
Berikan π like,vote, gift atau komentar semampu kalianπ
ππππ
Karena tanpa kalian apalah arti karya dan author iniπ
π€π€π€π€π€π€π€π€π€π€π€π€
Cukup sudah satu Minggu kebersamaan Azzam dan Khumairah untuk berbulan madu, Setelah shalat subuh Khumairah merapikan semua barang bawaan mereka yang akan dibawa pulang, sementara Azzam berada dalam kamar mandi.
Tak lama kemudian Azzam keluar dan melihat Khumairah yang sedang berkemas lalu menghampirinya, Azzam memeluknya dari belakang lalu bertanya,,,
"Sudah siap untuk pulang yank?"
"Iya mas,satu Minggu di sini! Rasanya mairah sudah kangen sama ummi"
"Ummi pasti ngerti sayang!" Kata Azzam lalu mencium pipinya.
Azzam melepaskan pelukannya kemudian segera memakai pakaian yang sudah di siapkan oleh Khumairah, setelah itu Azzam menghubungi mang Asep untuk di jemput.
"Halo, assalamualaikum mang asep!"
"Wa Alaikummussalam den, iya!"
"Tolong jemput kami ya mang, kalau bisa agak siangan aja!"
"insya Allah setelah mengantar nyonya saya langsung menuju lokasi den!"
"Baiklah, assalamualaikum!" Kata Azzam lalu menutup panggilannya.
π·π·π·π·π·π·π·π·
Jam 10:45 mang asep akhirnya sampai ditempat Azzam dan khumairah, tidak lama setelah kedatangannya Azzam keluar disusul oleh khumairah sambil membawa barang bawaan yang yang akan di bawa pulang, segera mang asep mengambil alih barang yang di bawa oleh khumairah.
"Terimakasih mang asep!" Kata khumairah saat menyerahkan barang bawaannya.
"Sama sama non!" Kata mang Asep kemudian memasukkan barang ke dalam bagasi mobil.
Mobil yang membawa mereka akhirnya meninggalkan tempat bersejarah Azzam dan Khumairah, di dalam mobil Azzam terus memeluk Khumairah seakan tidak bisa jauh-jauh dari sang istri.
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih satu jam akhirnya mereka sampai di rumah besar milik abi Angga, keduanya lalu turun dari mobil kemudian melangkah masuk ke dalam rumah.
"Assalamualaikum,,,!"
"Wa Alaikummussalam!"
"Wah, pengantin baru sudah pulang to?"
"Alhamdulillah Bi!"
"Mairah mau kekamar dulu bi, mau istirahat sebentar!" Kata Khumairah.
"Baiklah non, bibi juga mau selesaikan pekerjaan di belakang.
Azzam dan Khumairah kemudian melangkah menuju ke lantai dua untuk istirahat,kali ini benar-benar hanya istirahat saja.
Khumairah terbangun saat jam menunjukkan pukul 12:50, dirinya segera beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan diri sebelum shalat dhuhur kemudian membangunkan suaminya yang masih tertidur.
__ADS_1
"Mas bangun,udah masuk dhuhur!"
Azzam mengeliat lalu membuka matanya, setelah itu dia bangun dan segera menuju kamar mandi, sementara khumairah menyiapkan pakaian yang akan di gunakan oleh suaminya.
Tak lama kemudian Azzam keluar dan segera memakai pakaian yang sudah disiapkan oleh istrinya itu kemudian keduanya melakukan shalat dhuhur berjamaah.
Usai shalat Khumairah keluar sambil membawa keranjang berisi cucian kotor yang dibawanya dari rumah kebun untuk di cuci, bi mina yang melihatnya segera menghampirinya dan berkata,,,
"Mairah sini nak, biar bibi yang kerjakan."
"Tidak bi, biar mairah kerjakan sendiri,"
"Bibi kerjakan saja pekerjaan lainnya!" Kata khumairah lalu meninggalkan bi mina menuju ruang londry yang ada dirumah itu.
"Sungguh beruntung keluarga ini memiliki menantu sebaik Khumairah!" Kata bi mina mengingat kebaikan Khumairah selama menjadi menantu dirumah itu.
Setelah mengerjakan pekerjaannya sendiri Khumairah menuju dapur untuk membantu bi mina menyiapkan makan malam, setelah beberapa kali menolak dan melarang khumairah melakukan ini dan itu akhirnya BI Mina mengalah.
Menjelang shalat Maghrib semua sudah selesai, khumairah kemudian kembali ke kamarnya untuk membersihkan diri sebelum shalat magrib dan akan melanjutkan shalat isya sebelum makan malam.
Setelah shalat isya Azzam dan khumairah melangkah menuju meja makan yang rupanya di sana sudah ada ummi salma dan abi Angga yang telah menunggu keduanya.
Melihat kedatangan anak dan menantunya ummi salma lalu berdiri dan segera memeluk Khumairah lalu berkata,,,
"Sudah pulang nak?"
"Bagaimana disana, Azzam tidak membuatmu repot kan?
Sementara Azzam yang melihat kedekatan keduanya wanita yang di cintai itu tersenyum.
"Pasti merepotkan,disana kamu pasti tidak membiarkan menantuku ini istirahat!"
"Mana ada seperti itu? Yang ada anakmu ini yang tidak bisa istirahat di sana."
"Setiap saat Azzam bekerja keras ummi disana!"
Mengerti maksud perkataan dari sang anak,ummi salma hanya mendelik lalu berkata,,,
"Percuma kerja keras kalau belum ada hasil."
"Eh,maksud ummi apa coba?"
"Mana ada orang baru bercocok tanam udah langsung panen?"
"Abi"emang dulu abi langsung panen gitu?"
Mendengar namanya di sebut-sebut abi Angga hanya menggeleng menyaksikan kelakuan istri dan anaknya, dirinya sudah tidak merasa heran lagi soal itu.
Berbeda dengan khumairah yang baru masuk menjadi bagian dari keluarga itu,selain merasa senang melihat keakraban keluarga barunya dia juga malu karna paham kemana arah tujuan pembicaraan suami dan mertuanya itu.
Setelah makan malam dan membersihkan semuanya bersama bi mina, kini Khumairah sedang berada di kamar sementara Azzam masih berada di ruang tengah berbincang dengan kedua orang tuanya.
"Nak,apa kalian tidak ada rencana untuk memiliki rumah sendiri?" Kata abi Angga memulai pembicaraan.
"Loh, memang kamu dan mairah mau pindah?" Tanya ummi salma.
"Kalau kalian pindah,ummi akan kesepian lagi nak sama seperti waktu kamu di Kairo!" Perkataan ummi Salma terdengar sedih.
__ADS_1
"Abi, ummi!"
"Azzam dan mairah sudah sepakat tetap tinggal di sini untuk menemani kalian sampai tua, awalnya Azzam sudah menawarkan kepada pada mairah memiliki rumah sendiri tapi dia tidak mau, katanya selagi kalian tidak keberatan kami tinggal bersama kalian dia akan tetap tinggal untuk merawat kalian di masa tua nanti." kata Azzam menjelaskan.
Mendengar penjelasan sang anak abi Angga dan ummi Salma merasa sangat beruntung karna merekalah yang sudah di beri kesempatan untuk memiliki menantu seperti khumairah.
"Abi,kita tidak salah memilih menantu!" Kata ummi Salma dengan Suara yang hampir terisak.
"Pilihan Azzam itu ummi!" Kata Azzam yang berusaha mencairkan suasana saat melihat sang ibu yang akan menangis karena terharu.
"Tapi kalau bukan persetujuan dari kami kamu bisa apa?" Canda ummi Salma.
"Mana tega ummiku yang cantik ini untuk menolak kemaun anaknya!" Kata Azzam sambil menaikkan kedua alisnya.
"Bisa abi ya !"
"Kan Khumairah masih bisa jadi mantu kita kalaupun tidak denganmu!" Balas ummi salma sambil menaik turunkan juga alisnya.
Sementara Azzam yang sudah merasa kalah Hanya membuang nafas lalu berkata,,,
"Heran,,,,!"
"Anaknya siapa yang dibelanya siapa?"
"Sudah, Azzam mau ke kamar saja tidka asyik bicara sama ummi!"
"Mending di kamar,bisa mulai menciptakan calon penerus." Kata Azzam kemudian berlalu dari hadapan kedua orang tuanya.
Saat sudah sampai didepan kamarnya Azzam segera masuk dan melihat sang istri yang duduk diatas ranjang dan bersandar di headboardnya sambil membaca buku.
Azzam lalu mendekat kemudian ikut naik ke atas ranjang dan berbaring sambil meletakkan kepalanya di atas pangkuan sang istri, Azzam kemudian berbalik dengan posisi menghadap perut Khumairah dan berkata,,,
"Nak,,,apa kamu sudah mulai tumbuh di dalam sana?"
Khumairah yang mendengar perkataan sang suami tersenyum kemudian meletakkan buku yang dibacanya lalu mengelus rambut Azzam.
"Sabar ya mas, semoga apa yang kita semua harapkan segera di ijabah oleh Allah!" kata khumairah.
"Aamiin!"
"Sayang terimakasih,aku beruntung memilikimu!" Kata Azzam masih dengan posisinya yang semula.
"Tidak mas,aku yang lebih beruntung karna punya suami yang begitu memuliakan perempuan,"
"Terimakasih kasih karena telah memilihku!" Kata khumairah kemudian menunduk dan mencium kening sang suami.
keduanya kini larut dengan pikiran masing-masing dan setelah itu mereka memutuskan untuk tidur, sebenarnya Azzam sempat berpikir untuk bercocok tanam dulu tapi tidak ingin egois terhadap sang istri biarlah khumairah istirahat dulu malam ini,to apa yang dikatakannya tadi waktu di meja makan itu benar adanya.
Memang, selama di rumah kebun dirinya cukup bekerja keras sementara Khumairah yang kurang istirahat.
Bersambung π
Readers,,, ikuti terus perjalanan Azzam dalam menunggu hasil tanamnya π€
Terus berikan dukungan kalian π
Mohon maaf untuk setiap typo yang adaπ€
__ADS_1