku lupa kalo di daerah ini banyak gang sempit. Fika kamu jangan sampe kenapa - napa " gumam Alex.


Ting. Sebuah pesan masuk.


" Siapa sih ganggu aja " gerutu Alex


Alex pun mengecek hp nya.


" Kurang ajar berani banget preman - preman itu menculik Fika. Awas aja kalian "


Alex bergegas pergi dan mencari Fika dengan petunjuk yang ada.


" Emm...dimana ini " kata ku dalam hati.


" Hehehe bos ini kita bawain gadis cantik, gadis itu ada di dalam " kata seseorang di luar pintu.


" Hahaha bagus bagus cepat kalian ambil bonus kalian " kata seorang lain nya yang seperti nya bos mereka.


" Terima kasih bos. Silahkan bos menikmati hadiah dari kami. Kami akan menjaga di luar sini " kata seorang lain lagi.


" Gawat seperti nya di luar sana bukan hanya ada satu orang, gimana cara nya aku kabur kalo kayak gini " kata ku dalam hati.


Kriet...bunyi pintu terbuka.


" Gadis cantik aku datang " kata bos itu.


" Emm emm " berontak ku.


" Hehehe udah kamu diem diem aja, kamu cukup menikmati aja " kata bos itu lagi.


" Uwahh menjijikan aku gk mau bersentuhan dengan dia, aku harus pikirkan cara bagaimana kabur dari sini " kata ku dalam hati.


Aku melihat sekeliling siapa tau ada benda yang bisa aku pakai buat kabur dari sini


Hahh gk ada apa - apa lagi di ruangan ini, kayak nya aku hanya bisa mengandalkan akting ku aja.


Aku pun meneteskan air mata.


" Hehehe jangan menangis gadis kecil " kata dia.


" Gawat dia bodoh sekali. Kalo kayak gini mah dia gk bakal ngerti kode yang aku kasih " kata ku dalam hati.

__ADS_1


Tiba tiba dia membuka penutup mulut ku. Aku pun bergegas berbicara.


" Bos tolong ijin kan aku ke kamar mandi sebentar ya, aku ingin membersihkan diri dulu " kata ku sok imut.


" Hohoho oke oke silahkan " kata bos itu menyetujui.


" Terima kasih bos " kata ku dengan senyum paksa.


Aku pun keluar.


" Hei mau kemana kamu " kata seseorang yang menjaga di depan pintu.


" Gawat aku lupa kalo ada yang berjaga di depan pintu " kata ku dalam hati.


" HEII kalian lepasin dia, dia cuma mau ke kamar mandi aja kok " kata bos itu.


" Hehehe bener bener aku cuma mau ke kamar mandi doank " kata ku pura pura tertawa.


" Aduhh bos kamu ini bodoh ya udah jelas dia make alasan itu buat melarikan diri " kata orang itu.


" Aish ternyata bawahan nya lebih pinter daripada bos nya. Bodo amat lah sekarang paling penting harus lari jangan sampe ketangkep lagi " kata ku dalam hati.


Aku pun menginjak kaki orang itu dan berlari secepat mungkin.


" HEII JANGAN LARI KAMU " kata orang itu.


" Aduh Tuhan tolong selamatkan aku " doa ku dalam hati.


Aku lari secepatnya - cepat nya tapi karena aku lari dan tidak melihat ke jalan tak sengaja aku jatuh ke tebing yang untungnya tidak terlalu tinggi.


" AAAAAAAHHHH " teriak ku.


" Aduhh sakit banget " rintih ku.


" Itu dia orang nya cepet turun dan bawa orang itu ke atas " kata seorang yang memimpin sekelompok banyak orang.


" Gawat orang itu cepet banget ngejar nya, aku harus lari lagi "


Saat aku mau bangun dan lanjut lari kaki ku keseleo.


" Hahh sialnya aku hari ini. Hiks hiks kalo tau gini aku gk bakal lari sembarangan tadi. Alex tolong aku, kata nya kamu janji mau jagain aku tapi sampe sekarang kamu belum dateng nolongin aku " tangis ku.


" Hehehe gadis kecil kamu gk bisa lari lagi sekarang " kata preman itu.


" Cepat bawa gadis ini " perintah nya.


" TUNGGU " teriak seseorang.


Aku kaget dengan teriakan itu dan saat aku melihat ke arah nya betapa senangnya aku bahwa orang itu adalah Alex.


" ALEX " teriak ku.


Aku berusaha bangkit dan lari ke arah dia, tapi tiba tiba preman itu menangkap ku dan mengarahkan pistol ke kepala ku.


" Hahaha ternyata ketua gangster internasional yang mau selamatkan gadis ini, tanpa di tebak pun aku pasti tau kamu akan membunuhku dan seluruh bawahan ku maka dari itu aku akan membawa gadis ini mati bersama ku juga " kata preman itu.


" Alex tolong aku " tangis ku memohon.


" Dasar preman rendahan, berani nya kalian menyentuh wanita ku " kata Alex.


" Kalo kalian memberikan tambang emas yang ada di daerah Afrika itu, aku akan melepaskan wanita ini " kata preman itu


" Hahahaha ternyata serakah juga ya kamu. Tapi sayang kamu gk pantes buat dapetin tambang emas itu " kata Alex.


" Oh gpp kalo kamu gk mau ngasih tambang emas itu, aku akan bunuh gadis kecil ini dan pada akhirnya aku akan mati bersama gadis ini " kata preman itu.


Tanpa pikir panjang aku mengigit tangan preman itu dan lari ke arah Alex tapi tiba - tiba...


DORRR...

__ADS_1


__ADS_2