
Dikediaman Erlangga Admajaya,,,,,,
Inilah momen yang ditunggu oleh sepasang suami istri, kepulangan satu satunya putra kebanggan mereka memberikan kebahagiaan tersendiri bagi mereka.
Semua anggota keluarga sudah berkumpul dimeja makan untuk makan malam,dengan penuh kasih sayang ummi Salma melayani anaknya bahkan suaminya sendiri hampir dilupakan.
Sementara Abi annga yang melihatnya kebahagiaan yang dirasakan sang istri hanya duduk diam termenung menyaksikan momen itu dihadapannya.
"Makan yang banyak nak, karna setelah ini kamu butuh tenaga ekstra untuk menaklukkan calon mantu ummi!" canda ummi salma saat menyodorkan piring yang sudah diisinya dengan berbagai menu kepada Azzam.
"Hmmm, spertinya keberadaanku sudah dilupakan saat ini!" suara Abi Erlangga menyadarkan ummi salma
"Astaghfirullah,maaf Abi!" sesal ummi salma kemudian beralih melayani suaminya.
"Loh jadi sekarang giliran Azzam yang dilupakan nih?" canda Azzam kepada kedua orang tuanya.
Sejujurnya Azzam sangat bahagia melihat kebersamaan kedua orang tuanya yang selalu terlihat akur.
"Alaaaah,bilang saja kamu iri son! makanya cepat nikah supaya ada yang melayanimu seperti Abi." kata Abi Angga menjahili sang anak.
"Ngapain cepat nikah coba?kan masih ada ummi!" kata Azzam membalas abinya
Sementara ummi salma yang mendengar keduanya hanya tersenyum dan tak lama kemudian diapun balas menjahili sang anak.
"Oh yah, serius tidak mau cepat nikah?" tanya ummi Salma.
"Azzam yakin cukup ummi saja yang selalu melayanimu?" lanjutnya
Azzam yang pikirannya akan dibela oleh sang ummi malah tersenyum kemudian mengangguk mantap.
"Iya dong,ummi itu sudah segalanya bagi Azzam!" jawabnya sambil melirik kepada Abi Angga.
"Hmmm, ya udah ummi kalau begitu nanti Abi bantu cari tau asal usul keluarga khumairah yah?"
"Siapa tau aja bisa kita kenalkan kepada Fadil terus kita jodohkan!" kata Abi Angga tersenyum jahil kepada sang anak.
Azzam yang mendengar nama khumairah segera menoleh kepada sang ayah dengan tatapan ya g Sulit diartikan.
"Khumairah yang mana?" tanyanya kemudian beralih menatap ummi Salma berharap segera mendapat jawaban.
Belum sempat ummi salma untuk menjawab kembali terdengar suara Abi Angga.
"Itu loh OB baru yang kerja di perusahaan kita!" kata Abi Angga masih tersenyum mengejek kepada Azzam.
"NO!" kata Azzam dengan tegas.
"khumairah yang itu milik Azzam,enak saja mau Abi kenalkan sama orang lain!" kata Azzam dengan ketus.
"Lah, tadi kamu bilang tidak mau cepat nikah cukup sudah ada ummi, kok sekarang lain ceritanya sih!" kata Abi Angga masih menjahili Azzam.
Azzam yang sudah paham maksud dari abinya malah jadi tersenyum sambil melanjutkan makan malamnya.
Akhirnya mereka bertiga melanjutkan makan malam dengan khidmat dan tidak ada lagi percakapan selanjutnya,Abi Angga memang sudah menerapkan hal itu disaat Azzam masih kecil sebagai peraturan.
ššššššš
Khumairah baru saja selesai shalat isya saat kedua orang tuannya kembali dari acara syukuran kerabat mereka.
__ADS_1
Saat khumairah membuka pintu kamar dan hendak melangkah kedapur untuk melihat apakah ada makanan berhenti melangkah disaat mendengar seseorang mengucapkan salam yang dia yakini suara Bundanya.
"Assalamualaikum,,,,,!" ucap bundanya sambil mendorong pintu dari luar kemudian melangkah masuk diikuti sang ayah.
"Wa Alaikummussalam,,,!" jawab khumairah menyambut keduanya.
" bagaimana acaranya disana bunda?" tanya khumairah.
"Alhamdulillah nak berjalan lancar, kamu sudah makan?" tanya sang bunda.
"Belum, mairah menunggu kalian berdua ini baru saja mau kedapur untuk memanaskan makanan!" kata khumairah.
"Tidak usah nak,biar makanannya simpan di kulkas saja besok baru dipanaskan soalnya kami sudah makan ditempat bibimu dan ini ada bungkusan dari mereka untukmu!" kata sang bunda
Khumairah melihat bungkusan yang diberikan kepadanya kemudian mengambilnya dengan tersenyum.
"Alhamdulillah terimakasih,kalau begitu mairah makan ini saja!" katanya sambil melangkah kearah dapur untuk mengambil piring.
Setelah selesai makan malam sendiri khumairah beranjak dari dapur menuju kamarnya untuk istirahat tapi sebelum itu dia membersihkan diri terlebih dahulu.
"Bismillahirrahmanirrahim, bismika allahumma ahya wa bismika wa amut!" Do'anya sebelum berbaring untuk mengistirahatkan tubuhnya setelah capek bekerja seharian.
Saat khumairah sudah tertidur yang terjadi didalam bawa sadarnya terjadi sesuatu,,,,,
"Assalamualaikum,,, khumairah ku!" ucap seseorang
"Aku sudah lama menanti kehadiran sosok bidadari dunia yang taat kepada Rabbnya dan itu kamu maukah kamu menemaniku menjadi satu-satunya bidadari dunia?"
"Khumairah ku,,,!"
"Khumairah ku,,,,!"
"Aku hanya ingin menjagamu hingga halal bagiku menyentuhmu,dan malam ini aku ingin mengatakan dengan segenap harapanku. Atas nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, jadilah pendamping hidupku."
"khumairah ku,,,!"
" Tolong jangan buat aku hancur dengan menolakku malam ini,Jadilah istriku dan jadilah matahari di dalam rumahku selamanya.
"Khumairah,,,ku!"
Setelah kata itu nampaklah didepannya dengan jelas seorang laki yang menurut pandangannya sangat teramat menyilaukan mata, sehingga membuatnya menunduk dalam diam kemudian bertanya dengan suara lirih,,,,
"Kenapa harus aku yang menjadi pilihanmu diantara banyak pilihan?"
"Khumairah ku,,,,!
"Jangan tanyakan kenapa dan bagaimana?"
"Karana yang aku tahu alasanku memilihmu adalah bahwa sebaik-baik perhiasan adalah wanita dan istri yang sholehah. Wanita itu sudah kumiliki yakni ummiku maka bersedia kah dirimu menjadi istriku?"
Khumairah terbangun dari tidurnya dan seketika menoleh kesetiap penjuru kamarnya untuk memastikan apakah barusan yang dialami nyata atau hanya mimpi,dan disaat matanya tertuju pada jam weker diatas meja kecil disampingnya tempat tidurnya barulah dia sadar
"Ternyata hanya mimpi,tapi kenapa seperti nyata!" lirihnya kemudian
"Wajah pria itu seperti pernah saya lihat tapi dimana?"
"Astaghfirullah,,,!"
__ADS_1
Segera Khumairah beranjak dari tempat tidurnya untuk berwudhu kemudian melakukan shalat istikharah untuk menghilangkan rasa ketidak yakinannya atas mimpi yang barusan dilihatnya, entah kenapa dalam sujudnya kali ini kenapa tiba tiba dia meminta,,,,
"Ya Rabb sang pemilik dunia dan seisinya,hamba mohon jika satu hari nanti telah tiba waktunya untukku menikah,tolong pertemukan hamba kepada jodoh yang keluarganya bisa menerima segala kekuranganku!"
"Berikanlah kepadaku yang memiliki hati yang lemah ini seorang suami yang mampu menjadikanku sebagai istri yang dirindukan oleh surgamu,"
"Aamiin ya rabbal alaamiin,,."
Setelah selesai Khumairah kembali melanjutkan ibadah Sunnah lainnya sebelum masuk waktu shalat subuh.
Tapi saat khumairah usai melakukan shalat subuh entah kenapa rasa ngantuk tiba tiba dirasakannya, lalu diapun membaringkan dirinya diatas hamparan sajadah yang digunakannya.
"Khumairah,,,ku!"
"Saat ini aku memilihmu dan aku akan memilihmu lagi, lagi dan lagi,tanpa henti, tanpa ragu selamanya aku akan terus memilihmu karena aku yakin Tuhan menciptakanmu untukku."
"khumairah ku,,,!"
"Aku memilihmu dari yang lain karena aku tahu kamulah salah satu yang baik diantara yang terbaik karena sungguh aku tidak bisa
membayangkan menjadi tua dengan orang lain!"
"Khumairah,,,ku!"
"Maukah kau menjadikan aku salah satu pria paling bahagia dengan menerimaku?"
"izinkan aku mencintaimu dengan sederhana dan tanpa syarat, seperti kayu yang rela terbakar menjadi abu!"
"Sekali lagi aku mohon jangan menolakku,,,,,,!"
"khumairah,,,,,,!"
"khumairah,,,,,!"
"Nak apa kamu masih tidur?" tanya seseorang dibalik pintu kamarnya.
Perlahan mairah membuka matanya dan dia baru tersadar bahwa lagi lagi yang barusan hanya mimpi setelah mendengar dengan jelas suara bundanya memanggil dari luar.
"Mimpi yang sama dan laki laki yang sama bahkan kejadianya seperti bersambung?" pikirnya
"Astaghfirullah, aku kesiangan!" lirihnya saat matanya tak sengaja melihat kearah jam weker dimejanya.
Setelah seluruh kesadarannya terkumpul khumairah bangun kemudian melangkah untuk membukakan pintu kepada bundanya.
"Maaf bunda,mairah ketiduran habis shalat subuh!" ucapnya meresa bersalah.
"Tidak apa apa nak,tapi tidak biasanya kamu seperti ini,apa kamu baik baik saja?" tanya sang bunda merasa hawatir.
"Alhamdulillah mairah baik hanya saja sehabis shalat subuh tiba tiba mairah merasa sangat mengantuk!"jawabnya
"Ya sudah nak tidak apa apa,sebaiknya kamu segera bersiap setelah itu bergabunglah untuk sarapan,kami menunggu mu!" ucap sang bunda sambil mengusap sayang wajah sang putri yang entah kenapa terlihat sangat bercahaya pagi ini.
Khumairah hanya bisa mengangguk diantara rasa bersalahnya karna terlambat bangun untuk mempersiapkan sarapan seperti biasanya.
Sementara sang bunda berbalik dan melangkah pergi untuk ikut bergabung dimeja makan menunggu khumairah.
Bersambung,,,,,,,,ššš
__ADS_1