Khumairah "wanita pilihan"

Khumairah "wanita pilihan"
BAB 13


__ADS_3

Pagi ini Khumairah sudah siap untuk kembali bekerja setelah di izinkan istirahat beberapa hari, tepatnya disuruh oleh pemilik perusahaan tempatnya bekerja.


Saat Khumairah akan bergabung dimeja makan untuk sarapan pergerakannya terhenti saat mendengar Kanaya berkata,,,


"Enak ya jadi anak pungut, apa apa sudah disiapkan tinggal menikmati!"


"Kanaya apa maksud kamu nak?" Tanya bunda Airin.


"Kenyataan!"


"Sudah nak kamu lanjut sarapan saja,jangan dengar apa yang dikatakan adekmu!" Kata bunda Airin kepada Khumairah.


Mendengar perkataan Bundanya Khumairah menurut ia menarik salah satu kursi kemudian duduk dan memulai untuk sarapan, namun saat Khumairah baru akan memulai sarapannya pandangannya tertuju pada kursi yang sering ditempati oleh ayah Surya.


"Bunda, ayah mana?"


"Oh, ayah sudah sarapan dan lagi keluar karena ada urusan!"


"Sepagi ini bund?"


" Iya nak, kamu cepatlah sarapan nanti telat!"


Setelah mendapat penjelasan Khumairah segera melanjutkan kan sarapannya, dan tak lama kemudian terdengar suara mobil yang berhenti didepan rumah kemudian terdengar suara seseorang mengucapkan salam.


"Assalamualaikum,,,!"


"Wa Alaikummussalam,,!


" Biar bunda yang liat siapa yang datang!" Kata bunda Airin kemudian beranjak untuk melihat tamunya.


"Eh nak Azzam,,!" Kata bunda yang terdengar oleh Kanaya dan Khumairah.


Segera Kanaya berdiri untuk menyusul sang bunda setelah mendengar nama seseorang yang dikenal itu berada didepan, tapi sebelum melangkah dia berkata kepada Khumairah,,,


"Kamu sarapan saja, kalau perlu sarapan yang lama supaya cepat sembuh,tidak usah keluar sebelum tamunya pergi."


Setelah memberi ultimatum pada Khumairah Kanaya segera menuju kedepan untuk menemui Azzam dengan alasan ingin ikut neben kekampus.


Sementara Azzam yang melihat gelagat aneh dari Kanaya bukannya tertarik malah dengan tanpa basa basi langsung menanyakan keberadaan Khumairah.


"Khumairah nya masih ada kan bund?"


"Masih nak,itu dibelakang lagi sarapan!"


"Saya tinggal kebelakang dulu untuk buat minuman, tunggulah sebentar lagi Khumairah juga segera keluar.


Azzam hanya mengangguk menanggapi penjelasan bunda Airin.


"Hai,kak Azzam selamat pagi!" sapa Kanaya


Sungguh dia berharap Azzam akan memberikan jawaban bahwa dia datang karena dirinya.


"Mau jemput Khumairah!" Jawab Azzam dingin.


"Apa!?"


Azzam hanya menanggapi Kanaya dengan sikap dingin bin kaku.


šŸšŸšŸšŸšŸšŸšŸšŸšŸšŸšŸšŸšŸ


Tak lama kemudian muncullah Khumairah dan hanya melirik sekilas kearah Azzam,dia sudah tidak heran melihat keberadaannya dirumah itu karena sudah dijelaskan sama bunda Airin.


Begitu melihat Khumairah Kanaya segera berkata,,,


"Kak Khumairah akan segera berangkat kerja ya? Sudah jam berapa ini nanti terlambat loh!" Katanya sambil menatap tajam kearah Khumairah.


Azzam yang mengerti maksud dari perkataan Kanaya segera berkata,,,


"Kamu berangkat bareng saya!"


"Tapi kak itu minumannya belum habis loh!" Kata Kanaya berusaha untuk menahan Azzam supaya tidak pergi bersama Khumairah.

__ADS_1


Azzam tidak peduli dengan ocehan Kanaya segera menghabisi minuman yang sudah dibuatkan oleh bunda Airin meski masih terasa sedikit panas.


Sementara Khumairah yang melihat kelakuan dari pemilik perusahaan tempatnya bekerja hanya geleng kepala kemudian melangkah keluar.


Kanaya yang melihat itu tersenyum kecil karena berpikir bahwa Khumairah akan pergi sementara Azzam masih tinggal karna menuruti perkataan nya.


Nyatanya Azzam segera beranjak untuk mengikuti Khumairah dan Kanaya pun menyusul.


"Khumairah,kamu berangkat kerja bareng sama saya!" Kata Azzam yang sudah berada didekat Khumairah saat didepan rumah.


Azzam melangkah untuk membuka pintu mobil untuk Khumairah namun malah Kanaya yang segera masuk dan duduk disana.


"Hei siapa yang suruh kamu masuk dan duduk disitu?" Tanya Azzam yang merasa kesal kepada Kanaya.


"Kak aku nebeng kekampus yah,Soalnya teman aku terlambat jemput soalnya ban nya kempes!" Alasan Kanaya.


"Tapi tidak duduk disitu,itu tempat Khumairah!"


"Kak Azzam ayolah,disini dan dibelakang itu sama saja untuk kak Khumairah daripada naik angkot!"


"Iya kan kak Khumairah?" Tanya Kanaya kepada Khumairah dengan mata yang memberi isyarat untuk berkata iya.


"Iya pak, lagian juga aku lebih baik naik angkot saja soalnya aku ada perlu sekalian di supermarket depan!" Alasan kanaya.


"Tidak, aku yang akan antar titik!" Tegas Azzam.


Dan dengan terpaksa Khumairah pun menurut dan segera masuk dan duduk di kursi belakang yang membuat Kanaya tersenyum dan berkata dalam hati,,


"Enak saja, posisi ini memang seharusnya begini,dan kamu tidak pantas untuk itu."


Seperti Khumairah yang terpaksa untuk ikut seperti itu pula Azzam yang terpaksa membiarkan Kanaya ikut dimobilnya dan duduk didepan.


Dalam perjalanan Khumairah hanya diam dan pandangan sesekali melihat keluar jendela mobil,dan semua itu tak luput dari pandangan Azzam lewat kaca spion tengah dalam mobil.


Saat sudah melewati beberapa supermarket namun Khumairah belum juga bersuara, Azzam bertanya,,,


"Hmm,katanya ada keperluan disupermarket?"


"Oh tidak usah pak tidak jadi,nanti saja saya belinya kalau pulang kerja!"


"Jadi memang benar itu cuma alasan kamu saja?" Pikir Azzam kemudian beralih kepada kanaya dan berkata,,,


"Kamu,telpon segera temanmu untuk menjemput mu disini aku tidak bisa mengantarmu sampai kampus karena beda arah!"


"Tapi kak, masa kak Azzam tega nurunin Naya disini?" Kata Kanaya dengan suara manja yang dibuat buatnya.


"Tega kok, lagian kamu aman disini karena tempat ini rame."


"Cepat aku tidak ada waktu menunggumu!"


Mendengar perkataan Azzam Kanaya tidak punya pilihan dia segera turun, segera Azzam menyuruh Khumairah untuk duduk didepan dengan alasan,,


"Aku bukan supir pribadi mu!"


Khumairah hanya bisa menurut karna tidak punya pilihan soalnya waktu sudah menunjukan 7:40 yang berarti sudah tidak ada waktu lagi untuknya menunggu angkot untuk ketempat kerja.


Dalam perjalanan tidak ada perbincangan di antara keduanya, Khumairah yang fokus memikirkan alasan apa yang akan dikatakan kepada karyawan lain yang melihatnya satu mobil dengan pemilik perusahaan.


Tak terasa mobil yang mereka kendarai pun sudah sampai didepan pintu khusus karyawan dan Khumairah segera turun.


"Terimakasih pak tumpangannya!" Kata Khumairah.


Dari dalam mobil Azzam masih memperhatikan Khumairah yang sudah melangkah masuk sambil berkata dalam hati,,,


"Ingin rasanya aku berkata langsung kepada mu tentang perasaanku,tapi seperti kata ummi harus bersabar sedikit lagi!"


"Hufff tak apa aku masih bisa."


Azzam kembali membawa mobilnya menuju parkiran khusus petinggi perusahaan, kemudian dia melangkah menuju lift khusus untuknya menuju lantai dimana ruangannya berada.


sementara diruang ganti, ayu yang merasa senang karena melihat Khumairah yang sudah masuk lagi bekerja segera berlari kearahnya seperti anak kecil yang akan diberi permen.

__ADS_1


"mairah akhirnya kamu kembali" kata ayu disaat dirinya sudah memeluk Khumairah.


"Assalamualaikum ayu sayang, jangan bilang kamu lupa lagi?" tanya Khumairah.


"He he,,, tidak lupa kok sama salamnya,cuma karena kesenangan liat kamu makanya tidak ucap salam!" alasan ayu.


"Hmmm suka suka kamu sajalah yu!"


"Hm gimana?" tanya ayu yang membuat Khumairah penasaran.


"Gimana apanya?"


"Hm itu,sudah diantar jemput kan sama pak bos?"


Khumairah kaget mendengar pertanyaan ayu, dia berpikir spertinya ada sesuatu yang tidak diketahui saat ini.


"yu, jujur deh kamu tau dari mana kalau pak bos mau jemput aku?"


"Eh,,,, hmmm, anu tadi aku liat kamu turun dari mobil bos, iya itu!"


Melihat reaksi ayu membuat Khumairah tidak percaya dengan jawaban yang diberikan nya.


"Yu,,,,,?"


"Udah ayo masuk nanti kita terlambat,nanti kamu akan tau sendiri jawabannya!" kata ayu menghindari pertanyaan Khumairah kemudian melangkah lebih dulu.


"Aduh ini mulut kok dak bisa amat simpan kejutan sih,hampir saja." ayu bicara sendiri sambil memukul pelan mulutnya.


Seperti hari hari sebelumnya, kegiatan digedung perusahaan itu berjalan sesuai jadwal seperti biasanya, saat makan siang ummi salma datang dengan membawa sesuatu ditangannya,tanpa bertanya pada siapapun dia langsung menuju ruangan direktur tapi sebelum masuk dia bertemu dengan ayu kemudian berkata


"Ayu,!"


"Iya, Bu Salma ada perlu sama saya? tanyanya.


"Tolong panggilkan Khumairah bilang aku menunggu nya diruangan pak direktur!"


Ayu yang sudah mengerti maksud dari bosnya itu segera pamit untuk mencari Khumairah.


"Baik Bu saya permisi dulu, mau cari Khumairah di mushola tadi katanya mau sholat dulu baru istirahat!"


"Ok, terimakasih ya yu!" tulus ummi salma.


Mendengar pemilik perusahaan berterima kasih padanya membuat ayu merasa dihargai dan berkata dalam hati,,,


"Kamu beruntung mairah, karena menjadi wanita pilihan dari keluarga yang tidak memandang dari segi sosialitas!"


Segera dirinya berlalu dari hadapan ummi salma kemudian menuju mushollah untuk mencari Khumairah, sesampainya disana bertepatan dengan Khumairah yang baru keluar setelah selesai shalat dhuhur.


"Mairah, kamu dicari tu sama ibu direktur!"


"Katanya,beliau nunggu kamu diruangan pak direktur!"


"Hhaaa? untuk apa yu?"


"Entahlah, aku cuma disuruh memberi tahuku!"


"tapi kan yu,kita mau istirahat dulu kamu juga pasti belum makan siang kan?"


"Nanti sajalah kalau sudah istirahat baru aku temui beliau!"


"Eh eh,, apa apaan sih mai, nanti dikiranya aku yang lalai lo?" kata ayu memberi alasan.


"Ya udah kita temui berdua ya, habis itu kita makan siang bersama."


"Ok,aku temani tapi untuk makan siang bersama aku tidak janji ya!"


"Ada apa ini sebenarnya?" pikir Khumairah.


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻 Bersambung šŸ’ž


mohon dukungannya 🌷🌷

__ADS_1


__ADS_2