
Setela kesalah pahaman Kanaya tepatnya satu bulan yang lalu, yang justru membuat kebenciannya terhadap Khumairah berubah dalam sekejap bahkan kedekatan keduanya kini benar benar terlihat seperti saudara kandung yang saling menyayangi.
Bahkan persiapan lamaranpun tidak lupuk dari campur tangan kanaya sendiri termasuk kejutan soal siapa calon prianya.
Yaa,,,, setelah menerima perjodohan itu Khumairah tidak sekalipun bertanya siapa orang yang akan melamarnya itu, dan justru itu dijadikan Kanaya kesempatan bersama bunda Airin untuk menjadikannya sebuah kejutan.
"Bund, sebaiknya kakak tidak usah diberi tau soal kak Azzam!" biar jadi kejutan kata Kanaya saat itu.
Dan tibalah hati ini,,,,,,,,!
Proses lamaran berjalan dengan baik mulai dari kedatangan keluarga besar calon mempelai pria, dan terlihat keluarga mempelai calon wanita menyambut dengan baik penuh suka cita.
Rombongan keluarga besar admajaya datang mendampingi Azzam sebagai calon mempelai pria, dari pihak mereka terlihat membawa seserahan untuk diberikan kepada keluarga Khumairah.
Tidak lama kemudian acarapun dimulai dan dipandu oleh MC untuk menyampaikan beberapa susunan acara sederhana dengan singkat tanpa menyebut nama kedua mempelai.
šššššššš
Sekarang tibalah saatnya dimana Azzam akan menyampaikan kepada Khumairah dan meminta langsung dirinya untuk menjadi pendamping yang telah dipilihnya.
Khumairah datang dengan didampingi bunda dan juga Kanaya dengan menggunakan warna pakaian yang senada dengan warna batik yang dipakai oleh Azzam, terlihat sangat serasi.
Sekilas Khumairah bisa melihat keberadaan ummi salma beserta keluarganya, namun karna gugup Khumairah tidak terlalu peduli.
"Bukankah beliau adalah sahabat bundanya jadi tidak heran jika beliau dan keluarganya datang ke acara ini,"pikir Khumairah.
Sementara Azzam yang duduk dengan didampingi oleh kedua orang tuanya sontak melihat kearah Khumairah, dirinya semakin dibuat takjub dengan penampilannya meski hanya menggunakan polesan make up tipis namun bisa membuat Azzam memandang nya tanpa berkedip.
"Mata nak dijaga, belum halal bersabar lah sebentar lagi!" Kata Abi Angga menasehati sekaligus menggoda anaknya.
Ummi salma yang melihat kedatangan calon menantunya segera berdiri lalu menghampirinya.
"Masya Allah nak,kamu sangat cantik!"
"Terimakasih ummi!"
Disinilah mereka sekarang, berada diantara kedua keluarga mereka, namun entah kenapa keberanian yang sebelumnya sudah Azzam miliki kini entah hilang kemana.
Saat Azzam sudah berdiri dihadapannya Khumairah kaget dan segera menoleh kepada bunda dan juga Kanaya seolah bertanya apakah benar laki laki yang berdiri dihadapannya adalah orang yang akan melamarnya?"
Namun bunda dan Kanaya hanya tersenyum seolah membenarkan pertanyaannya.
"Khem Hem,,,, ummi!" Kata Azzam kepada umminya karna tiba tiba kepercayaan dirinya menjadi ciut disaat Khumairah sudah berada didepannya.
"Hmm,,apa lagi?"
"Apa perlu lamarannya kita tunggu sampai kegugupanmu hilang?" Kata ummi salma menggoda anaknya.
"TIDAK,,,,!" jawab Azzam dengan suara lantang membuat orang orang yang berada disana menertawakan nya.
__ADS_1
Azzam dengan segala kegugupanya mulai merangkai kata,,,,
"Bismillahirrahmanirrahim,,,!"
"Assalamualaikum,,,,Khumairahku!"
Deg,,,,,
Kata pertama itu menjadi sebuah Dejavu bagi Khumairah, dalam diam dia terus menunggu kelanjutan dari kata kata yang akan diucapkan oleh pria yang ada dihadapannya itu.
"Aku sudah lama menanti kehadiran sosok bidadari dunia yang taat kepada Rabbnya dan itu kamu, maukah kamu menemaniku menjadi satu-satunya bidadari dunia?"
"Khumairah ku,,,!"
"Sungguh aku sangat bersyukur kepada Tuhan karena sudah diberikan satu hati untuk mengagumi dan mencintaimu, satu otak untuk selalu memikirkanmu dan satu mulut yang tak pernah berhenti untuk selalu menyebutmu dalam do'aku!"
"Khumairah ku,,,,!"
"Aku hanya ingin menjagamu hingga halal bagiku menyentuhmu,dan malam ini aku ingin mengatakan dengan segenap harapanku. Atas nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, jadilah pendamping hidupku."
"khumairah ku,,,!"
" Tolong jangan buat aku hancur dengan menolakku malam ini,Jadilah istriku dan jadilah matahari di dalam rumahku selamanya.
"Khumairah,,,ku!"
"Kata kata dan laki laki yang sama yang hadir dalam mimpiku itu,apakah dia benar jawaban dari jodoh yang kupertanyakan selama ini!"
Setelah mendengar pernyataan Azzam, kini tibalah giliran Khumairah untuk memberikan kesempatan!
"Wa Alaikummussalam,,, pak Azzam!" Kata Khumairah yang membuat Azzam membulatkan matanya, bagaimana bisa Khumairah masih menyebutnya dengan sebutan pak dihari ini.
"Terimakasih telah memilihku untuk menjadi wanita kedua dalam hidupmu selain wanita yang sudah melahirkan mu,"
"Maka dari itu saat ini dengan disaksikan oleh mereka,,,,,,!"
"Bismillahirrohmanirrahim, atas ridho dari Allah SWT yang diiringi dengan restu dari Ayah dan bunda serta keluargamu Lamaran dari mu akan aku terima secara lahir batin,"
"Insya Allah dengan restu Ayah dan bunda saya bersedia menerima kamu sebagai calon suami dan imam dari bahtera rumah tangga yang akan kita jalani dan insya Allah semoga menjadi Sakina Mawaddah dan warahmah."
"Alhamdulillah,,,,,!ucapan yang berada dalam ruangan itu.
"Ya Allah sungguh indah rencanamu dalam mempertemukan aku dan jodohku,sungguh ya Allah hamba malu padamu karena pernah terlalu mengharapkan apa yang kuinginkan tanpa tahu jika engkau lebih tahu apa yang pantas untuk ummatmu."
"Hari ini hamba tau bahwa setiap manusia yang ada dimuka bumi ini hanya engkau yang menggerakkan setiap hati,hanya engkau ya Allah yang berkuasa diatas segalanya,"
"Maafkan hamba yang mungkin pernah merasa lebih baik dari orang lain"
"Sungguh manis kisah ini,rasaku kepadamu biar hanya aku dan Rabb yang tau karna Sekarang aku tau, akulah tulang rusuk yang diciptakan untukmu, karena kamu telah memilihku ku maka aku akanl selamanya berada di sisimu," kata Khumairah dalam hati.
__ADS_1
"Terimakasih karena kamu sudah mau menerima ku, dengan segala kekurangan ku, lengkapilah kekurangan ku ini dengan kelebihan mu yang tidak akan kutemukan pada diri wanita lain,tolong jangan pernah tinggalkan aku karna sungguh aku tidak akan pernah bisa untuk itu!" Kata Azzam diantara rasa bahagianya atas Jawaban yang sudah diberikan oleh Khumairah.
Mata indah milik Khumairah seketika berembun mendengar kata yang penuh ketulusan dari lelaki calon pemilih kehormatan nya itu.
"Jangan terlalu menaruh harapan pada sesama manusia,karena kecewa itu datangnya dari hati yang terlalu berharap kepada sesama!" Kata Khumairah mengingatkan.
"Maaf karena terlalu bahagia aku tidak bisa lagi mengagumi mu seperti Ali bin abu Thalib yang mencintai Fatimah Az-Zahra dalam diamnya!" Jawab Azzam.
Azzam menelan saliva dengan kasar, karena rasa yang dimiliki kepada Khumairah sungguh sangat dalam dan menyesakkan dada nya, air mata yang sedari tadi ditahannya akhirnya lolos dengan perlahan sebagai bukti betapa dirinya merasa bahagia atas momen saat ini, perasaannya terbalas oleh wanita yang dia pilih selama ini.
Mungkin Allah sudah tersentuh mendengar dirinya yang selama ini selalu menyebut nama Khumairah dalam sepertiga malamnya.
Kini Azzam tak akan lagi merasa gelisah karena hanya menjadi sebatas pengagum rahasia, dirinya tidak akan lagi gelisah karna cintanya yang hanya dalam diam,namun dirinya seolah tidak ingin ikut campur bagaimana cara Allah membuat indah perjalanan cintanya, yang awalnya hanya bisa menjadi pengagum rahasia hingga mencintai dalam diam.
Khumairah yang bisa merasakan ketulusan Azzam hanya bisa mengamini segala apa yang dikatannya.
Azzam menoleh kepada kedua orang tuanya kemudian berkata,,,,,
"Abi,ummi,,,,!"
"Dia Khumairah, wanita yang Azzam pilih untuk menjadi bidadari dihati anakmu ini, tolong berikan ridha dan restu kalian agar pilihan ku ini tidak menjadi salah dikemudian hari!"
Ummi salma yang mendengar perkataan anaknya tidak bisa berkata apa apa hanya bisa tersenyum bahagia kemudian melangkah kearah Khumairah lalu berkata,,,,
"Terimakasih nak sudah mau menerima anak ummi!" Kemudian memeluk sayang calon mantunya.
Sementara Abi Angga dia menepuk pundak anaknya dengan bangga kemudian berkata,,,,
"Ini baru awal dari perjalananmu nak,takdir itu milik Allah namun usaha dan doa adalah milik kita, semoga apa pun yang kamu perjuangkan selama ini berakhir dengan hasil yang memuaskan!"
"Dan dia,,,, wanita yang kamu pilih!"
"Jaga dia dengan baik, Karena wanita bukanlah pakaian yang bisa kamu pakai dan kamu lepas semaumu. Mereka terhormat dan memiliki haknya!"
"Pria yang baik tidak akan menyakiti seorang wanita dan ingatlah wanita yang baik itu untuk lelaki yang baik begitupun sebaliknya,, Abi percaya bahwa pilihan mu itu adalah salah satu dari yang terbaik!"
Tibalah saatnya proses penukaran cincin yang diwakili oleh ummi Salma dari pihak Azzam dan bunda Airin dari pihak Khumairah.Ā
Dan sampai lah mereka pada akhir acara malam itu, telah diputuskan bahwa pernikahan mereka akan dilangsungkan sebulan lagi.
Setelah semua acara dan proses lamaran telah selesai, keluarga dari calon mempelai pria akhirnya meninggalkan rumah sederhana milik keluarga calon mempelai wanita.
Terlihat jelas rona kebahagiaan di wajah Azzam yang tak henti hentinya mengukir senyum diwajahnya dan tak dapat dipungkiri kebahagiaan Azzam juga dirasakan oleh kedua orang tuanya.
ššššššššššššš
Mohon terus berikan dukungan kalian para readers š
Berikan vote,like juga kementar kalian dan jangan lupa hadiahnya šš
__ADS_1